Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Wamendagri Bima: Kepala Desa Harus Punya Visi, Keberpihakan, dan Prioritas yang Jelas

Wamendagri Bima: Kepala Desa Harus Punya Visi, Keberpihakan, dan Prioritas yang Jelas

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa seorang kepala desa harus memiliki visi, keberpihakan, dan prioritas yang jelas dalam menjalankan kepemimpinan. Ketiga hal tersebut menjadi landasan bagi pemimpin untuk menentukan arah pembangunan sekaligus memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Bima saat membuka kegiatan Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan III di Graha Sriwijaya, Universitas Sriwijaya (Unsri), Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (4/11/2026).

Bima menjelaskan, visi memberikan arah kepemimpinan, sedangkan keberpihakan menentukan nilai dan kepentingan yang diperjuangkan. Adapun prioritas diperlukan untuk menentukan program yang harus didahulukan karena tidak semua cita-cita dapat diwujudkan secara bersamaan.

“Harus dipilih [prioritasnya], mimpinya 20 [program], enggak mungkin 20 itu [dijalankan semua], Pak. Sepuluh [program berhasil] aja udah bagus, lima top kalau semuanya jalan. Vision, ideology, and priorities, nah, di sini Bapak-Ibu,” katanya.

Lebih lanjut, Bima mendorong para kepala desa untuk keluar dari kejumudan dan jebakan birokrasi dengan lebih mengutamakan substansi daripada seremoni. Menurutnya, kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan mereka, bukan semata-mata ditampilkan dalam berbagai kegiatan formal.

“Negara itu hadir di loket-loket Dukcapil. Negara hadir di Posyandu-Posyandu. Ketika petugas bilang, ‘Terima kasih Bapak-Ibu sudah mengantri, berkasnya sudah lengkap,’ itu negara hadir. Negara hadir ketika petugas di enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu itu melayani dengan senyum, itu negara hadir,” terangnya.

Untuk menggambarkan pentingnya kepemimpinan yang berdampak langsung bagi masyarakat, Bima mencontohkan dua sosok pemimpin di tingkat lokal. Pertama, Taufiq Supriadi Yusuf, Ketua RT 08/RW 04 Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Ia melakukan berbagai inovasi untuk membangun lingkungannya, antara lain penghijauan gang, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pemasangan kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem peringatan melalui pengeras suara, serta penerapan laporan keuangan yang transparan.

Contoh berikutnya adalah Ari Anggara, Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Setelah menerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), ia memilih kembali ke daerah dan mencalonkan diri sebagai kepala desa hingga akhirnya terpilih. Saat mulai menjabat, ia menghadapi kondisi kas desa yang defisit. Namun, kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk mengembangkan potensi desa, antara lain dengan mengupayakan dukungan pemerintah kabupaten bagi kegiatan seni, memberikan kursus menari dan memahat bagi anak-anak, serta mengembangkan kunjungan wisata dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Pesan dari dua [contoh] ini adalah, leadership is everything, Pak. Kepemimpinan itu menentukan, Pak. Siapa pemimpinnya, apa yang dilakukan, maka itulah yang dirasakan oleh warga,” ujarnya.

Selain kepemimpinan, Bima menilai kemampuan membaca dan menganalisis data menjadi aspek penting yang perlu diperkuat oleh kepala desa. Ia berharap melalui kegiatan KDMK, Rektor Unsri beserta jajaran akademisi dapat membekali para kepala desa dengan kemampuan tersebut. Dengan demikian, kepala desa dapat memahami kondisi wilayahnya secara lebih komprehensif dan merumuskan program berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“Pak RT yang hebat tadi, itu jago membaca data-datanya, Pak. Dia petakan tingkat ekonomi warga, kemampuan seperti apa. Dia petakan kebutuhannya apa, akhirnya dibuat programnya,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri Bernhard E. Rondonuwu menyampaikan bahwa program KDMK dirancang sebagai wahana pembelajaran bagi para kepala desa untuk memperoleh perspektif baru mengenai tata kelola pemerintahan desa. Materi pembelajaran mencakup transformasi digital, kepemimpinan publik, inovasi pelayanan, penggalian potensi desa, penguatan ekonomi desa, serta berbagai isu pembangunan berbasis data.

