Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Paus Leo XIV Bicara Soal Antikekerasan

Paus Leo XIV Bicara Soal Antikekerasan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Vatikan,msinews.com-Pemimpin Gereja Katolik sedunia dan Kepala Negara Vatikan,Paus Leo XIV mengatakan bahwa keputusan,hubungan,dan tindakan harus berakar pada antikekerasan.

Dikatakan bahwa, untuk mempromosikan perdamaian memerlukan pelatihan hati dan pikiran orang-orang untuk peduli terhadap orang lain dan memahami kebaikan bersama.

“Anak-anak dan kaum muda kita perlu merasakan budaya kehidupan, dialog, dan rasa saling menghormati. Di atas segalanya, mereka membutuhkan kesaksian dari pria dan wanita yang mewujudkan cara hidup yang berbeda dan tanpa kekerasan,” katanya saat audiensi di Vatikan pada 30 Mei,dikutip ucanews indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat bertemu dengan orang-orang yang terlibat dalam inisiatif “Arena Perdamaian” yang dimulai tahun lalu dengan gerakan-gerakan rakyat dan organisasi-organisasi Katolik yang berkomitmen untuk bekerja demi perdamaian dan keadilan.

Adapun, inisiatif tersebut diluncurkan pada 18 Mei 2024, selama kunjungan Paus Fransiskus ke Kota Verona, Italia, tempat ia bertemu dengan sekitar 12.500 orang yang terlibat dalam kelompok-kelompok akar rumput dan organisasi-organisasi Katolik untuk berdoa bagi perdamaian di Arena Verona, sebuah ampiteater Romawi yang dibangun tahun 30.

Ia kembali mengenang, Paus Fransiskus mengatakan bahwa “membangun perdamaian dimulai dengan berdiri di samping para korban dan melihat berbagai hal dari sudut pandang mereka.”

“Pendekatan ini penting untuk melucuti hati, pendekatan, dan mentalitas, serta mengecam ketidakadilan sistem yang membunuh dan didasarkan pada budaya membuang,” kata Paus Leo XIV.

”Diperlukan keberanian antara Maoz Inon, seorang Israel yang orang tuanya dibunuh oleh Hamas, dan Aziz Sarah, seorang Palestina yang saudara laki-lakinya dibunuh oleh tentara Israel,” selama acara di Verona tersebut. Kedua sahabat itu bekerja sama dan “gestur mereka tetap menjadi kesaksian dan tanda harapan. Kami berterima kasih kepada mereka karena hadir di sini hari ini.”

Banyak kekerasan yang terjadi

Paus Leo menyebut, bahwa terlalu banyak kekerasan yang terjadi di dunia dan masyarakat kita. Dengan begitu banyak perang, terorisme, perdagangan manusia, dan agresi yang meluas, katanya, anak-anak dan kaum muda membutuhkan panutan dari orang-orang yang memilih nonkekerasan.

“Setiap kali mereka yang telah menderita ketidakadilan dan kekerasan menolak godaan untuk membalas dendam, mereka menjadi agen paling kredibel dari proses pembangunan perdamaian nonkekerasan,”tandasnya.

“Nonkekerasan, sebagai metode dan gaya, harus membedakan keputusan, hubungan, dan tindakan kita.Jalan menuju perdamaian menuntut hati dan pikiran yang terlatih dalam kepedulian terhadap sesama dan mampu memahami kebaikan bersama di dunia saat ini,” katanya.

Meski demikian kata Paus Leo, “kita perlu memulihkan kesabaran yang dibutuhkan agar proses ini dapat terjadi.”

“Perdamaian yang autentik terbentuk dari dasar, dimulai dari tempat, komunitas, dan lembaga lokal, dan dengan mendengarkan apa yang mereka katakan kepada kita,” imbuhnya.

“Dengan cara ini, kita menyadari bahwa perdamaian mungkin terjadi ketika ketidaksepakatan dan konflik yang ditimbulkannya tidak dikesampingkan, tetapi diakui, dipahami, dan diatasi.”

Itulah sebabnya mengapa karya “gerakan dan asosiasi rakyat sangat berharga” dan mengapa mereka menumbuhkan harapan, katanya.

“Anda sedang menjalankan proyek dan kegiatan yang melayani individu dan kebaikan bersama secara konkret” dalam dialog dengan semua orang. Ketika berbicara tentang nonkekerasan sebagai metode dan gaya, Injil dan ajaran sosial Gereja merupakan sumber dukungan bagi umat Kristen, dan “juga dapat bertindak sebagai kompas bagi semua orang,”tuturnya.

