Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Ada Apa, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia Hari Ini Datangi Polda Metro Jaya

Ada Apa, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia Hari Ini Datangi Polda Metro Jaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Merasa kesal atas sikap Jatanras Polda Metro Jaya yang telah menangkap enam warga asal dari Timur Indonesia, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia yang dikoordinir Josh Letwory dan Hengky Hengkesa berencana hari ini, kamis (27/06), akan mendatangi Polda Metro Jaya.

Kedatangan ini terkait penangkapan yang telah dilakukan Jatanras Polda Metro terkait terhadap enam warga dari daerah Timur Indonesia yang ditanggap beberapa waktu lalu terkait peristiwa keributan yang terjadi di tempat hiburan malam diskotik black owl.

Menurut Josh Letwory dan Hengky Hengkesa yang merasa kesal atas sikap polda ini, ketika menghubungi media ini kamis (27/06) mengatakan, mereka menduga Kuat kalau aksi Jatanras Polda untuk enam orang ditambah 1 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang tersebut telah “Dibayar” pihak Oligarki sehingga ada tindakan-tindakan yang dilakukan tidak manusiawi terhadap saudara mereka.

Bar OWL. (foto-net)

Menurut mereka, polisi dalam hal ini polda Metro Jaya unit Jantran telah melakukan intimidasi dan intervensi terhadap masyarakat yang kurang paham hukum, dan bukti bahwa Jatanras polda hanya berpihak kepada oligarki dan menindas rakyat kecil.

Josh Letwory dan rekannya menceritrakan kronologis masalah ini bermula terjadi keributan yang di tempat hiburan malam atau diskotik black owl yang berada di Pagedangan Kabupaten Tangerang.

“Kejadian bermula ketika sekelompok pemuda  yang ingin masuk untuk menikmati hiburan malam di tempat itu, ada bercekcok mulut dengan pegawai yang berada disana, dan kemudian ada salah satu pemuda yang terekam  cctv menjatuhkan barang yang ada di meja front office black owl tersebut, atas kejadian tersebut di saat itu juga sudah dilerai dan di amankan serta di tenangkan oleh kedua belah pihak dalam hal ini keamanan tempat diskotik dan para pemuda tersebut, namun keesokan harininya anggota Jatanras Polda Metro Jaya melakukan pencarian terhadap beberapa pemuda yang sempat terekam cctv menggunakan senjata lengkap senjata panjang serta senjata pendek”, ungkapnya

Menurut beberapa keterangan yang di informasikan saksi yang melihat pencarian polisi tersebut para korban di pukul disiksa dan di intervensi untuk mengakui perbuatan tersebut, dan diketahui penangkapan yang di lakukan ternyata atas dasar laporan yang di buat oleh Pihak disktotik black owl tersebut.

“Yang kami di sayangkan adalah arogansi kepolisian serta pihak diskotik yang terlihat memiliki super power tak tertandingi karena merasa memiliki orang kuat di negeri ini, padahal dalam kejadian tersebut tidak terlihat dan terbukti adanya tindakan pengeroyokan dan  penganiayayan”, jelasnya

Buntut dari kejadian tersebut 6 orang di tangkap, 1 orang tertangkap cctv sebagai pelaku pengrusakan karena menjatuhkan barang di meja front office sedangkan 5 orang lainnya belum di ketahui perbuatan pidana apa yang di lakukan tapi di paksakan harus di tangkap dan di tahan.

Ia menambahkan, bahwa keterangan dari pihak korban mereka dipukul ditindas dan di intervensi oleh polisi, kemudian berkelanjutan muncul pencarian khusus salah satu nama yang di sebarkan yaitu saudara Ical Kei pemuda yang berasal dari kepulauan Kei Maluku.

ICHAL merupakan salah satu senior yang ada di tempat lejadian tersebut, namun atas kejadian itu, bukanlah ada arahan atau perintah dari Saudara Ical Kei dalam peristiwa tersebut tetapi murni karena di pengaruhi alcohol.

Namun polisi memaksakan menangkap saudara Ical Kei dengan alasan pencarian dan tujuan penangkapan yang belum jelas karena tidak ada bukti yang bisa membuktikan hal keterlibatannya.

