Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Indonesia Harus Terus Dukung Palestina Merdeka Tolak Penjajahan Israel

Indonesia Harus Terus Dukung Palestina Merdeka Tolak Penjajahan Israel

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengapresiasi sikap Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memutuskan Resolusi yang mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Menurutnya, telah memenuhi syarat, serta mengingatkan agar Indonesia termasuk pemerintah Indonesia yang akan datang, agar terus konsisten melaksanakan ketentuan Konstitusi dan tradisi mensejarah sikap yang diwariskan oleh Presiden RI : Ir Soekarno dll, dengan memainkan peran positifnya dalam setiap forum untuk mewujudkan cita-cita Palestina merdeka secara penuh atau diakhirinya penjajahan Israel di Palestina sesuai amanat Konstitusi dalam pembukaan UUD NRI 1945.

“Resolusi SU PBB terakhir ini merupakan pencapaian yang sangat berarti bagi bangsa Palestina, berkah dari konsistensi perlawanan seperti yang secara terbuka dilakukan para pejuang Hamas dengan peristiwa 7 Oktober itu. Implikasinya Palestina dapat memperoleh hak-haknya di PBB sebagaimana negara-negara lain, dan membuka jalan agar DK PBB mengakui Palestina sebagai negara merdeka anggota penuh dari PBB. Sehingga akhirnya penjajahan Israel terhadap negara Palestina bisa diakhiri, serta genosida Israel atas Gaza bisa diberikan sanksi oleh Mahkamah Internasional,” katanya dalam keterangan tertulis diterima awak media di Parlemen,Sabtu 11 Mei 2024.

HNW sapaan akrabnya mengapresiasi Pemerintah Indonesia harus terus konsisten mendukung perjuangan untuk kemerdekaan Palestina secara penuh, seperti yang dilakukan oleh MenLu RI dalam sidang OKI di Gambia awal Mei yang lalu, dengan terus menjalin komunikasi dengan negara-negara lainnya untuk menyusun langkah-langkah yang lebih strategis. Apalagi, beberapa negara di Amerika Selatan dan Amerika Utara seperti Trinidad dan Tobago, Bahama dan lain baru saja memberikan pengakuan Palestina sebagai negara merdeka, serta negara-negara anggota Uni Eropa seperti Spanyol,  Irlandia, Slovenia dan Malta, serta juga negara Eropa lainnya, Norwegia pun  dikabarkan juga akan segera memberikan pengakuan terhadap negara Palestina merdeka.

Selain itu juga dukungan publik yang makin meluas terutama kampus dan masyarakat sipil di berbagai penjuru dunia terhadap Palestina merdeka.

“Momentum ini harusnya bisa dimaksimalkan dengan baik, untuk menghadirkan perdamaian dengan mewujudkan kemerdekaan Palestina dan mengakhiri penjajahan Israel,” ujarnya.

Lebih lanjut, HNW juga berpesan agar pemerintahan Indonesia yang baru juga memegang teguh amanat pembukaan UUD NRI 1945 untuk mengakhiri penjajahan di muka bumi, termasuk Palestina.

“Pak Prabowo sebagai calon presiden terpilih juga telah menyatakan pada masa kampanyenya bahwa Beliau mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina bahkan membantu dengan uang sebanyak Rp 5 M untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina itu, bahkan Prabowo juga bersuara melalui artikelnya di salah satu media luar negeri the Economist yang mengkritik sikap standar ganda negara-negara barat terhadap Palestina. Peran dan sikap sesuai Konstitusi ini yang harus terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia, yakni mendukung  kemerdekaan Palestina dan mengkritisi pentingnya keadilan agar tidak ada diskriminasi terhadap bangsa Palestina,” kata politisi PKS ini.

Salah satu langkah konkret yang perlu dilakukan adalah menggalang lobby ke pemerintah Amerika Serikat secara intensif agar tidak kembali menggunakan hak vetonya untuk kepentingan Israel, agar konsisten dengan prinsip demokrasi dan tidak bertentangan dengan mayoritas mutlak anggota DK PBB, termasuk terkait status keanggotaan penuh Palestina yang sudah kembali direkomendasikan melalui resolusi SU PBB ini, karena untuk mewujudkannya  masih membutuhkan rekomendasi Dewan Keamanan PBB sesuai Pasal 4 Piagam PBB.

