Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mitra MSI » Soal Jalur Ditutup, di Taman Kencana, RW14 Tegal Alur Kembali Berulah

Soal Jalur Ditutup, di Taman Kencana, RW14 Tegal Alur Kembali Berulah

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Persoalan akses pintu masuk jalur alternatif untuk warga di lokasi Perumahan Taman Kencana, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat masih menuai polemik.

Pasalnya ketua RW14 Tegal Alur Iwan, diduga masih berselih paham dengan warganya sendiri buntut protes agar gerbang dibuka dijadikan kembali jalan alternatif seperti bisanya.

Persoalan akses pintu masuk jalur alternatif untuk warga lokasi Perumahan (Perum) Taman Kencana, (TK) Kelurahan Tegal Alur, Kec.bKalideres, Jakarta Barat belum menumi solusi terbaik.

Lurah Tegal Alur Dwi Kurniasih, Suhari, Sekel H. Setia Budi dan warga saat mengecek di Jalan. Verbenia II, Komplek Perumahan Taman Kencana Selasa 12/9/2023. (Foto Herlyna)

Dari pantauan liputan kami sebelumnya di Perumahan Taman Kencana Tegal Alur Jakarta Barat, pada Minggu 16/4/2023 lalu di kantor kelurahan.

Ada beberapa alasan dan pertimbangan yang disampaikan RW14 Iwan mulai dari faktor keamanan, kurangnya penjaga serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk merealisasikan gerbang akses pintu masuk itu dibuka kembali.

Baca Juga : Kungker Komisi II DPR ke IKN, Pantau Progres Pembangunan 

Meski banyak menuai perotes dari warga, hingga mantan ketua RT, RW sebelumnya, hingga dilaporkan ke Gubernur DKI Heru Budi Hartono, namun tidak menggubris lakah keputsan Iwan mempertahankan pendapatnya.

Dalam pantauan kami kantor desa terlihat RW14  Iwan Iwan Pratama Susantob eserta para pengurus yang lainya terkesan tertutup dan sampai mengusir orang-orang yang dia tidak kenal.

“Hai siapa kamu, dari mana? Anda tidak ada kepetingan disin. Walau kamu wartawan kami tidak mengizinkan kalian disi,” kata Iwan seraya menyuruh seseorang untuk mengusir wartawan itu.

Tak sampai disitu ibu RT14 Fiona Vonny Sutandar melakukan intimidasi kepada wartawan saat meliput acara musyawarah warga perumahan Taman Kencana Rt01 dan Rw14 Kelurahan Tegal Alur empat bulan lalu.

“Kamu mau apa? Saya istrinya RW disini jadi kamu tidak ada kepentingan silahkan pergi. Kamu wartawan ya?. Kami juga banyak wartawan saya banyak kenal wartawan saya panggil mereka kesini,” kata Istri Rt itu yang tak mau sebut nama.

Tak cukup sampai disitu, wanita berbaju kuning (Istrinya Iwan) itu pun memanggil dua orang yang tiba-tiba datang dilokasi balai desa Tegal Alur. Diketahui salah satu yang sempat bertanya pada wartawan dan dikembalikan balik tanya orang tersebut ngaku dari ormas FBR.

“Abang dari mana? Kalau kami dari FBR bang. Nama saya usuf, ya kami dipanggil untuk hadir disini. Kami diundang ibu RT katanya ada masalah,” ucap ngaku dari FBR dengan Sebut nama Usuf tepat diberitakan Minggu, 16/4/2023.

Baca Juga : Kemenag Himbau Umat Islam Sholat Istisqa’ Kondisi Tidak Sehat 

Diberitakan sebelumnya sejumlah warga perumahan Taman Kencana Rt01 dan Rw14 Kelurahan Tegal Alur Kecamatan Kalideres Jakarta Barat mengeluhkan atas penutupan akses jalan yang dipagar besi. Umunya beberapa warga memprotes agar akses jalan bisa kembali dibuka sebagai jalan alternatif.

Warga Perumahan Taman Kencana Suhari mengatakan persoalan penutupan akses jalan tersebut diketahui sudah lama semenjak ada wabah Covid 19. Kendati tidak ada respons dari para pengurus RT, RW hingga ke pengelola dirinya melakukan langkah bersurat ke Gubernur.

Suhari melaporkan langsung ke Gubernur DKI Heru Budi Hartono dengan harapan pengaduan itu dapat didengar dan birokrasi pemerintah DKI Jakarta diharapkan membuka akses Jl. Verbenia II, Blok D, RT.01/RW.14, Perumahan Taman Kencana.

Yosafat Halim matan RT01 menyebut agar akses beberapa jalan yang dipagar besi tersebut dibuka kembali.

“Ya sebetulnya sudah lama sekali ditutup. Terkadang kita kesulitan akses menuju satu arah jalan. Kemudian kenapa jalan ini tidak dibuka? Ya alasnya karena soal keamanan, tapi sepertinya sepatu ya jalan itu adalah jalan alternatif yang bisa dibuka kembali,” ucap Salim lima bulan lalu.

“Pemberitahuan penutupan jalan ini setahu saya tidak melibatkan warga disini. Keputusan itu diambil aparat RT dan RW. Kita protes namun mereka lebih memilik bersikap tetap menutup jalan ini,” sambungnya.

Baca Juga : Sandiaga Uno Dukung Salah Tiga Sebagai Kota Kreatif Dunia Unisco 

Persoalan penutupan akses jalan yang dipagar besi yang menuai protes hingga sedikit selisih paham antar warga ke warga hingga terjadi dukung mendukung keputusan.

