Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Dilantik Ketum PWI Pusat, Jajaran Pengurus PWI Sulsel Siap Kawal Ekosistem Pers yang Sehat

Dilantik Ketum PWI Pusat, Jajaran Pengurus PWI Sulsel Siap Kawal Ekosistem Pers yang Sehat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 55 menit yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi melantik jajaran Pengurus PWI Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026–2031 di Ballroom Sandeq, Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2026).

Momen pelantikan ini menandai fajar baru kepengurusan PWI Sulsel di bawah komando Suwardi Thahir. Organisasi pers tertua di Tanah Air tersebut diharapkan tampil kian solid, profesional, serta adaptif dalam mengarungi pesatnya dinamika industri media dan tantangan dunia jurnalistik di era digital.

Rangkaian acara diawali oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, yang membacakan Surat Keputusan (SK) PWI Pusat terkait komposisi struktur pengurus PWI Sulsel masa bakti 2026–2031.

Sebelum prosesi pengukuhan, Cak Munir—sapaan akrab Akhmad Munir—terlebih dahulu memantapkan kesiapan Suwardi Thahir beserta seluruh jajaran untuk mengemban amanah. “Bersedia…!” seru para pengurus secara serentak dan penuh semangat.

Pada kesempatan tersebut, Cak Munir berpesan agar segenap jajaran pengurus PWI Sulsel senantiasa merawat profesionalisme pers demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Pertanggungjawaban atas perjalanan kepengurusan ini kelak akan disampaikan secara transparan kepada seluruh anggota di penghujung masa bakti,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas LKBN ANTARA tersebut.

Dalam amanatnya, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir sempat melemparkan refleksi mendalam mengenai relevansi PWI di tengah era perubahan zaman dan bergesernya tren konsumsi berita masyarakat.

Kendati demikian, Cak Munir optimistis bahwa pers tidak akan pernah redup, dan PWI bakal terus berdiri kokoh sebagai garda terdepan pers nasional yang teruji, bermarwah, serta bermartabat.

Ia menegaskan, meski saat ini semua orang memiliki akses untuk memproduksi dan menyebarkan berita, produk jurnalistik yang valid serta akurat hanya lahir dari institusi pers yang berintegritas dan dapat dipertanggungjawabkan karyanya.

“Pers sejatinya hadir menyajikan fakta dengan sejujur-jujurnya, memastikan kebenaran serta keakuratan informasi, dan wartawan wajib menjamin agar karyanya memberi kemanfaatan bagi publik. Seluruh proses itu terikat teguh dalam bingkai kode etik jurnalistik,” tegasnya.

Ia pun menambahkan bahwa insan pers wajib mematuhi kode etik, mengasah keterampilan selaras dengan kemajuan teknologi, serta terus berinovasi demi mewujudkan ekosistem perusahaan pers yang sehat dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua PWI Sulsel terpilih, Suwardi Thahir, dalam pidato perdananya menegaskan komitmen untuk membawa PWI Sulsel menjadi wadah yang inklusif, solid, dan responsif terhadap perubahan lanskap media.

Di bawah kepemimpinannya, PWI Sulsel bertekad memperkuat pilar profesionalisme wartawan, membuka ruang ruang ekspresi yang lebih luas bagi jurnalis muda, serta mengawal proses regenerasi demi keberlangsungan organisasi.

“PWI Sulsel harus hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh anggota. Kita berikhtiar membangun organisasi yang solid, inklusif, dan lincah beradaptasi dengan lompatan teknologi serta dinamika industri media, tanpa sedikit pun mengesampingkan pilar profesionalisme dan kode etik jurnalistik,” ungkap Suwardi Thahir.

Ia juga menggarisbawahi krusialnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers melalui program pendidikan, peningkatan kompetensi, serta pembinaan profesi secara berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan di arena jurnalistik kian kompleks seiring masifnya pertumbuhan media digital. Oleh karena itu, PWI harus mengambil peran strategis dalam menjaga kualitas produk berita, merawat kepercayaan publik, dan memastikan pers bekerja sesuai standar etika.

“Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kami haturkan kepada seluruh pihak serta para sponsor yang telah mendukung agenda ini. Pelantikan pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mendongkrak mutu profesi kewartawanan di daerah,” terang Suwardi Thahir.