“Dengan berbagai perkembangan dinamis di atas, Indonesia perlu berani menjadi pelopor menyampaikan secara langsung kepada Amerika Serikat, atau perlu menggalang dukungan dengan negara-negara lain, agar AS tidak selalu ‘tunduk’ terhadap Israel, yang terbukti juga tidak mau tunduk pada saran/proposal AS untuk gencatan senjata dan  tidak melakukan serangan terhadap Rafah, padahal HAMAS sudah menyetujui proposal itu,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Indonesia juga perlu secara terbuka mengutuk dan mengecam sikap Duta Besar Israel di PBB yang merobek Piagam PBB saat Sidang Majelis Umum PBB berlangsung. Sikap Israel yang melecehkan PBB sebagai institusi sudah sangat sering dilakukan, sebagaimana yang dilakukan Israel  selama ini di lapangan dengan mengabaikan berbagai macam resolusi yang dikeluarkan oleh badan PBB, termasuk resolusi DK PBB untuk melakukan gencatan senjata beberapa waktu lalu.

“Baik juga bila Indonesia menggalang dukungan untuk menegakkan marwah dan kedaulatan PBB, agar Israel dengan berbagai bukti kelakuan yang tidak sesuai dengan Piagam PBB untuk dikeluarkan saja dari keanggotaan PBB. Karena apa yang dilakukan oleh Israel itu sudah memenuhi ‘unsur’ dalam Pasal 6 Piagam PBB, dimana negara anggota PBB dapat dikeluarkan dari keanggotaan PBB karena terus menerus melanggar prinsip yang terkandung dalam piagam PBB,” tutupnya. ** Dom.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bob Hasan ; Negara Harus Jamin Hak Ekonomi Pencipta dalam Revisi UU Hak Cipta

    Bob Hasan ; Negara Harus Jamin Hak Ekonomi Pencipta dalam Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Usulan skema royalti dalam proses revisi Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, mengandung konsekuensi bahwa negara harus mengambil peran strategis. Sebab menurutnya, tanpa dukungan negara, mekanisme perlindungan tidak akan berjalan optimal. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan. “Tidak terdaftar pun menjadi kewajiban negara. Jadi hak ekonomi itu […]

  • Kemnaker Sambut Baik UU KIA, Tingkatkan dan Lindungi Kesejahteraan Pekerja

    Kemnaker Sambut Baik UU KIA, Tingkatkan dan Lindungi Kesejahteraan Pekerja

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan menjadi yang kini menjadi Undang-Undang, disambut baik oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. UU KIA diyakini akan semakin meningkatkan pelindungan dan kesejahteraan bagi pekerja/buruh. “Pengesahan RUU KIA menjadi udang-undang merupakan wujud konkret dari komitmen DPR dan Pemerintah untuk menyejahterakan ibu dan anak […]

  • Gugatan Praperadilan

    Gugatan Praperadilan Harun Masiku Ditolok, MAKI Siap Ajukan Gugatan Baru.

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyatakan kekecewaan setelah gugatan praperadilan mereka terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengadili Harun Masiku secara in absentia ditolak. Meski demikian, MAKI menghormati keputusan tersebut. Menurut Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (21/2/2024), mereka menghormati putusan hakim meskipun kecewa atas […]

  • Dana MBG Langsung dari KPPN ke Virtual Account, Kepala BGN Sebut Tak Mungkin Ada Korupsi

    Dana MBG Langsung dari KPPN ke Virtual Account, Kepala BGN Sebut Tak Mungkin Ada Korupsi

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan secara terang bahwa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) baik dari pelaksanaan, pelayanan hingga pengawasan tak mungkin ada korupsi. Menurutnya, program ungggulan prioritas Presiden Prabowo MBG ini, pihak dari BGN dalam proses pembayaran pengadaan MBG, baik ke dapur sampai ke pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) […]

  • PBI BPJS Kesehatan Nonaktif, Komite III DPD RI Soroti Pasien Penyakit Kronis

    PBI BPJS Kesehatan Nonaktif, Komite III DPD RI Soroti Pasien Penyakit Kronis

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Msinews.com – Komite III DPD RI memberikan perhatian serius terhadap proses penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada awal tahun 2026 lalu. Situasi ini dinilai mengulang kejadian serupa pada tahun 2025 yang memicu keresahan dan kepanikan luas di tengah masyarakat. “Penonaktifan itu telah menyebabkan keresahan dan kepanikan khususnya bagi penderita penyakit […]

  • Soal PLTN,ESDM : RI dan Rusia Belum Bahas Nuklir dalam Pertemuan Prabowo dan Putin

    Soal PLTN,ESDM : RI dan Rusia Belum Bahas Nuklir dalam Pertemuan Prabowo dan Putin

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi,mengatakan bahwa, belum ada pembahasan soal pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia. “Nggak (bahas PLTN), kayaknya nggak bahas,”  kata Eniya Listiani Dewi dikutiɛ Antaranews,Kamis (19/6/2025) Ia menjelaskan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, adalah Direktur Jenderal Mineral dan Batu […]

expand_less