Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Puan Bicara Soal Pejuang Keadilan di Hari Kartini: Habis Gelap Terbitlah Terang

Puan Bicara Soal Pejuang Keadilan di Hari Kartini: Habis Gelap Terbitlah Terang

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com– Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk mengikuti teladan Raden Ajeng (RA) Kartini dengan terus berjuang memperoleh hak-haknya. Hal itu disampaikan menyambut Peringatan Hari Kartini 21 April 2024 di Jakarta.

“Telah lebih dari satu abad perjuangan RA Kartini, namun masih kita temukan banyaknya ketidakadilan bagi kaum perempuan,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima awak media di Parlemen, Jakarta, Minggu (21/4/2024).

Dikatakan, kesetaraan gender yang telah diperjuangkan RA Kartini pada abad ke-20 hingga kini masih juga menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama. Khususnya dalam hal keadilan bagi perempuan Indonesia karena masih banyaknya berbagai ruang ketimpangan.

“Walaupun Indonesia sudah memiliki banyak pedoman, regulasi dan aturan pendukung terhadap kesetaraan gender, realitanya hingga hari ini perempuan Indonesia masih banyak yang mengalami ketimpangan sosial dan budaya,”ujarnya.

“Kita masih terus menemukan perempuan-perempuan yang mengalami seperti Ibu kita Kartini dulu saat beliau berjuang melawan ketidakadilan karena peran sekunder perempuan dalam masyarakat,” imbuh Mantan Menko PMK ini.

Selain itu puan juga menyebut tidak sedikit perempuan Indonesia yang belum bebas mendapatkan hak-haknya. Puan merinci, mulai dari hak untuk hidup bebas dari kekerasan dan diskriminasi, hak menikmati standar kesehatan fisik dan mental tertinggi yang dapat dicapai, hak terhadap akses pendidikan, hingga hak mendapatkan kerja dan upah yang setara.

“Tidak bisa kita pungkiri, masih cukup banyak perempuan yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan, akses kesehatan, dan akses teknologi yang hari ini menjadi salah satu modal menjalani kehidupan sehari-hari,” kata Cucu Proklamator Bung Karno ini.

“Menjadi tugas kita bersama para pemangku kebijakan dan stakeholder terkait untuk dapat memberikan hak bagi perempuan terbebas dari kekerasan dalam ranah apapun”

“Kita juga melihat masih kurangnya ruang aman dan nyaman bagi perempuan di berbagai fasilitas umum. Tentunya ini menjadi tugas Pemerintah untuk dapat meningkatkan layanan yang memadai,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.” ujarnya lagi.

Selain itu, dalam catatannya,Puan juga menyoroti tingginya  angka kekerasan terhadap perempuan di Indonesia, baik kekerasan fisik, mental, maupun kekerasan seksual.

“Dalam hal ini, menjadi tugas kita bersama para pemangku kebijakan dan stakeholder terkait untuk dapat memberikan hak bagi perempuan terbebas dari kekerasan dalam ranah apapun. Termasuk keadilan hukum bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Puan mendorong setiap pemangku kepentingan memastikan agar perempuan memiliki ruang dan kesempatan yang sama dalam pekerjaan. Terutama terkait dengan upah kerja yang seharusnya dapat setara dengan pekerja laki-laki.

“Dukungan bagi keadilan terhadap perempuan di lingkungan kerja harus semakin kita dorong. Misalnya untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam peningkatan karir. Karena banyak perempuan Indonesia yang memiliki kapasitas dan segudang prestasi,” imbuhnya.

Puan mengakui bahwa saat ini kesempatan bagi perempuan untuk menjadi pemimpin sudah cukup terbuka.

“Kartini-Kartini era sekarang harus mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk berkarya dan mengaplikasikan kemampuannya”

“Tapi masih saja kita temukan ruang-ruang diskriminasi terhadap perempuan di berbagai bidang. Padahal banyak sekali perempuan Indonesia yang memiliki potensi dan kemampuan yang tidak kalah dengan laki-laki dalam hal kepemimpinan,” jelasnya.

“Kartini-Kartini era sekarang harus mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk berkarya dan mengaplikasikan kemampuannya,” imbuh Puan.

Puan pun berbicara soal pengikisan hak-hak perempuan dalam demokrasi. Hal ini terkait dengan kebebasan berekspresi dan berpendapat kaum perempuan yang sering sekali terabaikan di ruang publik.

“Di tengah alam demokrasi Indonesia, yang dalam beberapa waktu belakangan ini mengalami tantangan, perempuan Indonesia juga mengalami ketidakadilan di sejumlah lini,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Puan mendorong upaya peningkatan pemberdayaan perempuan di bidang pelayanan publik untuk memastikan aspirasi perempuan semakin mudah terealisasi. Salah satunya lewat jalur politik yang dapat mengakomodir perjuangan perempuan.

