Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Paus Leo XIV Bicara Soal Antikekerasan

Paus Leo XIV Bicara Soal Antikekerasan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Vatikan,msinews.com-Pemimpin Gereja Katolik sedunia dan Kepala Negara Vatikan,Paus Leo XIV mengatakan bahwa keputusan,hubungan,dan tindakan harus berakar pada antikekerasan.

Dikatakan bahwa, untuk mempromosikan perdamaian memerlukan pelatihan hati dan pikiran orang-orang untuk peduli terhadap orang lain dan memahami kebaikan bersama.

“Anak-anak dan kaum muda kita perlu merasakan budaya kehidupan, dialog, dan rasa saling menghormati. Di atas segalanya, mereka membutuhkan kesaksian dari pria dan wanita yang mewujudkan cara hidup yang berbeda dan tanpa kekerasan,” katanya saat audiensi di Vatikan pada 30 Mei,dikutip ucanews indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat bertemu dengan orang-orang yang terlibat dalam inisiatif “Arena Perdamaian” yang dimulai tahun lalu dengan gerakan-gerakan rakyat dan organisasi-organisasi Katolik yang berkomitmen untuk bekerja demi perdamaian dan keadilan.

Adapun, inisiatif tersebut diluncurkan pada 18 Mei 2024, selama kunjungan Paus Fransiskus ke Kota Verona, Italia, tempat ia bertemu dengan sekitar 12.500 orang yang terlibat dalam kelompok-kelompok akar rumput dan organisasi-organisasi Katolik untuk berdoa bagi perdamaian di Arena Verona, sebuah ampiteater Romawi yang dibangun tahun 30.

Ia kembali mengenang, Paus Fransiskus mengatakan bahwa “membangun perdamaian dimulai dengan berdiri di samping para korban dan melihat berbagai hal dari sudut pandang mereka.”

“Pendekatan ini penting untuk melucuti hati, pendekatan, dan mentalitas, serta mengecam ketidakadilan sistem yang membunuh dan didasarkan pada budaya membuang,” kata Paus Leo XIV.

”Diperlukan keberanian antara Maoz Inon, seorang Israel yang orang tuanya dibunuh oleh Hamas, dan Aziz Sarah, seorang Palestina yang saudara laki-lakinya dibunuh oleh tentara Israel,” selama acara di Verona tersebut. Kedua sahabat itu bekerja sama dan “gestur mereka tetap menjadi kesaksian dan tanda harapan. Kami berterima kasih kepada mereka karena hadir di sini hari ini.”

Banyak kekerasan yang terjadi

Paus Leo menyebut, bahwa terlalu banyak kekerasan yang terjadi di dunia dan masyarakat kita. Dengan begitu banyak perang, terorisme, perdagangan manusia, dan agresi yang meluas, katanya, anak-anak dan kaum muda membutuhkan panutan dari orang-orang yang memilih nonkekerasan.

“Setiap kali mereka yang telah menderita ketidakadilan dan kekerasan menolak godaan untuk membalas dendam, mereka menjadi agen paling kredibel dari proses pembangunan perdamaian nonkekerasan,”tandasnya.

“Nonkekerasan, sebagai metode dan gaya, harus membedakan keputusan, hubungan, dan tindakan kita.Jalan menuju perdamaian menuntut hati dan pikiran yang terlatih dalam kepedulian terhadap sesama dan mampu memahami kebaikan bersama di dunia saat ini,” katanya.

Meski demikian kata Paus Leo, “kita perlu memulihkan kesabaran yang dibutuhkan agar proses ini dapat terjadi.”

“Perdamaian yang autentik terbentuk dari dasar, dimulai dari tempat, komunitas, dan lembaga lokal, dan dengan mendengarkan apa yang mereka katakan kepada kita,” imbuhnya.

“Dengan cara ini, kita menyadari bahwa perdamaian mungkin terjadi ketika ketidaksepakatan dan konflik yang ditimbulkannya tidak dikesampingkan, tetapi diakui, dipahami, dan diatasi.”

Itulah sebabnya mengapa karya “gerakan dan asosiasi rakyat sangat berharga” dan mengapa mereka menumbuhkan harapan, katanya.

“Anda sedang menjalankan proyek dan kegiatan yang melayani individu dan kebaikan bersama secara konkret” dalam dialog dengan semua orang. Ketika berbicara tentang nonkekerasan sebagai metode dan gaya, Injil dan ajaran sosial Gereja merupakan sumber dukungan bagi umat Kristen, dan “juga dapat bertindak sebagai kompas bagi semua orang,”tuturnya.

