Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Peternak Nasional Gelar Aksi di Monas, Desak Pemerintah Beri Perlindungan dan Stabilkan Harga Ayam”

Peternak Nasional Gelar Aksi di Monas, Desak Pemerintah Beri Perlindungan dan Stabilkan Harga Ayam”

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Puluhan pengusaha kecil yang tergabung dalam Komunitas Peternak Nasional menggelar aksi protes di depan gedung Monas pada Kamis (11/1/2024). Mereka menuntut pemerintah kembali membudidayakan 100% kepada peternak Ayam, UMKM mandiri.

Tak cukup disitu, merekaserta meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyelamatkan peternak dengan menstabilkan harga ayam hidup di atas Harga Pokok Produksi (HPP) peternak UMKM. Aksi ini merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro kepada peternak kecil.

Baca juga : Relawan Prabowo Laporkan Anies ke Polisi Buntut Debat Capres ke Tiga

Ari Subagya, salah satu pemimpin rombongan pengusaha ternak, menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap gagal mensejahterakan pengusaha peternak ayam dengan modal terbatas.

Ia menyoroti bahwa banyak peternak mandiri mengalami kebangkrutan akibat harga pakan yang mahal, membuat mereka kesulitan untuk berproduksi. Pendemo mengekspresikan ketidakpuasan mereka melalui poster bertuliskan “10 Tahun Pemerintah Gagal Mengurus Pengusaha Ternak Ayam”.

Komunitas Peternak Nasional mengungkapkan bahwa mereka datang dari berbagai daerah ke Jakarta untuk menyampaikan tuntutan agar pedagang peternak mandiri mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Alfino, juru bicara komunitas, mengatakan bahwa mereka telah melakukan gugatan kepada pemerintah untuk mendapatkan perlindungan melalui presiden. Menurutnya, aksi ini bukan yang pertama kali dilakukan, sudah 10 kali dilakukan karena pemerintah dinilai tidak peduli terhadap para peternak.

“Kami menuntut kepada pemerintah melalui Bapak Presiden agar menyampaikan kepada Badan Pangan Nasional, Kementerian BUMN, dan BUMD untuk menyerap ayam peternak yang dikelola masyarakat sesuai dengan undang-undang dan perlindungan bagi para petani pertama,” ungkap Alfino.

Alfino menyoroti keberatan mereka terhadap harga ayam hidup di kandang yang selalu berada di bawah biaya produksi peternak. Ia menegaskan bahwa harga ayam saat ini tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, dan pemerintah tidak melakukan kontrol yang memadai.

“Kami berharap Presiden membuat Keppres untuk memberikan perlindungan bagi para petani ternak sesuai dengan undang-undang. Pemerintah harus melakukan penyerapan jika terjadi penurunan harga ayam hidup di bawah standar harga pokok produksi melalui badan atau lembaga yang berwenang,” tandas Alfino.

Alfino menganggap keberatan karena harga ayam hidup di kandang atau harga jual ayam hidup selalu di bawah biaya produksi petani peternak. Harga pangan meningkat harga jual ayam hidupnya selalu di bawah biaya produksi.

“Harga ayam saat ini di bawah standar padahal sudah ada ketentuan harga jual dengan batasan Rp. 21.000 dan Rp. 23.000. Nah sampai saat hari ini harga Rp.16.000-17.000 pemerintah tidak melakukan apa-apa gak normal dan tidak dikontrol oleh pemerintah baik daerah ataupun Pusat,” tandasnya.

Alfino berharap presiden membuat Keppres untuk membuat perlindungan bagi para petani ternak dan sesuai dengan undang-undang. Ia juga mengatakan sesuai undang-undang pemerintah harus melakukan penyerapan jika terjadinya harga ayam hidup murah di bawah standar harga pokok produksi melalui ba panas ataupun lembaga lainnya.

“Karena harga jual ternak ayam hidup di bawah standar atau di bawah produksi maka banyak peternak yang tutup,” pungkasnya

Setelah melakukan aksi protes, para peternak membagi-bagikan ayam hidup sebagai bentuk protes terhadap harga ayam hidup di kandang yang dianggap berada di bawah biaya pokok produksi. Mereka menekankan bahwa sementara harga daging ayam di konsumen tetap tinggi, harga ayam hidup di kandang terus merosot selama 10 tahun terakhir.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator Lia Istifhama Dorong UU Sisdiknas Baru Hadirkan Rasa Keadilan untuk Guru dan Anak Didik

    Senator Lia Istifhama Dorong UU Sisdiknas Baru Hadirkan Rasa Keadilan untuk Guru dan Anak Didik

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, menilai revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) harus mampu menjawab persoalan mendasar di dunia pendidikan, terutama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada perlindungan guru serta peserta didik. Lia menyoroti masih banyaknya celah dalam pelaksanaan pendidikan inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas. “Contohnya di Surabaya, kelas […]

  • Presiden Joko Widodo Usulkan Destry Damayanti Calon Gubernur Senior BI 2024-2029

    Presiden Joko Widodo Usulkan Destry Damayanti Calon Gubernur Senior BI 2024-2029

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat bernomor R-17/Pres/05/2024 itu pada 7 Mei 2024 lalu. Melalui surat tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa masa jabatan Destry Damayanti akan habis pada 7 Agustus 2024. Dia diangkat dengan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 pada 29 Juli 2019. Destry mengucapkan sumpah janji di hadapan Ketua Mahkamah Agung pada 7 Agustus 2018 […]

  • Wamendagri Bima Arya sampaikan Komitmen Pemerintah Perkuat Toleransi

    Wamendagri Bima Arya sampaikan Komitmen Pemerintah Perkuat Toleransi

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Bogor,msinews.com– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 Gedung Gereja Zebaoth Bogor di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Minggu (2/2/2025). Gereja ini merupakan bagian dari Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB), sebuah denominasi gereja Protestan yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Dalam sambutannya, […]

  • Tak Perlu Berebut, Cek Antrean SPKLU melalui Fitur AntreEV PLN Mobile

    Tak Perlu Berebut, Cek Antrean SPKLU melalui Fitur AntreEV PLN Mobile

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik (_Electric Vehicle_) di Indonesia melalui pengembangan layanan digital pada aplikasi PLN Mobile. Salah satunya melalui fitur AntreEV yang membantu pelanggan mendapatkan pengalaman pengisian daya yang lebih praktis dan nyaman di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi […]

  • Resep Soeharto 3 Negara Jadi Raja Beras Dunia, Indonesia saat ini?

    Resep Soeharto 3 Negara Jadi Raja Beras Dunia, Indonesia saat ini?

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jakarta, Berkat Resep Soeharto tiga Negara yakni India, Vietnam dan Thailan saat inienjadi penghasilan beras terbesar di dunia. Negara Indonesia di zaman Orde Baru Soeharto terungkap menjadi inspirasi bagi negara-negara tetangga dalam pengelolaan petani dalam suasembada beras pada masa itu. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan membenarkan langkah India dalam mengelola pertanian saat ini mirip seperti cara […]

  • Pembelian BBM Subsidi Dibatasi, Ini Rahasia Menteri ESDM

    Pembelian BBM Subsidi Dibatasi, Ini Rahasia Menteri ESDM

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

        Jakarta – Pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Solar/Pertalite yang pernah wacanakan ditahun 2022 kini akan dibahas kembali oleh Kementerian ESDM. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan bersama Kementerian lain, segera membahas wacana pembatasan pembelian BBM itu. Baca Juga : BRIN Ungkap Jokowi Gunakan Intelejen Negara, Baca Politik 2024 Dia […]

expand_less