Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Netty Prasetyarini Bicara Soal Kemerdekaan Versi Bung Karno dalam RAPBN 2024

Netty Prasetyarini Bicara Soal Kemerdekaan Versi Bung Karno dalam RAPBN 2024

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,Infomsi.org-Anggota Banggar DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetyarini mengatakan, Fraksinya dalam Rapat Paripurna DPR RI Selasa (22/8/2023) hari ini telah membahas soal RAPBN yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR RI 16 Agustus 2023 lalu.

“Pandangan umum di rapat Paripurna tentang RUU APBN 2024 beserta nota keuangannya, memang ada banyak ya masukan untuk pemerintah. Apalagi karena ini adalah tahun terakhir dari kepemimpinan Pak Jokowi, tentu kita ingin bahwa kita bisa menganalogikan sebagai sebuah perjalanan, kita ingin landingnya mulus,” kata Nety memgawali pembicaraan dalam diskusi di Media Center DPR RI,Selasa (22/8/2023).

Meski demikian kata dia, kalau dilihat dari APBN 2024 dan kemudian kira-kira seperti apa dampak, impact terhadap yang menjadi visi misi Pak Jokowi, Saya melihat yang pertama memang belum terlalu istimewa kenapa, karena kalau kita lihat dari tahun ke tahun masih seperti itu, bagaimana merencanakan mendesain anggaran yang kita miliki.

Padahal kalau kita bicara tentang anggaran, maka anggaran ini adalah instrumen ideologis yang memang kita pergunakan semaksimal mungkin untuk memenuhi atau mewujudkan cita-cita nasional.

“Kalau kita bicara tentang mimpinya Pak Jokowi, ada 5 arahan yang pertama justru yang penting yaitu SDM, kalau tadi kan beliau me-menitikberatkan pada transformasi ekonomi. Nah, setelah kita dihantam pandemi bagaimana kemudian kita bisa pulih dan bangkit, tapi lagi-lagi ketika kita bicara tentang anggaran. Maka hari ini kita perlu menyadari sepenuhnya kalau kita bicara tentang kebangkitan ekonomi, kemudian juga ketahanan ekonomi kita maka semuanya bertumpu pada SDM,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

Lanjut dia, karena itu dirinya ingin melihat bahwa hari ini ternyata ketika kita bicara tentang anggaran, masih seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga kalau kemudian kementerian keuangan meminta, kementerian dan lembaga itu mulai melakukan konsep money folow program ya nampaknya memang harus terus didorong dalam rapat-rapat yang sifatnya sektoral, nanti dikomisi-komisi tentu harus di awal.

“Sebagai Anggota Komisi IX DPR RI, yang membawahi bidang kesehatan, jadi agak agak berat ya untuk mengungkapkan bahwa banyak PR kita yang terkait dengan prioritas nasional ketiga yang sering diulang oleh Pak Jokowi yaitu membangun SDM yang unggul dan berdaya saing. Jadi kalau kita lihat dari kompositnya pasti kita akan berbicara enggak jauh-jauh dari capaian pendidikan dan juga kesehatan. Karena itulah sebetulnya dua indikator yang sifatnya komposit tidak dapat dilepaskan satu sama lain yang akan memberikan jaminan, bahwa kita memiliki SDM yang berdaya saing,” ujar Nety.

Dijelaskan, jika diperhatikan dari pandangan umum fraksi tadi pagi, banyak yang kemudian mengkritisi, seperti misalnya indeks kita atau peringkat kita di divisa itu masih sangat jauh. Itu termasuk juga upaya untuk memastikan bahwa Perlinsos yang hari ini juga menjadi andalan pemerintah ternyata juga masih tidak aman dari berlaku koruptif misalnya. Jadi anggaran kita yang katanya terbatas dan seadanya itu ya ternyata memang belum bisa dijaga, dikawal sebaik mungkin.

“Oleh karena itu saya ingin memenyampaikan bahwa beberapa hal yang hari ini menjadi tantangan kita setelah masa pandemi di dicabut kemudian kita mulai melakukan transisi kemasa Endemik,” ujarnya.

Nety menyebut ada beberapa PR yang sangat mendasar, apalagi kita baru saja memperingati hari ulang tahun yang ke 78, semangat kemerdekaan sebagaimana proklamator kita Bung Karno menyatakan di dalam kemerdekaan.

“Bahwa kita harus memerdekakan rakyat dari kemiskinan, dari keterbelakangan, dari kebodohan maka lagi-lagi inilah yang harus kita buktikan, bahwa instrumen ini betul-betul bisa menyelesaikan permasalahan yang hari ini masih membelit Bangsa.”

