Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Menaker: Sertifikasi Kompetensi Perlu Diakui Industri hingga Level Internasional

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Perlu Diakui Industri hingga Level Internasional

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MSINEWS.COM — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi yang tidak sekadar menjadi bukti pelatihan, tetapi juga diakui industri hingga level internasional. Menurutnya, sertifikasi harus mencerminkan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.

“Jangan sampai kita hanya memiliki sertifikasi, tetapi sertifikasi itu tidak diakui oleh industri. Karena itu, kompetensi dan sertifikasinya harus mendapatkan _recognition_, bahkan kalau bisa sampai di tingkat internasional,” kata Menaker saat meresmikan _Training Center_ PT Dirgantara Indonesia (Persero) dalam rangka HUT ke-50 PTDI di Bandung, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Menaker, kebutuhan kompetensi tenaga kerja terus berubah seiring perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial (AI), otomasi, dan transisi hijau. Karena itu, pengembangan kompetensi perlu terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri agar tenaga kerja tetap relevan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Menaker meminta perusahaan mengembangkan _training center_ menjadi _Center of Excellence_ atau pusat keunggulan pada bidang kompetensi tertentu. Pengalaman, teknologi, dan tenaga ahli yang dimiliki industri dapat menjadi modal untuk membangun pusat keunggulan yang menjadi rujukan pengembangan kompetensi.

“Kalau seseorang magang di perusahaan yang menjadi _Center of Excellence_, harapannya kompetensinya diakui oleh perusahaan lain di industri yang sama. Misalnya PTDI menjadi _Center of Excellence_ untuk rumpun kompetensi kedirgantaraan,” ujarnya.

Menurutnya, pemagangan juga perlu diarahkan agar tidak berhenti pada pengalaman kerja. Program tersebut harus menghasilkan kompetensi yang terukur dan relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, perusahaan diharapkan meningkatkan komitmen dalam menyediakan kesempatan pemagangan dan pelatihan bagi lebih banyak peserta.

Manfaat pelatihan yang terhubung dengan kebutuhan industri, lanjut Menaker, telah terlihat dari 60 teknisi muda yang mengikuti pelatihan di PTDI dan kemudian diterima bekerja pada perusahaan penerbangan di Korea Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang sesuai kebutuhan industri dapat membuka peluang kerja hingga pasar global.

Menaker juga meminta perusahaan mengambil peran lebih besar dalam menyiapkan _future skills_ melalui pelatihan dan pemagangan. Keterlibatan industri diperlukan agar kompetensi tenaga kerja terus selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

“Industri tidak hanya menjadi pengguna tenaga kerja, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menyiapkan kompetensi tenaga kerja untuk menghadapi kebutuhan masa depan. Kita ingin perusahaan semakin aktif menjadi bagian dari penyiapan _future skills_,” katanya.

Menaker berharap, pengalaman dan keahlian yang telah dibangun selama 50 tahun PTDI dapat terus dikembangkan untuk menyiapkan SDM kedirgantaraan Indonesia yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puteri Komarudin : Pengelolaan Dana Desa Semakin Akuntabel

    Puteri Komarudin : Pengelolaan Dana Desa Semakin Akuntabel

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org- Tahun ini, APBN telah menganggarkan Rp70 triliun untuk dana desa. Jumlah ini dialokasikan akan bertambah menjadi Rp80 triliun dalam RAPBN 2024. Hal itu disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin pada acara Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Gedung Sawala Yudistira, Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, pada Jumat Jumat pekan lalu. Ia mengingatkan […]

  • Sekjen Kemendagri Ajak Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Berulang dan Hadirkan Inovasi Nyata

    Sekjen Kemendagri Ajak Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Berulang dan Hadirkan Inovasi Nyata

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengajak para aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat yang baru dilantik, untuk meninggalkan pola kerja yang hanya mengulang program tanpa pembaruan. Menurutnya, birokrasi perlu menghadirkan inovasi yang mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat, sehingga setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata. “Oleh sebab itu, apa pun bidang tugas […]

  • Komisi X DPR RI Tanggapi Sekolah Wajib Beli Buku Paket

    Komisi X DPR RI Tanggapi Sekolah Wajib Beli Buku Paket

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta-Dewan Perwakilan Rakyat RI akhirnya merespon aturan Sekolah Wajib beli Buku Paket. Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian bahwa penjualan buku paket sekolah yang diwajibkan sejumlah sekolah di berbagai daerah kepada para siswa. Dijelaskan, bahwa partisipasi orang tua dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran harus didorong. “Tapi harus dilakukan secara transparan dan terbuka. […]

  • Sri Mulyani

    Sri Mulyani Ungkap soal Anggaran Perlinsos 2024: Diketok DPR sebelum Pilpres dan Pemilu

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani baru-baru ini mengungkapkan bahwa anggaran perlindungan sosial (perlinsos) untuk tahun 2024 telah disetujui oleh DPR sebelum pelaksanaan pilpres dan pemilu pada tahun sebelumnya. Penjelasan ini dia sampaikan saat menghadiri sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi pada Jumat (5/4) lalu. Namun, meskipun anggaran tersebut […]

  • Komnas Perempuan : “Namai, Kenali dan Akhiri Femisida”

    Komnas Perempuan : “Namai, Kenali dan Akhiri Femisida”

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komnas Perempuan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas tewasnya perempuan pada sejumlah kasus pembunuhan belakangan ini yang diberitakan media massa, di antaranya kasus ‘wanita dalam koper’ di Cikarang, ‘mutilasi Perempuan’ di Ciamis, dan ‘dibunuh karena mengingau’ di Minahasa Selatan yang dikategorikan sebagai femisida. Adapun, Femisida sendiri adalah pembunuhan terhadap perempuan karena jenis kelamin atau gendernya dan […]

  • Wamen PKP : Pembangunan Rumah Rakyat Berpenghasilan Rendah Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Wamen PKP : Pembangunan Rumah Rakyat Berpenghasilan Rendah Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Fahri Hamzah menegaskan, bahwa pembangunan rumah rakyat, terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah, menjadi hal sangat penting pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, hal tersebut menjadi program prioritas dari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Demikian katanya usai menghadiri Rapat Kerja di Komisi V […]

expand_less