Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » 120 Guru Besar UI Menyikapi Kegentingan,Ini Daftarnya

120 Guru Besar UI Menyikapi Kegentingan,Ini Daftarnya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Menyikapi kegentingan situasi negara dalam dua hari terakhir ini, dengan penuh keprihatinan dan kesesakan yang mendalam, Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) menilai bahwa tengah terjadi Krisis Konstitusi di Negara Kesatuan Republik Indonesia akibat dari pembangkangan Dewan Perwakilan Rakyat R.I. yang secara arogan dan vulgar telah mempertontonkan pengkhianatan mereka terhadap konstitusi.

Akibatnya, Indonesia kini berada di dalam bahaya otoritarianisme yang seakan mengembalikan Indonesia ke era kolonialisme dan penindasan.

Tingkah-polah tercela yang diperlihatkan para anggota DPR itu, tak lain dan tak bukan merupakan perwujudan kolusi dan nepotisme, yang pada 1998 telah dilawan dengan keras oleh aksi massa dan mahasiswa sehingga melahirkan Reformasi.

Mari kita cermati bersama bahwa:

1. Putusan Mahkamah Konstitusi bersifat final dan mengikat bagi semua, termasuk semua lembaga negara.

2. Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah dengan mengabaikan putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan No.70/PUU-XXII/2024 sehari setelah diputuskan, nyata-nyata DPR sangat menciderai sikap kenegarawanan yang dituntut dari para wakil rakyat.

3. Tidak ada dasar filosofis, yuridis, maupun sosiologis yang dapat dipertanggung jawabkan untuk mengubah persyaratan usia calon kepala daerah termasuk besaran kursi parpol melalui revisi UU Pemilihan Kepala Daerah.

4. Perubahan-perubahan tersebut berpotensi menimbulkan sengketa antar lembaga negara seperti Mahkamah Konstitusi versus DPR sehingga kelak hasil pilkada justru akan merugikan seluruh elemen masyarakat karena bersifat kontraproduktif dan akan menimbulkan kerusakan kehidupan bernegara.

5. Konsekuensi yang tak terelakkan adalah runtuhnya kewibawaan negara, lembaga-lembaga negara, dan hukum akan merosot ke titik nadir bersamaan dengan runtuhnya kepercayaan Masyarakat.

“Kami tersentak dan geram karena sikap dan tindak laku para pejabat baik di tataran eksekutif, legislatif, maupun yudikatif yang sangat arogan dan nyata-nyata engingkari sumpah jabatan mereka. Kami sangat prihatin dan cemas akan masa depan demokrasi yang akan menghancurkan bangsa ini. Kini, para anggota Dewan yang semestinya mengawal dan menjamin keberlangsungan Reformasi justru telah berkhianat dengan menolak mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi yang dikeluarkan untuk menjaga demokrasi di negeri ini.” tulis para akademisi dari UI dalam keterangan tertulis kepada media di Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Kondisi saat ini merupakan Kondisi Genting, sehingga kami perlu menyikapi kegentingan tersebut dengan menghimbau semua lembaga negara terkait untuk:

1. Menghentikan revisi UU Pilkada

2. Bertindak arif, adil, dan bijaksana dengan menjunjung nilai-nilai kenegarawanan

3. Meminta KPU segera melaksanakan putusan MK No. 60 dan No. 70 tahun 2024 demi terwujudnya kedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila.

Negara harus didukung penuh agar tetap tegar dan kuat dalam menjalankan konstitusi sesuai dengan perundang- undangan, serta mengingatkan secara tegas bahwa kedaulatan rakyat adalah berdasarkan pancasila.

Menyetujui :

1. Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D.. 2. Prof. Dr. drg. Indang Trihandini, M.Kes. 3. Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp.PD-Kger, M.Epid, FINASIM. 4. Prof. Dr. Jenny Bashiruddin, Sp.THT-L(K). 5. Prof. dr. Budi Sampurna, Sp.F(K). S.H. 6. Prof. Dr. dr. Achmad Fauzi Kamal, Sp.OT(K). 7. Prof. Dr. dr. Ismail, Sp.OT(K).8. Prof. Anton Rahardjo, drg, MS.c.(PH), PhD.9. Prof. Dr. Sarworini B. Budiardjo, drg. Sp.KGA(K).10. Prof. Dr. Hanna Bachtiar, drg. Sp.RKG(K).11. Prof. Dr. Decky Joesiana Indriani, drg., M.DSc.12. Prof. Risqa Rina Darwita, drg. Ph.D.13. Prof. Dr. Sumi Hudiyono PWS.14. Prof. Dr. Titin Siswantining, DEA.15. Prof. Dr. Azwar Manaf, M.Met.

