Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » KSP Apresiasi Sekolah Rakyat, Target Sasar Ratusan Ribu Anak Bangsa

KSP Apresiasi Sekolah Rakyat, Target Sasar Ratusan Ribu Anak Bangsa

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com– Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari melakukan tinjauan langsung terhadap kegiatan Simulasi Sekolah Rakyat di Sentra Handayani, Jakarta, Rabu 9 Juli 2025.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Wakil KPS Qodari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap program Sekolah Rakyat yang dinilainya sebagai terobosan fundamental dalam mengubah masa depan anak-anak yang terjerat putus sekolah atau kesulitan mengakses pendidikan formal.

Qodari menegaskan keyakinannya bahwa program Sekolah Rakyat menggenggam potensi masif untuk mewujudkan cita-cita mulia anak-anak bangsa.

“Ini adalah program yang berdaya ubah bagi masa depan anak-anak ini. Kami berharap, setelah dari SD, SMP, SMA, akses lanjutan pendidikan akan tersedia, agar cita-cita mereka tidak teralienasi dari anak-anak lain yang beruntung,” ujar Qodari dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, “Ada yang berambisi menjadi polwan, guru, dokter—semua cita-cita mulia ini, insyaallah, akan terwujud melalui program ini.” katanya.

Lebih jauh lagi, Qodari tak henti-hentinya memuji dedikasi Kementerian Sosial (Kemensos) dan jajarannya dalam menginisiasi program ini.

Ia mengilustrasikan inisiatif ini sebagai “pekerjaan yang sangat masif dan strategis,” dengan target awal 100 sekolah rintisan yang kemudian akan dilipatgandakan menjadi 100 sekolah lagi, dan diproyeksikan mencapai 300 hingga 1.000 sekolah per tahun.

“Mudah-mudahan tahun depan 100, 300, tiap sekolahnya nanti bisa langsung 1.000 ya Pak ya,” katanya, seraya mengharapkan program ini mampu merengkuh 300.000 anak yang terpaksa putus sekolah atau tidak memiliki akses pendidikan.

Untuk fase awal tahun ini, program Sekolah Rakyat masih berstatus rintisan. Pelaksanaannya memanfaatkan fasilitas milik Kemensos seperti sentra, serta diklat milik pemerintah daerah (pemda) dan Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Namun, ini hanya solusi sementara. “Ini hanya tahun ini saja. Secara paralel, Pak Mensos bersama jajaran, didukung penuh oleh PUPR, sedang dan akan menyiapkan lahan-lahan untuk pembangunan sekolah rakyat permanen di berbagai daerah di seluruh Indonesia,” jelas Qodari.

Pembangunan infrastruktur pendidikan permanen ini akan melibatkan sinergi luar biasa antar berbagai kementerian/lembaga (K/L) di seluruh Indonesia, termasuk pemerintah daerah. Lahan untuk pembangunan akan difasilitasi dan disediakan oleh pemda provinsi, kabupaten, dan kota.

“Tanpa partisipasi aktif pemerintah daerah, mustahil menyiapkan sekolah rakyat permanen yang insyaallah akan operasional tahun depan,” tegas Qodari.

Program ini sepenuhnya berorientasi pada pengembangan holistik anak didik, mencakup pembinaan aspek kognitif, fisik, dan karakter.

Qodari optimistis penuh bahwa pengalaman dan proses yang berjalan di Sekolah Rakyat Indonesia saat ini akan menjadi modal fundamental untuk operasional sekolah rakyat permanen di masa mendatang.

“Walaupun insyaallah memang role modelnya ini sudah ada dari Sekolah,”imbuhnya, menggarisbawahi bahwa pengalaman dari sekolah-sekolah sebelumnya menjadi fondasi kokoh bagi pembinaan yang kuat.

