Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » E-RA Targetkan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai Proyek Strategis Sumse

E-RA Targetkan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai Proyek Strategis Sumse

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msiews.com – Pintu gerbang utama jalur laut ke Sumatra Selatan (Sumsel) telah ditopografikan terletak di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin. Titik koordinatnya telah diproyeksikan langsung  menghadap ke Selat Bangka, tak jauh dari muara Sungai Musi.

Implementasi pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat (PTC) menjadi salah satu program strategis E-RA. Pengimplementasian program itu dapat mewujud nyata jika masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) memilih Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T. menjadi gubernur dan Dr. Riezky Aprilia, S.H., M.H. sebagai wakil gubernur.

Secara nasional, ground breaking Pelabuhan Tanjung Carat mulai dilakukan pada 2021 dalam era Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Bermula ketika Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi diminta Presiden Joko Widodo agar secepatnya menentukan lokasi pelabuhan yang layak bagi Sumsel. Presiden Jokowi mendukung kehadiran pelabuhan baru di Sumsel sebagai bagian dari Program Nawacita jilid II-nya, yakni sebagai simpul dalam jaringan konektivitas perhubungan laut (tol laut).

Dalam faktanya, Sumsel memang belum memiliki pelabuhan yang layak. Pasalnya, Pelabuhan Boom Baru di Sungai Musi di Kota Palembang, sudah tak memadai. Kapal besar tidak bisa memungkinkan masuk karena Sungai Musi yang kian mengalami pendangkalab. Belum lagi, kian banyak jembatan yang melintang di atas Musi di seputar Palembang.

Sebelumnya Pemprov Sumsel telah membangun pelabuhan di Tanjung Api-Api (TAA), berlokasi di dalam perairan tenang di Teluk Rimau Sungsang. Pelabuhan TAA terlindung dari arus Selat Bangka, berlokasi sekitar 15 km dari Tanjung Carat. Namun, kedalaman air di pelabuhan itu hanya 3,5 meter ketika air surut dan 5 meter saat pasang. Hanya kapal-kapal ukuran 1.000 ton–1.500 ton yang bisa merapat ke dermaganya.

Pelabuhan Tanjung Carat jelas ESP, lebih memenuhi syarat. Dengan membangun dermaga menjorok sekitar 350 meter ke laut, bisa mendapat perairan dengan kedalaman 12–18 meter. PTC dengan begitu, ujar ESP, bisa disinggahi kapal-kapal besar.

PTC nantinya juga akan mudah diakses. Jaraknya sekitar 90 km dari Palembang dan dapat ditempuh lewat jalan tol yang terkoneksi dengan jalan tol Trans Sumatra. Pemerintah tak harus pusing dengan urusan pembebasan lahan, karena lahan seluas 461 hektar sudah disediakan oleh Pemprov Sumsel. Areal seluas itu akan menjadi bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api yang sedang dikembangkan.

Dalam rancangan Kementerian Perhubungan, PTC akan dibangun mirip Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, yang tahap satunya sudah dioperasikan sejak akhir Desember 2020. Hanya saja dalam versi lebih kecil. Di Patimban, dermaganya berupa hamparan beton tebal di atas laut berkedalaman 12–15 meter.

Struktur itu disangga oleh pilar-pilar beton menghunjam jauh ke dasar laut. Dermaga itu dihubungkan oleh jalan-jalan beton yang lebar ke daratan, yang menyediakan berbagai sarana pendukung, seperti pusat kendali operasi, kantor pabean, kantor surveyor, gudang, lantai kontainer (peti kemas), tempat parkir kendaraan berat, dan seterusnya.

ESP bersama RA telah merencanakan pembangunan PTC. Pelabuhan baru itu, timbang ESP, sangat penting bagi lalu lintas perdagangan di Sumsel. Bumi Batanghari Sembilan sejak era Sriwijaya disebutnya memiliki komoditas unggulan seperti beraneka hasil tambang, karet, kelapa sawit, kopi, kakao, gula, pupuk, rempah-rempah, dan masih banyak lainnya.

“Pelabuhan baru tentu saja akan sangat berperan vital dalam menopang pertumbuhan ekonomi Sumsel dan sekitarnya,” ujar ESP. Tidak  tertutup kemungkinan produk unggulan dari Bengkulu, sebagian Jambi, dan juga Lampung, bisa didistribusikan lewat Tanjung Carat. ‘’Dalam beberapa tahun ke depan, semua terhubung jalan tol,’’ kata ESP.