16. Prof. Dr. Ivandini Tribidasari Anggraningrum, S.Si., M.Si. 17. Prof. Dr. rer. nat. erry Mart.18. Prof. Ir. Yulianto S. Nugroho, M.Sc., Ph.D. 19. Prof. Ir. Isti Surjandari Prajitno, M.T., M.A., Ph.D.20. Prof. Dr. -Ing. Nandy Setiadi Djaya Putra.21. Prof. Dr. Ing. Ir. Nasruddin, M.Eng.22. Prof. Dr. Dra. Sulistyowati Suwarno, M.A.23. Prof. Ir. Ruslan Prijadi, M.B.A., Ph.D.24. Prof. Dr. Lindawati Gani, S.E., Ak., M.B.A, M.M., CA., FCMA., CGMA., FCPA(Aust.).25. Prof. Ratna Wardhani, S.E., M.Si., CA., CSRS., CSRA.

26. Prof. Dr. Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar, S.E.27. Prof. Dr. Multamia Retno Mayekti Tawangsih Lauder, S.S., Msc., DEA.28. Prof. Dr. Agus Aris .unandar, M.Hum. 29. Prof. Muhammad Luthfi, Ph.D. 30. Prof. Dr. Maman Lesmana. 31. Prof. Dr. Mirra Noor Milla, S.Sos., M.Si. 32. Prof. Dr. Frieda Maryam Mangunsong Siahaan, M.Ed., Psikolog. 33. Prof. Farida Kurniawati, S.Psi., M.Sp.Ed., Ph.D., Psikolog. 34. Prof. Dr. Ali Nina Liche Seniati, M.Si., Psikolog

35. Prof. Drs. Adrianus E Meliala, M.Si., M.Sc., Ph.D.36. Prof. Dr. Donna Asteria, S.Sos., M.Hum.37. Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc.38. Prof. Dr. Valina Singka Subekti, M.Si.39. Prof. drg. Nurhayati Adnan, M.P.H., M.Sc., Sc.D. 40. Prof. dra. Fatma Lestari, M.Si, Ph.D.

41. Prof. Dr. dra. Evi Martha, M.Kes.42. Prof. Dr. R. Budi Haryanto, S.K.M., M.Kes., M.Sc.43. Prof. Dr. Eng. Wisnu Jatmiko, S.T., M.Kom. 44. Prof. Dr. Indra Budi, S.Kom., M.Kom.45. Prof. Achir Yani S. Hamid, MN., DN., Sc.46. Prof. Dra. Setyowati, S.Kp., M.App.Sc., Ph.D.47. Prof. Dr. Krisna Yetti, S.Kp., M.App.Sc.

48. Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati, S.Kp, MARS. 49. Prof. Yeni Rustina, S.Kp. .App.Sc., Ph.D. 50. Prof. Dr. Hayun, M.Si., Apt.51. Prof. Dr. Yahdiana Harahap, M.S., Apt.52. Prof. Dr. Retnosari Andrajati, M.S., Apt.53. Prof. Dr. Berna Elya, M.Si., Apt. 54. Prof. Dr. Abdul Mun’im, M.Si., Apt. 55. Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, M.Si. 56. Prof. Dr. Martani Huseini. 57. Prof. Dr. Manneke Budiman
58. Prof. Dr. Rosali Saleh.59. Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi.60. Prof. Dr. dr. Zulkifli Amin.61. Prof. Dr. dr.Yoga.62. Prof. Dr. dr. Erlina Burhan..63. Prof. Dr. dr. Saleha Sunkar.64. Prof. Dr. dr. Yeva Rosana.65. Prof. Dr.dr. Dyah Purnamasari. 66. Prof.Dr.dr. Akmal Taher.,67. Prof. Dr. Hamdi Muluk,68. Prof. Dr. Francisia Seda,69. Prof. Dr. Yunita. T. Winarto,70. Prof. Dr. Melani Budianta,71. Prof. Dr. Mayling-Oey Gardiner,72. Prof. Dr. Riris Sarumpaet.

73. Prof. Dr. Fitra Arsil,74. Prof. Dr. Andri Gunawan,75. Prof.Dr. Evi Fitriani,76. Prof. Dr. Anhari,77. Prof.Dr. Ratu Ayu Dewi Sartika,78. Prof. Dr. Amy Yayuk Sri Rahayu.,79. Prof. Dr. Yetty Komalasari Dewi.,80. Prof.Dr. Sudigdo Sastroasmoro,81. Prof. Dr. Muchtaruddin Mansyur,82. Prof. Dr. Ine Minara, 83. Prof. Dr. Susie. B. Hirawan,84. Prof. Dr, Bambang Budi Siswanto,85. Prof. Dr. Martina Wiwie,86. Prof. Dr. Anto Sulaksono,87. Prof Dr. Zuherman Rustam.88. Prof. Dr. Retno Wahyuningsih.

