Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com— Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 1.323 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi fungsional guru di Sekolah Rakyat, Jumat 8 Agustus 2025.

Pelantikan dilakukan secara hybrid, dengan perwakilan guru dari enam titik mengikuti secara langsung di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, yakni Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 Jakarta Timur.

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, SRMA 10 Jakarta Selatan, SRMA 9 Jakarta Timur, SRMP 10 Bogor, dan SRMA 12 Bogor. Sementara para guru dari titik-titik lain di seluruh Indonesia mengikuti secara daring melalui Zoom.

Mengawali sambutannya, Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat.

Alhamdulillah baru saja kita melakukan pelantikan guru Sekolah Rakyat yang jumlahnya 1.323 dari berbagai sekolah rakyat yang tersebar di 100 titik,” kata Gus Ipul sapaan akrabnya.

Gus Ipul menegaskan, pelantikan ini sekaligus memastikan bahwa para guru yang dilantik akan memperoleh hak dan tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Upacara pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat, dengan bunyi sumpah yang dibacakan langsung oleh Gus Ipul dan diikuti oleh para guru.

“Bahwa saya akan setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan seluruh lurusnya, akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab, menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela.”

Usai prosesi pelantikan, Gus Ipul menanggapi pertanyaan seputar sejumlah guru yang tidak memenuhi panggilan tugas dan siswa yang mengundurkan diri.

“Para kepala sekolah ini dulu juga mendaftar ikut seleksi, ada komitmen, ikut pembekalan, setelah selesai mereka bertekad untuk benar-benar melaksanakan sebagai kepala sekolah rakyat. Kalau ada yang tidak memenuhi panggilan, tentu kami menghormati,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Sosial telah mengganti para guru yang tidak memenuhi panggilan dengan guru lain serta memastikan proses ini tidak menganggu proses belajar mengajar.

“Alhamdulillah, ini tadi saya dapat informasi dari Pak Sekjen (Robben Rico), per hari ini sudah terisi semua untuk menggantikan yang mengundurkan diri itu. Tapi pelantikannya nanti bersama guru-guru dari 59 titik (Sekolah Rakyat) berikutnya,” terangnya.

Proses serupa juga dilakukan untuk siswa yang mengundurkan diri. Dari total 9.705 murid Sekolah Rakyat, sebanyak 115 orang atau 1,4 persen menyatakan mundur.

Kemensos telah berupaya melakukan Langkah persuasif kepada siswa dan orangtua siswa, namun tetap menghormati keputusan yang telah diambil.

“Setelah berada di sekolah, sekitar 1,4 persen siswa mengundurkan diri. Kami tentu dengan berat hati menyetujui pengunduran dirinya itu. Tapi karena itu keputusan keluarga, kami tidak bisa memaksa,” terang Gus Ipul.

Ia menambahkan bahwa proses dialog dengan orang tua dan siswa tetap dikedepankan. Seleksi untuk siswa pengganti sudah dimulai dan proses belajar-mengajar tetap berjalan.

Pelantikan para guru Sekolah Rakyat disambut penuh haru dan suka cita oleh para kepala sekolah. Mereka menyampaikan berbagai perubahan nyata yang terjadi di lingkungan Sekolah Rakyat.

Iksan Cahyana, Kepala SRMA 12 Bogor, mengaku bersyukur bisa menyaksikan langsung perubahan anak-anak didiknya setelah mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah dan matrikulasi.

“Setiap hari kami selalu mendapat kejutan. Anak-anak yang tadinya hanya makan satu kali sehari, sekarang bisa makan tiga kali, dapat bimbingan dan tempat tidur yang layak. Mereka sering bilang, ‘Alhamdulillah’, ‘Terima kasih Wali Asuh, terima kasih Wali Asrama’,” ujarnya menirukan ucapan anak didiknya.

Iksan juga mengungkap bahwa banyak anak tidak ingin pulang ke rumahnya karena sudah merasa nyaman di asrama Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah, banyak anak yang betah di asrama, enggak mau pulang. Artinya itulah yang kami rasakan,” tuturnya.

Sementara itu, Fitri Puspitasari, Kepala SRMP 10 Bogor, menyampaikan tantangan dalam mendampingi siswa dengan latar belakang pendidikan dan sosial yang beragam.

“Kami temukan 11 anak belum lancar baca tulis, bahkan ada dua anak dengan disabilitas intelektual. Maka guru-guru kami mendampingi satu-satu secara bergantian agar mereka tidak minder,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada akademik, Sekolah Rakyat juga membangun karakter dan etika sejak awal.

“Kami membiasakan mereka menjaga kebersihan, merapikan tempat tidur, ibadah sesuai agama masing-masing. Di awal banyak drama, tapi makin ke sini anak-anak sadar bahwa semua ini untuk mereka sendiri,” Iksan Cahyana menambahkan.

Lastri Pajarwati, Kepala SRMA 13 Bekasi, mengatakan bahwa lingkungan asrama menjadi pembeda utama Sekolah Rakyat dibanding sekolah konvensional.

“Di sekolah biasa hanya 8 jam, di Sekolah Rakyat 24 jam. Maka pembiasaan, keasramaan, mentoring spiritual sangat penting. Bahkan ada yang tidak mau pulang karena ingin meringankan beban orangtua dan rindu belajar,” ungkapnya.