Apabila ingin ada perdamaian, maka orang tidak bisa hanya bergantung pada lembaga politik. Semua lembaga pendidikan, ekonomi, dan sosial  harus menjadi “lembaga perdamaian,” di mana cita-cita dalam ensiklik Paus Fransiskus “Fratelli Tutti, terkait Persaudaraan dan Persahabatan,” menemukan ekspresi dan orang-orang “beralih dari ‘saya’ ke ‘kita,’ dalam semangat solidaritas.”

Oleh karena itu, Pemimpin gereja katolik roma sedunia itu mendorong kelompok-kelompok tersebut untuk menjadi “ragi persatuan, persekutuan, dan persaudaraan.

“Persaudaraan perlu dipulihkan, dikasihi, dialami, diwartakan, dan disaksikan dengan harapan penuh iman bahwa hal itu memang mungkin, berkat kasih Allah yang ‘dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus,’” tutupnya.

Sumber: ucanews indonesia.

Editor ; tim redaksi/DM. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi Ketertiban Umum, Jangan Biarkan Pisau Hukum Tumpul

    Demi Ketertiban Umum, Jangan Biarkan Pisau Hukum Tumpul

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    OLeh : H.Dr.Bambang Soesatyo,SE.SH.MBA MASYARAKAT hanya bisa prihatin dan mengeluh ketika melihat dan merasakan semakin tumpulnya pisau penegakan hukum yang nyata-nyata berakibat pada menurunnya derajat ketertiban umum. Rasa keadilan pun terusik, karena beberapa komunitas merasa tidak terlindungi sebagai akibat dari sistem hukum yang tidak bekerja dan berfungsi dengan efektif. Kekacauan yang menjadi bukti semakin tumpulnya […]

  • Polda Metro Jaya

    Polda Metro Jaya Segera Limpahkan Berkas Tersangka Budi ke Kejati DKI Jakarta Pasca Lebaran

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Polda Metro Jaya bersiap melimpahkan berkas perkara tersangka Budi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta setelah libur lebaran. Pernyataan ini disampaikan oleh Suhari, korban dalam kasus tersebut, kepada awak media di Jakarta pada Sabtu kemarin. Suhari menyebutkan bahwa dia telah berkomunikasi langsung dengan penyidik terkait perkembangan laporannya. Baca juga : KPK Tegaskan […]

  • Polresta Manokwari

    Polresta Manokwari Kerahkan 278 Personel, Perayaan Pekabaran Injil

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Manokwari, MSINews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari intensifkan upaya pengamanan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-169 Pekabaran Injil di Tanah Papua yang akan diselenggarakan pada 5 Februari 2024. Sebanyak 278 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perayaan bersejarah ini. Kepala Bagian Operasi Polresta Manokwari, Komisaris Polisi Wisnu Prasetyo, menjelaskan bahwa kekuatan […]

  • Budiman Ragu Kubu Anies-Ganjar Bisa Bersatu ‘Bak Air dan Minyak’

    Budiman Ragu Kubu Anies-Ganjar Bisa Bersatu ‘Bak Air dan Minyak’

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Magelang, MSINews.com – Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengungkapkan keraguan terkait kemungkinan bersatunya kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Wacana kolaborasi antara pasangan capres nomor urut 1 dan 3 semakin menguat, namun Budiman merasa bahwa elite masing-masing paslon memiliki ruang manuver yang berbeda dengan massa di akar rumput. Budiman membandingkan massa […]

  • Ketua FKSI Laporkan Tiga Akademisi di Bareskrim Polri, Buntut Pelanggaran Pemilu

    Ketua FKSI Laporkan Tiga Akademisi di Bareskrim Polri, Buntut Pelanggaran Pemilu

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia (FKSI), Cak Natsir Sahib, bersama dengan dua pengecanya, telah mengambil langkah tegas dengan menyampaikan laporan terkait pelanggaran pemilu. Mereka mendatangi Bareskrim Mabes Polri pada pukul 16.00 WIB untuk mengungkapkan adanya pelanggaran yang diduga dilakukan oleh tiga akademisi dan seorang sutradara. Laporan yang disampaikan oleh Cak […]

  • Satres Narkoba

    Satres Narkoba Rinkus Dua Pria di Lampung “Durian Isi Sabu-sabu”

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Lampung MSINews.com – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Way Kanan berhasil mengungkap sindikat narkotika yang menggunakan modus unik dengan menyelipkan sabu ke dalam buah durian. Dalam operasi tersebut, dua pelaku berhasil ditangkap dan kini tengah menjalani proses penyelidikan. Kapolres Way Kanan, AKBP Pratomo Widodo, mengungkapkan bahwa dua pelaku yang berhasil diamankan adalah AM (40) […]

expand_less