Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Menko Polhukam: Mahasiswa Aset Penting Lakukan Perubahan

Menko Polhukam: Mahasiswa Aset Penting Lakukan Perubahan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang,msinews.com – Salah satu syarat untuk mencapai Indonesia Emas 2045 adalah peningkatan sumber daya manusia. Mahasiswa merupakan aset penting bangsa yang dapat melakukan perubahan tersebut.

“Salah satu faktor penting dalam sejarah perkembangan bangsa Indonesia dan juga menentukan keberhasilan kita mencapai Indonesia Emas adalah kepemimpinan generasi muda. Pemuda, dengan pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya telah mampu mengubah bangsa Indonesia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto saat memberikan Kuliah Umum dengan tema “Kepemimpinan Generasi Muda: Merawat Persatuan Dalam Kemajemukan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045” di Universitas Merdeka Malang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2024).

Menko Polhukam menyampaikan, visi Indonesia Emas 2045 didasari oleh kondisi sumber daya manusia pada tahun 2045 yang sangat produktif. Indonesia diprediksi mengalami bonus demografi pada 2045 dengan jumlah penduduk
mencapai 309 juta jiwa.

“Dari jumlah itu, di antaranya 52% berusia produktif, 75% hidup di perkotaan, dan 80% masyarakat berpenghasilan menengah,” kata Menko Polhukam.

Namun demikian, mantan Panglima TNI ini menegaskan bahwa masyarakat Indonesia harus tetap waspada. Indonesia Emas 2045 bukan sesuatu yang datang
begitu saja.

Menurutnya, perlu disadari bahwa tantangan global pada tahun 2045 tentu sangat berbeda dengan tantangan saat ini. Dinamika masyarakat dan problem
sosial dan kemanusiaan pasti muncul silih berganti dalam waktu yang singkat. Dinamika yang akan dihadapi sangat bervariasi (volatility), penuh ketidakpastian (uncertainty), kompleks (complexity), dan ambigu (ambiguity).

“Semua itu disadari telah memunculkan tantangan tersendiri dalam upaya
merawat persatuan dalam kemajemukan bangsa,” kata Hadi Tjahjanto.

Oleh karena itu, salah satu hal penting yang menjadi kunci keberhasilan meningkatkan capaian pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 adalah merawat persatuan dalam kemajemukan bangsa. Kemajemukan bangsa Indonesia adalah fitrah, karunia Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kemajemukan bangsa ini akan menghasilkan energi positif manakala setiap komponen bangsa berinteraksi antara satu dengan lainnya secara sehat. Sehingga, yang diperlukan adalah merawat persatuan dalam kemajemukan,” kata Menko Polhukam.

Pada kesempatan itu, Menko Polhukam juga menyampaikan tentang perlindungan data-data Indonesia sehingga dapat terhindar dari peretasan. Disampaikan, saat ini pemerintah sedang melakukan migrasi data dari PDNS 2 Surabaya ke PDNS1 Serpong. Dari pengalaman kemarin, kita terus melakukan perbaikan-perbaikan sebagai bagian tugas kita menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Rektor Universitas Merdeka Malang Prihat Asih mengajak para mahasiswa dan generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan diri.

“Bekali diri saudara dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan masa depan, berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Indonesia Emas 2045 adalah cita-cita bersama. Kita membutuhkan pemimpin muda yang berkualitas dan visi yang luas,” kata Rektor.**

(Humas Kemenko Polhukam RI).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSU Mardi Lestari Sragen dan LPK EGI Sosialisasi HIV AIDS Untuk Calon PMI

    RSU Mardi Lestari Sragen dan LPK EGI Sosialisasi HIV AIDS Untuk Calon PMI

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Calon Pekerja Migran Indonesia(PMI) merupakan calon penghasil devisa bagi negara. Hal ini disampaikan Lisa Pratami dari LPK Ekkou Gakkau Indonesia(EGI). 13 Calon PMI akan berangkat ke Jepang dalam bidang konveksi, pabrik makanan, konstruksi dan lainnya. Dijelaskan bahwa sebagai penyedia jasa pengirim PMI berupaya dan berkewajiban memastikan para calon penghasil devisa negara ini harus sehat jasmani […]

  • Kejuaraan Karate Piala Presiden RI I Sukses, Irjen Pol Yassin Kosasih Beri Apresiasi

    Kejuaraan Karate Piala Presiden RI I Sukses, Irjen Pol Yassin Kosasih Beri Apresiasi

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Makassar,msinews.com – Kegiatan Kejuaraan Indonesia Open Internasional Karate Championship Piala Presiden RI I Tahun 2024 berlangsung dengan sukses di JK Arenatorium GOR Unhas, Jl. Politeknik, Kota Makassar, pada tanggal 4 hingga 6 Juli 2024. Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dr. Surono S.Pd., M.Pd., dan […]

  • Komisi XIII DPR : Pagar Laut Sudah Melanggar HAM

    Komisi XIII DPR : Pagar Laut Sudah Melanggar HAM

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com – Pagar Laut di Tangerang, Banten berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Pernyataan itu disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR Pangeran Khairul Saleh.  Ia menyebut jika adanya pagar laut yang terjadi di pesisir Tangerang yang menjadi polemik dianggap sudah melanggar HAM karena merampas kedaulatan rakyat. Menurut Pangeran Khairul Saleh bahwa ada prinsip-prinsip yang […]

  • Belanja Masalah Pendidikan, Komisi X DPR : Lampung Darurat Guru!

    Belanja Masalah Pendidikan, Komisi X DPR : Lampung Darurat Guru!

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,msinews.com–Panitia Kerja (Panja) Biaya Pendidikan Komisi X DPR RI menerima aspirasi dari pemangku kepentingan pendidikan dari Provinsi Lampung, yaitu dari Dinas Pendidikan, guru, komite sekolah dan pihak swasta. Aspirasi tersebut, khususnya, terkait biaya dan anggaran pendidikan yang terjadi di Provinsi Lampung. “Kami sengaja datang ke beberapa daerah, salah satunya Lampung untuk belanja masalah, menyerap […]

  • Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

    Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta, ReforMiner Institute melaporkan hingga 2050 mendatang jumlah kebutuhan energi akan mengalami lonjakan. Outlook Energy BPPT dalam skenario Business As Usual (BAU), memperkirakan kebutuhan minyak bumi mencapai 1.171 juta barel. Padahal jumlah pasokan minyak bumi hanya mencapai 70 juta barel. Sementara itu Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno, menyampaikan guna meminimalisir neraca migas Indonesia dapat […]

  • Polemik Royalti Musik, Willy Aditya: Karya Cipta Bukan Hanya Aspek Komersil, Ada Fungsi Sosial

    Polemik Royalti Musik, Willy Aditya: Karya Cipta Bukan Hanya Aspek Komersil, Ada Fungsi Sosial

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Polemik penarikan royalti musik kembali mencuat di publik. Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menegaskan bahwa karya cipta tidak boleh semata-mata dipandang dari sisi komersial, melainkan juga memiliki fungsi sosial, publik, dan kebudayaan. Hal ini disampaikan Willy saat menjadi pembicara dalam dalam diskusi bertajuk “Akhiri Polemik Royalti, Revisi UU Hak Cipta Menjadi […]

expand_less