Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Riyono: Anggaran Pangan 2026 Naik, Tapi Masih Jauh dari Cita-Cita Kedaulatan Pangan

Riyono: Anggaran Pangan 2026 Naik, Tapi Masih Jauh dari Cita-Cita Kedaulatan Pangan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Riyono, menanggapi pidato tahunan Presiden dalam Sidang Tahunan MPR 2025 dengan menyoroti besaran anggaran sektor pangan yang disebutkan Presiden.

Dalam acara diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (20/8/2025), Riyono menyampaikan bahwa sektor pangan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp164,5 triliun untuk tahun 2026.

Menurutnya, angka ini menunjukkan adanya optimisme dan political will dari Presiden, namun masih jauh dari kebutuhan ideal untuk mencapai kedaulatan pangan nasional.

“Kalau ingin benar-benar kedaulatan pangan dari hulu ke hilir, minimal anggarannya 10 persen dari APBN, berarti sekitar Rp370 triliun. Sekarang baru di angka 0,18 persen atau sekitar Rp50 miliar untuk sektor pertanian dalam arti luas. Tapi angka Rp164 triliun itu sudah kemajuan,” kata Riyono.

Ia menyebut, sektor pangan saat ini masih menghadapi berbagai persoalan serius, termasuk keterlambatan dalam penyaluran bantuan pangan seperti SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

“SPHP seharusnya disalurkan awal tahun. Tahun ini rencananya enam kali, tapi baru dua kali dijalankan. Itu pun langsung dua bulan sekaligus. Harusnya diterima tiap bulan 10 kilo, sekarang langsung 20 kilo,” jelasnya.

Menurut Riyono, kondisi di lapangan menunjukkan harga beras masih tinggi. Dari hasil kunjungannya ke sejumlah daerah, masyarakat mengaku harga beras kini berkisar Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram, naik dari harga normal Rp10.000 sampai Rp11.000.

“Kalau ditanya mahal atau murah, jawabannya pasti mahal. Ini realitas yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti soal dominasi swasta dalam tata niaga beras. Riyono menyebut saat ini negara hanya menguasai sekitar 3 sampai 4 persen pasar beras nasional, sedangkan sisanya dikuasai sektor swasta.

“Kalau dibiarkan seperti ini, kita hanya akan terjebak dalam lingkaran setan. Panen bagus, tapi harga tidak stabil. Negara harus hadir dan menguasai sektor pangan strategis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Riyono mendukung langkah pemerintah dalam meningkatkan kapasitas produksi pangan, termasuk pencetakan dan optimalisasi lahan baru. Ia mengingatkan, target pencetakan lahan 3 juta hektar harus benar-benar dikejar.

“Pada periode sebelumnya, target 1 juta hektar hanya terealisasi 500 ribu. Ini harus dikawal. Pertanian menyumbang 12,3 persen terhadap PDB dan menyerap tenaga kerja terbesar,” ungkapnya.

Riyono berharap kenaikan anggaran di sektor pangan dibarengi dengan perbaikan tata kelola, terutama sinergi antar kementerian dan lembaga.

“Urusan pangan ini separuh urusan bangsa. Kalau perut rakyat kita kenyang, 50 persen persoalan bangsa selesai,” pungkasnya.

Ia juga menyebut rencana revisi Undang-Undang Pangan yang sedang dibahas di Komisi IV DPR.

Menurutnya, posisi Bulog dan Badan Pangan Nasional harus diperkuat agar bisa memainkan peran strategis, bukan sekadar sebagai operator. DL.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bacbub Beny Inanosa Terbuka Figur Perempuan di Pilkada Teluk Bintuni

    Bacbub Beny Inanosa Terbuka Figur Perempuan di Pilkada Teluk Bintuni

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    “Potensi Figur Perempuan Berpengaruh di Pilkada Bintuni, dan kali ini salah satu Bakal Calon Bupati, Benyamin Y. Inanosa kembali melirik potensi kaum perempuan untuk siap mendapinginya.” Jakarta,msinews.com- Peluang besar kaum Perempuan untuk masuk dalam kontestasi pilkada di tahun 2024 ini terbuka lebar, seiring kemajuan kaum Perempuan yang belakangan ini meningkat dan lantang bersuara tentang partisipasi mereka […]

  • Ratusan Warga Sumsel Aksi Damai ke Bawaslu Terkait Money Politic: Tuntut Diskualifikasi Paslon 01 HDCU

    Ratusan Warga Sumsel Aksi Damai ke Bawaslu Terkait Money Politic: Tuntut Diskualifikasi Paslon 01 HDCU

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Aliansi Masyarakat Sumatra Selatan Kawal Demokrasi (AMS2KD) menggelar aksi damai di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, Kamis 5 Desember 2024. Para pendemo memprotes proses penyelidikan politik uang oleh Bawaslu dan tim penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) yang dinilai stagnan (tidak berjalan). Peserta aksi terdiri dari kalangan mahasiswa, aktifis organisasi kemasyarakatan (ormas), pengemudi […]

  • Atasi Ketimpangan Bali Utara-Selatan, Warga Buleleng Dukung Gus Imin Nyapres

    Atasi Ketimpangan Bali Utara-Selatan, Warga Buleleng Dukung Gus Imin Nyapres

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Ribuan warga masyarakat Kabupaten Buleleng, Bali bertekad bulat dan siap mendukung Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin berlaga pada Pilpres 2024 mendatang. Penghulu Desa Adat Buleleng, Jro Sridana mewakili warga Buleleng kepada Gus Imin menyatakan, Buleleng dan sejumlah Kabupaten yang berada di pesisir utara Bali selama ini kurang mendapat perhatian dari […]

  • Mantan Ketua MK: KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan DPR

    Mantan Ketua MK: KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan DPR

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, angkat bicara terkait rencana hak angket DPR yang akan diajukan berkaitan dengan dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Dalam pernyataannya pada Sabtu (24/2/2024), Jimly menyoroti perlunya independensi lembaga-lembaga penyelenggara pemilu, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dari tekanan politik. Baca juga : […]

  • Menilik Ragam Upaya Pemerintah Selesaikan Penataan Pegawai Non-ASN

    Menilik Ragam Upaya Pemerintah Selesaikan Penataan Pegawai Non-ASN

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Berbagai kolaborasi strategis dan upaya konsisten telah dilakukan pemerintah dalam percepatan penyelesaian penataan pegawai non-aparatur sipil negara (ASN). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengungkapkan penataan tenaga non-ASN telah dimulai sejak tahun 2005. Pemerintah secara periodik melakukan pendataan tenaga non-ASN dan mengangkat tenaga non-ASN. Pada tahun 2014, Undang-Undang No. […]

  • Humas DPD RI Bahas Standar Pelayanan Informasi bersama Kemenpan RB

    Humas DPD RI Bahas Standar Pelayanan Informasi bersama Kemenpan RB

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Standar Layanan Informasi Publik yang sesuai dengan UU KIP diharapkan dapat dijadikan pedoman dalam memberikan layanan, penyediaan, dan penyampaian Informasi Publik DPD RI kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Fasilitasi Pengaduan, Setjen DPD RI, Taufik Jatmiko di Ruang Majapahit, Gedung B, Lantai III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024). “Humas dan […]

expand_less