Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kasus Kematian Mahasiswa UKI Mulai Menemukan Titik Terang

Kasus Kematian Mahasiswa UKI Mulai Menemukan Titik Terang

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Kasus Kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Kenzha Walewangko mulai menemui titik terang. Saksi kunci bernama Alfa, 30 membeberkan kronologi saat pengeroyokan terjadi oleh dua orang mahasiswa UKI lainnya di daerah kampus, Selasa 4 Maret 2025.

Saat malam yang disertai hujan rintik membasahi kampus UKI Cawang, Jakarta Timur. Alfa menceritakan detik-detik tewasnya Kenzha yang dipukuli dua orang mahasiswa fakultas hukum UKI. Alfa baru saja keluar dari lorong perpustakaan kampus sekitar pukul 18.30 WIB.

Alfa pun melihat kearah halaman kampus yang mana sudah ada ramai-ramai akibat keributan antara korban dan terduga pelaku. Dirinya pun melihat langsung korban bersama temannya, Eril mahasiswa Fisipol yang mencoba membawa pergu korban dari lokasi untuk menghindari keributan yang berkepanjangan.

“Saya tunggu di parkiran motor. Saya lihat Eril dan Putra (teman korban) mau membawa Kenzha pulang. Tapi memang, Kenzha masih teriak bawa-bawa ras,” kata Alfa yang merupakan alumni mahasiswa Fisipol saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis 24 April 2025.

Setelahnya kedua terduga pelaku akan memindahkan motor dan berjalan juga menuju parkiran, dan melihat korban masih teriak-teriak sembari menggoyangkan pagar yang menjadi TKP tewasnya Kenzha di halaman kampus.

“Disitu pagar belum jebol. Tapi security udah ramai karena mereka ingin mengamankan si Kenzha ini,” ucapnya.

Alfa pun memerintahkan Eril dan Putra untuk menarik Kenzha agar cepat pergi dari lokasi. Tetapi kemudian dua terduga, Thomas dan Gery pelaku berlari ke arah Kenzha. Alfa berpikir situasi bakal aman terkendali karena sudah banyak security yang berjaga.

Selanjutnya, salah satu terduga pelaku Gery mahasiswa fakultas hukum UKI memukuli korban yang dilindungi pihak security. Karena dorongan yang terlalu kuat pagar besi pun roboh.

“Jadi (urutannya) di bawah got, pagar, baru Kenzha diatasnya. Disitu mulut Kenzha sudah berdarah,” terang Alfa.

Alfa mengatakan Gery pun diamankan oleh pihak securty. Kemudian terduga pelaku lainnya berinisial Thomas ikut masuk ke kerumunan security, memaki-maki korban dan juga memukulnya. Terduga pelaku Thomas juga ikut dijauhkan ke dekat rumah duka RS UKI.

“Kenzha dibawalah sama salah satu security, naik ke atas motor. Sebelum naik ke atas motor kepalanya Kenzha menggantung karena dia kan keadaan mabuk mungkin masih pusing. Thomas karena badannya kecil, dia lari ke arah Kenzha ditendanglah mukanya pakai kaki, tulang ketemu tulang suaranya kenceng. Kemudian korban juga kepalanya dibenturkan ke aspal,” tutur Alfa.

Melihat Kenzha yang sudah tak berdaya ditendang dengan keras, Alfa pun maju untuk melerai. Dia pun sempat terlibat cekcok dengan terduga pelaku Thomas sampai diajak duel satu lawan satu dengan Thomas.

“Setelahnya Thomas diamankan kembali, lalu Kenzha pun dibawa ke RS UKI,” pungkasnya.

Kematian Kenzha hingga kini masih belum ditentukan siapa tersangka pengeroyokan yang merenggut nyawanya. Padahal Polres Metro Jakarta Timur sebelumnya sudah melakukan pra rekonstruksi beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini, Kenzha masih belum mendapatkan keadilan. Tersangka belum ditetapkan oleh polisi. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan pihaknya tidak ada niat untuk mengulur waktu pengungkapan kasus kematian Kenzha.

