Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » DPP NasDem Bocorkan Fungsi Tim Baja, Pemenang Anis -Cak Imin

DPP NasDem Bocorkan Fungsi Tim Baja, Pemenang Anis -Cak Imin

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Ketua DPP Partai NasDem sekaligus anggota Tim Baja Amin, Willy Aditya mengatakan organisasi pemenangan Anis dan Amin ini berpungsi menyiapkan keperluan pendaftaran Anies-Cak Imin ke KPU.

“Gini, tim pemenangan itu kan yang akan didaftarkan ke KPU. BAJA ini Badan Pekerja yang mempersiapkan A sampai Z. Sekarang dia include juga menjadi tim pemenangan,” kata Willy Aditya kepada di Brawijaya X No 46, Jakarta Selatan, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga : Bawaslu Dukung Aturan Pj. Kepala Daerah Tak Boleh Maju Pilkada

Willy mengungkapkan Tim Baja Amin direncanakan mempersiapkan pendaftaran, visi misi, hingga program dari Anies dan Cak Imin nantinya. Ia menyebutkan Tim Baja akan menggantikan peran dan tugas Tim 8, yang sebelumnya dibentuk saat Koalisi Perubahan terdiri atas NasDem, PKS dan Demokrat.

“Jadi, gugus tugasnya pendaftaran, pemenangan, visi misi, program, sampai pada komunikasi publik, semuanya,” ujarnya.

Willy menjelaskan anggota Tim Baja bisa juga menjadi anggota tim pemenangan. Dia menyebut tim pemenangan Anies dan Cak Imin nantinya terdiri dari internal partai dan unsur eksternal.

“Ada, maybe yes, maybe no. Karena apa? Karena untuk pemenangan kita lebih terbuka tapi tentu ada unsur dari partai, unsur dari luar, unsur dari relawan, unsur profesional,” jelasnya.

Sebelumnya, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), memperkenalkan badan pemenangan. Anies mengatakan nama badan pemenangan Anies dan Cak Imin itu Badan Pekerja Anies-Imin atau disingkat Baja Amin.

“Pertemuan tadi adalah pertemuan di mana semua langkah yang sudah kita kerjakan di masing-masing, baik itu di partai NasDem, PKB, PKS, kemudian capres-cawapres semua dikonsolidasikan sehingga bisa sinkron searah dan semuanya menuju kepada langkah pemenangan.

Jadi tadi sifatnya adalah sifat konsolidasi dan kita menjadi makin optimis karena begitu banyak yang sudah dikerjakan ya, nanti akan bisa kita lakukan lebih intensif, secara bersama-sama. Kemudian ke depannya ada Badan Pekerja Anies-Imin atau AMIN. Jadi BAJA AMIN yang dibentuk BAJA AMIN ini akan menjadi badan yang melakukan sinkronisasi konsolidasi antarunsur dalam koalisi,” kata Anies Baswedan di Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, Jumat (22/9).

Baca Juga : Tok.. DPR Sahkan RUU APBN 2024 Jadi UU

Anies mengatakan BAJA AMIN akan menggantikan peran dan tugas Tim 8, yang sebelumnya dibentuk saat Koalisi Perubahan terdiri atas NasDem, PKS dan Demokrat. Dia mengatakan komunikasi antarpartai dalam Koalisi Perubahan akan dilakukan di BAJA AMIN.

“Ini menggantikan peran yang kemarin dikerjakan oleh Tim 8, dan dengan ada BAJA ini, maka semua komunikasi teman-teman juga adalah lewat BAJA karena mereka semua nanti yang akan mewakili masing-masing pihak, tiga partai, capres cawapres di dalam berkomunikasi internal maupun eksternal,” ujarnya.

