Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » BKSAP DPR RI Kawal Investasi Bertanggung Jawab dalam Persoalan ASEAN-RAI

BKSAP DPR RI Kawal Investasi Bertanggung Jawab dalam Persoalan ASEAN-RAI

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ubud,msinews.com-Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengawal investasi bertanggung jawab, khususnya yang berkaitan dengan ruang lingkup pangan, pertanian, dan kehutanan di ASEAN atau dikenal dengan istilah ASEAN Responsible Agriculture Investment (ASEAN-RAI).

Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela penyelenggaraan pertemuan multipihak kedua (second joint event) antara AIPA, Badan Pangan Dunia (Food Agricultural Organization/FAO), dan IISD, di Ubud, Bali, Rabu kemarin.

“Kita dalam tiga hari terakhir ini merupakan sebuah sinergi antara DPR RI, AIPA, FAO, dan SSID melakukan sinergi dan memang ini diprakarsai oleh AIPA dalam mengawal ASEAN-RAI,” ujar nya kepada awak media parlemen.

Ia menjelaskan bahwa ASEAN-RAI merupakan sebuah panduan dalam mendorong investasi yang berkelanjutan berkaitan dengan tiga hal, yaitu pangan, pertanian, dan kehutanan. ASEAN-RAI ini menjadi peta jalan (road map) agar bagaimana investor maupun pemerintah bisa memastikan investasi yang terjadi di negara-negara anggota ASEAN dapat berkelanjutan dan inklusif, baik secara sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

Lanjutnya, ASEAN-RAI mencakup 10 prinsip tata kelola Sosial, Lingkungan, dan Pemerintah (Environmental, Social, and Governance/ESG) tentang bagaimana cara mencegah risiko dan berdampak positif, khususnya terkait sektor pangan, pertanian, dan kehutanan.

Adapun, dokumen ASEAN-RAI secara resmi diadopsi oleh para menteri terkait pertanian dan kehutanan antar masing-masing negara ASEAN di 2018. Ini menunjuk kan keseriusan untuk menerjemahkan peta jalan regional ini ke dalam aksi dan kebijakan di tingkat nasional.

“Bahwa yang terpenting dalam satu konsep investasi adalah investasi yang bertanggung jawab dan memiliki komitmen menjaga lingkungan, agar di masyarakat juga secara inklusif melibatkan para petani sehingga mereka mendapatkan manfaat cukup besar. Juga yang terpenting memahami situasi agar tanggung jawab ini dilakukan semua pihak,” terang politisi Partai Demokrat ini.

“Bahwa yang terpenting dalam satu konsep investasi adalah investasi yang bertanggung jawab dan memiliki komitmen menjaga lingkungan, agar di masyarakat juga secara inklusif melibatkan para petani”.

Putu Supadma juga menyampaikan rasa keprihatinannya bahwa investasi di bidang agrikultur, khususnya soal ketahanan pangan, tiap tahun selalu menurun.

Oleh karena itu, ke depannya, ia mendorong komitmen semua pihak, baik pemerintah maupun maupun parlemen, agar terus mengawal dan membangun legislasi yang komprehensif untuk menjaga ketahanan pangan.

“Apalagi ke depan kita juga perlu memberikan afirmasi terhadap pertanian yang berkelanjutan. Indonesia bersama delapan negara di ASEAN yang memang salah satunya terfokus untuk pertanian dan secara turun temurun, tentu ke depan perlu dibangun mekanisme yang komprehensif untuk mengawal sustainable agriculture. Juga untuk mengawal food security kita,” beber Anggota Komisi VI DPRI ini.

Putu juga menekankan adanya kerja sama komprehensif yang lebih luas dengan beberapa negara lain, misalnya Spanyol dan Swedia. Hal itu agar memastikan semua produk agrikultur Indonesia bisa mencapai pasar-pasar yang ada di kawasan Eropa.

Selain itu, Indonesia juga harus melihat pasar Eropa, tapi di satu sisi Eropa juga harus diedukasi dengan produk-produk ASEAN, khususnya Indonesia.

“Ini yang harus kita dudukan bersama. Karena itu saya apresiasi semangat AIPA dan berbagai pihak untuk mengawal semua ini mencari win-win solution. Sehingga, pada ujungnya kita mampu meningkatkan investasi yang bertanggung jawab, yang lebih maksimal dan eksponensial untuk membangun ketahanan pangan, agrikultur yang berkelanjutan. Jadi, yang trpenting agar dapat memberikan kesejahteraan kepada petani,” tegasnya. ** Tim/DM.

 

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Ungkap Alasan Periksa Artis FTV Kartika Dikasus Hasbi Hasan

    KPK Ungkap Alasan Periksa Artis FTV Kartika Dikasus Hasbi Hasan

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan alasan ketika memeriksa artis FTV sekaligus pegawai PT. Athena Jaya Production Wa Ode Kartika Sari. Hal tersebut disampaikan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu menyebut Kartika Sari mengetahui perihal kasus suap pengurusan perkara yang menjerat Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif Hasbi Hasan. “Saya dikonfirmasi terkait masalah rumah […]

  • Bupati Piter Gusbager Optimis, Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Keerom

    Bupati Piter Gusbager Optimis, Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Keerom

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Keerom,msinews.com-Pemerintah Kabupaten Keerom,Provinsi Papua optimis untuk menurunkan angka stunting pada tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan oleh Piter Gusbager, S.Hut, MUP. Pernyataan itu diungkapkan usai menghadiri acara Kick Off Mandiri Sahabat Desa Mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), bertempat di Gedung Pramuka, Arso Swakarsa.Kamis pekan lalu yang dibuka oleh Pj. Gubernur Papua Ramses […]

  • Kunjungi Aceh Tamiang, Mendagri Tito Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Bencana

    Kunjungi Aceh Tamiang, Mendagri Tito Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Bencana

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Msinews.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Senin (22/12/2025). Dalam kunjungannya tersebut, Mendagri menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di daerah itu. Bantuan yang diserahkan sebanyak 62.169 paket, terdiri atas selimut, kemeja, sarung, mukena, pembalut, beras, dan aneka makanan. Bantuan ini berasal […]

  • Hari Ini, 580 Anggota DPR dan 152 DPD RI Dilantik

    Hari Ini, 580 Anggota DPR dan 152 DPD RI Dilantik

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Hari ini Selasa 1 Oktober 2024, sebanyak 580 Anggota DPR RI dan 152 Anggota DPD RI yang terpilih berdasarkan Surat Keputusan KPU RI tentang hasil Pemilu Legislatif 2024 untuk periode 2024-2029, akan diambil sumpah/dilantik di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta. Pelantikan itu akan dilaksanakan di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara atau Gedung Kura-Kura, yang merupakan bangunan ikonik […]

  • KPK Tunda Umumkan Tersangka Baru Korupsi BI-OJK, Janji Tak Kunjung Terealisasi

    KPK Tunda Umumkan Tersangka Baru Korupsi BI-OJK, Janji Tak Kunjung Terealisasi

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini belum juga mengumumkan penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengakui adanya hambatan internal yang memperlambat penanganan kkasus dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa […]

  • WHO

    WHO: Wabah Kolera Terkait Erat dengan Perubahan Iklim dan Krisis Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pada Selasa (19/3), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan dalam konferensi pers bahwa wabah kolera di seluruh dunia sangat terkait erat dengan perubahan iklim dan situasi krisis kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Imunisasi, Vaksin, dan Biologi WHO, Dr. Kate O’Brien, saat berbicara pada konferensi pers Kelompok Penasihat Strategis Pakar Imunisasi (SAGE). Dr. […]

expand_less