Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Pemerhati telematika terkemuka, Roy Suryo, mengangkat isu yang krusial terkait dengan integritas Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap) yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses Pemilu 2024.

Dalam sorotannya, Roy Suryo menekankan perlunya pemeriksaan dan audit forensik terhadap teknologi informasi yang mendasari Sirekap.

1. Perlunya Audit Forensik Total pada Sirekap

Saat ini, Sirekap menjadi sorotan utama karena keberadaannya yang krusial dalam menentukan keabsahan dan kepercayaan hasil Pemilu 2024. Roy Suryo menekankan audit forensik sebelum dan sesudah penggunaan Sirekap sangatlah penting untuk memastikan integritas data yang dihasilkan.

Baca juga : KPK Sidangkan Bos Harita Group, Kasus Suap Gubernur Malut 

“Tanpa audit yang komprehensif, legitimasi data yang dikeluarkan akan selalu dipertanyakan, mengancam kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu,” kata Roy Suryo dikutip Inews.id, Minggu 18/2/2024.

2. Identifikasi Anomali Angka dalam Sirekap

Dalam pengamatan Roy Suryo, terdapat sejumlah anomali angka yang mencurigakan dalam Sirekap. Hal ini termasuk kesalahan pemindaian dan penambahan desimal yang menghasilkan jumlah suara yang tidak realistis.

“Tuduhan adanya algoritma sisipan juga mencuat, menimbulkan keraguan lebih lanjut terhadap integritas proses penghitungan suara,” ujarnya.

3. Penggunaan Teknologi Lama dalam Sirekap

Roy Suryo mencatat bahwa Sirekap masih mengandalkan teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan Optical Mark Recognition (OMR) yang sudah ada sejak lama.

Kendati dianggap jarang mengalami kesalahan, namun keberadaan teknologi lama ini tidak dapat menjamin keakuratan proses rekapitulasi, seperti yang terjadi pada Pemilu 2024.

4. Lokasi Server dan Keterkaitannya dengan Etika

Pentingnya lokasi server yang digunakan oleh Sirekap juga menjadi sorotan Roy Suryo. Dengan terhubungnya Sirekap ke server Alibaba Cloud di Singapura, timbul pertanyaan etis terkait keamanan data dan kemandirian teknologi nasional.

Meskipun secara hukum belum dapat dipidanakan, namun keputusan untuk menggunakan server luar negeri ini dinilai tidak etis dan berpotensi merugikan secara nasional.

5. Dampak Terhadap Kepercayaan Publik

Masalah teknis yang melanda Sirekap berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap hasil Pemilu 2024.

Roy Suryo menegaskan transparansi dan keterbukaan dalam menguji serta memperbaiki Sirekap sangatlah penting untuk memastikan integritas proses demokrasi.

Baca juga: ART NTT Korban Tak Manusiawi, Tim Pengecara Desak Tndakan Hukum Adil

“Hal ini harus dilakukan tanpa memandang afiliasi politik, semata-mata demi kebaikan Indonesia,”pungkasnya.

Dengan demikian, tindakan proaktif untuk memeriksa dan memperbaiki kelemahan dalam Sirekap menjadi suatu keharusan demi menjaga kepercayaan publik dan integritas demokrasi di Indonesia.

Langkah-langkah ini harus didukung oleh semua pihak untuk menjamin keberhasilan dan keadilan dalam proses Pemilu 2024. (Ata)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemensos Gelontorkan Bantuan Banjir Sekotong Lombok

    Kemensos Gelontorkan Bantuan Banjir Sekotong Lombok

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kementerian Sosial menggelontorkan beragam bantuan untuk korban banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Rabu (1/1/2025). “Bantuan sudah diterima dan didistribusikan ke warga terdampak,” kata Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Kementerian Sosial Masryani Mansyur, Kamis (2/1/2025). Bantuan dari Kemensos diambilkan dari Gudang Sentra Pharamita Mataram di […]

  • KPK Geledah

    KPK Temukan Uang Belasan Miliar dalam Penggeledahan Rumah Hanan Supangkat

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menemukan sejumlah besar uang tunai dan valas senilai belasan miliar rupiah dalam penggeledahan rumah Hanan Supangkat. Penggeledahan tersebut dilakukan di Perumahan Intercon, Taman Kebon Jeruk, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, pada Rabu (6/3) malam. Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, uang tersebut diduga memiliki kaitan […]

  • Dugaan Perampasan Tanah 115 H

    Guspardi : Dugaan Kecurangan Pilpres Ditangani Bawaslu Gakkumdu, Bukan DPR

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Anggota DPR Komisi II Fraksi PAN DPR RI, Guspardi Gaus, menyoroti wacana hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan dalam Pilpres 2024. Menurutnya, ranah politik bukanlah tempat yang tepat untuk menangani dugaan kecurangan tersebut. Sebaliknya, Guspardi menegaskan bahwa masalah itu seharusnya dibawa ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau lembaga penegak hukum seperti […]

  • Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    Respon Senator Aceh Soal Larangan Pengeras Suara Saat Ramadan di Masjid oleh Menag RI

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Senator asal Aceh, H. Sudirman merespon larangan Menag Yaqut C. Qoumas. Ia meminta Menteri Agama  tidak mengusik kerukunan dan toleransi beragama yang telah lama terbangun di masyarakat dengan larangan pengeras suara luar di masjid serta mushola saat shalat tarawih maupun tadarus Alquran selama bulan ramadan. Hal ini disampaikan senator yang populer disapa Haji Uma di kalangan […]

  • Tegas, KWI Tolak Izin Kelola Tambang, Ini Alasannya

    Tegas, KWI Tolak Izin Kelola Tambang, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – KWI (Konferensi Waligereja Indonesia) secara tegas menyatakan tidak akan mengajukan izin kelola tambang. Pernyataan demikian menanggapi kebijakan pemerintah memberikan Izin Kelola Tambang bagi Lembaga Keagamaan di Indonesia sebagaimana dispaik Presiden Joko Widodo. Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Prof Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo menegaskan bahwa hal itu (pengelolaan tambang-red) bukan menjadi wilayahnya. “Saya tidak tahu […]

  • Mahfud MD Bantah Perbedaan Pandangan dengan Ganjar Soal Hak Angket 

    Mahfud MD Bantah Perbedaan Pandangan dengan Ganjar Soal Hak Angket 

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, kembali membantah adanya perbedaan pandangan dengan calon presidennya, Ganjar Pranowo, terkait hak angket kecurangan dalam Pemilu 2024 di DPR RI. Mahfud menegaskan pernyataannya sebelumnya yang menunjukkan ketidakterlibatan dalam isu hak angket tersebut bukanlah karena adanya perbedaan pandangan dengan Ganjar, melainkan karena dirinya bukan merupakan […]

expand_less