Apabila ingin ada perdamaian, maka orang tidak bisa hanya bergantung pada lembaga politik. Semua lembaga pendidikan, ekonomi, dan sosial  harus menjadi “lembaga perdamaian,” di mana cita-cita dalam ensiklik Paus Fransiskus “Fratelli Tutti, terkait Persaudaraan dan Persahabatan,” menemukan ekspresi dan orang-orang “beralih dari ‘saya’ ke ‘kita,’ dalam semangat solidaritas.”

Oleh karena itu, Pemimpin gereja katolik roma sedunia itu mendorong kelompok-kelompok tersebut untuk menjadi “ragi persatuan, persekutuan, dan persaudaraan.

“Persaudaraan perlu dipulihkan, dikasihi, dialami, diwartakan, dan disaksikan dengan harapan penuh iman bahwa hal itu memang mungkin, berkat kasih Allah yang ‘dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus,’” tutupnya.

Sumber: ucanews indonesia.

Editor ; tim redaksi/DM. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KWI Gelar Buka Puasa Bersama Hj Shinta Nuriyah dan Anak-Anak Yatim

    KWI Gelar Buka Puasa Bersama Hj Shinta Nuriyah dan Anak-Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menggelar acara Buka Puasa Bersama dengan Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dan anak-anak yatim, Selasa (25/3/2025). Shinta Nuriyah memberikan tausiah tentang persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. “Kita tinggal di Indonesia, maka kita harus bertindak selayaknya satu bangsa,” kata Shinta. Sebagai sesama saudara, kata Shinta, sewajarnya seluruh warga tak memandang suku, agama […]

  • Usulan Menko PMK Soal Bayar Kuliah Lewat Pinjol,Tidak Etis dan Solusif

    Usulan Menko PMK Soal Bayar Kuliah Lewat Pinjol,Tidak Etis dan Solusif

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Usulan skema Pembayaran Kuliah lewat Pinjol (Pinjaman Online) oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dinilai tidak etis dan solusif. Hal itu ditegaskan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Wisnu Wijaya Adi Putra , dalam keterangan tertulis diterima awak media parlemen,Selasa (9/7/2024). Ia menilai, usulan pembiayaan uang kuliah tunggal (UKT) menggunakan pinjaman […]

  • Menkeu dan Mensos Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat, Bahas Gizi Kedisiplinan dan Masa Depan Anak

    Menkeu dan Mensos Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat, Bahas Gizi Kedisiplinan dan Masa Depan Anak

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) makan siang bareng para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2025). Tanpa sekat, Sri Mulyani, Gus Ipul, dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono duduk dan berbincang bersama siswa saat makan siang ini. Suasana terasa semakin khidmat, […]

  • Kemensos Beri Bantuan Kepada Puluhan Kelompok Miskin dan Rentan di Solo

    Kemensos Beri Bantuan Kepada Puluhan Kelompok Miskin dan Rentan di Solo

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta, Kementerian Sosial (Kemensos) membantu puluhan kelompok miskin dan rentan meretas usaha ekonomi. Mereka mendapatkan bantuan dari Kemensos itu, berbagai macam bantuan usaha, produksi seperti kue, usaha menjahit, jualan es, dan sebagainya. Bantuan ATENSI melalui Kemensos diberikan kepada 29 orang yang terdiri dari kluster anak, kluster disabilitas, kluster rentan dan kluster lanjut usia, serta kluster […]

  • Menteri Desa

    Mendes-Gus Halim Audiensi Soal Jalan Namun Banyak Tidak Tahu

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta – Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menekankan pentingnya infrastruktur jalan yang bagus untuk memudahkan akses wisatawan menuju desa wisata. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan akses jalan yang baik akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta memberikan peluang bisnis bagi penduduk desa setempat. “Jadi infrastruktur jalan banyak, cuma […]

  • ICMI Orwil Jerman Siap Jadi Agen Dakwah Islam Rahmatan Lil’alamin di Eropa

    ICMI Orwil Jerman Siap Jadi Agen Dakwah Islam Rahmatan Lil’alamin di Eropa

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketua Orwil Jerman, Prof. Dr. Ing Hendro Wicaksono ,mengatakan bahwa Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Jerman  siap untuk menjadi agen pendakwah Islam Rahmatan Lil’Alamin khususnya di kawasan Eropa khususnya di Negara Jerman, sehingga identitas Islam tak selalu identik dengan Timur Tengah. “Selama ini di Jerman khususnya, Islam itu selalu identik dengan Timur […]

expand_less