Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Edhie Baskoro Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja

Edhie Baskoro Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan pekerja secara menyeluruh melalui jaminan keselamatan kerja, perlindungan kesehatan dan sosial, pengaturan jam kerja yang adil, pencegahan PHK sepihak, serta dukungan terhadap pendidikan anak-anak pekerja.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Audiensi Kebangsaan yang mengangkat tema “Sinergi Pekerja, Pengusaha, dan Pemerintah untuk Indonesia Maju: Pacitan Nyawiji Sejahtera” di hadapan 500-an pekerja yang datang.

Ia mengajak para pekerja untuk bersyukur atas pekerjaan yang mereka miliki, terutama dalam kondisi dunia yang penuh ketidakpastian.

“Di tengah situasi global yang penuh dengan perang, krisis energi, pangan, dan ekonomi, kita harus bersyukur masih memiliki pekerjaan yang layak, legal, dan terhormat. Banyak orang di luar sana yang berjuang keras untuk mendapatkan pekerjaan, sementara lapangan kerja terbatas,” katanya.

Pada kesemptan yang sama, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja di Pacitan dan berharap semoga mereka selalu diberikan kekuatan dan semangat untuk terus bekerja menuju kesejahteraan pekerja yang lebih baik.

“Selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja di Pacitan. Semoga kalian semua terus diberikan kekuatan untuk bekerja dengan baik, dan semakin sejahtera,” ujar pria yang akrab disapa Ibas ini.

Kolaborasi Jadi Kunci Peningkatan Kesejahteraan Pekerja

Dalam sambutannya, Ibas mengingatkan pentingnya semangat persatuan, guyub, dan rukun. “Tanpa kerja sama, tidak ada yang bisa dicapai secara maksimal. Kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah sangat penting untuk mewujudkan kemajuan,” katanya. “Kita semua harus menjaga semangat kerja keras dan kolaborasi ini,” tegasnya.

Untuk itu, Ibas meminta semua yang hadir untuk terus menjaga semangat kolaborasi demi kemajuan bersama. “Setuju ya…?!” tanya Ibas kepada peserta audiensi, yang dijawab serempak dengan, “Setuju!”

Anggota Dapil Jawa Timur VII dari Fraksi Partai Demokrat, menegaskan bahwa perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja harus dimulai dari aspek yang paling mendasar, yakni keselamatan kerja.

“Komitmen kami adalah sama seperti bapak ibu semua. Kami ingin memastikan pekerja bekerja dalam kondisi yang aman dan terlindungi. Keselamatan kerja menjadi catatan yang sangat penting bagi kami,” tegasnya.

Lebih lanjut, lulusan S2 Nanyang Technological University (Singapura) tersebut menyoroti pentingnya jaminan kesehatan bagi pekerja. Ia menyampaikan bahwa jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pekerja.

“Kesehatan adalah hak fundamental yang harus dijamin. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa para pekerja mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dengan manfaat yang maksimal,” lanjutnya.

Selain itu, Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN tersebut menekankan bahwa pengaturan waktu kerja yang manusiawi sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan pekerja.

“Kami percaya bahwa produktivitas tidak boleh mengorbankan kesehatan. Jam kerja yang masuk akal sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kekuatan pekerja, karena tidak ada manusia yang bisa bekerja tanpa istirahat,” jelas Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Aspirasi Pekerja dan Dukungan Kebijakan untuk Kesejahteraan Pekerja

Salah satu poin penting yang disampaikan Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan Pengurus Keluarga Besar FKPPI itu adalah komitmennya untuk terus mendengarkan semua aspirasi dari pekerja. “Aspirasi kalian adalah aspirasi kita semua. Kami akan terus mendengarkan, memperjuangkan, dan mengawal program-program yang bermanfaat untuk kesejahteraan pekerja,” ungkapnya.

Lulusan S3 IPB University ini juga mengingatkan pesan semangat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sangat mendalam mengenai pentingnya peran pekerja dalam pembangunan bangsa.

“Kita harus terus berjuang untuk kemajuan bangsa. Seperti yang dikatakan oleh Presiden SBY, ‘Pekerja adalah pondasi kemajuan, tanpa mereka, kita tidak akan bisa membangun negara,’” kenang Ibas.

Ibas mengenang masa pemerintahan SBY, ketika gaji TNI, Polri, dan PNS naik sembilan kali, dan hubungan yang harmonis antara pekerja (buruh), pengusaha, dan pemerintah selalu dijaga.

Ibas yakin bahwa pemerintahan Presiden Prabowo juga akan terus memperhatikan kesejahteraan pekerja, termasuk para pengemudi ojek online (ojol).

“Saya yakin pemerintahan Presiden Prabowo juga akan terus memperhatikan kesejahteraan pekerja, termasuk teman-teman pengemudi ojek online, yang memiliki peran penting dalam perekonomian kita,” ujarnya.

Ibas juga memberikan informasi penting terkait upah minimum Kabupaten Pacitan (UMK) yang naik pada tahun 2026 menjadi Rp2.514.892, yang sebelumnya pada tahun 2025 sebesar Rp2.364.287.

“Kenaikan UMK ini tentu menjadi langkah positif bagi kesejahteraan pekerja di Pacitan, meskipun kami tetap perlu memperhatikan berbagai faktor yang ada, termasuk kondisi ekonomi,” jelas Ibas.

