Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Megawati Soekarnoputri Kecam Kasus Intimidasi di Boyolali

Megawati Soekarnoputri Kecam Kasus Intimidasi di Boyolali

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, SINews.com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus intimidasi oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah. Saat kampanye di Lapangan Tegalega, Bandung, Megawati menyoroti perlunya pemimpin yang mengayomi rakyat, bukan menurunkan aparat penegak hukum secara diam-diam.

Megawati menyatakan seorang pemimpin seharusnya membela dan melindungi rakyat, bukan malah mengintimidasi. Dalam orasinya, dia menekankan pentingnya aparat penegak hukum membela rakyat dan tidak menggunakan kekuatan untuk menyakiti mereka.

Baca juga : Kampanye Akbar Anies-Muhaimin, Antusiasme Tinggi Meski Diguyur Hujan

“Saya ingin mengatakan kebenaran kepada rakyat Indonesia bahwa seorang pemimpin itu harusnya mengayomi seluruh rakyatnya di mana pun mereka berada, tidak seperti begini menurunkan secara diam-diam aparat betul atau tidak?” ujar Megawati.

Megawati juga merasa sakit hati terkait kasus di Boyolali yang melibatkan oknum TNI. Dia meminta seluruh relawan dan simpatisan melaporkan kasus intimidasi kepada Presiden Joko Widodo.

Megawati mengajak semua pihak untuk tidak gentar dan tidak takut menghadapi intimidasi serta menegaskan bahwa pemimpin harus mengayomi rakyatnya.

Keprihatinan Terhadap Kasus Boyolali

Megawati mengaku merasa sakit hati terhadap kasus intimidasi di Boyolali yang melibatkan oknum TNI. Dalam pidatonya, dia meminta semua pihak yang berada di barisannya untuk bersatu melawan intimidasi yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa, apalagi? Mereka juga makan di warung rakyat. Mereka gajian dari siapa? Rakyat tahu, jadi kenapa takut?” tegas Megawati.

Refleksi di Perayaan Natal

Pada perayaan Natal oleh PDI Perjuangan dan Relawan Damai Sejahtera for Ganjar-Mahfud, Megawati menyampaikan refleksi tentang kebenaran. Dalam khotbahnya, dia membagikan pengalaman bertemu Paus Fransiskus di Vatikan. Megawati mengaitkan tema jalan kebenaran dengan konteks jelang pemilu.

Baca juga : Dukungan Ojol untuk Prabowo Gibran: Capres Nomor 2 Berikan Kepastian Hukum.

Dia mengawali pidatonya dengan kisah perjalanan ke Vatikan dan bertemu Paus Fransiskus. Megawati menyebut kejadian tersebut terjadi karena terpilih menjadi salah satu juri yang dipilih Paus dan Imam Besar Mesjid Al Azhar.

Selain itu, dia menjelaskan tema HUT PDIP tahun ini, ‘Satyam Eva Jayate’, yang berarti ‘Kebenaran Pasti Menang’.

Megawati menegaskan kebenaran akan selalu menang, dan memotivasi untuk tetap teguh memegang jalan kebenaran

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Parlemen Dunia di Swis, Israel Diminta Hentikan Genosida di Palestina

    Sidang Parlemen Dunia di Swis, Israel Diminta Hentikan Genosida di Palestina

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, mengatakan, tindakan barbar Israel yang terus menerus menggempur sejumlah fasilitas umum dan pembunuhan terhadap masyarakat sipil telah mencederai prinsip-prinsip kemanusiaan. “Perusakan fasilitas umum seperti rumah sakit, kamp pengungsian, dan membunuh masyarakat sipil yang tengah menanti bantuan kemanusiaan di tengah bulan Ramadean adalah tindakan biadab yang […]

  • Korban NAPZA: Kemensos Komitmen Mengubah Perilaku Supaya Tidak Lagi Kembali

    Korban NAPZA: Kemensos Komitmen Mengubah Perilaku Supaya Tidak Lagi Kembali

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Eks korban penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat-zat Adaptif (NAPZA) merupakan salah satu kelompok rentan yang menjadi sasaran rehabilitasi sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Kemensos melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sentra Wyata Guna Iis Lisnawati mengatakan seseorang yang menderita ketergantungan yang disebabkan oleh penyalahgunaan NAPZA kerap menerima stigma negatif masyarakat meskipun sudah […]

  • Hari Kartini, Momentum Hidupkan Perjuangan Pemenuhan Hak-Hak Perempuan

    Hari Kartini, Momentum Hidupkan Perjuangan Pemenuhan Hak-Hak Perempuan

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Peringatan Hari Kartini harus menjadi momentum para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menuntaskan pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak perempuan yang diperjuangkan selama ini. Hal itu disampaikan Lestari menyambut Hari Kartini yang tiap tahun diperingati pada 21 April. Demikian kata Wakil Ketua MPR RI, Dr. Lestari Moerdijat. “Di era saat ini semangat perjuangan RA Kartini harus […]

  • Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

    Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Reformasi Agraria sejatinya telah dimulai sejak 24 September 1960,seiring diterbitkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, yang sering disingkat menjadi UUPA 1960. Namun, pelaksanaannya hingga sekarang belum berjalan sesuai yang diharapkan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI Taufik Basari menyampaikan pandangannya dalam diskusi mengenai reforma agraria dan hak masyarakat […]

  • Busana Renang dan Ruang Mediasi, Kisah Siswi MAN 1 Tegal dan Suara Keadilan dari Senayan 

    Busana Renang dan Ruang Mediasi, Kisah Siswi MAN 1 Tegal dan Suara Keadilan dari Senayan 

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Dunia pendidikan kembali dihadapkan pada sebuah dilema. Kali ini, mencuatnya kasus seorang siswi MAN 1 Tegal yang dikabarkan dikeluarkan dari sekolah. Setelah menggunakan pakaian renang di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada September 2024 lalu, memicu gelombang perbincangan di media sosial. Kisah ini menjadi viral setelah diunggah oleh sang ayah melalui akun […]

  • Pagu Anggaran Kemensos Tahun 2025, Terlelisasi 41,59 Persen dari Rp79 Triliun

    Pagu Anggaran Kemensos Tahun 2025, Terlelisasi 41,59 Persen dari Rp79 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – pagu anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) pada semester tahun 2025 ini, tepatnya bulan Mei, terlealisasi mencapai 41.59 persen dari jumlah Rp79 Triliun. Demikian yang disampaikan Menteri Sosial atau Mensos Saifullah Yusuf sapaan akrabnya Gus Ipul saat Konferensi Per Bantuan Sosial (Bansos) dan Sekolah Rakyat, di Kantor Kemensos, Jakarta, pada Rabu 11 Juni 2025. “Anggaran […]

expand_less