Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI ke-42: Melacak Jejak Istana Sriwijaya

Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI ke-42: Melacak Jejak Istana Sriwijaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM– Acara Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI diawali Sambutan Dekan FISIP-UNSRI, diwakili WD III Dr. Andries Leonardo, S.IP., M.Si. “…Karya Tulis Ilmiah dan Bedah Buku, merupakan kegiatan yang harus didorong sebagai Tradisi Akademis di FISIP-UNSRI…”

Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI ke-42 Berlangsung di Ruang Doktor, FISIP-UNSRI, Palembang, pada Jumat, 21 Februari 2025 Pukul 08:30 s.d. selesai.

Kegiatan tersebut menghadir dua panelis, masing-masing Dr. A. ERWAN SURYANEGARA, M.Sn, dengan materi Melacak Jejak Istana Sriwijaya,dan Dosen FISIP-UNSRI dengan judul materi Menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sementara tiga panelis masing-masing Dr. Vieronica Varbi Sununinanti, S.Sos., M.Si, Dr. Sena Prabu Putra Jaya, S.AP., M.AP,dan Ferdiansyah Rivai, S.IP., M.A.

Dalam kesempatan itu, Dr. A. Erwan Suryanegara, M.Sn memaparkan isi buku “Melacak Jejak Istana Sriwijaya”. Disusul paparan Pemateri II dan III dari Tim Penulis Dian Anggraini, S.IP., M.Si. (dosen Adm. Publik) dan Maudy Noor Fadhlia, S.H.Int., M.A. (dosen HI) FISIP – UNSRI presentasikan bukunya “Menyongsong Indonesia Emas 2045”.

Melacak Jejak…dua diksi awal yang dipakai Erwan pada judul bukunya, “…merupakan upaya menelusuri bukti-bukti jejak berdasarkan sisa-sisa tinggalan, untuk menemukan secara seksama…”, ungkap Erwan mengawali paparannya.

Sriwijaya kala itu merupakan kekuatan besar dunia, bukan saja secara politik kekuasaan dan ekonomi maritimnya, Sriwijaya juga memiliki pendidikan tinggi dan mempunyai Acharya (Guru Besar) Dharmakirti yang kritis, sehingga cantrik Athisa asal India lebih memilih belajar ke Sriwijaya.

Satu-persatu Erwan memaparkan tanda (sign) indeks hasil pelacakannya, di mana letak Istana Sriwijaya melalui kajian situs dan artefak tinggalan Sriwijaya. Situs Gde Ing Suro, Situs Telaga Biru, Prasasti Telaga Batu I, Prasasti Kedukan Bukit, dan lain sebagainya yang menunjukkan relasi sebab-akibat (kausal), berhasil dinarasikan oleh Erwan baik melalui bukunya maupun paparannya, memukau audien larut menyimak dan mendengarkan.

Dr. A. ERWAN SURYANEGARA, M.Sn.

Analisa kritis diungkapnya atas prasasti Sriwijaya, bukan prasasti sumpahan melainkan wujud hukum tertulis awal di Bumi Pertiwi. Buku Erwan dilengkapi visual tinggalan Sriwijaya berupa foto-foto guna menjawab keingintahuan masyarakat pembaca berkenaan Ke-sriwijayaan.

Setelah Erwan Suryanegara dilanjutkan paparan buku kedua oleh Dian, “Reformasi Ketenagakerjaan” kemudian diteruskan oleh Maudy, “Pembangunan Ekonomi Maritim Berkelanjutan”. Baik Dian maupun Maudy secara piawai mempresentasikan hasil telaah mereka, tentunya sesuai tema seperti disebutkan tadi. Tampak bahwa secara kebetulan pada sesi Panel I itu, sesungguhnya ada keselarasan tema/judul pada materi yang dibicarakan.

Pembahas pertama tampil Dr. Vieronica yang membahas buku Melacak Jejak Istana Sriwijaya, Vieronica tampaknya telah berhasil membaca isi buku yang dibahasnya secara detail. Dr. Vieronica mampu mengungkapkan dengan baik poin-poin gagasan penulis buku yang dibahasnya, “…walaupun jujur saya baru pertama pada buku ini belajar kenal akan Sriwijaya…,” ujar Vieronica.

Secara berturut kemudian Pembahas II Ferdiansyah Rivai, S.IP., M.A. dan Pembahas III Dr. Sena Prabu, mereka secara bergantian membahas buku Menyongsong Indonesia Emas 2045. Ferdi berhasil cukup cerdas membahaskaitkan dengan kondisi real saat ini, terkait wacana yang sedang hangat jadi perbincangan, demikian pula ketika Dr. Sena dalam menyampaikan pembahasannya.