“Pemberdayaan perempuan harus dilakukan pada berbagai tingkatan, termasuk di bidang politik. Dan kita bersyukur keterlibatan perempuan berkiprah di dunia politik dari waktu ke waktu terus bertambah. Terlihat dari tren peningkatan keterwakilan perempuan di lembaga legislatif,” urai Ketua DPR RI pertama di Indonesia itu.

Puan juga menyinggung pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri terkait demokrasi di Indonesia yang tengah mengalami ujian. Puan meminta semua perempuan Indonesia terus memperjuangkan fajar demokrasi sebagai cita-cita luhur bangsa.

“Karena dengan demokrasi yang sehat, hak-hak perempuan dapat terwujud dengan kesejatian. Mari kita berupaya menjadi Kartini modern yang tetap menjunjung tinggi emansipasi, menjadi perempuan tangguh dan berprinsip pada luhurnya demokrasi,” katanya.

Ia mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk meneruskan perjuangan RA Kartini demi generasi yang lebih baik.

“Jangan pernah patah arang terhadap berbagai tantangan dan ketidakadilan yang dihadapi kaum perempuan, sebab Habis Gelap Terbitlah Terang. Selamat memperingati Hari Kartini untuk seluruh perempuan hebat Indonesia,” tutupnya. ** Dom.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yaqut

    Gus Yaqut Kembali Nahkodai Federasi Wing Chun Indonesia

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, Federasi Wing Chun kembali menyerahkan tampuk ketua umum kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk periode 2023-2027. Sebelumnya Menag Yaqut ditetapkan sebagai ketum olahraga beladiri asal Hongkong ini periode 2021-2023. Mandat sebagai Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diserahkan Sekretaris Jenderal Federasi Wing Chun Indonesia, Maulana Zaenal bersama […]

  • Tegakkan Kedaulatan dan Perkuat Keamanan Nasional, DPR Finalisasi RUU Pengelolaan Ruang Udara

    Tegakkan Kedaulatan dan Perkuat Keamanan Nasional, DPR Finalisasi RUU Pengelolaan Ruang Udara

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 153
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Panitia Khusus (Pansus) DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengelolaan Ruang Udara menyatakan pembahasan regulasi tersebut terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, DPR bersama pemerintah memasuki tahap sinkronisasi sejumlah norma strategis. Wakil Ketua Pansus Pengelolaan Ruang Udara DPR RI, Amelia Anggraini, mengatakan sinkronisasi itu meliputi penegasan kedaulatan ruang udara, pembagian kewenangan sipil dan […]

  • Menko Polkam Perkuat Kesiapan Penanggulangan Karhutla di Sumsel an

    Menko Polkam Perkuat Kesiapan Penanggulangan Karhutla di Sumsel an

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Jenderal Pol (purn.) Budi Gunawan melalui Desk Penanggulangan Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) perkuat penanganan dan pencegahan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). “Menyikapi kejadian Karhutla yang semakin sering terjadi dan posisi siaga darurat yang telah ditetapkan oleh Provinsi Sumsel maupun 10 Kabupaten/Kota jajarannya, kami mendorong […]

  • Bantuan Gempa NTT Terus Diperkuat, Pos Pendukung Logistik Nasional Distribusikan 198 Ton Bantuan

    Bantuan Gempa NTT Terus Diperkuat, Pos Pendukung Logistik Nasional Distribusikan 198 Ton Bantuan

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 407
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Pos Pendukung Logistik Nasional yang berlokasi di Halim Perdanakusuma terus menerima bantuan untuk penanganan bencana gempa bumi M7,7 Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Rabu (19/8), donasi seberat 646 ton mengalir untuk didistribusikan ke wilayah terdampak. Pada Rabu (19/8), tercatat sebanyak 4 ton bantuan masuk ke gudang. Bantuan tersebut berasal dari lima donatur dan menjadi […]

  • Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Pekanbaru,msinews.com-Anggota Komisi II DPR RI Arsyadjuliandi Rachman menyoroti tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu tahun 2024 di Provinsi Riau mengalami penurunan. Ia mencatat, pada Pemilu tahun 2019 lalu, partisipasi pemilih di Riau mencapai 78 persen, sedangkan pada pemilu tahun 2024 partisipasi pemilih turun menjadi 77 persen. Karena itu ia mendorong penyelenggara pemilu dan stakeholder terkait lebih […]

  • Cahaya Ladara Nusantara Berkomitmen Kembangkan UMKM Indonesia

    Cahaya Ladara Nusantara Berkomitmen Kembangkan UMKM Indonesia

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Ketua Umum Cahaya Ladara Nusantara (CLN) Nannie Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa CLN sangat berkomitmen dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di seluruh Indonesia. CLN terus bertekad untuk membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan dan memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi maksimal dalam perekonomian negara. ” CLN merupakan wadah yang tidak hanya […]

expand_less