Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Menkeu dan Mensos Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat, Bahas Gizi Kedisiplinan dan Masa Depan Anak

Menkeu dan Mensos Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat, Bahas Gizi Kedisiplinan dan Masa Depan Anak

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 217
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) makan siang bareng para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2025).

Tanpa sekat, Sri Mulyani, Gus Ipul, dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono duduk dan berbincang bersama siswa saat makan siang ini. Suasana terasa semakin khidmat, ketika para siswa dengan teratur berdoa bersama sebelum menyantap hidangan yang sederhana namun bergizi lengkap.

Ada satu kisah yang menarik bagi Menkeu Sri Mulyani, ketika sebelumnya berdialog dengan siswa. Ia menyoroti salah satu kisah siswa yang akhirnya bisa makan tiga kali sehari ketika di Sekolah Rakyat. “Kita lihat tadi anak-anak tadi cerita bahwa mereka ada yang biasanya makan hanya satu kali, atau dua kali sehari. Mereka sekarang (di Sekolah Rakyat) mendapatkan makanan tiga kali sehari, plus snack,” jelasnya.

Siswa tersebut adalah Jasmia. Ia bercerita sebelum di Sekolah Rakyat, biasanya di rumah hanya makan dua kali sehari atau sekali. Namun di Sekolah Rakyat dia bisa makan teratur tiga kali sehari.

“Makannya (di sini), alhamdulillah, tiga kali sehari, Bu, Pak. biasanya saya di rumah dua kali, bahkan sekali atau enggak, tidak makan,” ujar Jasmia.

Ia menjelaskan bahwa di Sekolah Rakyat, siswa dibiasakan mengikuti jadwal secara teratur, mulai dari makan, beribadah, hingga tidur. “Jadi saya di sini makin disiplin,” katanya.

Usai makan siang, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof Mohammad Nuh mengucapkan terimakasih kepada Menkeu Sri Mulyani. “Matur sembah nuwun Ibu, panjenengan berkenan rawuh (datang) dan dahar (makan) bersama murid-murid atau siswa-siswa Sekolah Rakyat yang ada di sini,” ujarnya.

Kepada Sri Mulyani, Prof Nuh menyampaikan dalam masa awal ada tiga aspek yang dipetakan. Pemetaan ini sebagai titik awal (baseline) siswa, karena tidak ada tes ketika masuk Sekolah Rakyat. Rekrutmen siswa mengacu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2.

Menteri Keungan RI,Sri Mulyani menghadiri acara bersama Mensos

Pemetaan pertama yaitu aspek kebugaran siswa. Prof Nuh menjelaskan semua anak-anak yang masuk Sekolah Rakyat, diukur tingkat fisiknya. “Mulai dari tentu usia, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan seterusnya, nanti apakah ada kaitan yang stunting atau tidak,” jelasnya.

Aspek kedua yang dipetakan adalah kesehatan siswa. Hal ini perlu diketahui sebagai titik awal, sehingga tingkat kebugaran dan kesehatan siswa bisa diukur selama di Sekolah Rakyat.

“Yang kedua, yaitu kesehatannya pun juga kita jadikan baseline, karena ada anak-anak yang mestinya sudah pakai kacamata, ternyata dia belum pakai kacamata, ada anak-anak yang giginya itu ada kerak dan seterusnya, itu pun juga harus diselesaikan, bahkan ada anemia dan sebagainya” urainya.

Tidak cukup hanya pemetaan kebugaran dan kesehatan, pemetaan juga menyasar psikososial siswa termasuk talentanya. “Semua anak-anak ini sudah dipetakan talenta-talentanya, melalui DNA talent mapping. Sehingga kita tahu kecenderungan anak-anak itu nanti bakatnya ke mana, bakatnya ke mana, bakatnya ke mana, bakatnya ke mana, sehingga para guru itu nanti, kepala sekolah dan guru, pendamping, semuanya bisa mengarahkan sesuai dengan talentanya,” kata Prof Nuh.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh Capai 8%, Ini Kata Pengamat

    Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh Capai 8%, Ini Kata Pengamat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com-Pengamat Ekonomi dari Universitas Atma Jaya Rosdiana Sijabat mendukung rencana calon presiden (capres) terpilih Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8 persen dalam waktu 4 hingga 5 tahun ke depan di masa pemerintahannya. Menurutnya untuk mencapai target tersebut tidak mudah melihat tantangan domestik maupun luar negeri yang secara geopolitik internasional masih […]

  • Groundbreaking Hunian Manggarai, Qodari: Terobosan Buka Akses MBR Punya Rumah di Pusat Kota

    Groundbreaking Hunian Manggarai, Qodari: Terobosan Buka Akses MBR Punya Rumah di Pusat Kota

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM — Pembangunan hunian vertikal terjangkau di kawasan Manggarai menjadi terobosan pemerintah untuk membuka kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah berkualitas di lokasi strategis Jakarta. Proyek ini memadukan pemanfaatan lahan milik negara, dukungan pembiayaan perbankan, serta kedekatan dengan pusat kegiatan dan transportasi publik. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri […]

  • PDIP Kecam Kader Membelok Tak Dukung Gajar di Pilpres 2024, Dipecat.

    PDIP Kecam Kader Membelok Tak Dukung Gajar di Pilpres 2024, Dipecat.

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta_Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengecam keras kadernya tak mendukung Gajar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024 akan terkena sanksi pemecatan. “Dipersilahkan untuk mundur atau menerima sanksi pemecatan jika ada yang membelot dengan mendukung calon lain,” kata Hasto dalam keterangannya saat membuka Rakerda III DPD PDIP Provinsi Jambi, Sabtu 29/7/2023 Hasto lantas […]

  • Majukan Prestasi Akademik dan Nonakademik

    Majukan Prestasi Akademik dan Nonakademik

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com -Mengenal sosok Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 2 Palembang,  Dra. Nuraini Farida, M.Si. kelahiran Palembang pada 11 Maret 1967, putri ke-6 dari 10 bersaudara. Beliau adalah putri dari Bapak K.H. Matcik Akhir yang merupakan salah satu tokoh Ulama di Sumatra Selatan (101 Ulama Sumsel) sekaligus salah satu tokoh pendiri Nahdatul Ulama di […]

  • KPK Tegaskan Sikap Terkait Kasus Harun Masiku, Minta PDIP Laporkan Intimidasi

    KPK Tegaskan Sikap Terkait Kasus Harun Masiku, Minta PDIP Laporkan Intimidasi

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respons terhadap pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menyatakan merasa diintimidasi terkait kasus mantan kader partainya, Harun Masiku, yang masih menjadi buronan hingga saat ini. Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, menegaskan bahwa jika pihak PDIP, khususnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, merasa ada intimidasi, […]

  • Hari Ini, Kementerian PANRB Gelar Forum Koordinasi RB Nasional 2026

    Hari Ini, Kementerian PANRB Gelar Forum Koordinasi RB Nasional 2026

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Reformasi birokrasi bukan sekadar tentang aturan, program, atau dokumen yang harus diselesaikan. Lebih dari itu, reformasi birokrasi adalah tentang perubahan cara pemerintah bekerja agar semakin efektif dan pada akhirnya memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat. Memasuki pelaksanaan reformasi birokrasi tahun 2026, arah perubahan tersebut perlu terus dijaga agar tidak berhenti pada pemenuhan administratif. […]

expand_less