Kemerdekaan itu menurutnya, pertama misalnya kalau kita bicara tentang kesehatan, bapenas sendiri sudah mengingatkan pemerintah bahwa dari 10 indikator pembangunan kesehatan 9 diantaranya itu meleset, yang mulai dari 5 imunisasi dasar lengkap, kemudian jauh dari stunting yang targetnya 14% namun sekarang masih 21%, padahal pemerintahan Pak Jokowi ini tinggal beberapa bulan lagi.

“Kemerdekaan sebagaimana proklamator kita Bung Karno menyatakan di dalam kemerdekaan itu kita harus memerdekakan rakyat dari kemiskinan, dari keterbelakangan, dari kebodohan maka lagi-lagi inilah yang harus kita buktikan, bahwa instrumen ini betul-betul bisa menyelesaikan permasalahan yang hari ini masih membelit Bangsa.”kata Nety. ** Dommy.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semakin Mudah, Ayo Cek SLIK Sendiri, Gratis Kok !

    Semakin Mudah, Ayo Cek SLIK Sendiri, Gratis Kok !

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Bank Indonesia merilis sebuah sistem yakni BI Checking atau SID yang sudah berganti nama menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Dengan sistem tersebut maka kini semakin mudah diakses. Adapun, SLIK dikelola langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perlu diketahui, bahwa SLIK berisi tentang informasi penting debitur (iDeb). Di dalamnya terdapat riwayat kelancaran kredit atau pembiayaan […]

  • Mantan Penyidik KPK Dukung Bongkar Dugaan Intervensi

    Mantan Penyidik KPK Dukung Bongkar Dugaan Intervensi

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha, memberikan dukungan kepada eks Ketua KPK, Agus Rahardjo, untuk membongkar dugaan intervensi yang terjadi selama kepemimpinannya. Praswad, yang kini menjabat sebagai Ketua Indonesia Memanggil Institute (IM57+), menyatakan bahwa intervensi tersebut melibatkan Presiden Joko Widodo dan berkaitan dengan kasus korupsi e-KTP yang menjerat mantan […]

  • Komisi VII DPR Ungkap, Pentingnya Evaluasi Tata Kelola Pertambangan

    Komisi VII DPR Ungkap, Pentingnya Evaluasi Tata Kelola Pertambangan

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Halteng,msinews.com– Ada sejumlah temuan yang mencolok terkait praktik pertambangan di lokasi yang perlu dilakukan evaluasi. Banyak poin mengenai tata kelola yang belum memiliki payung hukum yang jelas. Hal tersebut tentu memberikan celah bagi perusahaan untuk bertindak di luar ketentuan yang ada. Demikian disampaika oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Aqib Ardiansyah usai  melakukan kunjungan kerja […]

  • Aksi Unjuk Rasa

    Aksi Unjuk Rasa Massal Warga Iran Dukung Serangan Balasan ke Israel

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Teheran, MSINews.com – Warga Iran membanjiri jalanan dalam sejumlah aksi unjuk rasa nasional pada Jumat (19/4) untuk menyuarakan dukungan mereka terhadap serangan balasan yang dilakukan negara mereka terhadap sejumlah target di Israel pekan lalu. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita resmi Iran, IRNA. Baca Juga : MK Panggil Kembali Anies-Muhamin dan Ganjar-Mahfud MD, Sidang Putusan […]

  • Bob Hasan ; Negara Harus Jamin Hak Ekonomi Pencipta dalam Revisi UU Hak Cipta

    Bob Hasan ; Negara Harus Jamin Hak Ekonomi Pencipta dalam Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Usulan skema royalti dalam proses revisi Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, mengandung konsekuensi bahwa negara harus mengambil peran strategis. Sebab menurutnya, tanpa dukungan negara, mekanisme perlindungan tidak akan berjalan optimal. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan. “Tidak terdaftar pun menjadi kewajiban negara. Jadi hak ekonomi itu […]

  • PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi

    PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Informasi merupakan aset strategis organisasi yang dapat mempengaruhi keputusan masyarakat. Hal ini beriringan dengan keterbukaan informasi yang tidak dapat dipisahkan dari kualitas komunikasi publik. Semakin terbuka sebuah organisasi, maka semakin besar tanggung jawabnya untuk membangun komunikasi yang jujur, jelas, dan kredibel. Untuk itu dibutuhkan komunikasi yang strategis agar informasi yang diterima masyarakat tidak […]

expand_less