Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Hidup Itu Indah Tertawalah, Buku Humor Yang Mengisahkan Keberagaman Indonesia

Hidup Itu Indah Tertawalah, Buku Humor Yang Mengisahkan Keberagaman Indonesia

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERBAGAI komunitas dan masyarakat menyambut gembira peluncuran “Hidup itu Indah Tertawalah” karya Romo Hans Jeharut Pr di Gramedia Matraman, 7 September 2025. Buku karya seorang pastor dari penggalan-penggalan tugasnya di berbagai daerah ini, dinilai segar, membumi, dan mudah dicerna oleh masyarakat.

Terlebih, buku karya Romo Hans ini hadir di tengah-tengah situasi politik dan ekonomi negeri kita yang sedang tidak baik-baik saja. “Buku ini menjadi oase di tengah situasi negara kita yang tak menentu,” kata pekerja seni Olga Lidya. Olga mengaku senang akhirnya Romo menulis cerita humor yang membawa kebahagiaan bagi umatnya. Dia percaya dalam setiap tawa, seseorang akan menemukan Tuhan. “Jadi kalau suntuk, santai, bacalah buku ini. Olga bahkan menulis perasaannya ke dalam medsos X dengan caption, “Dalam situasi yang menyedihkan akhir-akhir ini, buku ini sungguh menyegarkan” sembari menambahkan emoticon orang tertawa terbahak-bahak.

Siapa saja yang membaca buku ini diajak tertawa terbahak-bahak, melupakan sejenak ketegangan dan urat syaraf kaku, rutinitas yang dirasa membosankan. Sebagai penulis yang baru menerbitkan buku di Gramedia, Romo Hans mengaku dorongan menulis ini berasal dari Bernada Rurit yang sekaligus menjadi penyunting buku ini.

Dari diskusi tersebut, muncullah kisah-kisah jenaka tapi disertai konteks. Biasanya buku-buku humor hanya menuliskan kisah lucu dua atau tiga paragrap. “Rurit kemudian meminta ada konteks dalam setiap cerita sehingga tergambar budaya dan kebiasaan unik masyarakat tempat saya bertugas,” ujar Romo Hans yang juga Sekretaris Kerasulan Awam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) ini.

Indonesia yang kaya budaya dan adat istiadat bisa tergambar dalam kisah-kisah seperti Virginia Anggreni Tak Mampir ke Belitung, Dana No Uang Yes, Apakah Singkong Perlu Didoakan? dll.

“Misalnya ketika ada lahir dia menemukan bantuin tengki di daerahnya, nama anak itu kemudian diberi nama Banteng akronim dari bantuin tengki,” ujar Romo Hans. Pada saat peluncuran buku, Romo Hans menceritakan kisah nama Tuhan di masyarakat Sibolga. Tuhan ini seorang sopi angkutan jalur Sibolga-Medan. Suatu hari mobil yang dikemudikan kecelakaan. Ada penumpang berteriak, “Tuhan tolong saya.” Si Tuhan pun menjawab. “Aku pun terjepit di sini.” Dan pembaca yang hadir tertawa terbahak-bahak.

Romo Hans menyadari tak mudah membuat pembaca tertawa melalui tulisan. “Mereka lebih suka bercerita langsung,” katanya. Tapi dengan menulis, ia merasa bahwa tradisi ini akan berkembang dan diikuti oleh umat.
Philipus Parera, wartawan sebuah media nasional yang menjadi penggemar buku humor dari berbagai negara mengakui buku humor ini berbeda dengan buku-buku sudah ia baca. “Ada konteks yang menjelaskan budaya setempat,” kata Philipus. “Dengan konteks itu, ke-Indonesia-an kita tergambar dalam berbagai cerita.” Philip menemukan dalam kisah berjudul Virginia Anggaeni Tak Mampir ke Belitung, misalnya, ada banyak informasi yang ia baru tahu setelah membaca buku ini.

“Itu pembeda dari buku-buku humor yang ia temukan,” ujarnya.

Bernada Rurit sendiri mendorong Romo Hans menulis cerita humor berbasis pastoralnya karena masyarakat khususnya umat Katolik, sudah lelah dijejali buku-buku bertema berat.

Ketambahan lagi literasi masyarakat sangat rendah. “Ini makin membuat masyarakat tambah malas membaca,” ujarnya. Sebagai penulis dengan tema-tema berat, seperti Tentara Kok Mikir, Indonesia Menuju 2045, Pancasila dari Indonesia untuk Dunia, Jakob Tobing, Sosok di Balik Milestone Indonesia Baru, Rurit mengaku bukunya tidak pernah meledak di pasaran. Karena itulah, dia memberikan pendekatan berbeda melalui Romo Hans. Dengan buku-buku segar dan jenaka, bertema ringan, bahasanya mudah dipahami, diharapkan masyarakat akan tergugah dan literasi masyarakat kian tumbuh.