Dia mengatakan BAJA AMIN terdiri atas tiga perwakilan PKB, PKS, dan NasDem, lalu tiga perwakilan dari masing-masing capres dan cawapres. Jumlah anggota BAJA AMIN 15 orang

Koalisi Perubahan memperkenalkan badan pemenangan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bernama Badan Pekerja Anies-Imin atau disingkat BAJA AMIN.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Targetkan 5 Sektor Pariwisata RI di tahun 2025

    Prabowo Targetkan 5 Sektor Pariwisata RI di tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Presiden RI Ke-8,H.Prabowo Subianto menargetkan 5 sektor pariwisata Indonesia yang harus dikerjakan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang saat ini dipimpin oleh Widiyanti Putri Wardhana. Hal tersebut dalam rangka pengembangan sektor-sektor Pariwisata di Indonesia untuk tahun 2025. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendapat sejumlah target dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Indonesia untuk […]

  • Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

    Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Perhatian publik terhadap realisasi kebijakan dan program pemerintah serta isu-isu politik Tanah Air begitu menarik. Ini terbukti dari temuan Riset Nasional Politika Research and Consulting (PRC) Juni 2025, yang membeberkan sejumlah poin penting untuk dicatat dan dijadikan masukan. Presentasi riset ini digelar di Pendopo Rakyat Cendekia, Jakarta Selatan, Kamis 25 Juni 2025, dengan menghadirkan […]

  • Ade Armando : Reshuffle Kabinet Merah Putih Bukan untuk Lengserkan ‘Geng Solo’

    Ade Armando : Reshuffle Kabinet Merah Putih Bukan untuk Lengserkan ‘Geng Solo’

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Politisi PSI, Ade Armando menampik kabar yang menyatakan Presiden Prabowo Subianto sengaja melengserkan para pejabat negara dari kalangan pendukung Jokowi di pemerintahannya melalui reshuffle kabinet. Menurutnya, reshuffle sejumlah menteri tersebut wajar dilakukan dan akan mendapat persetujuan dari berbagai kalangan. “Di-reshuffle karena memang layak. Saya rasa semua orang akan setuju dengan keputusan memberhentikan sejumlah menteri […]

  • Kebijakan ‘One way’ di Tol, Ratusan Pemudik Tertahan di Terminal Induk Kota Bekasi

    Kebijakan ‘One way’ di Tol, Ratusan Pemudik Tertahan di Terminal Induk Kota Bekasi

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bekasi,msinews.com- Ratusan pemudik tertahan di terminal Induk Kota Bekasi,Jawa Barat sejak Sabtu (6/4/2024). Bergerak meninggalkan padatnya kota menuju kampung halaman, ratusan pemudik tertahan selama berjam-jam di Terminal Induk Kota Bekasi. Meski demikian mereka tetap memilih bersabar menunggu demi berjumpa dan berkumpul dengan keluarga dan orang-orang tersayang di Hari Raya Idulfitri. Suasana ini terjadi pada H-3 […]

  • Bambang Soesatyo : Peningkatan Kualitas Tenaga Pengajar Indonesia Sangat Penting

    Bambang Soesatyo : Peningkatan Kualitas Tenaga Pengajar Indonesia Sangat Penting

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong peningkatan kualitas pengajar Indonesia. Hal itu disampaikan saat mengikuti pelatihan peningkatan ketrampilan Dasar Teknik Instruksional  IPEKERTI) para dosen  oleh Prof. Dr. Hamka,Senin (13/5/2024). Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang peserta PEKERTI diselenggarakan sebagai pemenuhan persyaratan sertifikasi pendidik untuk dosen di Indonesia. Strategi pelaksanaan PEKERTI mencakup metode ceramah/presentasi, diskusi, tanya-jawab, […]

  • Catat, Mulai 2025, Merek Mobil dan Motor Ini “Dilarang Sedot” Pertalite dan Solar

    Catat, Mulai 2025, Merek Mobil dan Motor Ini “Dilarang Sedot” Pertalite dan Solar

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ada kebijakan baru dari pemerintah tentang pembatasan BBM bersubsidi resmi akan diberlakukan Januari 2025. Aturan tersebut juga mencakup jenis Pertalite dan Solar di SPBU di seluruh Indonesia. Untuk diketahui, langkah tersebut bertujuan untuk memastikan subsidi BBM tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan yang merugikan keuangan negara. Adapun, revisi aturan tersebut mengacu pada perubahan Peraturan Presiden (Perpres) […]

expand_less