Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Ke Lumajang, Gus Ipul Ajak Pemda dan Pilar Sosial Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan

Ke Lumajang, Gus Ipul Ajak Pemda dan Pilar Sosial Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lumajang,msinews.com — Pemberdayaan menjadi kata kunci dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Hal ini ditegaskan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat berdialog dengan 294 pilar sosial di Pendopo Aria Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (30/5/2025).

“Bansos itu sementara, berdaya selamanya. Maka di era Presiden Prabowo, aspek pemberdayaan kita perkuat, agar masyarakat tidak hanya bertahan hidup, tapi bisa mandiri,” ujar Gus Ipul.

Turut hadir dalam pertemuan ini Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar, Sekretaris Daerah Agus Triyono, Ketua DPRD Oktafiyani, jajaran OPD, dan para tamu undangan.

Gus Ipul menjelaskan bahwa perubahan paradigma dari perlindungan sosial menuju pemberdayaan menjadi dasar terbentuknya Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat oleh Presiden Prabowo.
“Tujuannya jelas, agar bansos dan pemberdayaan berjalan seimbang. Jangan sampai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) larut menikmati bantuan, tapi semangat bangkitnya hilang,” kata dia.

Menteri Sosial juga mengajak pemerintah daerah Lumajang untuk fokus pada program-program pemberdayaan yang berbasis data. Menurutnya, keberhasilan intervensi sosial sangat bergantung pada ketepatan data, di sinilah peran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi sangat penting.

“Semua intervensi harus berbasis DTSEN. Jangan hanya berdasarkan katanya camat atau kepala desa. Kalau datanya belum tepat, perbaiki. Tapi jangan abaikan DTSEN. Ini tolong betul-betul dijaga. Ibu Bupati dan Pak Sekda adalah penentu akurasi data di daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga memperkenalkan model pemberdayaan berbasis potensi lokal. Salah satunya adalah pemanfaatan pelepah pisang untuk diolah menjadi kertas bernilai ekonomi tinggi.
“Lumajang ini sentra pisang. Maka sangat cocok dikembangkan model pemberdayaan berbasis pelepah pisang,” katanya.

Usulan ini disambut baik oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Kemensos terhadap pengentasan kemiskinan di Lumajang.

“Kehadiran Gus Ipul hari ini bukan cuma membawa semangat, tapi juga solusi. Beliau datang membawa alat, pelatihan, bahkan pembeli produknya sudah disiapkan. Ini langkah konkret—pasarnya disiapkan, lalu orangnya dilatih dan dibantu,” ujar Indah.

Sebagai tindak lanjut, Kemensos akan melatih warga dari dua desa, yakni Desa Ranuyoso (Kecamatan Ranuyoso) dan Desa Klanting (Kecamatan Sukodono), untuk mengolah pelepah pisang menjadi produk yang bernilai jual.

Indah menjelaskan bahwa Lumajang memiliki lebih dari 6.000 hektare lahan pohon pisang, tersebar di wilayah Senduro, Pasirian, hingga Tempursari, termasuk di lahan-lahan Perhutani.

“Di Senduro, hampir setiap pekarangan pasti ada pohon pisang. Jadi sumber daya ini sangat potensial,” kata dia.

Lebih lanjut, Bupati Indah juga mendukung penuh upaya graduasi KPM Program Keluarga Harapan (PKH). Ia membagikan kabar gembira, bahwa satu anak KPM dari Desa Ranuyoso telah berhasil lulus sarjana, dan tahun ini akan menyusul empat anak KPM lainnya diwisuda.

“Mudah-mudahan makin banyak KPM yang mandiri dan tidak lagi bergantung pada bansos,” ujarnya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

    Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    MSINews.com, Jakarta – Peribahasa Arab yang terkenal, ‘Al Insanu Mahallul Khotho’ Wannisyan, yang berarti ‘Manusia adalah tempat kesalahan dan lupa’, makin terasa relevan dalam kehidupan sehari-hari. Perkataan bijak ini menggarisbawahi hakikat manusia sebagai makhluk yang rentan melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Sejalan dengan prinsip ini, Nabi Muhammad SAW pun pernah mengakui kesalahannya, menegaskan bahwa […]

  • Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat Segera Realisasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

    Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat Segera Realisasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat,menyebut pentingnya dukungan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional melalui penerapan kebiasaan hidup sehat sejak dini. “Berbagai upaya untuk mewujudkan SDM nasional yang berkualitas secara fisik dan mental harus mendapat dukungan semua pihak, agar kita mampu mengejar ketertinggalan dalam persaingan global,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, […]

  • MA RI

    MA RI dan Dewan Agung Qatar Perpanjang Kerjasama Peradilan

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Doha, MSINews.com – MA RI (Mahkamah Agung) dan Dewan Peradilan Agung Qatar mengukuhkan kembali hubungan kerjasama mereka dengan menandatangani perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) di bidang peradilan. Penandatanganan dilakukan oleh Yang Mulia Prof. Syarifuddin, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, dan Syeikh Dr. Hassan Bin Lahdan Al-Hasan Al-Muhannadi, Ketua Dewan Peradilan Agung Qatar. Dalam sambutannya, Syeikh Dr. […]

  • Irma Suryani: Anggaran Kecil, Tanggung Jawab Besar, KemenP2MI Terbukti Solutif Tangani Masalah

    Irma Suryani: Anggaran Kecil, Tanggung Jawab Besar, KemenP2MI Terbukti Solutif Tangani Masalah

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago mengapresiasi kinerja kerja Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) di bawah kepemimpinan Menteri Mukhtarudin. Dia secara terbuka mengapresiasi dedikasi dan respons cepat jajaran KemenP2MI dalam menangani berbagai persoalan krusial yang dihadapi para Pekerja Migran Indonesia di luar negeri. Politisi senior Partai NasDem yang dikenal vokal dalam menyuarakan hak-hak […]

  • Dukung Presiden Prabowo Subianto Kerja Nyata,PPATK Menjaga Indonesia

    Dukung Presiden Prabowo Subianto Kerja Nyata,PPATK Menjaga Indonesia

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Oleh : Tri Andriyanto Ketua Tim Kehumasan PPATK⁹ MEMASUKI  usia 24 tahun, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus memperkuat perannya sebagai pusat intelijen keuangan Indonesia. Dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan PPATK menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas lembaga dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU), tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT), serta […]

  • Pasar Wisata Jelajah Danau Ranau

    Pasar Wisata Jelajah Danau Ranau: Zulhas Dukungan PenuhProduk-produk UMKM

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Lambar, MSINews.com – Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), Zulkifli Hasan, memberikan sambutan positif terhadap penempatan lokasi pembangunan Pasar Wisata Jelajah Danau Ranau. Keputusan ini diambil karena lokasi tersebut berada di kawasan daya tarik wisata, yang merupakan prioritas Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024. Pembangunan pasar ini diintegrasikan dengan DAK bidang Industri Kecil Menengah (IKM) dan […]

expand_less