Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menko Polkam Instruksikan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan Ancaman El Nino

Menko Polkam Instruksikan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan Ancaman El Nino

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan persoalan multidimensi yang berdampak langsung terhadap ketahanan nasional. Dampaknya sangat luas mempengaruhi masyarakat, bahkan hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga akibat pencemaran asap lintas batas.

“Maka dari itu, pengendalian karhutla membutuhkan keterlibatan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago saat membuka Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pengendalian Karhutla Tahun 2026 “Bersinergi untuk Negeri Menghadapi El Nino 2026 dan 2027” di Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (18/06/2026).

Menko Polkam mengapresiasi berbagai capaian pengendalian karhutla selama tahun 2025, di antaranya meningkatnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga, meningkatnya kesiapsiagaan pemerintah daerah, serta semakin aktifnya dukungan TNI, Polri, dan dunia usaha dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Menurut Menko Polkam, ancaman karhutla masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia, terlebih saat memasuki musim kemarau yang berpotensi dipengaruhi fenomena El Nino. Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, menurunkan curah hujan, meningkatkan jumlah hotspot, serta memperbesar risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan, karena itu, tema Rakorsus tahun ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pengendalian karhutla hanya dapat dicapai melalui sinergi nasional yang kuat,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah melakukan reaktivasi Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla Tahun 2026. Menurut Menko Polkam, desk tersebut akan menjalankan fungsi koordinasi, sinkronisasi kebijakan, monitoring, dan evaluasi secara terpadu dari tingkat pusat hingga daerah.

“Pendekatan yang digunakan bukan lagi pendekatan sektoral, melainkan pendekatan kolaboratif nasional yang menempatkan keselamatan masyarakat, perlindungan lingkungan hidup, dan kepentingan negara sebagai prioritas utama,” ungkap Menko Djamari.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam memberikan perhatian khusus kepada enam provinsi prioritas rawan karhutla tahun 2026, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Keenam wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi karena karakteristik lahan gambut, luasnya kawasan hutan dan perkebunan, serta kondisi meteorologis yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran pada musim kemarau.

“Kepada seluruh gubernur, pangdam, kapolda, kepala daerah, BPBD, dan pemangku kepentingan terkait, agar kesiapsiagaan ditingkatkan mulai saat ini melalui optimalisasi posko siaga, patroli terpadu, penguatan sistem deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, serta pelibatan dunia usaha dan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi operasi udara dan peningkatan operasi pencegahan sebagai langkah utama menghadapi musim kemarau tahun ini.

“Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengendalian karhutla, karena itu, saya minta seluruh jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, dan tidak menunggu sampai kebakaran terjadi,” ujarnya.

Menko Polkam menjelaskan bahwa reaktivasi Desk Karhutla bertujuan memperkuat konsolidasi nasional, memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kesiapsiagaan nasional menghadapi El Nino 2026–2027, memastikan kesiapan sumber daya nasional, serta membangun komitmen bersama dalam pelaksanaan pengendalian karhutla.

Sebagai penutup, Menko Polkam menetapkan tiga fokus nasional pengendalian karhutla tahun 2026, yakni mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan berskala besar, mencegah bencana asap lintas wilayah maupun lintas negara, serta memperkuat sistem deteksi dini dan respons cepat melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Jangan lengah, jangan lelah, jangan bosan, dan jangan lesu. Ini persoalan bangsa yang berpengaruh luas pada kehidupan bangsa di segala bidang, hingga kehormatan negara

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan bahwa penurunan luas karhutla merupakan hasil kerja bersama lintas sektor. “Penurunan luas karhutla merupakan keberhasilan dari meningkatnya kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Meruntuhkan ego sektoral antar K/L, pemerintah pusat dan daerah, dan kemampuan untuk mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama menanggulangi ini” ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa tantangan ke depan dinilai tidak ringan, mengingat musim kemarau tahun 2026 diperkirakan datang lebih awal, berlangsung lebih lama, dan lebih kering, dan adanya siklus El Nino. “Sehingga kebiasaan baik tidak boleh berhenti ketika ancaman mereda. Kesiapsiagaan harus menhadi budaya kerja permen, bukan karena respon sesaat ketika terjadi bencana,” tegasnya.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dr. Tri Handoko Seto juga menjelaskan bahwa kondisi El Nino saat ini masih berada pada kategori moderat dan curah hujan masih terjadi di sejumlah wilayah. Namun demikian, intensitas El Nino diperkirakan terus menguat mulai Juli hingga September 2026 seiring meningkatnya suhu muka laut dan diprediksi mencapai puncaknya pada Oktober 2026 sebelum berangsur melemah pada November saat musim hujan mulai berlangsung.

