Wilayah Sumatra Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN,MSINEWS.COM– Kawasan Sumatra didorong agar memperkuat integrasi ekonomi antarwilayah untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Harapan tersebut disampaikan oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat membuka Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatra di JW Marriott Hotel, Kota Medan, Sumut, Rabu (9/9/2026).
Pria kelahiran Palembang,Sumatra Selatan ini menilai Sumatera memiliki modal besar berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, serta posisi strategis di jalur perdagangan internasional.
Ia menyebutkan, Sumatera memiliki 63 juta penduduk atau 21,9 persen dari total populasi Indonesia dengan wilayah yang luas. Modal tersebut merupakan kunci penting bagi sebuah wilayah untuk dapat maju.
“Saya yakin keunggulan Sumatra itu sumber daya alamnya luar biasa baik di darat maupun yang laut, baik di permukaan maupun yang di bawah permukaan, makanya disebutkan pulau emas, pulau harapan,” kata Mendagri Tito,dikian ia disapa.
Menurutnya, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pembangunan yang tidak lagi berjalan sektoral, melainkan mengintegrasikan produksi, pasar, infrastruktur, dan perdagangan antardaerah hingga lintas negara. “Yang saya tangkap adalah integrasi regional integrasi ekonomi pembangunan regional,” ujarnya.
Selaim iti, Mendagri juga mendorong konektivitas lintas Sumatra agar tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi penggerak pusat-pusat ekonomi baru. Selain itu, kerja sama antardaerah perlu dimanfaatkan untuk memperkuat pasokan komoditas dan mengendalikan harga.
“Kalau itu bisa dikerjasamakan maka daerah-daerah yang inflasinya tinggi harganya tinggi karena suplainya kurang bisa disuplai dari daerah yang cukup suplainya. Dan hampir untuk semua hampir semua pangan di Sumatra ini, hampir semuanya ada,” ujarnya.
Kerja sama tersebut, lanjutnya, juga perlu diarahkan untuk menangkap peluang pasar negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. “Saya mengapresiasi betul dan mengharapkan kerja sama yang dilakukan antardaerah. Pemerintah pusat juga menyusun konsep untuk membangun region Sumatera ini salah satu kekuatan ekonomi,” tuturnya.
Mendagri menegaskan, penguatan ekonomi Sumatra akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan nasional. Karena itu, kerja sama antardaerah harus diwujudkan dalam program konkret yang mendorong investasi, perdagangan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Naiknya Sumatera akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara nasional, karena angka nasional itu agregat dari usaha pusat dan usaha di daerah,” pungkasnya.
Forum tersebut dihadiri oleh gubernur dan wakil gubernur se-Sumatera. Dalam kesempatan itu, Mendagri juga mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan oleh gubernur dan wakil gubernur yang hadir.
Ia turut menyaksikan penandatanganan kesepakatan bersama dan berita acara pembentukan Forum Sumatra 10 (Sepuluh) oleh gubernur dan wakil gubernur.**
Editor: tim
Sumber: Puspen Kemendagri
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar