Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » WHO: Wabah Kolera Terkait Erat dengan Perubahan Iklim dan Krisis Kemanusiaan

WHO: Wabah Kolera Terkait Erat dengan Perubahan Iklim dan Krisis Kemanusiaan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Pada Selasa (19/3), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan dalam konferensi pers bahwa wabah kolera di seluruh dunia sangat terkait erat dengan perubahan iklim dan situasi krisis kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Imunisasi, Vaksin, dan Biologi WHO, Dr. Kate O’Brien, saat berbicara pada konferensi pers Kelompok Penasihat Strategis Pakar Imunisasi (SAGE).

Dr. O’Brien menekankan bahwa wabah kolera saat ini dipengaruhi oleh kondisi darurat akibat perubahan iklim dan konflik bersenjata, serta kebutuhan akan air bersih dan sanitasi yang memadai. Dia menjelaskan bahwa vaksinasi bukanlah satu-satunya solusi, karena kolera berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan.

Baca juga : Info dan Agenda DPR RI Rabu 20 Maret 2024 Apa saja

“Saat ini, kami memperhatikan peningkatan wabah kolera yang sangat terkait dengan perubahan iklim mendesak dan situasi konflik. Kami telah meningkatkan kewaspadaan terhadap kolera, namun penting untuk diingat bahwa vaksinasi hanyalah salah satu langkah dalam upaya pencegahan,” kata Dr. O’Brien.

Lebih lanjut, Dr. O’Brien menggarisbawahi pentingnya imunisasi dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan global, termasuk wabah campak. Dia menjelaskan bahwa dengan perubahan iklim, migrasi populasi, dan krisis kemanusiaan yang meluas, upaya pencegahan penyakit melalui imunisasi menjadi lebih krusial daripada sebelumnya.

“Dengan kondisi wabah yang sedang terjadi, perubahan iklim, dan krisis kemanusiaan, pencegahan melalui imunisasi menjadi sangat penting. Program imunisasi telah membuktikan bahwa perlindungan terhadap penyakit adalah kunci dalam menanggapi patogen baru, seperti yang kita alami dalam kasus penyakit COVID-19,” ungkapnya.

Selain itu, Dr. O’Brien menyampaikan bahwa SAGE saat ini sedang meninjau beberapa vaksin baru untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC) pada remaja dan orang dewasa. Menyoroti dampak global TBC, dia menjelaskan bahwa lebih dari 1,3 juta orang meninggal karena TBC pada tahun 2022, dengan lebih dari 10 juta lainnya terinfeksi.

Meskipun demikian, Dr. O’Brien juga menyoroti hambatan akses terhadap vaksin yang bukan hanya terkait dengan disinformasi, melainkan juga masalah ketersediaan dan aksesibilitas vaksin di beberapa daerah.

Baca juga : Tim Hukum Anies-Muhaimin Resmi Daftarkan Gugatan Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi

“Walaupun disinformasi telah menjadi perhatian utama, terutama selama pandemi COVID-19, kita tidak boleh mengabaikan masalah ketersediaan dan aksesibilitas vaksin di lapangan. Kita perlu memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang mudah dan layanan yang berkualitas untuk mendapatkan vaksin yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Dr. O’Brien menekankan perlunya meningkatkan permintaan masyarakat akan vaksin, sambil mengatasi tantangan logistik dan infrastruktur yang mungkin menghambat upaya vaksinasi massal.

“Informasi yang salah atau disinformasi mungkin merupakan satu aspek, namun alasan utama orang tidak mendapatkan vaksinasi bukanlah itu. Kita perlu fokus pada meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi semua,” paparnya.

Dengan demikian, WHO menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam mengatasi tantangan kesehatan yang kompleks, termasuk upaya pencegahan melalui imunisasi dan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi VI Minta Pembaruan Data Penerima Pupuk Subsidi

    Komisi VI Minta Pembaruan Data Penerima Pupuk Subsidi

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Pertanian (Kementan) segera menerapkan tata kelola pupuk bersubsidi baru untuk memangkas birokrasi dan memperpendek rantai distribusi. Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nasim Khan menilai pemerintah perlu membereskan persoalan fundamental terkait data sebelum penerapan tata kelola pupuk subsidi baru. “Kami menyambut baik tata kelola pupuk bersubsidi yang terbaru. […]

  • Tingkatkan Teamwork dan Kerjasama, Anggota DPD RI Gelar Outbound

    Tingkatkan Teamwork dan Kerjasama, Anggota DPD RI Gelar Outbound

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Bogor,msinews.com – Anggota DPD RI Periode 2024 -2029 mengikuti kegiatan outbound untuk membangun tim building setelah menyelesaikan kegiatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan oleh Lemhanas RI, di Bogor Jawa Barat, Sabtu (26/10/2024). Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPD RI Sultan B Najamudin, dan dalam sambutannya ia menyatakan kegiatan outbound ini dapat meningkatkan nilai-nilai Kebangsaan, memancarkan nilai nilai […]

  • Toyota Telah Investasikan Sekitar Rp100 triliun untuk Mengembangkan Industrinya di Indonesia

    Toyota Telah Investasikan Sekitar Rp100 triliun untuk Mengembangkan Industrinya di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang, Rahmad Gobel terus mendorong pengembangan investasi Jepang di Indonesia yang telah memberikan keuntungan signifikan bagi kedua negara. Salah satu investasi Jepang yang berhasil mengangkat perekonomian di Tanah Air adalah Toyota. Rachmad Gobel yang juga Anggota Komisi VI DPR RI dan eks pimpinan DPR RI 2019-2024 itu menyebut, pada 2025, mobil […]

  • Kabupaten Pegunungan Bintang Raih TKD Award Terbaik 2023

    Kabupaten Pegunungan Bintang Raih TKD Award Terbaik 2023

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta_Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Direktorat Jenderal Perbendaharaan memberikan penghargaan kepada pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang atas kinerja terbaik dalam penyaluran Transfer Ke Daerah (TKD) semester I tahun 2023 d lingkungani Provinsi Papua Pegunungan. Pemkab Pegunungan Bintang menjadi kabupaten nomor urut pertama dalam kinerja keuangan untuk penyaluran TKD. Disusul kabupaten kedua yakni Lanny Jaya […]

  • Wamendagri Bima Arya: Partisipasi Perempuan pada Pilkada 2024 Alami Kenaikan

    Wamendagri Bima Arya: Partisipasi Perempuan pada Pilkada 2024 Alami Kenaikan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, partisipasi perempuan pada Pilkada Serentak 2024 mengalami kenaikan. Kenaikan itu diketahui ketika membandingkan partisipasi perempuan sejak Pilkada 2015. Berdasarkan data yang dipaparkannya, sebanyak 309 perempuan atau sekitar 19,92 persen dari total peserta menjadi calon kepala daerah/calon wakil kepala daerah (Cakada/Cawakada). Persentase itu lebih tinggi dibanding pada […]

  • Menaker: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Aspek Kesehatan Kerja Harus Diperkuat

    Menaker: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Aspek Kesehatan Kerja Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 152
    • 0Komentar

      Msinews.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan penguatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak boleh hanya berfokus pada pencegahan kecelakaan kerja. Menurutnya, aspek kesehatan kerja juga perlu diperkuat dengan melibatkan profesi di bidang kesehatan kerja agar perlindungan pekerja lebih menyeluruh, termasuk terhadap risiko penyakit akibat kerja dan penanganan cedera. Hal itu disampaikan Yassierli saat memberikan […]

expand_less