Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Aktris Nirina Zubir Adu Mulut dengan Pengacara, Usai Sidang di PTUN

Aktris Nirina Zubir Adu Mulut dengan Pengacara, Usai Sidang di PTUN

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Aktris Nirina Zubir yang terkenal Indonesia, hadir sebagai saksi dalam sidang perdana kasus gugatan mafia tanah yang melibatkan Riri Khasmita dan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta, Alen Saputra. Sidang tersebut berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Usai persidangan, Nirina Zubir berbicara kepada media mengenai isi sidang. Namun, suasana memanas ketika dia bertemu dengan pengacara lawannya, Daddy Hartadib dan Rikardo Lumbanraja.

Dalam interaksi tersebut, Nirina Zubir menyindir pengacara lawannya yang tampak ingin eksis di depan wartawan.

Baca juga : MK Panggil 4 Menteri Jadi Saksi Sidang PHPU, ‘Tak Perlu Izin ke Jokowi

“Dilewati saja ke sana, Pak. Ingin tampil di kamera begitu?” ucap Nirina Zubir dengan nada menyindir, Selasa 2/4/2024

Peristiwa ini memicu adu mulut antara Nirina Zubir dan kedua pengacara lawannya. Terjadilah konfrontasi di antara mereka. Nirina Zubir bahkan menyebut salah satu dari mereka sebagai pembela dari individu yang menzalimi almarhumah ibunya.

Terkait insiden tersebut, Nirina Zubir menantang salah seorang pengacara dengan meningkatkan suaranya, yang direspons dengan balasan dari pengacara tersebut bahwa Nirina Zubir tidak boleh semena-mena hanya karena dia seorang figur publik.

Pertikaian ini berlangsung sekitar lima menit sebelum akhirnya diakhiri oleh intervensi seorang petugas keamanan pengadilan. Setelah kejadian itu, Nirina Zubir melanjutkan wawancara dengan wartawan.

Konflik yang terjadi pada hari ini bermula dari masalah eks Asisten Rumah Tangga (ART) ibu Nirina Zubir, Riri Khasmita, yang mengambil alih aset tanah milik ibu Nirina sebelum meninggal dunia.

Riri Khasmita diduga mengalihkan sertifikat hak milik tanah tersebut atas nama dirinya sendiri. Keluarga Nirina Zubir melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya pada Juni 2021.

Baca juga : Tri Rismaharini Siap Hadiri Panggilan MK Terkait Perselisihan Hasil Pilpres 2024″

Setelah beberapa tahun berkelit, Nirina Zubir akhirnya berhasil mendapatkan kembali sertifikat tanah milik keluarganya, yang dikembalikan oleh Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta pada bulan Februari lalu.

Kasus ini masih dalam proses persidangan lebih lanjut, sementara Nirina Zubir dan pihak terkait terus menghadapi dinamika hukum yang berkembang. Sebagai salah satu tokoh publik, peran dan kehadiran Nirina Zubir dalam kasus ini turut menjadi sorotan dan perbincangan di kalangan masyarakat. (Ata)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikapi Situasi Terkini Negara, Presiden Undang Para Pimpinan Parpoli dan Pimpinan Parlemen RI

    Sikapi Situasi Terkini Negara, Presiden Undang Para Pimpinan Parpoli dan Pimpinan Parlemen RI

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Presiden Prabowo Subianto hari ini, Minggu 31 Agustus 2025 mengundang para Ketua partai politik di Istana Negara. Informasi yang beredar di kalangan awak media. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah situasi demonstrasi di sejumlah wilayah sejak Senin-Minggu(25-31/8/2025) yang masih belum mereda. Adapun, para pimpinan Parpol yang hadir antara lain, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri,Wakil Ketua Umum […]

  • Menteri PKP Dorong Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu di Papua Barat Daya

    Menteri PKP Dorong Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu di Papua Barat Daya

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kementeria Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menegaskan keseriusan pemerintah dalam mempercepat penanganan kawasan kumuh di Papua Barat Daya melalui pendekatan yang komprehensif, terpadu, dan berkelanjutan. Upaya tersebut tidak hanya menyasar perbaikan fisik permukiman, tetapi juga peningkatan kualitas hidup serta penguatan ekonomi masyarakat setempat. Komitmen itu disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait saat menerima kunjungan […]

  • Pemerintah Berhasil Cegah Penyelundupan Barang Ilegal Rp 3,7 Triliun dalam 100 Kabinet Merah Putih

    Pemerintah Berhasil Cegah Penyelundupan Barang Ilegal Rp 3,7 Triliun dalam 100 Kabinet Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com- Dalam 100 hari masa awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, program-program prioritas yang disusun untuk kesejahteraan masyarakat seperti makan bergizi gratis, penurunan biaya haji, diskon tarif listrik, termasuk perlindungan terhadap industri dalam negeri terus dikebut dan dioptimalkan. Untuk mencegah masuknya impor ilegal yang merusak industri dalam negeri, pemerintah melalui sinergi berbagai instansi terus bekerja […]

  • Vera Febyanthy Soroti RAPBN 2024, Dana Infrastruktur Lebih Besar dari Dana Desa

    Vera Febyanthy Soroti RAPBN 2024, Dana Infrastruktur Lebih Besar dari Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Anggota Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Vera Febyanthy menyoroti RAPBN 2024, dimana anggaran indfrastruktur dinilai lebih besar dari pada Dana Desa. Merujuk pada Buku II Nota Keuangan RAPBN 2024 yang dirilis oleh Kementerian Keuangan RI, RI tercantum bahwa besaran Dana Desa pada RAPBN 2024 adalah Rp71 triliun naik dari Rp69,9 pada Outlook […]

  • Kesombongan Intelektual Dalam Kepemimpinan Pemerintahan

    Kesombongan Intelektual Dalam Kepemimpinan Pemerintahan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Oleh: Sonni Lokobal Ketua Analisis Papua Strategis (APS) Provinsi Papua Pegunungan Dalam kepemimpinan pemerintahan, kecerdasan intelektual tidak boleh berjalan tanpa kecerdasan sosial. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memahami data, regulasi, dan konsep pembangunan, tetapi juga wajib memahami perasaan, kebutuhan, pengalaman, serta suara masyarakat yang dipimpinnya. Saya melihat ada gejala yang perlu menjadi perhatian dalam […]

  • Senator NTB, Mirah Soroti Implementasi DTSEN, Tekankan Kolaborasi dan Validasi Berjenjang

    Senator NTB, Mirah Soroti Implementasi DTSEN, Tekankan Kolaborasi dan Validasi Berjenjang

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM –Anggota DPD RI asal NTB,Mirah Midadan Fahmid, menegaskan bahwa Efektivitas program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada kualitas data referensi. Pernyataan tersebut terkai implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, penetapan DTSEN sebagai rujukan bersama dalam perencanaan, penetapan sasaran, hingga evaluasi program merupakan langkah korektif untuk meningkatkan ketepatan sasaran. Kendati demikian, […]

expand_less