Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Menkeu dan Mensos Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat, Bahas Gizi Kedisiplinan dan Masa Depan Anak

Menkeu dan Mensos Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat, Bahas Gizi Kedisiplinan dan Masa Depan Anak

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) makan siang bareng para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2025).

Tanpa sekat, Sri Mulyani, Gus Ipul, dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono duduk dan berbincang bersama siswa saat makan siang ini. Suasana terasa semakin khidmat, ketika para siswa dengan teratur berdoa bersama sebelum menyantap hidangan yang sederhana namun bergizi lengkap.

Ada satu kisah yang menarik bagi Menkeu Sri Mulyani, ketika sebelumnya berdialog dengan siswa. Ia menyoroti salah satu kisah siswa yang akhirnya bisa makan tiga kali sehari ketika di Sekolah Rakyat. “Kita lihat tadi anak-anak tadi cerita bahwa mereka ada yang biasanya makan hanya satu kali, atau dua kali sehari. Mereka sekarang (di Sekolah Rakyat) mendapatkan makanan tiga kali sehari, plus snack,” jelasnya.

Siswa tersebut adalah Jasmia. Ia bercerita sebelum di Sekolah Rakyat, biasanya di rumah hanya makan dua kali sehari atau sekali. Namun di Sekolah Rakyat dia bisa makan teratur tiga kali sehari.

“Makannya (di sini), alhamdulillah, tiga kali sehari, Bu, Pak. biasanya saya di rumah dua kali, bahkan sekali atau enggak, tidak makan,” ujar Jasmia.

Ia menjelaskan bahwa di Sekolah Rakyat, siswa dibiasakan mengikuti jadwal secara teratur, mulai dari makan, beribadah, hingga tidur. “Jadi saya di sini makin disiplin,” katanya.

Usai makan siang, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof Mohammad Nuh mengucapkan terimakasih kepada Menkeu Sri Mulyani. “Matur sembah nuwun Ibu, panjenengan berkenan rawuh (datang) dan dahar (makan) bersama murid-murid atau siswa-siswa Sekolah Rakyat yang ada di sini,” ujarnya.

Kepada Sri Mulyani, Prof Nuh menyampaikan dalam masa awal ada tiga aspek yang dipetakan. Pemetaan ini sebagai titik awal (baseline) siswa, karena tidak ada tes ketika masuk Sekolah Rakyat. Rekrutmen siswa mengacu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2.

Menteri Keungan RI,Sri Mulyani menghadiri acara bersama Mensos

Pemetaan pertama yaitu aspek kebugaran siswa. Prof Nuh menjelaskan semua anak-anak yang masuk Sekolah Rakyat, diukur tingkat fisiknya. “Mulai dari tentu usia, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan seterusnya, nanti apakah ada kaitan yang stunting atau tidak,” jelasnya.

Aspek kedua yang dipetakan adalah kesehatan siswa. Hal ini perlu diketahui sebagai titik awal, sehingga tingkat kebugaran dan kesehatan siswa bisa diukur selama di Sekolah Rakyat.

“Yang kedua, yaitu kesehatannya pun juga kita jadikan baseline, karena ada anak-anak yang mestinya sudah pakai kacamata, ternyata dia belum pakai kacamata, ada anak-anak yang giginya itu ada kerak dan seterusnya, itu pun juga harus diselesaikan, bahkan ada anemia dan sebagainya” urainya.

Tidak cukup hanya pemetaan kebugaran dan kesehatan, pemetaan juga menyasar psikososial siswa termasuk talentanya. “Semua anak-anak ini sudah dipetakan talenta-talentanya, melalui DNA talent mapping. Sehingga kita tahu kecenderungan anak-anak itu nanti bakatnya ke mana, bakatnya ke mana, bakatnya ke mana, bakatnya ke mana, sehingga para guru itu nanti, kepala sekolah dan guru, pendamping, semuanya bisa mengarahkan sesuai dengan talentanya,” kata Prof Nuh.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Pejabat

    Mantan Direjen Pajak Divonis 14 Tahun Penjara, Kasus Gratifikasi

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 14 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta, subsider 3 bulan penjara terhadap mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo. Keputusan ini diumumkan oleh Hakim Ketua Suparman Nyompa pada Senin di Pengadilan Negeri Jakarta. Menurut Hakim Suparman, Rafael […]

  • Senator Agita Soroti Penguatan Layanan Kesehatan Mental dan Kepastian Regulasi Psikolog di Daerah

    Senator Agita Soroti Penguatan Layanan Kesehatan Mental dan Kepastian Regulasi Psikolog di Daerah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

      Msinews.com – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti menyoroti meningkatnya persoalan kesehatan mental di masyarakat yang memerlukan penanganan serius dan sistematis. Menurutnya, Puskesmas sebagai pintu pertama pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini dan menangani gangguan kesehatan mental. Demikian disampaikannya pada […]

  • Momen Prabowo dan Erick Makan Siang, Tuai Pujian 

    Momen Prabowo dan Erick Makan Siang, Tuai Pujian 

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Momen Prabowo Subianto dan Erick Thohir Makan Siang Bersama, Tukar Pujian dan Dukungan. Terlihat akun Facebook (FB) milik Prabowo Subianto membagikan momen istimewa di mana ia diundang oleh Erick Thohir dan keluarganya untuk makan siang di kediaman mereka. Pertemuan ini menciptakan momen yang penuh kehangatan dan harapan. Prabowo, melalui unggahan di akun […]

  • PPATK Ungkap Peran Orang Perbankan Dalam Kasus Kredit Fiktif

    PPATK Ungkap Peran Orang Perbankan Dalam Kasus Kredit Fiktif

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap keterlibatan oknum internal perbankan dalam praktik kredit fiktif. Lembaga tersebut menemukan peran “orang dalam” menjadi faktor kunci lolosnya pengajuan kredit bermasalah hingga pencairan dana. Perwakilan PPATK, Hesti, menyatakan keterlibatan pegawai internal bank menjadi pintu awal terjadinya kejahatan tersebut. Ia menegaskan, berbagai persyaratan ketat dalam pengajuan kredit […]

  • Protes Buruh Minta UMP 2024 Naik 15%, KSPI Sebut Cara Pikir Pemerintah Aneh

    Protes Buruh Minta UMP 2024 Naik 15%, KSPI Sebut Cara Pikir Pemerintah Aneh

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Para persatuan buruh pada saat ini makin ambisi agar pemerintah pusat menaikkan Upah Minimum Pekerja (UMP) swasta sebesar 15% pada pada tahun 2024. Pasalnya pemicu kebijakan Presiden Jokowi menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 8 persen di 2024. Hal tersebut disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan bahwa PNS, TNI, dan Polri sebagai […]

  • Mahkamah Agung Bentuk CSIRT, Lindungi Data Perkara dari Siber

    Mahkamah Agung Bentuk CSIRT, Lindungi Data Perkara dari Siber

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua MA (Mahkamah Agung)  Syarifuddin membentukan CSIRT untuk melindungi data perkara dari serangan siber yang terus menerus mengalami peningkatan tahun ke tahun. Dalam rangka menghindari serangan siber Humas Mahkamah Agung (MA) kerja sama dengan Humas Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN), meluncurkan MA C-SIRT (Computer Incident Security Response Team) Baca Juga : Djarot […]

expand_less