Kehadiran Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, para bupati se-Sulsel, jajaran jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, organisasi pers, pimpinan media, hingga para pemangku kepentingan lainnya mempertegas betapa pentingnya kolaborasi dalam merawat ekosistem pers yang sehat dan bertanggung jawab.

Susunan Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031:

* Ketua: Suwardi Thahir
* Wakil Ketua Bidang Organisasi: Mappiar HS
* Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum: Abdul Razak Arsyad
* Wakil Ketua Bidang Pendidikan: Faisal Syam
* Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan: Ihsan Dj
* Wakil Ketua Bidang Kerja Sama: Ramah Praeska
* Wakil Ketua Bidang Multimedia dan IT: Ardiansyah Bandoe
* Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset: Ade Cahyadi

* Sekretaris: Amrullah Basri Gani
* Wakil Sekretaris I: Muh. Akbar
* Wakil Sekretaris II: Megawati Umar

* Bendahara: James Wehantouw
* Wakil Bendahara: Iga Kumarimurti Diwia dan Titiek K

Susunan Dewan Kehormatan PWI Sulsel:

* Ketua: M. Dahlan Abubakar
* Sekretaris: FAS Rahmat
* Anggota: Faisal Palapa
* Anggota: Ismail Asnawi
* Anggota: Herry Kontessa

Dengan resminya pelantikan kepengurusan anyar ini, PWI Sulsel melangkah ke babak baru yang diharapkan mampu memperkokoh soliditas internal, mengasah kapabilitas wartawan, serta menjaga kehormatan pers di tengah pusaran transformasi industri media.

Nakhoda baru ini turut diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi produktif antara wartawan senior dan jurnalis muda untuk bersama-sama membidani pers yang profesional, independen, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan publik lewat karya jurnalistik yang presisi dan berimbang. (*)

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden dan Ibu Negara Hadiri Puncak Peringatan Hari Kebaya 2024 di Istora Senayan

    Presiden dan Ibu Negara Hadiri Puncak Peringatan Hari Kebaya 2024 di Istora Senayan

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendampingi Ibu Negara Iriana Jokowi hadir di acara puncak peringatan Hari Kebaya Nasional 2024. Untuk diketahui, Peringatan Hari Kebaya Nasional baru pertama kalinya dilaksanakan setelah dicanangkan sebagai hari nasional pada 2023. Presiden dan Ibu Negara tiba di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2024) sekitar pukul 09.40 WIB. Tampak Joko Widodo mengenakan batik […]

  • Tontowi ahmadliliyana natsir

    Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB. Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15. Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana. Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana.

  • Komisi XIII DPR : Pagar Laut Sudah Melanggar HAM

    Komisi XIII DPR : Pagar Laut Sudah Melanggar HAM

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com – Pagar Laut di Tangerang, Banten berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Pernyataan itu disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR Pangeran Khairul Saleh.  Ia menyebut jika adanya pagar laut yang terjadi di pesisir Tangerang yang menjadi polemik dianggap sudah melanggar HAM karena merampas kedaulatan rakyat. Menurut Pangeran Khairul Saleh bahwa ada prinsip-prinsip yang […]

  • Luis Milla nuevo entrenador del Zaragoza

    Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil. Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama. […]

  • Kasatgas PRR Fokus Percepat Pemulihan di Wilayah Prioritas Pascabencana

    Kasatgas PRR Fokus Percepat Pemulihan di Wilayah Prioritas Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Msinews.com – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, mengungkapkan, progres terkini pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).   Tito mengatakan kendati masih terdapat sejumlah kabupaten yang membutuhkan atensi penanganan lanjutan, kondisi di sebagian besar wilayah terdampak bencana kini telah berangsur normal. […]

  • Pilkada Serentak 2024: Sembilan Daerah di Sumsel Tunda Penetapan Kepala Daerah Terpilih

    Pilkada Serentak 2024: Sembilan Daerah di Sumsel Tunda Penetapan Kepala Daerah Terpilih

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mengumumkan penundaan penetapan kepala daerah terpilih di sembilan kota/kabupaten . Penundaan terjadi karena masih ada proses gugatan terhadap hasil pemilihan yang sedang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua KPU Sumatra Selatan Andika Pranata Jaya mengatakan, dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, baru delapan yang telah […]

expand_less