Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pernyataan Sikap dari Perkumpulan Alumni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Pernyataan Sikap dari Perkumpulan Alumni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Sehubungan dengan ketegangan dan situasi genting yang melanda Jakarta pada 28–29 Agustus 2025, termasuk terjadinya peristiwa tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek daring Affan Kurniawan akibat dilindas kendaraan taktis Brimob, serta eskalasi demo yang berujung pada aksi anarkis dan kerusakan fasilitas publik.

Berikut adalah pernyataan pers Perluni UAJ ;

Pertama, Turut Berbelasungkawa Secara Mendalam. ”Kami menyampaikan rasa duka cita sedalam‑dalamnya atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, yang menjadi korban dalam insiden truk taktis Brimob pada 28 Agustus di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.”

Kami berharap keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan, penghiburan, dan dukungan dari berbagai pihak. Kami juga mengapresiasi upaya pemerintah dan pihak kepolisian dalam memberikan tanggapan, termasuk permintaan maaf dari Kapolri dan penahan sementara tujuh anggota Brimob terkait.

Kedua, Pemimpin Harus Tunjukkan Empati di Tengah Krisis Ekonomi. Bahwa dalam masa ekonomi yang masih sangat sulit bagi rakyat ditandai dengan tuntutan demonstran terhadap kenaikan tunjangan parlemen, tingginya biaya hidup, pemutusan hubungan kerja, hingga naiknya pajak properti kewajiban pemimpin adalah tampil sebagai pelindung dan pendengar. Aksi demo yang berawal dari rasa ketidakadilan ini semestinya ditanggapi dengan kepekaan, bukan dengan tindakan represif.

Ketiga, Kekerasan Bukan Solusi, Hentikan Segala Bentuk Kekerasan

”Bahwa, Perluni UAJ mengecam setiap bentuk kekerasan dalam unjuk rasa, baik yang dilakukan oleh aparat maupun pihak demonstran. Insiden berujung fatal seperti kematian Affan hanya akan memperlebar luka dan memperlemah ikatan kebangsaan kita. Demo harusnya menjadi ruang dialog, bukan alat perusakan.”

Keempat, Waspadai Provokasi Identitas dan Isu SARA.

”Kami memperingatkan agar semua pihak menjauhi provokasi bernuansa komunalisme atau SARA yang bisa memperparah keretakan sosial. Narasi yang dibangun baik di lapangan maupun di media harus disikapi secara kritis dan ditransmisikan dengan penuh tanggung jawab.”

Kelima, Tanggung Jawab Elit, Harapan Rakyat.

Pemimpin Nasional harus ada yang bertanggungjawab atas kekacauan ini, baik dari eksekutif maupun legislatif, sebagai bentuk sikap ksatria sekaligus memberi ruang peluang bagi rakyat mendapatkan kepemimpinan nasional kolegial yang lebih efektif, pro kesejahteraan rakyat dan mampu menampilkan kekuatan Bangsa Indonesia dalam dinamika geopolitik global.

Karena itu, Perluni UAJ berharap ;  Aparat segera menyelesaikan proses hukum terhadap pelaku secara jujur dan terbuka.  Pemimpin bangsa membuktikan empatinya secara nyata.  Rakyat tetap menjaga persatuan dan menahan diri dari tindakan yang merusak.  Semua pihak menolak adu domba berbasis identitas yang akan memperlemah soliditas nasional. Elite bertanggung jawab atas situasi ini demi memenuhi harapan rakyat dan menciptakan keteduhan dan kedamaian.

”Semoga Tuhan senantiasa memberi kita hikmat untuk bersikap adil, bijak, dan berbelas kasih, di tengah pergolakan ini.”