Lastri juga menyebut peran dukungan dunia usaha untuk Sekolah Rakyat.

“Ada PT IPU yang bantu dispenser air, anak-anak sebut itu ‘dispenser unlimited’. Wartawan yang datang juga bantu ajarkan jurnalistik karena anak-anak tertarik,” tuturnya.

Di sekolahnya, anak-anak juga dikenalkan pada batik ciprat untuk menyalurkan emosi.

“Batik yang diciprat anak yang sedang rindu, sedih, atau gembira itu beda. Itu bagian dari vokasional dan terapi emosional,” tambahnya.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai miniatur pengentasan kemiskinan terpadu, dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan.

“Saat ini sudah ada 70 Sekolah Rakyat yang beroperasi. Dan insya Allah pada tanggal 15 nanti, jika sarana dan prasarananya selesai, akan berdiri 100 titik yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional,” ujar Gus Ipul.

Terakhir, Gus Ipul berharap penyelenggaraan dan tata kelola Sekolah Rakyat terus diperkuat untuk memastikan program yang digagas Presiden Prabowo ini sukses.

“Siswa-siswa sudah mulai beradaptasi bahkan mulai nyaman dengan berbagai jadwal. Semoga ke depan tata kelola kita semakin baik dan bisa memenuhi seluruh kekurangan untuk mendukung visi Presiden,” tutupnya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harimau Sumatera Kembali Serang Warga Pekon Sukamarga

    Harimau Sumatera Kembali Serang Warga Pekon Sukamarga

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Lampung Barat, MSINews.com – Pekon (Desa) Sukamarga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat – Senin, 11 Maret 2024, sore hari, menjadi saksi ketegangan saat seorang warga, Samanan, menjadi korban serangan harimau Sumatera. Beruntungnya, Samanan berhasil selamat dari serangan tersebut dan segera dilarikan ke Puskesmas setempat oleh rekannya yang turut berkebun di wilayah Cibitung, Sukamarga. Menurut sumber […]

  • Pasca Gempa di Jepang: 78 Orang Tewas, Ratusan Terluka, Puluhan Hilang

    Pasca Gempa di Jepang: 78 Orang Tewas, Ratusan Terluka, Puluhan Hilang

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pasca gempa dahsyat dengan magnitudo 7,5 yang melanda Jepang pada 1 Januari 2024, otoritas setempat terus melakukan pencarian korban. Dalam update terbaru hari Kamis (4/1/2023), dilaporkan setidaknya 78 orang tewas, 330 terluka, dan 50 orang masih hilang. Puluhan komunitas dengan ratusan orang terisolasi, terutama di wilayah Semenanjung Noto yang paling parah terkena […]

  • Presiden Kembali Dipilih oleh MPR, Lewat Amandemen UUD 1945,Begini Kata Amien Rais

    Presiden Kembali Dipilih oleh MPR, Lewat Amandemen UUD 1945,Begini Kata Amien Rais

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemilihan Presiden dipilih oleh MPR lewat amandemen UUD 1945 direspon oleh mantan Ketua MPR 1999-2004, Amien Rais. Ia tidak keberatan jika presiden dipilih kembali oleh MPR lewat amendemen UUD 1945. Hal itu disampaikan usai acara Silaturahmi Kebangsaan di Gedung Nusantara III Kompleks Parelemen ,Senayan Jakarta, Rabu (5/6/2024). “Jadi sekarang kalau mau dikembalikan dipilih MPR, mengapa […]

  • KPK Geledah Rumah Sudin

    KPK Geledah Rumah Ketua DPD PDIP Lampung, Sudin Menghilang

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Tim KPK  geledah rumah pribadi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Lampung sekaligus ketua Komisi IV DPR RI Sudin, di Cibubur Kota Depok Jawa barat. Rumah Sudin diperiksa KPK, buntut  kasus dugaan korupsi eks mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), kini memanas. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK  geledah rumah Sudin, […]

  • Vonis Korupsi BTS 4G, Johnny G Plate 15, Anang Latif 18 tahun

    Vonis Korupsi BTS 4G, Johnny G Plate 15, Anang Latif 18 tahun

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Vonis Kasus Korupsi BTS 4G, Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat memvonis Johnny G Plate dan Anang Latif. Keduanya mendekam dipenjara mulai dari 15 tahun dan 18 tahun. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat telah memutuskan vonis terhadap dua tersangka dalam kasus korupsi BTS 4G. Johnny G Plate […]

  • Dua Menteri Hingga Kapolri Diisukan Bakal Dicopot, Begini Respon Wamen Setneg

    Dua Menteri Hingga Kapolri Diisukan Bakal Dicopot, Begini Respon Wamen Setneg

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Sebaimana yang beredar dalam pemberitan media isu Reshuffle atau pergantian posisi jabatan Menteri Kabinet Merah putih Presiden Prabowo Subianto sesemakin kencang. Sejumlah nama Menteri dan Kapolri muncul dikabarkan akan diganti posisi jabatannya, salah satunya Menteri Koperasi Budi Arie, namanya mencuat terseret dalam kasus perlindungan situs judi online, seperti dalam surat dakwaan PN Jakarta Selatan. […]

expand_less