Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Hatinya Bersama Penduduk Gaza, Paus Leo Serukan 3 Hal Penting

Hatinya Bersama Penduduk Gaza, Paus Leo Serukan 3 Hal Penting

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAUS LEO IV. FOTO; DOK.VATICAN

VATIKAN,MSINEWS.COM-Paus Leo XIV sekali lagi menyatakan keprihatinannya yang mendalam terhadap situasi di Gaza dan menyerukan gencatan senjata segera di wilayah tersebut. Dalam audiensi umum pada hari Rabu, 17 September 2025, Paus juga menegaskan kembali seruannya untuk pembebasan para sandera dan penghormatan penuh terhadap hukum humaniter internasional. Demikian dilaporkan oleh Pater Markus Solo Kewuta SVD, dari Vatikan, Roma, Italia, Jumat (19/09/2025).

“Saya menyampaikan solidaritas saya yang mendalam kepada rakyat Palestina di Gaza, yang terus hidup dalam ketakutan dan bertahan hidup dalam kondisi yang tak tertahankan, sekali lagi terpaksa meninggalkan tanah mereka,” ujar kepala Gereja Katolik sedunia tersebut kepada sekitar 35.000 peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, seperti dikutip Padre Marco, panggilan akrab satu-satunya pejabat Vatikan asal Indonesia itu.

Konflik di Gaza, kawasan yang diapit oleh Israel dan Laut Mediterania, serta berbatasan langsung dengan Mesir ini dimulai pada 2023.

Konflik telah menewaskan lebih dari 65 ribu orang dan melukai 165 ribu lainnya, dengan sekitar 90 persen penduduk Gaza mengungsi.

Insiden terbaru terjadi Kamis (18/9/2025) dini hari. Sebuah ledakan besar kembali mengguncang Gaza, terlihat dari Israel, menyusul operasi darat terbaru militer Israel di Kota Gaza yang telah menewaskan sedikitnya 16 orang.

Adapun, serangan ini memperparah kehancuran kota terbesar di wilayah itu, yang kini dihuni ratusan ribu warga dalam kondisi kelaparan setelah hampir dua tahun dilanda perang.

Paus Leo XIV, lanjut Padre Marco, mengingatkan bahwa di hadapan Tuhan Yang Mahakuasa, yang memerintahkan ‘Jangan membunuh,’ dan dalam menghadapi seluruh sejarah umat manusia, setiap manusia memiliki martabat yang tidak dapat diganggu gugat dan yang harus dihormati dan dijaga.

“Saya kembali menyerukan gencatan senjata, pembebasan para sandera, solusi diplomatik yang dinegosiasikan, dan penghormatan penuh terhadap hukum humaniter internasional,” tegas Paus Leo XIV.

Paus Leo, sambung Padre Marco, juga mengajak semua orang untuk bergabung dalam “Doa khusyuk” agar “fajar yang penuh perdamaian dan keadilan dapat segera tiba,” ujar Paus Leo setelah katekesenya pada audiensi umum Rabu kemarin.

Pengganti Paus Fransiskus ini juga berterima kasih kepada semua orang atas berbagai ucapan selamat yang diterimanya pada hari ulang tahunnya, Rabu, 17 September 2025.

“Terima kasih banyak! Berkat saya untuk kalian semua!” ujar Leo, sebelum menyapa, seperti biasa setelah audiensi, para kardinal dan uskup yang hadir, serta tamu istimewa lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Paus Leo juga berfoto bersama beberapa kelompok terdaftar dengan latar belakang Basilika Santo Petrus. (*).

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketegangan Israel-Iran mengundang reaksi Pimpinan Komisi I Parlemen RI, Meutya Hafid. Ia meminta Pemerintah terlibat aktif diplomasi dalam melakukan deeskalasi konflik di Timur Tengah karena mengarah pada terjadinya Perang Dunia III. “Saya meminta Pemerintah RI untuk terlibat aktif diplomasi dalam deeskalasi konflik di Timur Tengah karena menjurus pada terjadinya Perang Dunia III yang akan […]

  • Di UNSRI Puluhan Pakar dan Dosen Filsafat Hukum Berkumpul Bahas Ancaman Kematian Demokrasi

    Di UNSRI Puluhan Pakar dan Dosen Filsafat Hukum Berkumpul Bahas Ancaman Kematian Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 215
    • 0Komentar

    “Hukum dan Ancaman Kematian Demokrasi jangan dianggap sebagai suatu wacana pemberontakan.” (Prof. Dr. Febrian, SH). Palembang, msinews.com – Asosiasi Filsafat Hukum Indonesia (AFHI), pada 24 dan 25 Juni 2024 menyelenggarakan konferensi ke-9 di kampus Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (FH Unsri). Konferensi ke-9 di Unsri, Bukit Besar mengaktualisasikan tema Hukum dan Ancaman Kematian Demokrasi dengan Keynote […]

  • Menteri PANRB: ASN Harus Menjaga Integritas dan Menghadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

    Menteri PANRB: ASN Harus Menjaga Integritas dan Menghadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini menegaskan bahwa setiap pengangkatan dan pelantikan aparatur sipil negara (ASN) merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Amanah tersebut tidak hanya berkaitan dengan jabatan yang diemban, tetapi juga menyangkut kepercayaan negara dan masyarakat yang harus dijaga melalui kinerja terbaik. […]

  • Komite III DPD RI Gelar Rapat dengan Kementerian P2MI, Bahas Pelindungan Pekerja

    Komite III DPD RI Gelar Rapat dengan Kementerian P2MI, Bahas Pelindungan Pekerja

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komite III DPD RI menggelar rapat kerja dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) P2MI. Adapun, pertemuan ini menjadi momentum penting dalam upaya mengesahkan RUU yang bertujuan memberikan perlindungan yang lebih kuat dan komprehensif bagi para pekerja migran Indonesia (PMI), di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Selasa pekan […]

  • Ternyata Hasil Mediasi di PN Bogor Tidak ada Kata Damai di Kasus Sengketa Tanah Niko Mamesah dan Summarecon Bogor

    Ternyata Hasil Mediasi di PN Bogor Tidak ada Kata Damai di Kasus Sengketa Tanah Niko Mamesah dan Summarecon Bogor

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Bogor, Msinews.com – Informasi penting untuk anda kali ini terkait masalah sengketa tanah ahli waris niko mamesah dengan PT Summarekon Bogor dengan anak perusahaannya PT Kencana Jaya Property yang sampai hari ini, pada kamis 6 maret 2025 tidak ada Solusi penyelesaiannya. Kasus ini bakal melebar kemana-mana karena dampaknya tidak saja kepada ahli waris Niko Mamesah […]

  • Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan

    Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 465
    • 0Komentar

    CIAMIS,MSINEWS.COM-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa penanggulangan tuberkulosis (TB) membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, persoalan TB tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap produktivitas masyarakat, kondisi ekonomi keluarga, hingga perekonomian secara lebih luas. “Kami dari Kementerian Dalam Negeri sebagai pembina dan pengawas, bidangnya urusan pemerintahan di bidang kesehatan, karena ini […]

expand_less