Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Hidup Itu Indah Tertawalah, Buku Humor Yang Mengisahkan Keberagaman Indonesia

Hidup Itu Indah Tertawalah, Buku Humor Yang Mengisahkan Keberagaman Indonesia

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERBAGAI komunitas dan masyarakat menyambut gembira peluncuran “Hidup itu Indah Tertawalah” karya Romo Hans Jeharut Pr di Gramedia Matraman, 7 September 2025. Buku karya seorang pastor dari penggalan-penggalan tugasnya di berbagai daerah ini, dinilai segar, membumi, dan mudah dicerna oleh masyarakat.

Terlebih, buku karya Romo Hans ini hadir di tengah-tengah situasi politik dan ekonomi negeri kita yang sedang tidak baik-baik saja. “Buku ini menjadi oase di tengah situasi negara kita yang tak menentu,” kata pekerja seni Olga Lidya. Olga mengaku senang akhirnya Romo menulis cerita humor yang membawa kebahagiaan bagi umatnya. Dia percaya dalam setiap tawa, seseorang akan menemukan Tuhan. “Jadi kalau suntuk, santai, bacalah buku ini. Olga bahkan menulis perasaannya ke dalam medsos X dengan caption, “Dalam situasi yang menyedihkan akhir-akhir ini, buku ini sungguh menyegarkan” sembari menambahkan emoticon orang tertawa terbahak-bahak.

Siapa saja yang membaca buku ini diajak tertawa terbahak-bahak, melupakan sejenak ketegangan dan urat syaraf kaku, rutinitas yang dirasa membosankan. Sebagai penulis yang baru menerbitkan buku di Gramedia, Romo Hans mengaku dorongan menulis ini berasal dari Bernada Rurit yang sekaligus menjadi penyunting buku ini.

Dari diskusi tersebut, muncullah kisah-kisah jenaka tapi disertai konteks. Biasanya buku-buku humor hanya menuliskan kisah lucu dua atau tiga paragrap. “Rurit kemudian meminta ada konteks dalam setiap cerita sehingga tergambar budaya dan kebiasaan unik masyarakat tempat saya bertugas,” ujar Romo Hans yang juga Sekretaris Kerasulan Awam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) ini.

Indonesia yang kaya budaya dan adat istiadat bisa tergambar dalam kisah-kisah seperti Virginia Anggreni Tak Mampir ke Belitung, Dana No Uang Yes, Apakah Singkong Perlu Didoakan? dll.

“Misalnya ketika ada lahir dia menemukan bantuin tengki di daerahnya, nama anak itu kemudian diberi nama Banteng akronim dari bantuin tengki,” ujar Romo Hans. Pada saat peluncuran buku, Romo Hans menceritakan kisah nama Tuhan di masyarakat Sibolga. Tuhan ini seorang sopi angkutan jalur Sibolga-Medan. Suatu hari mobil yang dikemudikan kecelakaan. Ada penumpang berteriak, “Tuhan tolong saya.” Si Tuhan pun menjawab. “Aku pun terjepit di sini.” Dan pembaca yang hadir tertawa terbahak-bahak.

Romo Hans menyadari tak mudah membuat pembaca tertawa melalui tulisan. “Mereka lebih suka bercerita langsung,” katanya. Tapi dengan menulis, ia merasa bahwa tradisi ini akan berkembang dan diikuti oleh umat.
Philipus Parera, wartawan sebuah media nasional yang menjadi penggemar buku humor dari berbagai negara mengakui buku humor ini berbeda dengan buku-buku sudah ia baca. “Ada konteks yang menjelaskan budaya setempat,” kata Philipus. “Dengan konteks itu, ke-Indonesia-an kita tergambar dalam berbagai cerita.” Philip menemukan dalam kisah berjudul Virginia Anggaeni Tak Mampir ke Belitung, misalnya, ada banyak informasi yang ia baru tahu setelah membaca buku ini.

“Itu pembeda dari buku-buku humor yang ia temukan,” ujarnya.

Bernada Rurit sendiri mendorong Romo Hans menulis cerita humor berbasis pastoralnya karena masyarakat khususnya umat Katolik, sudah lelah dijejali buku-buku bertema berat.

Ketambahan lagi literasi masyarakat sangat rendah. “Ini makin membuat masyarakat tambah malas membaca,” ujarnya. Sebagai penulis dengan tema-tema berat, seperti Tentara Kok Mikir, Indonesia Menuju 2045, Pancasila dari Indonesia untuk Dunia, Jakob Tobing, Sosok di Balik Milestone Indonesia Baru, Rurit mengaku bukunya tidak pernah meledak di pasaran. Karena itulah, dia memberikan pendekatan berbeda melalui Romo Hans. Dengan buku-buku segar dan jenaka, bertema ringan, bahasanya mudah dipahami, diharapkan masyarakat akan tergugah dan literasi masyarakat kian tumbuh.

