Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Sekolah Rakyat Gaet Teknologi Canggih untuk Asah Potensi Anak Bangsa

Sekolah Rakyat Gaet Teknologi Canggih untuk Asah Potensi Anak Bangsa

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Menteri Sosial atau Mensos Saifullah Yusuf bersama Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat M. Nuh, dan Pendiri ESQ Corp. Ary Ginanjar, mengunjungi simulasi perdana Sekolah Rakyat di Sentra Handayani, Jakarta Timur, pada Rabu 9 Juli 2025.

Kunjungan ke simulasi Sekolah Rakyat ini, menandai dimulainya uji coba operasional sekolah rintisan yang fokus pada pemerataan akses pendidikan bagi kaum dhuafa.

Mensos sapaan akrabnya Gus Ipul menjelaskan bahwa simulasi 24 jam ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan dan tes DNA, yang disediakan gratis oleh Ary Ginanjar.

“Tes DNA ini adalah semacam aplikasi berbasis AI yang sudah dilatih untuk mengetahui kemampuan siswa,” terang Gus Ipul.

Gus Ipul mengungkap, alat ini akan mempercepat identifikasi minat dan bakat siswa, sehingga memudahkan guru dalam mengarahkan pembelajaran.

Hasil tes kesehatan akan ditindaklanjuti bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Siswa yang terdeteksi memiliki penyakit menular akan mendapatkan perawatan hingga sembuh, dan dapat kembali ke sekolah setelah pulih.

“Ini sesuai arahan Presiden,” tegas Gus Ipul, sembari memohon doa restu agar simulasi Sekolah Rakyat berjalan lancar.

Hasil evaluasi simulasi akan menjadi bahan persiapan untuk memulai proses belajar mengajar di 63 titik Sekolah Rakyat pada 14 Juli mendatang. Sebanyak 37 titik lainnya akan menyusul beroperasi akhir Juli setelah sarana dan prasarana siap.

Wakil KSP M. Qodari menyebut program Sekolah Rakyat sebagai “ajaib” karena berpotensi mengubah masa depan anak-anak dari desil 1 dan 2 ekonomi terbawah.

“80% orang tua mereka lulusan SD, maksimal SMP. Ini menjadi konsen Presiden Prabowo agar anak-anak tidak mengalami nasib yang sama,” ujarnya. Qodari mengapresiasi kerja keras Kementerian Sosial dalam menyiapkan 100 sekolah, dengan target menampung hingga 300.000 anak putus sekolah atau tidak mampu.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat rintisan ini menggunakan fasilitas yang ada, namun tahun depan akan dibangun sekolah permanen di berbagai daerah melalui sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

M. Nuh, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, menyoroti tiga kunci utama program ini: memuliakan kaum dhuafa, menjangkau yang tidak terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.

“Kita ingin memastikan layanan yang diberikan melebihi standar keaziman karena kita ingin memuliakan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya mengatasi biaya personal yang sering menjadi kendala bagi keluarga miskin, meskipun biaya sekolah digratiskan.

M. Nuh berharap Sekolah Rakyat memiliki payung hukum yang jelas dan berkesinambungan, dengan mengusulkan agar program ini masuk dalam undang-undang sistem pendidikan nasional.

Sementara itu, Pendiri ESQ Corp. Ary Ginanjar menjelaskan keunikan Sekolah Rakyat yang tidak menggunakan sistem tes masuk.

“Menurut Albert Einstein, semua orang itu jenius,” katanya.

Dengan menggunakan manajemen talenta berbasis tes DNA, sekolah ini mampu mengidentifikasi kejeniusan dan potensi masing-masing siswa sejak awal.

“Dengan cara ini, setiap anak kita tahu siapa calon Rudi Habibie dari awal. Meskipun dia dari kaum dhuafa, kita tahu potensi dia,” jelas Ary, menekankan bahwa metode ini akan memastikan pembinaan hingga penempatan kerja menjadi lebih presisi.

Hal ini juga akan membantu guru mengajar sesuai talenta murid, mengurangi potensi bullying, dan membuka masa depan pekerjaan yang lebih cerah bagi mereka, demi mewujudkan generasi emas 2045.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Diminta Dukung Kelancaran Arus Mudik 2025, Ini Surat Edaran dari Kemendagri

    Pemda Diminta Dukung Kelancaran Arus Mudik 2025, Ini Surat Edaran dari Kemendagri

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 400.6.1/749/SJ, tertanggal 17 Februari 2025. SE yang ditujukan kepada gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia tersebut meminta pemerintah daerah (Pemda) agar siap siaga mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1446 H atau tahun 2025. Dalam SE tersebut, Pemda didorong berkoordinasi dengan Forum […]

  • Wamentan: Setop Impor Beras Jagung, Gula Hingga Garam ke Tanah Air

    Wamentan: Setop Impor Beras Jagung, Gula Hingga Garam ke Tanah Air

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Pemerintah melalui Wakil Menteri Pertanian atau Wamentan meminta pada pelaku industri untuk menghentikan impor beras, jagung dan gula konsumsi ke tanah air. Hal ini disampaikan oleh Wamentan Sudaryono sebagaimana arahan Presiden Prabowo, usai rapat bersama Menteri Sosial Saifullah Yusup, di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Senin 20 Januari 2025. “Sudah target dari Presiden, kita […]

  • Kemnaker dan Indo Rama Perkuat TKM lewat Bantuan Modal Usaha

    Kemnaker dan Indo Rama Perkuat TKM lewat Bantuan Modal Usaha

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PURWAKARTA,MSINEWS.COM — Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) bersama PT Indo-Rama Synthetics Tbk memperkuat lima Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Purwakarta, Jawa Barat, melalui dukungan modal usaha dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) perusahaan, Jumat (7/8/2026). Dukungan modal usaha tersebut diberikan kepada tiga […]

  • Teken MoU,  TNI AD dan Pemprov Jabar Bersinergi Bangun  Daerah 

    Teken MoU,  TNI AD dan Pemprov Jabar Bersinergi Bangun  Daerah 

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MSINEWS.Com-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2025). Hal ini dilakukan  dalam rangka mendukung program pemerintah. Adapun perjanjian kerja sama ini  bertema “Sinergi TNI AD Manunggal Karya Bakti Skala Besar Pembangunan Daerah […]

  • Menko Polkam Tegaskan Komitmen Presiden Berantas Korupsi

    Menko Polkam Tegaskan Komitmen Presiden Berantas Korupsi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA,MSINEWS.COM-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu serta memastikan seluruh penyelenggara negara bekerja dengan menjunjung tinggi integritas, amanah jabatan, dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat memberikan […]

  • Jokowi Tepis Kabar Jadi Sekjen PBB dan Pernyataan Said Abdullah

    Jokowi Tepis Kabar Jadi Sekjen PBB dan Pernyataan Said Abdullah

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Jokowi menanggapi dengan tegas isu yang menyebutkan dirinya sebagai calon Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Kembali ke Solo, jadi rakyat biasa, sudah,” ujar Jokowi setelah mengunjungi pasar tradisional di Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa (2/1/2024). Baca juga : MAKI Heran, Harun Masiku Tak Tertangkap: Diduga Meninggal. Presiden ke lima itu, mengungkapkan […]

expand_less