Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Sidang KWI 2024 : Berjalan Bersama Membangun Gereja dan Bangsa

Sidang KWI 2024 : Berjalan Bersama Membangun Gereja dan Bangsa

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Berjalan Bersama Membangun Gereja dan Bangsa menjadi tema utama pembahasan dalam sidang Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Jakarta,Senin (13/5/2024).

Acara dibuka oleh Ketua KWI  Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, dihadiri para uskup,imam,biarawan/i serta perwakilan lembaga keagamaan lainnya.

Adapun, Sidang I Para Uskup seluruh Indonesia ini dengan tema ” Berjalan Bersama Membangun Gereja dan Bangsa”. Dihadiri oleh Duta Besar Tahta Suci Vatican,Mgr. Piero Pioppo,para Uskup ,serta para imam dan biarawan/i.

Nunsius Apostolik Indonesia, Mgr. Piero Pioppo dalam sambutannya, meminta para uskup untuk selalu mengingat dan mewartakan Injil dengan jelas dalam karya penggembalaan di wilayah keuskupan mereka masing-masing.

“Dalam sesi pertama ini dan juga dalam sesi di bulan November, temanya adalah ‘Berjalan Bersama Membangun Gereja dan Bangsa.’ Sebagai Nunsius Apostolik, saya juga sangat bahagia dengan tema ini karena ia menekankan aspek berjalan bersama dan membangun. Keduanya adalah kata kerja yang sangat penting yang kita temukan di banyak tempat dalam tulisan-tulisan Perjanjian Baru,” kata Mgr. Piero Pioppo.

Ia melanjutkan bahwa, para uskup Indonesia patut dipuji sebab mereka tidak ingin kehilangan kesinambungan misi mereka dengan misi Yesus dan para rasul. Sebab sesungguhnya ini adalah misi yang sejati, misi yang menjadi contoh yang mana kita para gembala dan pekerja pastoral di seluruh dunia dan di sepanjang sejarah harus selalu mengikutinya.

Selain itu Mgr. Piero Pioppo juga memuji para uskup karena sejak KWI berdiri hampir 100 tahun lalu mereka telah melaksanakan program hidup yang luhur tersebut bersama umat dan masyarakat.

“Tapi kita membutuhkan tujuan. Ke mana kita berjalan bersama untuk membantu semua saudara-saudari kita serta sesama warga negara kita dalam membangun dengan baik dengan pertolongan Allah, Gereja lokal di bangsa kita. Ke mana?” tanya Nuntius.

Nunsius menegaskan bahwa Gereja Katolik selalu memiliki jawaban sederhana dan lengkap, yakni berjalan menuju Kristus. Ia kemudian menyinggung tentang rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada awal September mendatang. Menurutnya, kunjungan ini akan menyemangati Gereja Katolik dalam perjalanan tersebut.

“Dengan perspektif yang ada di hadapan kita ini, dengan rendah hati saya meminta Anda semua, para uskup agung dan uskup, para gembala Gereja Indonesia, untuk selalu mengingat dan mewartakan Injil dengan jelas. Allah Bapa yang berbelas kasih, Tuhan Yesus Kristus yang bangkit dan hidup, Roh Kudus, memberi semua rahmat dan selanjutnya Sakramen-Sakramen, 10 Perintah Allah, realitas tertinggi hidup kita, kematian, penghakiman, surga, dan juga kemungkinan untuk mengecualikan hidup kita dari kehidupan bersama Allah yang kita sebut neraka,” ujarnya mengajak.

Nunsius Apostolik Indonesia ini berharap, Sidang I KWI 2024 memberi para uskup karunia untuk semakin mengenal, mengasihi, dan mewartakan dengan penuh keteladanan dan seturut perkataan Yesus, Batu Penjuru.** Timred/dom.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA RI dan MA Singapura Teken Nota Kesepahaman Yudisial

    MA RI dan MA Singapura Teken Nota Kesepahaman Yudisial

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – MA RI (Mahkamah Agung) dan MA Singapura menandatangani nota kesepahaman kerja sama yudisial yang bersejarah. Penandatanganan nota itu dilakukan oleh ketua MA RI Prof. Syarifuddin, dan ketua MA Singapura, Chief Justice Sundaresh Menon. Ketua MA RI, Prof. Syarifuddin mengatakan Nota Kesepahaman berlaku selama tiga tahun ke depan dan mengukuhkan komitmen kedua pengadilan […]

  • Wacana Pemberhentian Wapres Gibran, Komisi III: Tidak Mudah Lakukan Impeachment

    Wacana Pemberhentian Wapres Gibran, Komisi III: Tidak Mudah Lakukan Impeachment

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Abdullah merespon wacana pemberhentian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah politik itu dinilai tidak mudah dilaksanakan, karena banyak syarat yang harus dipenuhi sesuai yang diatur dalam konstitusi. Abdullah mengatakan, proses pemberhentian Presiden dan Wakil Presiden RI dapat dilakukan, jika Presiden melakukan pelanggaran berat, seperti pengkhianatan terhadap negara, […]

  • MKD Minta Polisi Tindak Tegas 5 Tersangka Kasus Nopol dan KTA DPR Palsu

    MKD Minta Polisi Tindak Tegas 5 Tersangka Kasus Nopol dan KTA DPR Palsu

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Polisi menyita 8 mobil dan 25 Kartu Tanda Anggota (KTA) DPR palsu saat mengusut kasus dugaan pemalsuan pelat khusus anggota DPR dan KTA. Dari kasus itu, 5 lima orang ditetapkan tersangka. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam mengapresiasi kerja polisi cepat merespon kasus tersebut dan meminta Polisi […]

  • Rieke Diah Pitaloka: Stop Salah Alas Hukum! Jangan Beri Celah Bagi Pelaku KBG Ekstrim

    Rieke Diah Pitaloka: Stop Salah Alas Hukum! Jangan Beri Celah Bagi Pelaku KBG Ekstrim

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    JAKARTA,SINEWS.COM– Anggota Komisi XIII DPR RI, Dr. Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penanganan hukum terhadap kasus kekerasan berbasis gender (KBG) ekstrem yang diduga dilakukan Taufik Hidayat harus menggunakan dasar hukum yang tepat agar tidak membuka celah hukum yang dapat menguntungkan pelaku. Menurut Rieke, kasus tersebut merupakan bentuk nyata intimate femicide, yang ditandai dengan penyekapan korban […]

  • Mendagri Izinkan Pemda Rapat di Hotel Asal Tepat Sasaran dan Tidak Berlebihan

    Mendagri Izinkan Pemda Rapat di Hotel Asal Tepat Sasaran dan Tidak Berlebihan

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengizinkan pemerintah daerah (Pemda) menggelar rapat di hotel dan restoran, asal tidak berlebihan. Ia menekankan agar kegiatan tersebut dilakukan dengan menyasar hotel atau restoran yang tengah mengalami kesulitan. Hal itu disampaikan Mendagri kepada awak media terkait arahannya pada acara Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten […]

  • Peringatan Hari Buruh Internasional 2025, Presiden Prabowo: Negara Hadir untuk Buruh

    Peringatan Hari Buruh Internasional 2025, Presiden Prabowo: Negara Hadir untuk Buruh

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 158
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 di Lapangan Monas,jakarta Pusat, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para pekerja atas dedikasi mereka dalam membangun bangsa. Secara tegas ia mengatakan, bahwa “buruh adalah pilar utama penggerak ekonomi nasional.” “Saya punya teori ekonomi sederhana—jika masyarakat berpenghasilan rendah menerima penghasilan yang layak, maka […]

expand_less