Rurit mengaku sedih, tradisi intelektual yang dulunya aktif dibangun dari lembaga Katolik kian memudar. Setelah Romo Mangun dari Projo dan Romo Sindunata dan Romo Magnis dari Serikat Jesus, praktis, belum ada lagi pastor-pastor muda yang tulisannya tembus di level nasional dan diterima oleh semua umat. “Inilah yang membuat saya gencar menggiatkan literasi di Indonesia dan mendorong mereka berkarya,” ujar Rurit yang sudah membuat 13 judul buku dengan tema-tema berat.

Buku Romo Hans ini, meski berbasis tugas pastoral, tetap bisa dinikmati oleh umat beragama lain. Tergambar dari judul, “Bodrex Dua Ribu, Tausiah Dua Ribu” tentang pertemanan Romo Hans dan Adi umat Muslim di Belitung, “Nggak Ada Kerugian, Hanya Kepala Pecah,”. Harapannya kelak karya-karya Romo Hans akan diterima oleh semua umat beragama.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah, Muhammad Herindra Jadi Kepala BIN, Gantikan Budi Gunawan

    Sah, Muhammad Herindra Jadi Kepala BIN, Gantikan Budi Gunawan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyetujui usulan pemerintah agar Muhammad Herindra diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Diketahui, Kesepakatan tersebut diambil setelah pimpinan DPR dan fraksi menggelar uji kelayakan dan kepatutan secara tertutup terhadap Herindra, Rabu (16/10/2024). Adapun, Fit and proper test digelar pimpinan DPR dan fraksi karena pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) DPR […]

  • Ketua IKA Trisakti, Silmy Karim Hadiri Rapat Umum Anggota dan Halal Bihalal,Ini Pesannya

    Ketua IKA Trisakti, Silmy Karim Hadiri Rapat Umum Anggota dan Halal Bihalal,Ini Pesannya

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketua Umum Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti), Silmy Karim mengajak anggotanya untuk aktif berkontribusi kepada masyarakat dimana pun mereka berkarya. Hal ini disampaikan saat menghadiri acara Rapat Umum Anggota IKA Trisakti dan Halal Bihalal di Hotel Bidakara,Jakarta Selatan,Sabtu (18/5/2024). Dalam sambutannya, Silmy berpesan kepada seluruh alumni untuk terus berkontribusi dan bermanfaat bagi Masyarakat dimanapun […]

  • Ketua MA Sebut Jejak Kepemimpinan Kokoh di Wisuda Purnabakti

    Ketua MA Sebut Jejak Kepemimpinan Kokoh di Wisuda Purnabakti

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

     Jakarta, MSINews.com – Ketua MA (Mahkamah Agung), Prof. Dr. Syarifuddin, memimpin acara wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang, Dr. H. Pelmizar. Sebuah momen yang tidak hanya menyimpan nuansa perpisahan namun juga menggambarkan jejak kepemimpinan yang kokoh. Dalam pidato purnabakti, Ketua MA, Prof. Syarifuddin menyampaikan bahwa mencari penggantinya adalah tantangan yang tidak mudah. Proses panjang […]

  • RI-Singapura Sepakat Pelaksanaan Perjanjian Ekstradisi, PKB : Pemulangan Paulus Thanos Jadi Ujian

    RI-Singapura Sepakat Pelaksanaan Perjanjian Ekstradisi, PKB : Pemulangan Paulus Thanos Jadi Ujian

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kesepakatan percepatan pelaksanaan perjanjian ekstradisi antaran Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrance Wong disambut gembira banyak kalangan. Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mafirion menilai kesepakatan ini harus dimanfaatkan salah satunya untuk segera memulangkan buronan korupsi e-KTP Paulus Thanos. “Kesepakatan Presiden Prabowo dan PM Singapura Lawrance […]

  • Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Jelang dan Pasca Idulfitri 2026

    Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Jelang dan Pasca Idulfitri 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

      Msinews.com – Pemerintah menetapkan kebijakan kerja Flexible Working Arrangement (FWA) atau Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja/buruh pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat jelang dan pasca Idulfitri, sekaligus menjaga produktivitas kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi pada triwulan I. Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga […]

  • UN Reborn, Komisi X: Tak Boleh Jadi Momok Siswa dan Libatkan Polisi

    UN Reborn, Komisi X: Tak Boleh Jadi Momok Siswa dan Libatkan Polisi

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Wacana pelaksanaan kembali ujian nasional (UN) terus bergulir. Kendati demikian UN tidak boleh menjadi momok siswa dan melibatkan polisi dalam proses pelaksanaannya. “Kami mendukung penuh jika UN kembali dilaksanakan hanya saja hal itu tidak boleh menjadi momok bagi peserta didik termasuk meminimalkan keterlibatan polisi dalam proses persiapan maupun pengawasan,” kata Wakil Ketua Komisi X […]

expand_less