“Yang menjadi pertanyaan apakah pihak kepolisian dalam hal ini Jatanras Polda Metro Jaya sudah memiliki bukti tersebut atau tidak kemudian menetapkan status Ical Kei sebagai DPO. Pertanyaannya dasar penetapan DPO apakah secarah hukum terbukti bersalah atau tidak.  Kemudian kasus yang terjadi hanyalah sebuah keributan dan tidak ada korban di tempat kejadian”, tanya Josh Letwory

“Dengan sikap polisi seperti ini, terlihat jelas polisi sepertinya tunduk dan patuh terhadap pemilik diskotik black owl. Untuk itu kami meminta Polri untuk objektif melihat dan menilai sebuah perkara bukan karena dasar uang dan kekuatan oligarki”, tegasnya.

Berikut nama-nama yang telah ditahan di Polda Metro Jaya; Ricardo wee alias riko, Krisantu Alexander Mau Kura alis Ongki, Agustinus Kau Ilus alias Akam, Selfish Melmambessy alias Ikrom, Robertus Lefubun alias Onal, Yustinus Yulianus Masbaitunun alias Nus dan DPO Jan Charles Sedubun alias Ichal Kei.

(timred)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Komunikasi Seluruh Desk, Kemenko Polkam: Sense of Awareness Media Itu Penting

    Penguatan Komunikasi Seluruh Desk, Kemenko Polkam: Sense of Awareness Media Itu Penting

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menegaskan pentingnya pentingnya penguatan koordinasi komunikasi publik lintas kementerian dan lembaga (K/L) dalam menghadapi derasnya arus informasi, serta meningkatnya ancaman disinformasi. “Persoalan komunikasi media tidak bisa lagi ditunda, diperlukan sense of awareness yang tinggi di bidang media, mengingat peran media yang sangat strategis dalam membentuk opini publik […]

  • Mensos Salurkan Santunan Duka Bagi Keluarga Korban Longsor di Mojokerto

    Mensos Salurkan Santunan Duka Bagi Keluarga Korban Longsor di Mojokerto

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Mojokerto – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi kediaman korban longsor Mojokerto di Desa Jatijejer, Kec. Trawas, Kab. Mojokerto Minggu (6/4/2025). Ia menyampaikan bela sungkawa secara langsung sekaligus memberikan santunan kepada ahli waris para korban. “Saya takziah bersama Pak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Mojokerto ke rumah duka. Kita juga menyampaikan bela sungkawa sekaligus […]

  • Musrenbang Lambar 2025 Dibuka Secara Resmi

    Musrenbang Lambar 2025 Dibuka Secara Resmi

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Lampung Barat, MSINews com – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Tahun 2025 dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M. Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Memperkuat Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Ketahanan Ekonomi Yang Berkelanjutan” dan berlangsung di Lamban Pancasila kecamatan Balik Bukit. […]

  • Bandara VVIP IKN Dibangun

    Investor Besar Wings dan Djarum Hengkang dari IKN Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Dua Investor Wings Group dan Djarum Group, yang ada di Indonesia, sempat dikabarkan mundur dari proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kabar tersebut muncul setelah Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengumumkan daftar perusahaan di dalam konsorsium Agung Sedayu Group (ASG) yang awalnya tidak mencantumkan nama kedua perusahaan tersebut. Namun, pernyataan resmi dari […]

  • Wartawan Tempo Dibanting Polisi saat Liput Demo, Komisi III: Polri Harus Tindak Pelaku

    Wartawan Tempo Dibanting Polisi saat Liput Demo, Komisi III: Polri Harus Tindak Pelaku

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Abdullah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas oknum polisi yang membanting Wartawan Tempo saat melakukan peliputan aksi peringatan Hari Buruh di Semarang. Kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan. Abdullah mengatakan, tindakan oknum polisi itu tidak boleh dibiarkan, karena telah mengancam kebebasan pers. Sebab, oknum […]

  • Bumdes NAS Tebat Agung Sosialisasikan Bank Sampah, “Memilah Sampah menjadi Emas”

    Bumdes NAS Tebat Agung Sosialisasikan Bank Sampah, “Memilah Sampah menjadi Emas”

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Muaraenim, msinews.com – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam naungan Pemerintahan Desa (Pemdes) Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim membuat terobosan dengan membuat sampah menjadi berdaya guna. Bumdes Nas Tebat Agung menggelar sosialisasi Bank Sampah. Sosialisasi bertema “Memilah Sampah menjadi Emas” secara resmi dibuka oleh Kades Tebat Agung Kecamatan Rambang Niru Riswandi Ahmadnudin. […]

expand_less