Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » WHO: Wabah Kolera Terkait Erat dengan Perubahan Iklim dan Krisis Kemanusiaan

WHO: Wabah Kolera Terkait Erat dengan Perubahan Iklim dan Krisis Kemanusiaan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 185
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Pada Selasa (19/3), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan dalam konferensi pers bahwa wabah kolera di seluruh dunia sangat terkait erat dengan perubahan iklim dan situasi krisis kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Imunisasi, Vaksin, dan Biologi WHO, Dr. Kate O’Brien, saat berbicara pada konferensi pers Kelompok Penasihat Strategis Pakar Imunisasi (SAGE).

Dr. O’Brien menekankan bahwa wabah kolera saat ini dipengaruhi oleh kondisi darurat akibat perubahan iklim dan konflik bersenjata, serta kebutuhan akan air bersih dan sanitasi yang memadai. Dia menjelaskan bahwa vaksinasi bukanlah satu-satunya solusi, karena kolera berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan.

Baca juga : Info dan Agenda DPR RI Rabu 20 Maret 2024 Apa saja

“Saat ini, kami memperhatikan peningkatan wabah kolera yang sangat terkait dengan perubahan iklim mendesak dan situasi konflik. Kami telah meningkatkan kewaspadaan terhadap kolera, namun penting untuk diingat bahwa vaksinasi hanyalah salah satu langkah dalam upaya pencegahan,” kata Dr. O’Brien.

Lebih lanjut, Dr. O’Brien menggarisbawahi pentingnya imunisasi dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan global, termasuk wabah campak. Dia menjelaskan bahwa dengan perubahan iklim, migrasi populasi, dan krisis kemanusiaan yang meluas, upaya pencegahan penyakit melalui imunisasi menjadi lebih krusial daripada sebelumnya.

“Dengan kondisi wabah yang sedang terjadi, perubahan iklim, dan krisis kemanusiaan, pencegahan melalui imunisasi menjadi sangat penting. Program imunisasi telah membuktikan bahwa perlindungan terhadap penyakit adalah kunci dalam menanggapi patogen baru, seperti yang kita alami dalam kasus penyakit COVID-19,” ungkapnya.

Selain itu, Dr. O’Brien menyampaikan bahwa SAGE saat ini sedang meninjau beberapa vaksin baru untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC) pada remaja dan orang dewasa. Menyoroti dampak global TBC, dia menjelaskan bahwa lebih dari 1,3 juta orang meninggal karena TBC pada tahun 2022, dengan lebih dari 10 juta lainnya terinfeksi.

Meskipun demikian, Dr. O’Brien juga menyoroti hambatan akses terhadap vaksin yang bukan hanya terkait dengan disinformasi, melainkan juga masalah ketersediaan dan aksesibilitas vaksin di beberapa daerah.

Baca juga : Tim Hukum Anies-Muhaimin Resmi Daftarkan Gugatan Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi

“Walaupun disinformasi telah menjadi perhatian utama, terutama selama pandemi COVID-19, kita tidak boleh mengabaikan masalah ketersediaan dan aksesibilitas vaksin di lapangan. Kita perlu memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang mudah dan layanan yang berkualitas untuk mendapatkan vaksin yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Dr. O’Brien menekankan perlunya meningkatkan permintaan masyarakat akan vaksin, sambil mengatasi tantangan logistik dan infrastruktur yang mungkin menghambat upaya vaksinasi massal.

“Informasi yang salah atau disinformasi mungkin merupakan satu aspek, namun alasan utama orang tidak mendapatkan vaksinasi bukanlah itu. Kita perlu fokus pada meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi semua,” paparnya.

Dengan demikian, WHO menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam mengatasi tantangan kesehatan yang kompleks, termasuk upaya pencegahan melalui imunisasi dan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Kasus CSR BI-OJK, KPK Panggil Anggota DPR Iman Adinugraha Fraksi Demokrat 

    Soal Kasus CSR BI-OJK, KPK Panggil Anggota DPR Iman Adinugraha Fraksi Demokrat 

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Iman Adinugraha untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyaluran dana CSR BI-OJK. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan Iman dipanggil, terkait perkara tindak pidana korupsi penyelewangan dana sosial Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Penyuluhan Jasa Keuangan (PJK) […]

  • Sambut Kedatangan Kluivert, Ketua DPD RI Optimis, Timnas Indonesia Semakin Gemilang

    Sambut Kedatangan Kluivert, Ketua DPD RI Optimis, Timnas Indonesia Semakin Gemilang

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin mengapresiasi langkah PSSI yang mempercayakan kursi kepelatihan Tim Nasional Indonesia kepada pelatih berkebangsaan Belanda Patrick Kluivert. Mantan ketua KONI Bengkulu itu mengaku sangat antusias dengan kedatangan Kluivert dan optimis performa timnas Indonesia akan semakin meningkat dan mengukir prestasi gemilang. “Kami percaya ini merupakan keputusan yang sangat […]

  • Mendagri Instruksikan Pemda di Papua Pegunungan, Tengah, dan Selatan Tekan Inflasi

    Mendagri Instruksikan Pemda di Papua Pegunungan, Tengah, dan Selatan Tekan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) di tiga provinsi di wilayah Papua, yaitu Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan, untuk segera mengambil langkah konkret menekan laju inflasi. Pasalnya, berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan (year-on-year/YoY) Juli 2025 di ketiga provinsi tersebut melebihi realisasi inflasi […]

  • Kasad Hadiri Rapim TNI 2025, Bahas Strategi Pertahanan dan Kesejahteraan Prajurit

    Kasad Hadiri Rapim TNI 2025, Bahas Strategi Pertahanan dan Kesejahteraan Prajurit

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2025 yang diselenggarakan di Aula Ahmad Yani, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (31/1/2025). Rapim yang dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. ini dihadiri para pejabat tinggi dari tiga matra, yakni TNI AD, TNI […]

  • Aktif Promosikan Sanitasi, Anak Muda Asal Lampung Terima Kyoto World Water Grand Prize 2024

    Aktif Promosikan Sanitasi, Anak Muda Asal Lampung Terima Kyoto World Water Grand Prize 2024

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Badung, msinews.com– Koordinator Youth Sanitation Concern Iffah Rachmi menerima penghargaan Kyoto World Water Grand Prize 2024 yang diselenggarakan oleh Japan Water Forum bekerja sama dengan Kota Kyoto dan Dewan Air Dunia. Penghargaan ini diberikan dalam acara Closing Ceremony World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Jumat (24/5/2024). Iffah mendirikan […]

  • Senator DKI Jakarta, Fahira Idris : Penguatan DPD RI Bukan Sekadar Penambahan Kewenangan Legislasi

    Senator DKI Jakarta, Fahira Idris : Penguatan DPD RI Bukan Sekadar Penambahan Kewenangan Legislasi

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Senator Provinsi DKI Jakarta, Dr. Fahira Idris menegaskan, bahwa penguatan fungsi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terus menjadi salah satu agenda utama para anggotanya yang juga sering disebut senator. Menurut Fahira, bahwa penguatan DPD RI bukan sekadar persoalan penambahan kewenangan legislasi, pengawasan dan anggaran saja, tetapi lebih kepada penguatan fungsi lembaga ini sebagai perwakilan territorial […]

expand_less