Atas nama Pengurus Perluni UAJ . Ketua Umum : Michell Suharli, S.E. M.Si, Wakil Ketua Umum :Tarsisius Tukijan, S.Pd. Sekretaris Jenderal : Jefri Moses Kam, S.H., M.H, dan Bendahara Umum : Irene Sinurat, S.E., M.M.//

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PADMA Indonesia : Mabes Polri Diminta Ambil Alih Tangani TPKS

    PADMA Indonesia : Mabes Polri Diminta Ambil Alih Tangani TPKS

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan Ham PADMA Indonesia,Gabriel Goa,menyatakan, Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak Perempuan tidak hanya terjadi di darat kini sudah terjadi di Kapal-Kapal Penumpang antar pulau di Indonesia. Hal itu dialami oleh seorang dara asal Kawanua, salah seorang penumpang kapal Pelni dari Surabaya menuju Bitung,Sulawesi Utara yang ikut […]

  • Sapi Kurban dariKatedral Jakarta untuk Masjid Istiqlal Bobot 860 kg

    Sapi Kurban dariKatedral Jakarta untuk Masjid Istiqlal Bobot 860 kg

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS..COM- Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria diangkat ke Surga, Katwdral,JakRt menyerahkan satu ekor Sapi kepada Masjid Istiqlal,Jakrta Pusat.. Penyerahan hewan kurban itu dilakukan langsung oleh Pastor Kepala Paroki Gereja Katedral Jakarta,Romo Macarius Maharsono Probho, SJ. disaksikan oleh Romo Yohanes Deodatus, SJ – Pastor rekan Gereja Katedral Jakarta. Selain itu dua pastor tersebut didampingi Susyana […]

  • Senator Agita Soroti Layanan Pasien BPJS dalam Tahap Reaktivasi dan Dampak Integrasi DTSEN

    Senator Agita Soroti Layanan Pasien BPJS dalam Tahap Reaktivasi dan Dampak Integrasi DTSEN

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Msinews.com – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti menyampaikan sejumlah perhatian strategis dalam Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan BPJS Kesehatan, Selasa (14/4), di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat. Rapat ini dalam rangka inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun […]

  • Busana Renang dan Ruang Mediasi, Kisah Siswi MAN 1 Tegal dan Suara Keadilan dari Senayan 

    Busana Renang dan Ruang Mediasi, Kisah Siswi MAN 1 Tegal dan Suara Keadilan dari Senayan 

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Dunia pendidikan kembali dihadapkan pada sebuah dilema. Kali ini, mencuatnya kasus seorang siswi MAN 1 Tegal yang dikabarkan dikeluarkan dari sekolah. Setelah menggunakan pakaian renang di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada September 2024 lalu, memicu gelombang perbincangan di media sosial. Kisah ini menjadi viral setelah diunggah oleh sang ayah melalui akun […]

  • Negara Tak Bisa Sendiri Bangun Infrastruktur, Sudjatmiko: Perlu Sinergi BUMN dengan Swasta

    Negara Tak Bisa Sendiri Bangun Infrastruktur, Sudjatmiko: Perlu Sinergi BUMN dengan Swasta

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB Sudjatmiko, S.T., menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur nasional. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri International Conference on Infrastructure (ICI) 2025, sebuah forum internasional yang mempertemukan pemangku kepentingan dari pemerintah, BUMN, swasta, hingga akademisi. Dalam keterangannya tertulisnya, Sudjatmiko menyebut bahwa konferensi ini bukan sekadar ajang […]

  • Pahlawan yang Terlupa Luka

    Pahlawan yang Terlupa Luka

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Oleh: Erwin Siregar/Wartawan Senior Di atas tanah yang pernah bergolak, jejak sejarah tertulis dengan darah dan jerit, tahun sembilan delapan, langit merah membara, rakyat turun, bukan untuk pesta—tapi luka. Ia yang dulu digugat, dengan tuduhan yang tak ringan: korupsi, nepotisme, kekuasaan yang mencekik, namun kini, dikenang sebagai pahlawan? Apakah waktu telah menghapus ingatan, atau nurani […]

expand_less