89. Prof. Dr. Abdul Azis Rani,90. Prof. Dr. Ikhwan Rinaldi,91. Prof. Dr. Vivi Fauzia,92. Prof. Dr. Helmiyanti,93. Prof. Dr. Teguh Kurniawan.,94. Prof. Dr. Noyorono,95. Prof. Dr. Imam Subekti,96. Prof. Dr. Evie Yunihastuti.,97. Prof. Dr. Teguh Kurniawan,98. Prof. Dr.dr, Samsuridjal Dauzi,99. Prof. Dr. Toar Lalisang,100. Prof. Dr. Muhammad Anis,101. Prof. Dr. Budi Utomo,102. Prof. Dr. Amal C Syaaf.

103. Prof. Dr. Sandra Fikawati,104. Prof. Dr. Meily Kurniawidjaya,105. Prof. Dr. Agus Sarjono,106. Prof.Dr. Ridla Bakri,107. Prof.Dr. Abinawanto,108. Prof. Dr. Bambang Soegijono,109. Prof. Dr. Wibowo Mangunwardoyo,110. Prof. Dr. Corina Riantoputra,111. Prof. Dr. Yuni Krisnandi,112. Prof. Dr. R.Tuti Nur Mutia,113. Prof.Dr. Ratna Sitompul.,114. Prof. Dr. Ratna Dwirestuti,115. Prof. Dr. Diantha Soemantri,116. Prof. Dr. Septilia Wanandi.,117. Prof. Dr. Ardhi Findiartini.118. Prof. Dr. Djoko Widodo,119. Prof. Dr. Idrus Alwi,120. Prof. Dr. Titik Pudjiastuti.

Sementara nama-nama civitas akademika UI berikutnya akan menyusul untuk memberikan dukungannya. ** Dom.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Pengkajian MPR RI Rumuskan, ini Tiga Catatan Penting Reformasi Keuangan Negara

    Badan Pengkajian MPR RI Rumuskan, ini Tiga Catatan Penting Reformasi Keuangan Negara

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Badan Pengkajian MPR RI melalui Kelompok IV menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sistem Keuangan Negara, Perekonomian Nasional, dan Kesejahteraan Sosial” sebagai upaya memperdalam kajian strategis terkait tata kelola keuangan negara dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. FGD dipimpin Anggota Badan Pengkajian MPR RI dari Fraksi PKB, KH. Maman Imanul Haq, M.M., yang […]

  • Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1445 H jatuh pada 12 Maret 2024

    Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1445 H jatuh pada 12 Maret 2024

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1445 Hijriah. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan bahwa puasa 1 Ramadhan 1445 H akan dimulai pada Selasa, 12 Maret 2024. Sidang isbat ini diadakan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta pada Minggu, 10 Maret 2024. Baca […]

  • Pakar Hukum Bantah Dugaan Keterlibatan PT Nusa Halmahera Mineral dalam Kasus Korupsi

    Pakar Hukum Bantah Dugaan Keterlibatan PT Nusa Halmahera Mineral dalam Kasus Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pakar hukum dari Universitas Khairun dan Universitas Halmahera, Hendra Karianga membantah tudingan Indonesia Audit Watch atau IAW terkait dugaan keterlibatan PT Nusa Halmahera Mineral dalam perkara korupsi mantan Gubernur Maluku Utara. Ia menilai pernyataan tersebut tidak didukung bukti hukum dan berpotensi menyesatkan publik. Hendra menjelaskan perkara korupsi yang menjerat mantan Gubernur Maluku Utara […]

  • Gus Imin Sebut Kritik sebagai Vitamin untuk Kemajuan Bangsa

    Gus Imin Sebut Kritik sebagai Vitamin untuk Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin) menyebutkan bahwa kritik sebagai bagian penting dalam proses pembangunan bangsa di era demokrasi seperti sekarang. Pasalnya demokrasi menuntut partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam pembangunan bangsa. “Demokrasi menjadi syarat agar semua rakyat terlibat. Jadi kalau ada jangan bingung. Kritik itu vitamin. […]

  • Pejabat Vatikan di PBB,Mgr. Gabriele Giordano Caccia, Desak Pembangunan Berkelanjutan

    Pejabat Vatikan di PBB,Mgr. Gabriele Giordano Caccia, Desak Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    New York,msinews.com-Pengamat Tetap Takhta Suci untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mgr. Gabriele Giordano Caccia, pada debat umum Forum Politik Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi dan Sosial PBB pada 22 Juli 2025, mendesak pembangunan berkelanjutan. “Untuk memajukan perdamaian dan keamanan, mendorong kerja sama internasional, melindungi hak asasi manusia, dan memajukan kemajuan sosial dan ekonomi bagi semua orang . […]

  • DPR Apresiasi Prabowo Bebaskan Hutang KUR kepada Petani Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    DPR Apresiasi Prabowo Bebaskan Hutang KUR kepada Petani Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan membebaskan hutang KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada petani korban bencana di Aceh dan Sumatera. Firman menilai, kebijakan ini sebagai bentuk empati yang tepat dari presiden, karena petani yang sudah menjadi korban bencana tidak seharusnya dibebani dengan hutang bank. “Pembebasan hutang […]

expand_less