Estimasi biaya diperlukan untuk membangun pelabuhan baru itu ESP taksir tak kurang dari Rp 3 triliun pada  tahap satu. Pemerintah bersama DPR-RI telah menyetujui mengalokasikan Rp 300 miliar untuk memulainya. Pembiayaan di tahap berikutnya, bisa dari pemerintah pusat, dan bisa juga bersumber dari investasi swasta.

Sudah diputuskan Presiden Jokowi proyek dikeluarkan dan program strategis, lanjut ESP, tapi tetap terbuka peluang bagi investor dalam perencanaan realisasi pembangunan ke depan untuk terlibat . (SN/Biro SumselBabel).**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Kasus Mafia Tanah Harus Dilakukan Secara Komprehensif

    Penanganan Kasus Mafia Tanah Harus Dilakukan Secara Komprehensif

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Yogyakarta,msinews.com– Koordinasi yang lebih baik dan perhatian yang serius dari berbagai pihak, diharapkan penanganan kasus mafia tanah di Yogyakarta dan seluruh Indonesia dapat lebih efektif. Hal tersebut agar memberikan keadilan bagi masyarakat, dan mengakhiri praktik-praktik mafia tanah yang merugikan. Pernyataan itu disampaikan oleh Riezky Aprilia,Anggota Komisi III DPR RI saat kunjungan reses di Provinsi Daerah […]

  • Penguatan Komunikasi Seluruh Desk, Kemenko Polkam: Sense of Awareness Media Itu Penting

    Penguatan Komunikasi Seluruh Desk, Kemenko Polkam: Sense of Awareness Media Itu Penting

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menegaskan pentingnya pentingnya penguatan koordinasi komunikasi publik lintas kementerian dan lembaga (K/L) dalam menghadapi derasnya arus informasi, serta meningkatnya ancaman disinformasi. “Persoalan komunikasi media tidak bisa lagi ditunda, diperlukan sense of awareness yang tinggi di bidang media, mengingat peran media yang sangat strategis dalam membentuk opini publik […]

  • Pewartaan di Era Digital, (Catatan pada HUT ke-1 Tahbisan Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden SVD)

    Pewartaan di Era Digital, (Catatan pada HUT ke-1 Tahbisan Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden SVD)

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Oleh: Agustinus Tetiro (jurnalis dan pendidik) ADA banyak hal menarik yang bisa kita refleksikan pada momentum ulang tahun pertama tahbisan uskup agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden SVD. Saya memilih untuk memberi perhatian pada beberapa hal teknis mengenai kotbah-kotbah Bapa Uskup Budi yang disiarkan melalui live dan konten Youtube Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Ende (Komsos […]

  • Pemprov Jabar Terus Berusaha Menekan Angka Defisit Komoditas

    Pemprov Jabar Terus Berusaha Menekan Angka Defisit Komoditas

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Bekasi, msinews.com– Pemerintah Provinsi Jawa Barat berusaha menekan angka defisit komoditas demi memenuhi kebutuhan masyarakat provinsi Jawa Barat yang semakin tinggi terutama jelang lebaran. Komoditas yang berpotensi defisit, di antaranya, bawang merah berpotensi desifit 1.827 ton, minyak goreng 131.925 ton, dan kacang kedelai 198.090 ton. Adapun, salah satu usaha yang dilakukan untuk mengantisipasi defisit itu […]

  • Sebanyak 34 Pj Mengundurkan Diri Untuk Ikut Pilkada 2024

    Sebanyak 34 Pj Mengundurkan Diri Untuk Ikut Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Sebanyak 34 Penjabat (Pj) kepala daerah yang resmi mengajukan surat pengunduran diri kepada kementerian dalam negeri  untuk maju di kontestasi Pilkada 2024. Hal tersebut disampaikan oleh  Mendagri, Muhammad Tito Karnavian di Jakarta, Selasa (6/8/2024). Adapun , pengunduran diri dari para Pj kepala daerah tersebut harus diserahkan paling lambat kepada Kemendagri pada 17 Juli 2024. Dijelaskan, […]

  • H Halim Dirawat Intensif di Rumah Sakit

    H Halim Dirawat Intensif di Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Penyidik Bareskrim Mabes Polri pada hari ini (17/09) menjadwalkan pemanggilan Direktur Utama sekaligus pemilik PT Sentosa Kurnia Bahagia (SKB) Kms HA Halim Ali. Tokoh masyarakat Palembang ini bakal diperiksa untuk kasus dugaan penyerobotan dan perusakan lahan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel. Ketika menerima panggilan tersebut H Halim tengah tergolek lemah […]

expand_less