Dalam sesi dialog, beberapa perwakilan pekerja menyampaikan aspirasi mereka. Sumarsih, perwakilan pekerja, mengapresiasi kenaikan UMK yang sebesar 0,08 persen di Kabupaten Pacitan, namun mengusulkan agar kenaikan tersebut dikaji ulang mengingat tingginya harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.

Ia juga mengapresiasi adanya dana bagi hasil cukai tembakau yang dibagikan kepada pekerja buruh petani dan pelinting tembakau. Namun, di sisi lain, ia dan rekan-rekan buruhnya turut prihatin dengan besaran alokasi bagi hasil yang kian waktu makin sedikit. Sumarsih meminta atensi dari Bupati Pacitan dan kepada EBY untuk memperhatikan hal tersebut demi menunjang kesejahteraan pekerja pabrik rokok.

Sementara itu, Mawan Hardiyanto, yang mewakili ojek online Pacitan, mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo terkait penurunan potongan menjadi 8 persen, tetapi berharap kebijakan tersebut tetap adil dan tidak memberatkan pihak aplikasi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menegaskan pentingnya sinergi antara pekerja dan pengusaha. “Kenaikan UMK memang diperlukan, namun kita harus tetap mempertimbangkan keberlanjutan usaha, agar hubungan antara pekerja dan pengusaha tetap harmonis dan saling menguntungkan,” jelas Bupati Indrata.

Audiensi Kebangsaan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, antara lain Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, perwakilan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Pacitan, Drs. Acep Suherman, M.M., serta anggota DPRD Pacitan lainnya, yaitu Baginda Rahardian Pratama, Rachman Widjayanto, Anung Dwi Rismanto, dan Joko Susilo Hadi.

Audiensi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara semua elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kemajuan Pacitan dan Indonesia secara keseluruhan. Para peserta audiensi sepakat untuk terus bekerja bersama guna memajukan kesejahteraan pekerja dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera./ Editor ; Tim Redaksi.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon Istana Soal Isu Reshuffle Kabinet dan Pengunduran Driri Menkeu Purbaya

    Respon Istana Soal Isu Reshuffle Kabinet dan Pengunduran Driri Menkeu Purbaya

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Pihak Istna membantah rumor yang beredar bahwa, Menteri Keuangan RI, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri dari Kabinet erah Putih. Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto bakal melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Pras, sapaan Prasetyo Hadi menegaskan Presiden Prabowo belum berencana […]

  • Tanjung Lubuk dan Cempaka Meriah Sambut E-RA, Sumsel CERAH

    Tanjung Lubuk dan Cempaka Meriah Sambut E-RA, Sumsel CERAH

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com -Suasana suka cita pada hari itu, 7 Oktober 2024 nyaris mewabah ke seantero Desa Tanjung Lubuk Simpang Celikah dan Tanjung Pengairan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Masyarakat di dua desa tersebut menyambut antusias kunjungan Calon Gubernur (Cagub) H. Ir. Eddy Santana Putra, M.T. (ESP). Pada hari itu Cagub Sumsel ESP juga mengunjungi Desa […]

  • Kisah Inspiratif Ade Lukman, Merawat Sang Ibu Terkena Depresi

    Kisah Inspiratif Ade Lukman, Merawat Sang Ibu Terkena Depresi

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kisah Inspiratif Ade Lukman: Rela Putus Sekolah demi Merawat Ibunya yang mengalami Depresi selama belasan tahun. Kisah ini terungkap di Kampung Pasir Timba, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Dalam sebuah kisah Inspiratif Ade Lukman yang memilukan dan menginspirasi untuk mampu menerima segala ujian yang diberikan dari Allah, SWT. […]

  • Djarot Jelaskan Aturan Keluarga Kader PDIP Tak Boleh Beda Partai

    Djarot Jelaskan Aturan Keluarga Kader PDIP Tak Boleh Beda Partai

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Partai Djarot Saiful Hidayat Jakarta – Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Partai Djarot Saiful Hidayat menjelaskan aturan di internal partainya soal larangan keluarga inti kader berbeda partai. Menurut Djarot, aturan larangan berbeda partai bagi kader berlaku bagi keluarga inti seperti istri atau suami dan anak. Sementara, anak yang […]

  • Senator Lia Istifhama Dorong UU Sisdiknas Baru Hadirkan Rasa Keadilan untuk Guru dan Anak Didik

    Senator Lia Istifhama Dorong UU Sisdiknas Baru Hadirkan Rasa Keadilan untuk Guru dan Anak Didik

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, menilai revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) harus mampu menjawab persoalan mendasar di dunia pendidikan, terutama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada perlindungan guru serta peserta didik. Lia menyoroti masih banyaknya celah dalam pelaksanaan pendidikan inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas. “Contohnya di Surabaya, kelas […]

  • Menkeu sebut, Investasi dan Daya Beli Ditargetkan Jadi Mesin Pertumbuhan 2027

    Menkeu sebut, Investasi dan Daya Beli Ditargetkan Jadi Mesin Pertumbuhan 2027

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa ,menegaskan bahwa Pemerintah menyiapkan strategi penguatan investasi dan menjaga daya beli masyarakat. Hal tersebut  agar aktivitas ekonomi bergerak lebih cepat. Adapun,  pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2027 berada pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen sebagai langkah menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029. Pernyataan ini disampaikan saat menyampaikan […]

expand_less