Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tim Investigasi BGN Temukan Kadar Nitrit Empat Kali Lipat di Kasus MBG Bandung

Tim Investigasi BGN Temukan Kadar Nitrit Empat Kali Lipat di Kasus MBG Bandung

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 212
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Ketua Tim Investigasi Independen Badan Gizi Nasional (BGN) Dra Karimah Muhammad mengungkap temuan penting dalam penyelidikan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipongkor, Bandung Barat,  Jawa Barat.

Berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sisa makanan yang dikonsumsi para pelajar, ditemukan kadar nitrit mencapai 3,91 dan 3,54 miligram per liter (mg/L). Angka ini jauh di atas batas aman yang ditetapkan lembaga internasional.

“Jadi kalau merujuk standar EPA, maka kadar nitrit dalam sampel sisa makanan di sekolah hampir 4 kali lipat dari batas maksimum,” ujar Karimah kepada wartawan, pada Sabtu 4 Oktober 2025.

Karimah menjelaskan, standar tersebut merujuk pada Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (Environmental Protection Agency/EPA), yang menetapkan kadar maksimum nitrit yang boleh dikonsumsi dalam minuman hanya 1 mg/L.

Ia menyampaikan, penyelidikan tim investigasi BGN menyimpulkan bahwa senyawa nitrit merupakan penyebab utama kasus keracunan yang menimpa 1.315 siswa di Bandung Barat pada bulan lalu.

“Kami berkesimpulan, senyawa nitrit menjadi penyebabnya,” kata Karimah.

Karimah menuturkan, sebagian buah-buahan dan sayur-sayuran memang mengandung nitrit secara alami, namun kadarnya bisa meningkat karena hasil kerja bakteri.

“Pola gejala yang ditunjukkan para korban sejalan dengan gejala keracunan nitrit, di mana yang mendominasi adalah efek di saluran pencernaan bagian atas, misal mual, muntah atau nyeri lambung, sebanyak 36 persen. Bukan di saluran pencernaan bagian bawah, misal diare,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gejala tersebut sejalan dengan kondisi para pelajar di Cipongkor, Bandung Barat, yang banyak mengalami pusing atau kepala terasa ringan.

“Gejala lemas dan sesak nafas yang dikeluhkan sebagian korban juga menunjukkan keracunan nitrit. Sebab, nitrit bisa menyebabkan methemoglobinemia, di mana kemampuan hemoglobin di dalam darah untuk membawa oksigen menjadi berkurang, sehingga sel-sel tubuh merasa lemas, dan di paru-paru terasa sesak,” jelasnya.

Karimah menyebut, pola gejala itu memperlihatkan kesesuaian antara kadar nitrit tinggi dan efek klinis yang dialami para siswa. Temuan tersebut kini menjadi dasar evaluasi pelaksanaan program MBG agar pengawasan bahan pangan dan penyimpanannya lebih ketat.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ghulam Mubarok : Kepahlawanan H.Y. Fernandez adalah “Panggilan  Jiwa” untuk Kemerdekaan NKRI

    Ghulam Mubarok : Kepahlawanan H.Y. Fernandez adalah “Panggilan  Jiwa” untuk Kemerdekaan NKRI

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Tokoh muda muslim Jawa Timur, Ghulam Mubarok mengatakan, kontribusi Anggota Tentara Pelajar asal pulau Flores,  Herman Yoseph Fernandez terhadap kemerdekaan NKRI itu sangat luar biasa. “Perjuangan dan pengorbanan Pak Herman Yoseph Fernandez itu harus dipahami sebagai sebuah ‘Panggilan Iman’ melalui perang fisik melawan agresi Belanda di jaman itu. Generasi muda masyarakat Flores khususnya dan Indonesia […]

  • Kemnaker Berharap MoU SPSK RI-Qatar Segera Ditandatangani

    Kemnaker Berharap MoU SPSK RI-Qatar Segera Ditandatangani

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Doha,msinews.com-Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Qatar Ridwan Hassan beserta jajaran di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha, Qatar, Senin (7/10/2024). Dalam pertemuan tersebut, Afriansyah Noor berharap melalui Dubes Ridwan Hassan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Technical Arrangement (TA) penempatan Pekerja […]

  • Ikuti Jejak Sukarno , Prabowo Jadi Tamu Utama Hari Republik India: Ini Sungguh Kehormatan Besar

    Ikuti Jejak Sukarno , Prabowo Jadi Tamu Utama Hari Republik India: Ini Sungguh Kehormatan Besar

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    New Delhi,msinews.com — Presiden RI Prabowo Subianto akan memeriahkan parade perayaan Hari Republik India ke-76 di Kartavya Path, New Delhi, pada Minggu (26/1) sebagai Tamu Utama atau Chief Guest. Prabowo dalam sambutannya saat menghadiri undangan jamuan makan malam di kediaman kenegaraan Presiden India Droupadi Murmu, di Rashtrapati Bhavan, yang terletak di New Delhi, India, Jumat […]

  • Guru Besar Hukum Unpad Sebut Dokumen Hasto yang Dinotariskan di Rusia Sangat Berbahaya

    Guru Besar Hukum Unpad Sebut Dokumen Hasto yang Dinotariskan di Rusia Sangat Berbahaya

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Romli Atmasasmita, menilai bahwa dokumen terkait Negara Indonesia yang dinotariskan di negara lain memiliki dampak yang berbahaya. Hal itu disampaikan Romli saat menanggapi pernyataan ada dokumen terkait mantan pejabat Indonesia yang disahkan atau dinotariskan di Rusia. Romli mengungkapkan bahwa hal tersebut memiliki dampak hukum nasional dan […]

  • Ketua DPD RI Tegaskan, Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberikan Gelar Pahlawan

    Ketua DPD RI Tegaskan, Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberikan Gelar Pahlawan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan bahwa, pihaknya tidak mempersoalkan adanya usulan Pemberian gelar Pahlawan kepada Mantan Presiden ke-2 Republik Indonesia H.M. Soeharto. Ia menilai bahwa atas dedikasi kepemimpinan Nasional di Negara yang besar ini, idelanya semua Mantan presiden RI yang Telah meninggal dunia layak diberikan gelar Pahlawan Nasional. “Saya secara […]

  • Unila Evaluasi Gelar Guru Besar di Tengah Masalah Hukum

    Unila Evaluasi Gelar Guru Besar di Tengah Masalah Hukum

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, MSINews – Unila (Universitas Lampung) kini tengah melakukan evaluasi terhadap pencabutan gelar Guru Besar yang diberikan kepada Hasbi Hasan yang kini berstatus tersangka kasus suap dan gratifikasi yang melibatkan hakim Mahkamah Agung. Pengadilan. Unila menunggu keputusan akhir dari pengadilan. Wakil Rektor I Universitas Lampung, Dwi Suropati mengatakan saat ini pihaknya belum bisa memberikan […]

expand_less