Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bongkar Kasus BGN, Pakar Minta Kejagung Libatkan PPATK Terkait Aliran dana MBG

Bongkar Kasus BGN, Pakar Minta Kejagung Libatkan PPATK Terkait Aliran dana MBG

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad meminta Kejaksaan Agung atau Kejagung melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengungkap kasus di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, Kejagung melibatkan PPATK untuk mengungkap kasus dilingkungan BGN merupakan hal penting untuk menulusuri transaksi pergerakan aliran dana program MBG yang selama ini dikelola BGN sebagai penanggung jawab, termasuk dugaan upaya penyembunyian dana atau aset yang mengarah ke tindak pidana pencucian uang.

“Harus menggandeng PPATK ya sekiranya. Untuk dapat kepastian tentang aliran dananya, ya tentang potensi disembunyikan, jangan sampe hanya di permukaan,” kata Suparji kepada wartawan di Jakarta, pada Rabu 3 Juni 2026.

“Maka harus berdasarkan dengan PPATK untuk mengusut tentang aliran dana dan dugaan dugaan terjadinya pencucian uang,” sambung Suparji.

Dalam kasus BGN ini, Suparji menilai karena ini menyangkut besarnya anggaran jumbo dari APBN yang digelontorkan oleh pemerintah untuk Program MBG.

Proses penegakan hukum yang tengah ditangani Kejagung harus dilakukan secara secara terbuka kepada masyarakat, agar publik memperoleh kepastian jelas mengenai perkembangan kasus di lingkungan BGN.

Suparji secara tegas Kejagung harus segera menyampaikan hasil penyelidikan maupun penggeledahan di kantor BGN pada publik, mencegah munculnya berbagai spekulasi.

“Perlu ada penjelasan dari Kejaksaan Agung untuk memastikan apa sebenarnya yang terjadi, hasil penggeledahan dan penyelidikan yang sudah diperoleh sebaiknya segera diumumkan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi,” tegas Suparji.

Selain melibatkan PPATK, Suparji menekankan pentingnya koordinasi Kejagung dengan jajaran kejaksaan di daerah, mulai dari Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri.

Langkah tersebut, penting dilakukan oleh Kejagung, karena anggaran Program MBG lebih besar dari pada lembaga lainnya, dan menjangkau hingga tingkat kecamatan.

“Kejaksaan agung perlu berkordinasi dengan aparat misal dengan kejaksaan tinggi, kejaksaan negeri untuk menelusuri potensi potensi korupsi di daerah, karena ini dananya merambah sampe level kecamatan, maka perlu diusut dari tingkat bawah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan bahwa pihaknya telah lama menjalin koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait pengawasan, hingga penelusuran transaksi keuangan yang berkaitan program MBG.

“Kami koordinasi terus sejak lama,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai dugaan temuan transaksi mencurigakan selama sinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia mengakui adanya dugaan indikasi transaksi yang perlu dicermati lebih lanjut dalam program MBG, “Iya,” kata Kepala PPATK.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS, Pesawat Latih Jatuh di BSD, 3 Orang Tewas, 2 Masih Terjebak

    BREAKING NEWS, Pesawat Latih Jatuh di BSD, 3 Orang Tewas, 2 Masih Terjebak

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Tangerang,msinews.com- Kabar duka dari industri penerbangan Indonesia. Sebuah pesawat latih dikabarkan jatuh di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu (19/5/2024) sekitar pukul 14.00 WIB. Dikutip TimeIndonesia, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan, atas peristiwa tersebut terdapat korban tewas. “Korban tiga orang meninggal, dua masih […]

  • Sambut Lebaran,PHBI Sikka : Toleransi Harus Jadi  Inti Kehidupan

    Sambut Lebaran,PHBI Sikka : Toleransi Harus Jadi  Inti Kehidupan

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Maumere,msinews.com-Ribuan umat muslim di kota Maumere, Kabupaten Sikka,Flores,NTT mengikuti Shlat Ied, Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah di depan halaman Gereja Katolik Kalvari,Rabu (10/4/2024). Pantauan media setempat, sejak pagi hari umat islam sudah berdatangan dari berbagai tempat di Kota yang dikenal dengan sebutan Nyiur Melambai,daerah Flores bagian tengah itu. Suasana begitu indah, khusuk menjalankan ibadah Idul […]

  • KPK Ungkap Korupsi Kouta Haji Kepimpinan Eks Menag Yaqut Negara Rugi Rp1 Triliun

    KPK Ungkap Korupsi Kouta Haji Kepimpinan Eks Menag Yaqut Negara Rugi Rp1 Triliun

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kini tengah mendalami kasus korupsi pembagian kuota haji yang dipimpin oleh mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pada tahun 2024 lalu. KPK membongkar kasus korupsi tersebut yang melibatkan eks Menag Yaqut ini, sebagaimana pihak yang merancang Surat Keputusan (SK) dalam pembagian kouta haji. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan […]

  • UNP Siap Gunakan Gedungnya untuk Sekolah Rakyatp

    UNP Siap Gunakan Gedungnya untuk Sekolah Rakyatp

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    PADANG,MSINEWS.COM-Universitas Negeri Padang (UNP) menyatakan kesiapannya mendukung program Sekolah Rakyat dengan menyediakan fasilitas gedung dan lahan milik kampus untuk pelaksanaan program tersebut. Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Rektor UNP, Krismadinata, mengatakan kesiapan UNP saat menerima kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Gedung Rektorat […]

  • Komisi III Minta Bareskrim Dalami Kematian Karumga Ex-Jampidsus

    Komisi III Minta Bareskrim Dalami Kematian Karumga Ex-Jampidsus

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, meminta Bareskrim Polri mengusut secara menyeluruh penyebab meninggalnya Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), yang ditemukan meninggal dunia di halaman sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut Habib Aboe, peristiwa tersebut telah memunculkan berbagai spekulasi […]

  • APHTN-HAN Soroti Fenomena Kejar Tayang Legislasi DPR

    APHTN-HAN Soroti Fenomena Kejar Tayang Legislasi DPR

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Menjelang berakhirnya masa jabatan DPR sejumlah RUU sedang dibahas di DPR seperti RUU MK, RUU TNI, RUU Polri, RUU Dewan Pertimbangan Agung (DPA), dan RUU Kementerian Negara. Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) menyoroti fenomena kejar tayang legislasi di DPR. Guru besar HTN Universitas Jambi, Prof.Dr.Elita Rahmi.,SH,M.HUM,mengatakan praktik kejar tayang […]

expand_less