“Bulan-bulan ke depan perlu menjadi perhatian serius karena intensitas El Nino diperkirakan terus meningkat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya mitigasi terus dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk pembasahan lahan dan pencegahan karhutla. Hingga saat ini telah dilaksanakan 141 hari operasi dengan total 225 sortie penerbangan di berbagai wilayah prioritas karhutla.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan bahwa pentingnya optimalisasi operasi darat, khususnya di wilayah-wilayah rawan karhutla yang berada jauh dari aliran sungai dan sumber air utama. Menurutnya, penguatan pendukung seperti embung dan kanal menjadi faktor penting dalam menjaga kelembapan lahan gambut selama musim kemarau.

“Karhutla tidak hanya terjadi di sekitar sungai, tetapi juga di tengah kawasan hutan yang jauh dari sumber air. Karena itu, keberadaan embung, kanal, serta ketersediaan sumber air cadangan menjadi sangat penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan di lapangan,” ujarnya.

Hadir pada rakorsus tersebut Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, dan Wakil Menteri Kehutanan Rokhmad Marzuki, Gubernur Kalimantan Selatan, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi , Asisten Operasi Panglima TNI, Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Danrem 101, Pangdam XXII/TB, Pangdam II, Pangdam XIX/TT, Wakapolda Riau, Danrem 042, perwakilan dari K/L terkait, dan pemerintah daerah. (Humas Kemenko Polkam RI).

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sultan Najamuddin :  152 Anggota DPD Siap Berkolaborasi Dengan BGN Sukseskan Program MBG

    Sultan Najamuddin :  152 Anggota DPD Siap Berkolaborasi Dengan BGN Sukseskan Program MBG

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamuddin mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah. Hal ini disampaikan ketua DPD RI ke-6 itu saat menerima kunjungan Kepala BGN Dadan Hidayana di kerja ketua DPD RI Gedung Nusantara 3 Senayan Jakarta. “Kami mengapresiasi kerja keras […]

  • Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

    Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Moskow, MSINews.com — Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang yang mengakhiri ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif CTBT. Langkah ini telah menimbulkan kemarahan dari Amerika Serikat (AS) dan organisasi yang mendukung pakta pengendalian senjata tersebut. Keputusan Presiden Rusia Vladimir, sudah diperkirakan, memperkuat ketegangan antara Rusia dan AS terkait konflik di Ukraina, mengakhiri hubungan […]

  • Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Banjir di Bali dan NTT, Instruksikan Penanganan Cepat

    Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Banjir di Bali dan NTT, Instruksikan Penanganan Cepat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Negara, melalui telepon genggamnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 10 September 2025. Presiden tampak sibuk berkoordinasi melalui Kepala Daerah setempat untuk mengatasi bencana alam yang menewaskan belasan jiwa […]

  • Wisatawan Asing Ikut Tarik Tambang Lomba 17 Agustus KKS Jalan Jaksa Jakarta

    Wisatawan Asing Ikut Tarik Tambang Lomba 17 Agustus KKS Jalan Jaksa Jakarta

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.Org-Antusiasme masyarakat Indonesia dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun. Kamis 17 Agustus 2023 usai pengibaran bendera merah putih di Istana Negara Jakarta, masyarakatpun mulai melakukan kegiatan menyambut hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023 dengan berbagai atraksi menarik. Adapun atraksi-atraksi ini melibatkan semua warga baik anak-anak kecil,remaja,dewasa hingga orang tua. Di kawasan Jalan […]

  • Ancam Kebebasan Pres, Komisi I : Teror Kepala Babi ke Tempo Harus Diusut Tuntas

    Ancam Kebebasan Pres, Komisi I : Teror Kepala Babi ke Tempo Harus Diusut Tuntas

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Jakarta)- Teror kepala babi dan bangkai tikus ke Redaksi Tempo dikecam banyak kalangan. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syamsu Rizal menilai aksi tersebut merupakan bentuk teror terhadap kebebasan pres di tanah air. “Teror kepada redaksi Tempo ini mengancam kemerdekaan pers. Padahal perlindungan atas praktik kerja pers harus mendapat […]

  • Pangdam II Sriwijaya Berangkatkan 450 Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP

    Pangdam II Sriwijaya Berangkatkan 450 Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Komandan Lanal (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan menghadiri Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG (Satgas Pamtas) Kewilayahan Batalyon Infanteri (Yonif) 141/Aneka Yudha Jaya Perkasa (AYJP). Pemberangkatan pasukan itu dilakukan dari Dermaga B Pelabuhan Boom Baru Palembang, Jum’at (14/06), dalam rangka latihan pratugas dan penugasan ke wilayah Papua. Dalam upacara pelepasan […]

expand_less