PP AMPG Apresiasi Kinerja Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,MSINEWS.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar, mewakili PP AMPG, Said Aldi Al-Idrus, mengapresiasi capaian PNBP ESDM Rp96,26 Triliun.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam hal ini dinilai berhasil dalam mendongkrak pendapatan negara sekaligus menjaga tata kelola yang baik di sektor energi.
Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus menegaskan bahwa kepemimpinan Bahlil, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, telah membuahkan hasil nyata dan terukur, bukan sebatas klaim semata.
“PP AMPG mengapresiasi kinerja Pak Bahlil. Ini bukan sekadar soal persepsi atau popularitas, tetapi ada angka dan capaian yang bisa kita lihat bersama,” ujar Said Aldi dalam keterangannya, Selasa, 11 Agustus 2026. Hal itu disampaikan Said merujuk pada catatan gemilang realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor ESDM yang telah mencapai Rp96,26 triliun hingga Juli 2026. Angka tersebut sudah memenuhi 70,69 persen dari total target tahunan yang dipatok sebesar Rp136,18 triliun.
Hal itu disampaikan Said merujuk pada catatan gemilang realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor ESDM yang telah mencapai Rp96,26 triliun hingga Juli 2026. Angka tersebut sudah memenuhi 70,69 persen dari total target tahunan yang dipatok sebesar Rp136,18 triliun
Tren positif ini mengulangi kesuksesan di tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, Kementerian ESDM sukses melampaui target dengan membukukan PNBP sebesar Rp138,40 triliun, atau 108,56 persen dari target awal Rp127,48 triliun. “Kalau tahun lalu target bisa dilampaui dan tahun ini sampai Juli sudah mencapai lebih dari 70 persen target tahunan, tentu ini patut diapresiasi. Penerimaan negara meningkat, dan sektor ESDM memberikan kontribusi nyata bagi negara,” katanya. Selain performa keuangan yang melesat, Said juga menyoroti pentingnya akuntabilitas institusi. Ia memuji keberhasilan Kementerian ESDM di bawah komando Bahlil yang sukses mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
“Yang kita apresiasi bukan hanya angka penerimaannya. Kementerian ESDM juga mampu mempertahankan WTP. Artinya, peningkatan penerimaan negara harus dibarengi dengan pengelolaan yang akuntabel dan transparan,” ujar Said.
Sebagai bentuk pengawalan, Said menegaskan bahwa PP AMPG akan terus mendukung langkah pemerintah melalui masukan-masukan yang konstruktif. Hal ini bertujuan agar kebijakan sektor ESDM bisa semakin memberikan dampak kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat luas.
Said kembali menekankan bahwa esensi dari jabatan publik adalah dampak kebijakan yang dihasilkan bagi negara, bukan sekadar ketenaran figur semata.
“Ukuran akhirnya bukan seberapa tinggi popularitas seorang pejabat, tetapi seberapa besar kebijakan pemerintah menghasilkan manfaat bagi negara dan masyarakat. Dan untuk capaian yang sudah terlihat hari ini, PP AMPG memberikan apresiasi kepada Pak Bahlil dan seluruh jajaran Kementerian ESDM,” pungkas Said Aldi Al Idrus.**
Editor: tim redaksi
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar