Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Ada Apa, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia Hari Ini Datangi Polda Metro Jaya

Ada Apa, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia Hari Ini Datangi Polda Metro Jaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Merasa kesal atas sikap Jatanras Polda Metro Jaya yang telah menangkap enam warga asal dari Timur Indonesia, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia yang dikoordinir Josh Letwory dan Hengky Hengkesa berencana hari ini, kamis (27/06), akan mendatangi Polda Metro Jaya.

Kedatangan ini terkait penangkapan yang telah dilakukan Jatanras Polda Metro terkait terhadap enam warga dari daerah Timur Indonesia yang ditanggap beberapa waktu lalu terkait peristiwa keributan yang terjadi di tempat hiburan malam diskotik black owl.

Menurut Josh Letwory dan Hengky Hengkesa yang merasa kesal atas sikap polda ini, ketika menghubungi media ini kamis (27/06) mengatakan, mereka menduga Kuat kalau aksi Jatanras Polda untuk enam orang ditambah 1 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang tersebut telah “Dibayar” pihak Oligarki sehingga ada tindakan-tindakan yang dilakukan tidak manusiawi terhadap saudara mereka.

Bar OWL. (foto-net)

Menurut mereka, polisi dalam hal ini polda Metro Jaya unit Jantran telah melakukan intimidasi dan intervensi terhadap masyarakat yang kurang paham hukum, dan bukti bahwa Jatanras polda hanya berpihak kepada oligarki dan menindas rakyat kecil.

Josh Letwory dan rekannya menceritrakan kronologis masalah ini bermula terjadi keributan yang di tempat hiburan malam atau diskotik black owl yang berada di Pagedangan Kabupaten Tangerang.

“Kejadian bermula ketika sekelompok pemuda  yang ingin masuk untuk menikmati hiburan malam di tempat itu, ada bercekcok mulut dengan pegawai yang berada disana, dan kemudian ada salah satu pemuda yang terekam  cctv menjatuhkan barang yang ada di meja front office black owl tersebut, atas kejadian tersebut di saat itu juga sudah dilerai dan di amankan serta di tenangkan oleh kedua belah pihak dalam hal ini keamanan tempat diskotik dan para pemuda tersebut, namun keesokan harininya anggota Jatanras Polda Metro Jaya melakukan pencarian terhadap beberapa pemuda yang sempat terekam cctv menggunakan senjata lengkap senjata panjang serta senjata pendek”, ungkapnya

Menurut beberapa keterangan yang di informasikan saksi yang melihat pencarian polisi tersebut para korban di pukul disiksa dan di intervensi untuk mengakui perbuatan tersebut, dan diketahui penangkapan yang di lakukan ternyata atas dasar laporan yang di buat oleh Pihak disktotik black owl tersebut.

“Yang kami di sayangkan adalah arogansi kepolisian serta pihak diskotik yang terlihat memiliki super power tak tertandingi karena merasa memiliki orang kuat di negeri ini, padahal dalam kejadian tersebut tidak terlihat dan terbukti adanya tindakan pengeroyokan dan  penganiayayan”, jelasnya

Buntut dari kejadian tersebut 6 orang di tangkap, 1 orang tertangkap cctv sebagai pelaku pengrusakan karena menjatuhkan barang di meja front office sedangkan 5 orang lainnya belum di ketahui perbuatan pidana apa yang di lakukan tapi di paksakan harus di tangkap dan di tahan.

Ia menambahkan, bahwa keterangan dari pihak korban mereka dipukul ditindas dan di intervensi oleh polisi, kemudian berkelanjutan muncul pencarian khusus salah satu nama yang di sebarkan yaitu saudara Ical Kei pemuda yang berasal dari kepulauan Kei Maluku.

ICHAL merupakan salah satu senior yang ada di tempat lejadian tersebut, namun atas kejadian itu, bukanlah ada arahan atau perintah dari Saudara Ical Kei dalam peristiwa tersebut tetapi murni karena di pengaruhi alcohol.

Namun polisi memaksakan menangkap saudara Ical Kei dengan alasan pencarian dan tujuan penangkapan yang belum jelas karena tidak ada bukti yang bisa membuktikan hal keterlibatannya.

“Yang menjadi pertanyaan apakah pihak kepolisian dalam hal ini Jatanras Polda Metro Jaya sudah memiliki bukti tersebut atau tidak kemudian menetapkan status Ical Kei sebagai DPO. Pertanyaannya dasar penetapan DPO apakah secarah hukum terbukti bersalah atau tidak.  Kemudian kasus yang terjadi hanyalah sebuah keributan dan tidak ada korban di tempat kejadian”, tanya Josh Letwory

“Dengan sikap polisi seperti ini, terlihat jelas polisi sepertinya tunduk dan patuh terhadap pemilik diskotik black owl. Untuk itu kami meminta Polri untuk objektif melihat dan menilai sebuah perkara bukan karena dasar uang dan kekuatan oligarki”, tegasnya.

Berikut nama-nama yang telah ditahan di Polda Metro Jaya; Ricardo wee alias riko, Krisantu Alexander Mau Kura alis Ongki, Agustinus Kau Ilus alias Akam, Selfish Melmambessy alias Ikrom, Robertus Lefubun alias Onal, Yustinus Yulianus Masbaitunun alias Nus dan DPO Jan Charles Sedubun alias Ichal Kei.

(timred)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR RI Prakarsai Dialog Parlemen Dunia Bahas Isu Air

    DPR RI Prakarsai Dialog Parlemen Dunia Bahas Isu Air

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Nusa Dua,msinews.com -Wakil Ketua Badan Kerja Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana mengapreasiasi kepercayaan yang telah diberikan oleh Parlemen Dunia yang diwakili oleh Inter-Parliamentary Union (IPU) dan WWC. Ia pun memastikan Bali menjadi tuan rumah yang bisa menginspirasi dunia untuk menghadapi krisis air lewat kearifan lokal yang dimiliki sejak ratusan tahun. “DPR RI menjadi […]

  • DPD Gelar Gladi Bersih Besok,Persiapan Sidang Tahunan MPR 2026 Matang

    DPD Gelar Gladi Bersih Besok,Persiapan Sidang Tahunan MPR 2026 Matang

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI pada 14 Agustus 2026 terus dimatangkan. DPD RI selaku tuan rumah memastikan seluruh persiapan telah berjalan sesuai rencana. Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI Mahyu Darma mengatakan, sidang akan digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 08.30 WIB […]

  • Puluhan Tokoh Pers Nasional Siap Hadiri HPN Riau 2025

    Puluhan Tokoh Pers Nasional Siap Hadiri HPN Riau 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com– Sejumlah tokoh pers nasional menyatakan kepastiannya untuk hadir langsung menyukseskan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang akan digelar di Pekanbaru, Provinsi Riau 6-10 Februari 2025. Adapun tokoh-tokoh pers yang sudah menyatakan diri untuk hadir, seperti Tribuana Said, Timbo Siahaan, Ilham Bintang, Banjar Chearudin, Marah Sakti Siregar, Sasongko Tedjo, Akhmad Munir, Uni Lubis, […]

  • Pj Gubernur Babel Tanam Satu Juta Pohon dalam Enam Bulan, Targetkan 2,5 Juta dalam Satu Tahun.

    Pj Gubernur Babel Tanam Satu Juta Pohon dalam Enam Bulan, Targetkan 2,5 Juta dalam Satu Tahun.

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Pangkalpinang, msinews.com -Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Safrizal ZA melaksanakan gerakan menanam bibit pohon, diikuti sekitar 500 orang peserta. Penanaman bibit pohon secara simbolis dilakukan bertepatan dengan launching program Semangat Menanam Rakyat Bangka Belitung (Semarak Babel) 2024, di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Sahabudin, Selasa pagi, (23/7) lalu. Penanaman bibit pohon berjumlah lebih kurang 131.103 batang […]

  • Anak Penjarakan Ayah Kandung di Tegal, ‘Konflik Berawal dari Kotoran Kucing’

    Anak Penjarakan Ayah Kandung di Tegal, ‘Konflik Berawal dari Kotoran Kucing’

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Tegal, MSINews.com – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Tegal, Jawa Tengah, saat seorang anak memenjarakan ayah kandungnya sendiri setelah konflik seputar kotoran kucing. Ayah, berinisial ZA (70), dipenjara atas tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh putrinya. Konflik Bermula dari Kotoran Kucing Baca juga : Polisi Ungkap YA Tegelamkan Anak Tamara Sebanyak 12 Kali Dilangsir […]

  • PT PLN Diingatkan Waspadai Ancaman Teror EMP Bombs

    PT PLN Diingatkan Waspadai Ancaman Teror EMP Bombs

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- PT. PLN dihimbau untuk mulai mewaspadai dengan ancaman teror cyber attack EMP Bombs (Electromagnetic Pulse Bombs) yang telah terjadi di beberapa negara. Melihat begitu vitalnya Listrik bagi kehidupan bangsa ini, Ia pun meminta PT PLN untuk mulai merencanakan antisipasi terhadap ancaman teror ini kedepannya. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Evita […]

expand_less