Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Negeri Ini, Ironis

Negeri Ini, Ironis

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Wayan Supadno

SUNGGUH,  kita patut bersyukur hari ini Kemerdekaan Indonesia sudah genap ke – 80 tahun. Bukan waktu singkat. Kalau manusia normal umumnya sudah matang, bukan lagi kekanak-kanakan, itu harusnya yang terjadi.

Tapi fakta dalam kehidupan masih banyak perilaku seperti anak kecil belum dewasa , “masih kekanak-kanakan”. Indikasinya pada ilmu hikmah kisah di bawah ini. Terasa menyayat hati. Di kelopak mata setiap hari.

Bukan cuma setiap hari mata kita yang menonton perilaku “super jahat” korupsi di mana-mana, multi segmen dan multi kelompok. Dunia menilai korupsi di Indonesia peringkat 99 dari 180 negara.

Pemimpin formal dan tokoh agama, yang harusnya terdepan dalam keteladanan memberantas korupsi. Kadang justru sebaliknya. Ilmu kepemimpinan dan keagamaan cuma jadi pengetahuan balaka. Non praktik nyata.

Saya bisa memahami, sungguh betapa sangat sulitnya memberantas korupsi. Karena banyak kepentingan. Sudah sistematis saling terkait dan terikat satu dengan lainnya. Bisa jadi kaitan massa banyak.

Bisa dibayangkan, jika yang terlibat korupsi punya massa jutaan orang dan dananya triliunan. Lalu kenyamanan selama ini diusik. Tidak mungkin diam. Berbagai macam cara melawannya secara terbuka atau tertutup.

Apalagi mereka para pelaku korupsi bagai domba berbulu musang. Kemasan saja yang dinampakkan seolah anti korupsi, bahkan agar terkesan paling suci. Mengemas diri dengan narasi bahasa ayat suci, pakaian suci dan lainnya.

Sudah bebal, seperti batu. Tiada punya hati nurani. Seolah tiada kan mati. Seolah putra-putrinya tidak bisa mencari rejeki sendiri. Hingga mau ambil resiko berbuat korupsi, agar bisa mewarisi harta buat penerusnya.

Sungguh sangat ironis, dunia memberi predikat Indonesia negara religius tapi juga mendapat predikat negara koruptif. Mungkin jika Bung Karno dan Bung Hatta tahu, akan meneteskan air matanya. Merasa disia-siakan perjuangan.

Yang pasti, minimal 58% penduduk Indonesia telah memilih Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Mereka termasuk saya, mau memilih karena ” percaya” janjinya akan ditepati. Berani melawan koruptor. Tinggal dibuktikan.

Umur kita tiada yang tahu, jangan sampai kesempatan emas ini tersia-siakan belaka. Tuhan telah memberikan lebih dari apa yang dipinta, tinggal bisa atau tidak menjabarkan rasa syukur dan amanah Nya.

Kami rakyat jelata jutaan manusia menagih janji. Jangan bisanya cuma janji. Buktikan. Titik ! Dampak korupsi sangat banyak. Pudarnya kepercayaan, pemecah bangsa, cipta pengangguran, kemiskinan massal, stunting dan lainnya.

Tulisan ini suara hati, suara batin dan derita kami. Jika diteruskan dengan berbagai contoh testimoni akan sangat banyak. Toh semua sudah tahu. Saatnya, jiwa patriot dan kesatria dinampakkan dalam praktik nyata. Bukan orasi semarta.

Tokoh masyarakat juga sedang kami nantikan sikap suri tauladannya. Kami bosan narasi nuansa kemasan agamis tapi ingkar praktik. Solusinya sederhana awali dari sekarang juga, dari sekecil mungkin dan dari diri sendiri.**

*) Penulis adalah  seorang mantan Mayor TNI yang beralih profesi menjadi petani sukses dan pengusaha. 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganjar Pranowo Pilih Oposisi, Prof Siti Zuhro : Tentu Itu Sudah Ditakar-Takar

    Ganjar Pranowo Pilih Oposisi, Prof Siti Zuhro : Tentu Itu Sudah Ditakar-Takar

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Beredar pernyataan mantan Capres PDIP, Ganjar Pranowo yang memilih berada di pihak oposisi dengan berada di luar pemerintahan mendapat respon dari Peneliti Politik Prof Siti Zuhro. Peneliti Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini menilai bahwa pernyataan Calon Presiden RI Ganjar Pranowo yang memilih untuk menjadi oposisi dengan berada di luar pemerintahan, berpotensi juga […]

  • Pemprov Jatim Raih Penghargaan dari Google for Education Indonesia, Prestasi SMKN 12 Surabaya

    Pemprov Jatim Raih Penghargaan dari Google for Education Indonesia, Prestasi SMKN 12 Surabaya

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SURABAYA,MSINEWS.COM-Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat apresiasi penghargaan dari Google for Education Indonesia  sebagai daerah pelopor digital Pendidikan. Prestasi itu diberikan pada saat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025. Adapun, penghargaan berupa plakat dan piagam diserahkan langsung oleh Olivia Husli Basrin selaku Country Lead Google For Education Indonesia kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Upacara […]

  • Pengamat Ungkap

    Pengamat Ungkap Prabowo Tak Sembarang Buka Data Konfidensial Kemhan

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pengamat hubungan internasional, Teuku Rezasyah, menegaskan bahwa calon presiden (capres) sekaligus Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, tidak bisa sembarangan membuka data Kementerian Pertahanan (Kemhan) kepada publik. Rezasyah menyatakan bahwa terdapat data yang bersifat konfidensial, yang tidak boleh diungkapkan tanpa pertimbangan yang matang. Pernyataan Pengamat, Rezasyah ini merespons Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 di […]

  • Bappenas Tambah Anggaran Rp.155 M, Tukin PNS & PPPK Naik.

    Bappenas Tambah Anggaran Rp.155 M, Tukin PNS & PPPK Naik.

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa ingin menambah anggaran sebesar Rp 155,7 miliar untuk tahun depan. Suharso memastikan ini merupakan tindak lanjut dari Perpres No.33/2023 tentang tunjangan kinerja bagi pegawai Kementerian PPN/Bappenas dan Keputusan MenPAN RB No 544/2023 tentang penetapan kebutuhan pegawai ASN pemerintah pusat. “Hal ini sudah dibahas […]

  • Unjuk Rasa Depan DPR, PRMPI Ultimatum Oknum Partai dan Penegak Hukum yang Diduga Kriminalisasi Aktivis

    Unjuk Rasa Depan DPR, PRMPI Ultimatum Oknum Partai dan Penegak Hukum yang Diduga Kriminalisasi Aktivis

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    JAKARTA- Aktivis yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia atau PRMPI menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 26 Juli 2023. Koordinator lapangan, Pabika Alfred menegaskan bahwa aksi ini dilakukan untuk menyoroti kebobrokan dan hancurnya nilai demokrasi di Tanah Air. Selain itu, mereka juga mengecam adanya dugaan […]

  • Polsek Suoh Evakuasi Warga yang meninggal Akibat Serangan Harimau

    Polsek Suoh Evakuasi Warga yang meninggal Akibat Serangan Harimau

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Lambar, MSInews.com –  Kepolisian Sektor (Polsek)  Suoh melakukan evakuasi terhadap warga yang meninggal dunia akibat diterkam harimau pada Kamis (08/02/24). Korban bernama Gunarso (47), seorang laki-laki yang beralamat di dusun Sumber Agung 2, Pekon Sumber Agung, kec. Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Peristiwa tragis ini bermula pada hari Kamis pukul 08.30 WIB, saat korban berpamitan untuk […]

expand_less