Rurit mengaku sedih, tradisi intelektual yang dulunya aktif dibangun dari lembaga Katolik kian memudar. Setelah Romo Mangun dari Projo dan Romo Sindunata dan Romo Magnis dari Serikat Jesus, praktis, belum ada lagi pastor-pastor muda yang tulisannya tembus di level nasional dan diterima oleh semua umat. “Inilah yang membuat saya gencar menggiatkan literasi di Indonesia dan mendorong mereka berkarya,” ujar Rurit yang sudah membuat 13 judul buku dengan tema-tema berat.

Buku Romo Hans ini, meski berbasis tugas pastoral, tetap bisa dinikmati oleh umat beragama lain. Tergambar dari judul, “Bodrex Dua Ribu, Tausiah Dua Ribu” tentang pertemanan Romo Hans dan Adi umat Muslim di Belitung, “Nggak Ada Kerugian, Hanya Kepala Pecah,”. Harapannya kelak karya-karya Romo Hans akan diterima oleh semua umat beragama.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harla Pancasila 2026, Kemenko Perekonomian ; Teguhkan Pancasila sebagai Jangkar Moral Indonesia

    Harla Pancasila 2026, Kemenko Perekonomian ; Teguhkan Pancasila sebagai Jangkar Moral Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian  Susiwijono Moegiarso. menegaskan bahwa, nilai-nilai Pancasila terus menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia. Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, dinamika geopolitik, hingga ancaman fragmentasi sosial di ruang digital, Pancasila menjadi pedoman yang mempersatukan keberagaman bangsa dan memperkokoh ketahanan […]

  • RPT-KPU Kota Palembang: ERA Unggul 338.576 Suara dan RDPS Unggul 352.696 Suara

    RPT-KPU Kota Palembang: ERA Unggul 338.576 Suara dan RDPS Unggul 352.696 Suara

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menyelengarakan Rapat Pleno Terbuka (RPT) rekapitulasi dan penghitungan perolehan suara Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) serta Walikota dan Wakil Walikota (Wawako) Palembang. RPT di Aula Demokrasi Sekretariat KPU Kota Palembang, Rabu (4/12/2024), juga menetapkan hasil Pemilihan Walikota dan Wawako Palembang pasca Pemilihan Kepala […]

  • Bhiksu Do’akan Cak Imin

    Nah Lo..Bhiksu Dutavira Do’akan Cak Imin, Nyata Jadi Wapres

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketum Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Indonesia Maha Bhiksu Dutavira Sthavira mendoakan cita-cita besar Ketum PKB menjadi Wapres 2024 mendatang. Hal itu ia ungkap saat menghadiri silaturahim kebangsaan dengan sejumlah tokoh lintas agama bertajuk Aksi Melayani Merekatkan Indonesia di Tengah Perbedaan di Klenteng Kong Miao TMII, Jakarta TImur, Kamis (14/9/2023). “Kami mendoakan […]

  • Fraksi PKB Dukung RUU PPRT Segera Disahkan

    Fraksi PKB Dukung RUU PPRT Segera Disahkan

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR.RI) telah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Terkait itu Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Luluk Nur Hamidah berharap produk hukum tersebut dapat segera disahkan dan diberlakukan.Mengingat banyak perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. “Baru saja kita merayakan hari Kemerdekaan Indonesia yang […]

  • Pemda Lampung Larang ASN Pakai Elpiji 3 Kg, Kabid ESDM LPG Jagan Bilang Kosong.

    Pemda Lampung Larang ASN Pakai Elpiji 3 Kg, Kabid ESDM LPG Jagan Bilang Kosong.

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Belakangan ini ramai informasi larangan ASN menggunakan  gas subsidi 3 kg di propinsi Lampung mulai dari Bupati atau Wali Kota melalui surat edarannya masing-masing. Walikota Kota Bandur Lampung Eva Dwiyana mengimbau, kepada ASN di bawah kepemimpinannya untuk tidak menggunakan gas subsidi 3 kg. “Yang lama memang tidak boleh digunakan untuk menengah atas (PNS, red) […]

  • KLHK Selesaikan 47 Ribu Kilometer Tapal Batas Hutan Indonesia

    KLHK Selesaikan 47 Ribu Kilometer Tapal Batas Hutan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan telah menyelesaikan 47 ribu kilometer tapal batas hutan yang dipasangi patok pada 2023. I Kemudian untuk kawasan perhutanan dari total luas 125,7 juta hektare, baru sekitar 86 persen yang dilegalisasi sebagai kawasan hutan. “Total tapal batas tahun ini adalah […]

expand_less