Namun, proses penyelidikan secara ilmiah (Scientific Crime Investigation/SCI) untuk mengetahui lengkap kronologi dan sebab kematian memang membutuhkan waktu.

“Agak lama dalam soal ini karena pemeriksaan laboratorium forensiknya yang lama. Karena apa pemeriksaan digital forensik terkait dengan CCTV yang ada. Pemeriksaan tentang jaringan, histopatologi, pemeriksaan tentang toksikologi. Pemeriksaan terhadap DNA dan pemeriksaan yang lain-lain. Itu yang menyebabkan hasilnya agak lama,” kata Nicolas beberapa waktu lalu.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Ungkap

    KPK Ungkap Dua ASN Baru Terlibat Kasus Korupsi di DJKA Kemenhub

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengungkap adanya dua Aparatur Sipil Negara (ASN) baru yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi suap di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Kedua tersangka tersebut dikonfirmasi berasal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, […]

  • Moeldoko

    Moeldoko Soroti Sulitnya Pengendalian Pemasangan Spanduk Calon Presiden

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menyatakan kesulitan dalam mengendalikan pemasangan spanduk pasangan calon presiden dan wakil presiden di lokasi kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo. Moeldoko menyoroti masalah ini terkait banyaknya poster atau spanduk pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang muncul saat Presiden berkunjung ke Banten pada Senin (8/1). Baca juga : Bantu […]

  • Rivano Osmar Menyampaikan Tiga Harapan Besar pada HUT Kemerdekaan ke-78 RI.

    Rivano Osmar Menyampaikan Tiga Harapan Besar pada HUT Kemerdekaan ke-78 RI.

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Pengusaha melinial dibidang pertanian produksi coklat sekaligus Ketua Yayasan Mitra Sejahtera Indonesia (MSI), Rivano Osmar menyampaikan kritikkan masukan dan harapan pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-78 tahun di tahun 2023 ini. Rivano mengharapkan tiga harapan besar dalam HUT RI ke-78 yang jatuh pada hari, Kamis tanggal 17 Agustus 2023. Pertama, merdeka […]

  • Berlangsung Hangat, Mendagri Ajak Peserta Retret Magelang Nikmati Jamuan Santap Siang

    Berlangsung Hangat, Mendagri Ajak Peserta Retret Magelang Nikmati Jamuan Santap Siang

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Susana hangat penuh kekeluargaan tampak pada raut para peserta Retret Kepala Daerah 2025 di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Selasa (25/2/2025) siang. Peserta yang merupakan gubernur, bupati, dan wali kota itu diajak untuk bersama-sama menikmati jamuan santap siang oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Ruang Tenda AH. Nasution Lembah […]

  • Menhan Terima Kunjungan Kehormatan Kepala Staf Gabungan Komisi Militer Pusat RRT

    Menhan Terima Kunjungan Kehormatan Kepala Staf Gabungan Komisi Militer Pusat RRT

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Kepala Staf Gabungan Komisi Militer Pusat Republik Rakyat Tiongkok (Chief of Staff of Joint Staff Department of Central Military Commission of The PRC) Jenderal Liu Zhenli, beserta delegasi Chinese People’s Liberation Army (CPLA) di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (10/1). Kunjungan kehormatan Jenderal Liu […]

  • Satgas KLHK Survei Industri Batu Bara Diduga Pemicu Polusi Udara di Jakarta.

    Satgas KLHK Survei Industri Batu Bara Diduga Pemicu Polusi Udara di Jakarta.

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Pencemaran Udara (PPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI mengecek beberapa industri diduga jadi salah satu pemicu polusi udara di Jabodetabek. Salah satunya perusahaan industri batu bara di Marunda, Jakarta Utara (Jakut). Dilangsir dari halaman detikcom di lokasi, Senin (21/8/2023), anggota satgas hendak bertemu penanggung jawab maupun pemilik industri […]

expand_less