Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Perampasan Baliho Karya Lukis dalam Kegiatan PWF di Bali

Perampasan Baliho Karya Lukis dalam Kegiatan PWF di Bali

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : I. Sandyawan Sumardi

SEBUAH insiden perampasan baliho karya lukis terjadi dalam rangkaian kegiatan People’s Water Forum 2024 di Bali. Pameran karya lukis dengan tema “Alur Air: Air sebagai Sumber Kemakmuran Bersama Demi Keberlangsungan Generasi” ini bertujuan untuk membuka ruang pertemuan dan membicarakan permasalahan air di Bali melalui media seni.

Latar Belakang Acara

Bali, dengan budaya seninya yang kaya dan mendalam, menjadi tuan rumah berbagai pencapaian seni dalam bentuk rupa seperti lukisan, ukiran, tari, dan lain sebagainya. Seni di Bali telah lama menjadi media komunikasi universal yang melampaui kata dan bahasa, memberikan refleksi tentang riwayat masa lalu, situasi kekinian, dan harapan masa depan terkait air sebagai sumber kehidupan.

Kronologi Kejadian

Pada 20 Mei 2024, baliho karya lukis yang akan dipasang untuk acara ini diambil paksa oleh sebuah ormas. Tak lama kemudian, pada pukul 17.33 WITA, baliho karya lukis yang telah terpajang juga diambil paksa oleh ormas yang sama. Karya lukis yang dirampas ini merupakan hasil dari kerja keras seniman yang mencurahkan waktu dan energi untuk mengungkapkan ekspresi artistik mereka tentang “Alur Air”.

Reaksi dan Dampak

Perampasan karya seni ini tidak hanya merusak karya yang berharga namun juga menghentikan upaya para seniman untuk menyampaikan pesan penting mengenai air sebagai sumber kemakmuran bersama. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kebebasan berekspresi dan penghargaan terhadap seni dan budaya di Bali.

Pernyataan Penyelenggara

“Kami sangat menyesalkan tindakan perampasan karya seni ini. Seni adalah media ekspresi yang harus dilindungi dan dihargai, bukan diberangus karena berbeda pandangan,” ujar salah satu penyelenggara.

“Kejadian ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi para seniman dalam menyampaikan pesan penting melalui karya mereka.”

Harapan Kedepan

Para seniman dan pihak penyelenggara berharap insiden ini menjadi pembelajaran dan mendorong dialog lebih lanjut tentang pentingnya menghargai dan melindungi karya seni serta kebebasan berekspresi. Mereka juga berharap agar masyarakat luas dapat lebih memahami dan menghargai peran seni dalam mencerminkan dan menyuarakan isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Siswa Madrasah Terpilih Jadi Paskibraka HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

    Tiga Siswa Madrasah Terpilih Jadi Paskibraka HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,JAKARTA-Tiga siswa madrasah dari Riau, Banten, dan Sumatera Selatan terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026. Mereka akan membawa nama daerah sekaligus madrasah dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka. Ketiga siswa itu adalah Rizqy Aditya Siregar dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia […]

  • Jokowi Tinjau Kereta Cepat

    Jokowi Tinjau KCJB Jakarta-Bandung Kecepatan Kereta Mencapai 351 km/jam

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) lakukan uji Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) untuk kali pertama pada Rabu (13/9/2023), dengan titik awal perjalanan pada pukul 09.00 WIB di Stasiun KCIC Halim yang berakhir di Stasiun Padalarang. Memakan waktu 28 menit dengan kecepatan hingga 351 km/jam, KCJB menjadi salah satu realisasi integrasi transportasi umum di Indonesia […]

  • Pimpinan MPR Silaturahmi Kebangsaan ke Kantor Wantimpres

    Pimpinan MPR Silaturahmi Kebangsaan ke Kantor Wantimpres

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI Dr.Bambang Soesatyo melakukan Kunjungan Silaturahmi Kebangsaan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Wiranto di Kantor Watimpres Jl. Veteran III Gambir,Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2024). Pantauan media ini, Ketua MPR didampingi pimpinan wakil Ketua MPR Fadel Muhammad,dan Wakil Ketua MPR RI Amir Uskara,serta Sekjen MPR Siti Fauzia. Bambang Soesatyo tiba di Gedung Watimpres pukul […]

  • Menko Polhukam Tak Setujui RUU MK: Alasan, Tindakan Lanjutan

    Menko Polhukam Tak Setujui RUU MK: Alasan, Tindakan Lanjutan

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menko Polhukam Mahfud Md mengumumkan bahwa pemerintah belum menyetujui revisi Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (MK). Salah satu kendala yang diutarakan adalah keberatan terhadap aturan peralihan masa jabatan hakim konstitusi selama 10 tahun dan batasan usia pensiun maksimal 70 tahun. “Kami belum menyetujui, secara teknis prosedural belum ada […]

  • 100 Titik SPPG Ini Diduga Fiktif, Lokasinya di Sawah,Hutan Dan Kuburan

    100 Titik SPPG Ini Diduga Fiktif, Lokasinya di Sawah,Hutan Dan Kuburan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengatakan bahwa 100 dari 300 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cilacap diduga fiktif. Hal itu setelah dilakukan verifikasi lapangan oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 100 Titik Diduga Fiktif Ia menjelaskan bahwa lebih dari 300 titik yang tercatat, sekitar 100 […]

  • DPD RI : 26 RUU Tentang Kabupaten/Kota Harus Memperhatikan Karakteristik Daerah

    DPD RI : 26 RUU Tentang Kabupaten/Kota Harus Memperhatikan Karakteristik Daerah

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komite I DPD RI memandang bahwa 26 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kabupaten/Kota harus berpihak kepada daerah pada segala aspeknya. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komite I DPD RI Filep Wamafma saat memberikan pandangan pada rapat kerja pembahasan Tingkat I atas 26 (dua puluh enam) Rancangan Undang-Undang tentang Kabupaten/Kota yang telah dibahas secara tripartit antara DPR […]

expand_less