Dari Uang Jajan ke Makanan Bergizi, Cerita Seorang Ibu Melihat Perubahan Anaknya Lewat Program MBG
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR,MSINEWS.COM-Setiap pagi, Rina Marlina mengantar anaknya berangkat ke SDN Bantarjati 9 Kota Bogor dengan harapan yang sama seperti kebanyakan orang tua: anaknya dapat belajar dengan baik, tumbuh sehat, dan pulang dengan senyum di wajahnya. Kini, harapan itu bertambah satu lagi. Ia tak lagi khawatir anaknya menghabiskan waktu istirahat untuk membeli jajanan yang belum tentu sehat.
Sejak mengikuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), putra Rina yang baru duduk di bangku kelas 1 SD memiliki kebiasaan baru. Saat bel istirahat berbunyi, ia tidak lagi berlari ke luar sekolah untuk membeli jajanan, melainkan langsung menikmati hidangan bergizi yang telah disiapkan.
Bagi Rina, perubahan kecil itu memiliki makna yang besar.
“Alhamdulillah, sekarang setelah dapat MBG anak saya sudah jarang jajan keluar. Saat istirahat langsung makan MBG saja. Kebetulan anak saya juga suka dengan makanannya,” tuturnya.
Bukan hanya soal mengenyangkan perut, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik sejak usia dini. Melalui menu yang disiapkan setiap hari, anak-anak dikenalkan pada pola makan yang lebih sehat dan seimbang, sesuatu yang diyakini akan menjadi bekal penting bagi tumbuh kembang mereka.
Perubahan tersebut juga dirasakan di rumah. Jika sebelumnya Rina selalu membekali anaknya dengan uang jajan, kini kebiasaan itu perlahan berubah. Ia merasa lebih tenang karena kebutuhan makan siang anaknya sudah dipenuhi melalui Program MBG. Sebagai pelengkap, ia hanya menyiapkan susu untuk dibawa ke sekolah.
Bagi banyak keluarga, manfaat ini tidak hanya dirasakan dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga menghadirkan ketenangan bagi para orang tua. Mereka tidak lagi terlalu khawatir anak memilih jajanan yang kurang sehat saat berada di lingkungan sekolah.
Meski demikian, Rina berharap Program MBG terus berkembang. Menurutnya, variasi menu yang semakin beragam akan membuat anak-anak semakin antusias menikmati makanan bergizi setiap hari.
“Alhamdulillah mereka suka. Harapannya ke depan menu makanannya semakin ditingkatkan dan lebih bervariasi sehingga anak-anak semakin antusias menikmati MBG,” ujarnya.
Cerita Rina merupakan satu dari banyak kisah yang lahir dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah. Di balik setiap porsi makanan yang disajikan, terdapat upaya membangun generasi yang lebih sehat melalui kebiasaan makan yang baik sejak dini.
Dukungan para orang tua menjadi cerminan bahwa Program MBG tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga membantu membentuk budaya konsumsi pangan yang lebih sehat di lingkungan sekolah dan keluarga. Karena pada akhirnya, investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari anak-anak yang tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan memperoleh asupan gizi yang berkualitas setiap hari.
Melalui evaluasi dan penyempurnaan yang terus dilakukan, Badan Gizi Nasional berkomitmen memastikan Program Makan Bergizi Gratis semakin berkualitas, semakin tepat sasaran, dan semakin mampu menghadirkan manfaat nyata bagi jutaan anak Indonesia beserta keluarganya.**
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik


Saat ini belum ada komentar