Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dari Komitmen Global Menuju Aksi Lokal: GFSR ke-3 Soroti Peran Komunitas dan Kearifan Lokal

Dari Komitmen Global Menuju Aksi Lokal: GFSR ke-3 Soroti Peran Komunitas dan Kearifan Lokal

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Pelaksanaan The 3rd Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR) resmi ditutup dengan menghasilkan rumusan penting untuk mengubah komitmen global menjadi aksi nyata di tingkat lokal. Resiliensi kini tidak lagi dipandang sebagai agenda kebijakan yang terpisah, melainkan hasil dari integrasi antara aksi iklim, pengurangan risiko bencana, dan pembangunan berkelanjutan.

Menutup GFSR ke-3, Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Dr. Raditya Jati memulai dengan pembelajaran 20 tahun gempa Yogyakarta, yang terjadi pada 2006 silam. Forum ini menekankan bahwa pemulihan tidak hanya sebatas membangun kembali infrastruktur fisik. Konsep kearifan lokal seperti _Hamemayu Hayuning Bawana_ terbukti menjadi nilai fundamental yang memperkuat hubungan, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama di tengah masyarakat melalui gotong royong.

Dalam salah satu sesi diskusi utama, para pembicara menyoroti perubahan paradigma secara mendasar. Komunitas tidak boleh lagi dianggap sebagai objek dari program kebencanaan.

“Komunitas harus diakui sebagai subjek pemulihan, bukan sekadar penerima bantuan
yang pasif” ujar Deputi Raditya Jati, Kamis (10/9).

Keberhasilan pemulihan pascabencana juga ditekankan untuk diukur dari berbagai aspek kehidupan masyarakat yang lebih komprehensif, melampaui statistik pembangunan fisik.

“Pemulihan juga harus diukur dari, bukan hanya membangun kembali rumah, sekolah,
atau jalan, tetapi juga memulihkan mata pencaharian, fungsi layanan, keamanan
komunitas, pengurangan kerentanan, dan penguatan institusi,” ujar Deputi.

Di samping itu, forum ini juga menyoroti pentingnya inklusi sosial sebagai sumber kapasitas resiliensi. Penyandang disabilitas, seperti yang ditunjukkan oleh komunitas Difagana, bukanlah sekadar kelompok rentan yang butuh perlindungan, melainkan aktor dan pemimpin ketangguhan di wilayah mereka sendiri.

Terkait pemanfaatan teknologi dan sistem informasi risiko, para ahli sepakat bahwa secanggih apapun perangkat yang digunakan, pusatnya harus tetap pada manusia penggunanya.

“Teknologi berhasil ketika orang memahaminya, memercayainya, memeliharanya, dan menggunakannya untuk bertindak,” imbuh Raditya Jati.

Selain itu, aspek pendanaan turut dibahas secara mendalam. Diperlukan perubahan sistem pembiayaan untuk mendukung kesiapsiagaan investasi pada pengurangan risiko.

“Pembiayaan kreatif bukan sekadar instrumen keuangan baru. Ini adalah mobilisasi strategis sumber daya, aset lokal, pengetahuan, institusi, dan mekanisme pembiayaan seputar tujuan ketangguhan bersama,” kata Deputi BNPB.

Refleksi Akhir: Menyelaraskan Dampak

Keberhasilan dampak resiliensi tercapai ketika komitmen global membentuk sistem nasional, lalu sistem tersebut memfasilitasi investasi lokal, dan masyarakat menggabungkan pengetahuan, kearifan lokal, teknologi, serta pembiayaan untuk bertindak sebelum ancaman berubah menjadi bencana.

“Dampak yang selaras tercapai ketika komitmen global membentuk sistem nasional,
sistem nasional memungkinkan investasi dan pembiayaan lokal, dan komunitas
menggabungkan pengetahuan, kepercayaan, kearifan lokal, kemitraan, teknologi, dan
keuangan untuk bertindak sebelum ancaman menjadi bencana,” tutup Deputi Raditya.

Dengan berakhirnya GFSR ke-3 ini, langkah selanjutnya yang ditekankan adalah memastikan implementasi dan institusionalisasi dari sistem-sistem tersebut, mengubah pendekatan percontohan lokal menjadi sistem berskala besar yang diadopsi dalam anggaran dan kebijakan nasional.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator  Azran Masyarakat Jadikan Jakarta Kota Global Yang Maju, Berbudaya, dan Sejahterakan Rakyat

    Senator Azran Masyarakat Jadikan Jakarta Kota Global Yang Maju, Berbudaya, dan Sejahterakan Rakyat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, Anggota DPD RI/MPR RI sekaligus Ketua Umum FORKABI, Achmad Azran yang akrab disapa Bang Azran, menyampaikan ucapan selamat serta harapan besar bagi masa depan Jakarta agar terus berkembang menjadi kota yang maju, modern, berdaya saing global, sekaligus tetap menjaga identitas budaya dan keberpihakan kepada masyarakat. […]

  • Peneliti PPKE

    Peneliti PPKE FEB Sebut Peran Bulog Penting Bisa Stabulisasi Harga Beras Saat Ini.

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya menyoroti peran vital Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga beras di Indonesia. Menurut peneliti senior PPKE FEB Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, kenaikan harga beras yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir perlu ditangani dengan serius. Di Kota Malang, Jawa Timur, […]

  • Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat : Idul Fitri Momentum Memperkokoh Kebersamaan setiap Anak Bangsa

    Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat : Idul Fitri Momentum Memperkokoh Kebersamaan setiap Anak Bangsa

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menyebut, perayaan Idul Fitri adalah momentum untuk membangun kebersamaan setiap anak bangsa dalam upaya membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan.  “Perayaan Idul Fitri tahun ini harus mampu menjadi momentum memperkokoh kebersamaan setiap anak bangsa dalam upaya menjawab berbagai tantangan di masa depan,” kata Wakil Ketua MPR, Lestari […]

  • Ketua KPID DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Adaptasi Digitalisasi Penyiaran

    Ketua KPID DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Adaptasi Digitalisasi Penyiaran

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Puji Hartoyo, memberikan pembekalan materi terkait digitalisasi media dalam era disrupsi dalam acara Intermediate Training atau Latihan Kader Tingkat Lanjutan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMAH PERSIS) di Balai Diklat Kementerian Sosial, Jakarta Selatan, Sabtu pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, Puji Hartoyo menekankan pentingnya […]

  • PKS akan Bawa Nama Cawapres Anies ke Majelis Syura

    PKS akan Bawa Nama Cawapres Anies ke Majelis Syura

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jakarta, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar konferensi pers terkait perkembangan di Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Sabtu (2/9/2023). Dalam keterangannya Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyebut, sesuai mekanisme partai nama Cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan akan dibawa ke Majelis Syuro PKS. Syaikhu mengatakan nama Muhaimin Iskandar yang diusulkan sebagai Cawapres akan dibawa ke Musyawarah Majelis Syuro […]

  • Tanggapi #KaburAjaDulu, Wamenko Polkam: Pemerintah Harus Ciptakan Lapangan Kerja

    Tanggapi #KaburAjaDulu, Wamenko Polkam: Pemerintah Harus Ciptakan Lapangan Kerja

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Menanggapi fenomena isu soal hastag #KaburAjaDulu yang belakangan ini ramai di media sosial atau medsos. Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus menilai soal isu #KaburAjaDulu yang fenomena ini, pemerintah harus segera menciptakan lapangan kerja yang luas didalam negeri. “Ya tentunya sikap pemerintah dengan kebijakan pak Prabowo, bagaimana menciptakan […]

expand_less