Patut diberikan apresiasi tinggi, karena melalui Forum Ilmiah Bedah Buku Dies FISIP – UNSRI ke-42 ini, telah muncul pemikiran-pemikiran kritis: Indonesia sebagai kawasan maritim sejak era Sriwijaya, namun kemaritiman itu sendiri hingga kini tampaknya masih misteri. Mari, para mahasiswa, dosen-dosen terutama yang masih muda, serta seluruh civitas akademika di FISIP – UNSRI, jadilah pelopor mengungkap misteri itu, guna menggapai cita-cita Nasional, Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia… Dirgahayu FISIP-UNSRI. (SN/Biro SumselBabel).**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luluk Bahagia Dapat Nomor 1, Miliki Banyak Filosofi Kemenangan

    Luluk Bahagia Dapat Nomor 1, Miliki Banyak Filosofi Kemenangan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com –Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim mengaku bahagia mendapat nomor urut 1 pada kontestasi pemilihan Gubernur Jatim 2024. Seperti yang telah diharapkan, nomor 1 untuk Luluk-Lukman kini sudah ditangan dan resmi ditetapkan oleh KPU Jatim dalam rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut Pilgub Jatim di Hotel Mercure […]

  • Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

    Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menegaskan bahwa perhatian terhadap mahasiswa terdampak bencana tidak boleh hanya difokuskan pada mereka yang berada di lokasi bencana saja, tetapi juga harus mencakup mahasiswa perantau yang sedang menempuh pendidikan jauh dari daerah asal. Anggota Parlemen asal Daerah Pemilihan D.I.Y ini menyebut bahwa, mahasiswa yang berasal dari […]

  • Ajukan PK,Mantan Pengacara Lukas Enembe Bawa Bukti Putusan MK Soal Pasal Karet dan Multitafsir

    Ajukan PK,Mantan Pengacara Lukas Enembe Bawa Bukti Putusan MK Soal Pasal Karet dan Multitafsir

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    msinews.com– Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Dr. Stefanus Roy Rening, S.H., M.H, mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA), atas perkara obstruction of justice atau perintangan penyidikan dalam Kasus Lukas Enembe, yang menjadikannya terpidana selama 4,5 tahun penjara. Stefanus Roy Rening memasukkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 71/PUU- XXIII/2025 yang dibacakan pada tanggal 2 Maret […]

  • Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Butuh Keberpihakan Pemerintah

    Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Butuh Keberpihakan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com– Industri penerbangan di tanah air masih menghadapi berbagai tantangan berat di tahun 2025. Dibutuhkan keberpihakkan pemerintah agar ekosistem industri penerbangan mampu menyediakan layanan terjangkau dan berkualitas kepada konsumen. “Kami menilai saat ini perlu ada kajian serius untuk mengarustamakan transportasi udara untuk memperlancar konektivitas Indonesia sebagai negara kepulauan. Maka satu-satunya jalan agar hal itu […]

  • Liga Champions: Real Madrid vs. Leipzig Berakhir Imbang 1-1

    Liga Champions: Real Madrid vs. Leipzig Berakhir Imbang 1-1

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Spanyol, MSINews.com – Penyisihan Liga Champions antara Real Madrid dan RB Leipzig pada Kamis pagi pukul 03.00 WIB berakhir dengan skor imbang 1-1, menguntungkan tim tuan rumah berkat agregat 2-1. Sebelum pertandingan dimulai, Real Madrid yang diasuh oleh pelatih legendaris Carlo Ancelotti unggul dengan agregat 1-0, sementara RB Leipzig di bawah arahan pelatih Marco Rose […]

  • Kemerdekaan Bagi Disabilitas, Kemensos Beri Kursi Roda Adaptif Untuk Penderita Cerebral Palsy

    Kemerdekaan Bagi Disabilitas, Kemensos Beri Kursi Roda Adaptif Untuk Penderita Cerebral Palsy

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsNews–Semarak perayaan kemerdekaan masih terasa di beberapa daerah, meski momen hari kemerdekaan telah berlalu pada 17 Agustus lalu. Salah satunya, tampak dari UPT Kementerian Sosial yakni Sentra “Paramita” di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Perayaan momen hari kemerdekaan oleh Sentra Paramita tidak sekedar melepas euforia. Peringatan itu dilakukan dengan kegiatan bermakna bagi penyandang disabilitas. […]

expand_less