Dengan kualitas yang luar biasa dan manfaat yang terbukti nyata, program Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.***

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahira Idris: Penguatan DPD RI Idealnya Dipimpin Sosok Pendobrak, Pertahankan La Nyalla 

    Fahira Idris: Penguatan DPD RI Idealnya Dipimpin Sosok Pendobrak, Pertahankan La Nyalla 

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kepemimpinan DPD RI butuh figur pendobrak. Hal ini mengingat agenda penguatan DPD RI punya tantangan yang signifikan. Hal itu disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Fahira Idris “Oleh karena itu, lembaga ini idealnya dipimpin oleh sosok pendobrak. Saya berharap, Pak La Nyalla Mahmud Mattalitti bersedia kembali memimpin DPD RI lima tahun ke […]

  • DPR Soroti Sekolah Ambruk di Depok, Tekankan Pentingnya Kesetaraan Infrastruktur Pendidikan

    DPR Soroti Sekolah Ambruk di Depok, Tekankan Pentingnya Kesetaraan Infrastruktur Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti kejadian bangunan sekolah ambruk di Depok, Jawa Barat. Menurutnya, Indonesia masih memiliki berbagai masalah infrastruktur pendidikan yang harus segera dibenahi. “Kita bersyukur sekarang memiliki program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah yang dapat berdampak positif pada kualitas tumbuh kembang anak-anak. Tapi tidak bisa dipungkiri, Indonesia masih punya […]

  • Hadi Tjahjanto

    Hadi Tjahjanto Bertemu Mahfud Md untuk Bahas Masalah Tertunda, Apa Aja?

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menjalani pertemuan penting dengan Mahfud Md di kediamannya, kawasan Patra, Jakarta Selatan hari ini. Pertemuan ini merupakan bagian dari serangkaian silaturahmi dan pembahasan terkait masalah-masalah yang masih tertunda di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak terkait, […]

  • Jokowi Rombak Gaji Janda dan Duda, Pensiunan PNS Tahun 2024

    Jokowi Rombak Gaji Janda dan Duda, Pensiunan PNS Tahun 2024

    • calendar_month Minggu, 24 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Jokowi (Joko Widodo) secara resmi mengumumkan perombakan gaji janda duda pensiunan PNS pada tahun 2024 dengan kenaikan sebesar 12 persen. Keputusan ini juga mencakup peningkatan gaji pensiunan PNS untuk semua golongan. Pencairan gaji janda duda pensiunan PNS akan dilakukan oleh PT Taspen, yang mengungkapkan bahwa pencairan akan dilakukan setiap tanggal 1 […]

  • Liga Champions: Real Madrid vs. Leipzig Berakhir Imbang 1-1

    Liga Champions: Real Madrid vs. Leipzig Berakhir Imbang 1-1

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Spanyol, MSINews.com – Penyisihan Liga Champions antara Real Madrid dan RB Leipzig pada Kamis pagi pukul 03.00 WIB berakhir dengan skor imbang 1-1, menguntungkan tim tuan rumah berkat agregat 2-1. Sebelum pertandingan dimulai, Real Madrid yang diasuh oleh pelatih legendaris Carlo Ancelotti unggul dengan agregat 1-0, sementara RB Leipzig di bawah arahan pelatih Marco Rose […]

  • Pengamat Hubungan Internasional Sebut, Dunia Tak Siap Hadapi Letupan Konflik, Indonesia Bisa Ambil Peran Damai

    Pengamat Hubungan Internasional Sebut, Dunia Tak Siap Hadapi Letupan Konflik, Indonesia Bisa Ambil Peran Damai

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com -Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar Dialektika Demokrasi dengan tema: ‘Mitigasi Geopolitik Indonesia Menghadapi Dampak Perang India-Pakistan’. Diskusi menghadirkan pembicara yakni Anggota BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat,dan  Pengamat Hub. Internasional Hikmahanto Juwana. Pada kesempatan itu, Hikmahanto Juwana mengatakan, bahwa ketegangan global yang terus memanas, dari Eropa hingga Timur […]

expand_less