Beberapa warga mengiginkan akses jalan bisa kembali dibuka jadi jalan alternatif. Sementara warga yang lain tidak setuju jalan dibuka dengan alasan keamanan.

“Pintu ditutup karena keamanan. Banyak jalan ditutup sudah lama karena banyak maling dan pintu bisa dibuka tutup kok. Empat tahun yang lalu warga sudah dikumpulkan untuk setuju atas penutupan jalan dan setelah ditutup itu aman kok,” kata Iwan diberitakan sebelumnya, Minggu, 16/9/2023 lalu

Berselang pas lima bulan persoalan warga masih terkait akses jalan pintu masuk, baru-baru ini pengelola Perumahan Taman Kencana melakukan langkah dengan Auto Gate sistem satu pintu masuk.

Auto Gate

Pihak pengelola Perumahan Taman Kencana, Kamis 14/9/2023, melakukan uji coba penggunaan Auto Gate Sistim satu pintu.

Dilangsir dari halaman LimitNews.net pihak pengelola Perumahan Taman Kencana, Kamis 14/9/2023, melakukan uji coba penggunaan Auto Gate Sistim satu pintu.

Kendati demikian lagi-lagi Ketua RW Iwan dikabarkan kembali berulah. Pasalnya kartu akses Auto Gate yang sudah dicetak pengelola, ternyata sudah dibagikan ke RW.12 dan RW14 namun belum didistribusikan kewarga setempat.

“Sudah memberikan kartu kepada pengurus RW12 dan RW14 untuk mendistribusikan kartu kepada warga,” ucap pengelolaan Yuselman dikutip LimitNews, Sabtu 16/9/2023.

Dipertanyakan LimitNews soal pagar yang masih berdiri dan belum dibongkar, Yuselman menipis bukan tangung jawab pihak pengelola. Ia menyebut hanya jalan Verbenia II yang sudah disepakati dan akan dibongkar setelah penggunaan Auto Gate diaktifkan.

“Mengenai pembongkaran pagar penutup jalan silahkan koordinasi dengan ketu RW 14,” ujar Yuselman.

Sementara ketua RW 14, Iwan ketika dikonfirmasi wartawan belum menjawab, namun dia justru balik bertanya dan mengintimidasi.

“Kepentingan anda apa menanyakan ini. Anda tinggal di Taman Kencana? Anda mewakili seseorang?,” kata Iwan dengan nada keras. (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamen  Fahri Hamzah : Prabowo Ingin DTSEN Tuntas untuk Pastikan Data Kemiskinan Lebih Akurat

    Wamen  Fahri Hamzah : Prabowo Ingin DTSEN Tuntas untuk Pastikan Data Kemiskinan Lebih Akurat

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menilai komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi langkah penting dalam perang melawan kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, pendataan presisi dan terintegrasi akan memastikan program pemerintah berjalan lebih efisien dan tepat sasaran. “Pak Prabowo sangat ngotot agar kita punya sistem […]

  • Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Senator asal Aceh, H. Sudirman merespon larangan Menag Yaqut C. Qoumas. Ia meminta Menteri Agama  tidak mengusik kerukunan dan toleransi beragama yang telah lama terbangun di masyarakat dengan larangan pengeras suara luar di masjid serta mushola saat shalat tarawih maupun tadarus Alquran selama bulan ramadan. Hal ini disampaikan senator yang populer disapa Haji Uma di kalangan […]

  • KPK Periksa Asisten

    KPK Periksa Asisten Pribadi Eddy Hiariej dan Advokat, Kasus Suap di Kemenkumham

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap asisten pribadi mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej, yaitu Yogi Arie Rukmana, dan advokat Yosi Andika Mulyadi sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan administrasi tanpa prosedur di Kementerian Hukum dan HAM. Baca Juga : Pembelian Alutsista […]

  • Pimpinan DPR RI Bantah, Ada Kenaikan Dana Reses, Masih Tetap Rp700 Jutaan

    Pimpinan DPR RI Bantah, Ada Kenaikan Dana Reses, Masih Tetap Rp700 Jutaan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah adanya kenaikan dana reses DPR. Ia menjelaskan bahwa dana reses anggota DPR pada periode 2019-2024 senilai Rp 400 juta. Namun, pada periode 2024-2029, Sekretariat Jenderal DPR menetapkan adanya penambahan indeks kegiatan dan jumlah titik, sehingga dana reses diusulkan menjadi Rp 702 juta. “Jadi itu bukan kenaikan. Jadi […]

  • Alat Sensor AI Karya Mahasiswa Petakan Jalan Rusak Dengan Akurat

    Alat Sensor AI Karya Mahasiswa Petakan Jalan Rusak Dengan Akurat

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Masih ingat heboh jalan rusak di Lampung? Ternyata BPS mencatat pada tahun lalu terdapat 179 ribu km atau 31,9 persen jalan di Indonesia yang rusak dan 15,9 persen diantaranya rusak berat. Alhasil, kondisi ini turut berdampak pada ekonomi nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira, menyebut nilai Incremental Capital Output […]

  • Pemerintah Diingatkan, Lindungi UMKM Saat Hapus Kuota Impor

    Pemerintah Diingatkan, Lindungi UMKM Saat Hapus Kuota Impor

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, Jakarta-Pemerintah harus melindungi dan mendukung secara nyata bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat menjalankan kebijakan penghapusan kuota impor. Demikian kata Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini. “Negara wajib hadir melindungi pelaku usaha lokal dan memastikan keberlangsungan ekonomi yang adil dan berdaulat. Dibutuhkan pengawasan ketat dan keberpihakan nyata agar kebijakan […]

expand_less