Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Ketua FKSI Laporkan Tiga Akademisi di Bareskrim Polri, Buntut Pelanggaran Pemilu

Ketua FKSI Laporkan Tiga Akademisi di Bareskrim Polri, Buntut Pelanggaran Pemilu

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia (FKSI), Cak Natsir Sahib, bersama dengan dua pengecanya, telah mengambil langkah tegas dengan menyampaikan laporan terkait pelanggaran pemilu.

Mereka mendatangi Bareskrim Mabes Polri pada pukul 16.00 WIB untuk mengungkapkan adanya pelanggaran yang diduga dilakukan oleh tiga akademisi dan seorang sutradara.

Laporan yang disampaikan oleh Cak Natsir Hadi, film dokumenter yang dirilis selama masa tenang pemilu disinyalir memiliki tujuan yang mencurigakan. Film tersebut diduga bertujuan untuk menimbulkan kegaduhan dan memojokkan salah satu calon dalam kontestasi pemilu.

Baca juga : Presiden Turki Sebut Serangan Israel di Gaza Serupa dengan Kekejaman Nazi

“Tindakan tersebut melanggar UU Pemilu, khususnya Pasal 287 ayat 5 UU 07 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang mengatur tentang masa tenang,” ungkapannya.

Lebih lanjut, mengatakan lihak yang dilaporkan dalam kasus itu yakni tiga akademisi Feri Amsari, Zainal Arifin Muhtar, Bivitri Susantri, serta sutradara Dandy Laksono, yang terlibat dalam pembuatan film yang diberi judul “Dirty Vote”.

“Kami melaporkan ada fitnah terhadap pemerintah presiden Joko Widodo dengan mendiskreditkan pemerintah saat ini. Karena mereka melakukan berbagai cara untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon yang didukung Pak Jokowi saat ini,” ungkapnya.

“Kami menduga mereka bekerja untuk salah satu calon yakni Mahfud MD, jadi akademisi yang berpolitik, dan kami menolak hal itu,” imbuhnya.

Dirinya menyayangkan adanya fitnah dari pihak mereka, seolah-olah mereka menjadi bagian dari perpecahan politik saat ini dan menghalalkan segala cara.

Lebih mendalam, Cak Nasir menyampaikan motif apa yang dilakukan pihak Akademisi tersebut. Ia membeberkan motifnya untuk mendiskreditkan pemilu saat ini dan menimbulkan kepanikan karena Pabowo-Gibran hampir menyentuh seluruh satu putaran.

“Saya kira tata cara yang dilakukan mereka sangat keji. Kepentingan mereka adalah membuat masyarakat ragu terhadap integritas pemilu dan mengajak potensi orang-orang melakukan kerusuhan pasca pemilu,” pungkasnya.

Baca juga : Harimau Sumatera Terlihat di Jalan Lintas Barat Lampung: Kejadian Viral di Media Sosial

Cak Nasir berharap pihak berwenang (penegak Hukum Polisi _red) segera menindaklanjuti laporan ini untuk menjaga integritas pemilu yang adil dan bersih.

“Kita berharap penegak hukum melakukan tindakan karena ini bisa berpotensi menggagalkan pemilihan yang sah,”pungkasnya.

Semetara berita diturunkan Redaksi MSINews.com, belum bisa mengkonfirmasi tiga akademisi yang dilaporkan terkait adanya dugaan pelagaran pemilu tersebut. (ror).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak-anak Korban Gempa Diajari Mitigasi Bencana dengan Kearifan Lokal

    Anak-anak Korban Gempa Diajari Mitigasi Bencana dengan Kearifan Lokal

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Bandung,msinews.com-Lamun aya gempa, dijaga mastakana (Jika ada gempa, lindungi kepalanya). Lamun aya gempa, nyumput ka kolong meja. (Jika ada gempa, bersembunyi ke bawah meja),” kata Rehan (11), salah satu penyintas gempa Bandung saat berada di tenda serbaguna Kementerian Sosial, Jumat (20/09/2024) siang. Saat itu, Rehan dan tiga anak lainnya memberanikan diri maju ke depan untuk […]

  • Pendiri PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman,Tutup Usia

    Pendiri PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman,Tutup Usia

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Pendiri PT.Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman tutup usia. Informasi yang dihimpun media ini, almarhuma menghembuskan nafas terakhir di Jakarta, Sabtu 6 September 2025. Sebelumnya pemilik perusahaan impor daging terbesar di Indonesia dengan 1000 lebih karyawan yang tersebar di sejumlah daerah dan luar negeri itu,sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit di Singapura. Mendiang Maria Elisabet Liman […]

  • PPATK Ungkap Suap Emas Bukan Modus Baru

    PPATK Ungkap Suap Emas Bukan Modus Baru

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap munculnya tren praktik suap menggunakan emas sebagai barang bernilai tinggi yang mudah dibawa. Sementara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan modus tersebut sebenarnya telah terdeteksi sejak lebih dari satu dekade lalu. Ketua PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya telah menemukan indikasi penggunaan logam mulia dalam transaksi […]

  • Mendagri Minta Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan Dilaksanakan Sesuai Arahan Presiden

    Mendagri Minta Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan Dilaksanakan Sesuai Arahan Presiden

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta agar pembangunan 2.200 rumah di Provinsi Papua Pegunungan dapat dilaksanakan dengan baik sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini ditegaskannya dalam Rapat Bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Gubernur Papua Pegunungan Terkait Program 3 Juta Rumah dan 2.200 Rumah di Provinsi Papua Pegunungan. […]

  • Merespon Sidang Sengketa Pilpres 2024 di MK, Fahri Hamzah: Kliping Berita Bukan Alat Bukti

    Merespon Sidang Sengketa Pilpres 2024 di MK, Fahri Hamzah: Kliping Berita Bukan Alat Bukti

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Prabowo-Gibran Fahri Hamzah mengomentari sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pemilu presiden (Pilpres) 2024. Fahri Hamzah menilai bukti yang dibawa Pemohon, yakni Tim hukum pasangan calon (paslon) presiden dan wapres nomor urut 01 (Anies-Muhaimin) dan nomor urut 03 (Ganjar-Mahfud), hanya kliping koran dan berita. “Ada apa di MK? […]

  • PKS Polsri sebagai Potret Nyata Kepedulian pada Petani Kopi di Semendo

    PKS Polsri sebagai Potret Nyata Kepedulian pada Petani Kopi di Semendo

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Semendo, msinews.com – Penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) dan berita acara serah terima barang berupa alat ukur kadar air dan pH karya mahasiswa. PKS tersebut antara Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dengan Tiga Kelompok Tani Kopi di Semendo berlangsung di Kecamatan Semendo, Sabtu (20/09/2024). Berita acara tersebut ditandatangani langsung oleh Wakil Direktur II Dr. Nelly Masnila, S.E., M.Si., […]

expand_less