“Melalui program ini, kepala desa tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mendapatkan kesempatan membangun jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi, praktisi, dan sesama kepala desa dari berbagai daerah,” tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Rektor Unsri Taufiq Marwa, para wakil rektor dan dekan Unsri, serta 255 kepala desa terpilih dari Provinsi Sumatera Selatan.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budiman Ragu Kubu Anies-Ganjar Bisa Bersatu ‘Bak Air dan Minyak’

    Budiman Ragu Kubu Anies-Ganjar Bisa Bersatu ‘Bak Air dan Minyak’

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Magelang, MSINews.com – Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengungkapkan keraguan terkait kemungkinan bersatunya kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Wacana kolaborasi antara pasangan capres nomor urut 1 dan 3 semakin menguat, namun Budiman merasa bahwa elite masing-masing paslon memiliki ruang manuver yang berbeda dengan massa di akar rumput. Budiman membandingkan massa […]

  • Gandeng Asuransi Astra, Kemensos Edukasi KPM PENA tentang Inklusi Keuangan dan Keterampilan Wirausaha

    Gandeng Asuransi Astra, Kemensos Edukasi KPM PENA tentang Inklusi Keuangan dan Keterampilan Wirausaha

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Pemberdayaan ekonomi bagi penerima bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui berbagai pendekatan. Selain bantuan dan konsultasi pengelolaan asset, edukasi tentang keuangan juga dirasakan penting. Salah satu edukasi yang ditekankan terhadap penerima manfaat KPM PENA adalah memperkuat pengetahuan tentang lembaga permodalan. Materi ini penting, agar KPM PENA mampu membedakan lembaga yang […]

  • Meningkatnya Kasus Pembullyan, Legislator: Pertimbangkan Hukuman Kebiri Kimia

    Meningkatnya Kasus Pembullyan, Legislator: Pertimbangkan Hukuman Kebiri Kimia

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kasus pembullyan hingga kekerasan seksual semakin marak terjadi di lingkungan pendidikan dewasa ini. Terbaru ada kasus pelecehan yang dilakukan seorang oknum guru terhadap anak di bawah umur sesama jenis di NTT. Kejadian memilukan ini turut menjadi perhatian politisi senior Partai Golkar, Firman Soebagyo. Firman mengecam tindakan biadab yang dilakukan oknum guru tersebut dan meminta […]

  • Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Keselarasan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelestarian Budaya

    Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Keselarasan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Yogyakarta,msinews.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya keselarasan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Hal ini disampaikan Bima dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Rabu (6/8/2025). Bima menegaskan, pelestarian kota pusaka merupakan instrumen konkret dalam mendukung […]

  • UNICEF Puji Keseriusan Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat MBG

    UNICEF Puji Keseriusan Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat MBG

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Msinews.com – United Nations Children’s Fund (UNICEF) memuji keseriusan Pemerintah Indonesia dalam membangun generasi masa depan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “UNICEF mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas kepemimpinan dan komitmennya yang kuat untuk meningkatkan gizi ibu dan anak. Program Makan Bergizi Gratis yang dipimpin Badan Gizi Nasional merupakan contoh nyata upaya pemerintah yang ambisius dan […]

  • AKSI DAMAI, JUBAH DAN MENDOAKAN PEMIMPIN KITA

    AKSI DAMAI, JUBAH DAN MENDOAKAN PEMIMPIN KITA

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Oleh : Pastor Stefanus Wolo Itu HARI KAMIS  5 Juni lalu para imam, biarawan/wati, utusan umat paroki, aktivis, aliansi, organisasi mahasiswa mendatangi gedung DPRD dan kantor bupati Ende, Nagekeo, Ngada dan Manggarai. Mereka membuat “Aksi Damai Menolak Geothermal Flores”. Saya mendapat beberapa pertanyaan. “Mengapa mereka membuat aksi? Apakah mereka anti pembangunan dan perubahan? Apakah mereka […]

expand_less