Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tolak Pembangunan Geothermal di Flores , KMFTG Tuntut Hak-hak Ekosob Masyarakat Dihormati

Tolak Pembangunan Geothermal di Flores , KMFTG Tuntut Hak-hak Ekosob Masyarakat Dihormati

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Koalisi Masyarakat Flores Tolak Geothermal kembali menggelar aksi meminta pemerintah memperhatikan hak-hak ekosob (ekonomi, sosial, dan budaya) masyarakat setempat.

Dalam keterangan tertulis, kelompok yang terdiri dari JIPIC OFM Padma Indonesia, FORMMAD NT, AMMAN FLOBAMORA, dan KOMMAS NGADA, menyampaikan sikap terkait proyek geothermal di Flores yang dinilai mengancam hak-hak ekosob (ekonomi, sosial, dan budaya) masyarakat setempat.

KMFTG menolak keras terhadap proyek geothermal, terutama di daerah Cincin Api Flores. Mereka menyoroti bahwa pembangunan geothermal akan merusak lahan produktif.

Adapun lahan masyarakat yang dimaksud antara lain, sawah, kebun kopi, cokelat, dan tanaman produktif lainnya. Hal ini berpotensi menghilangkan sumber mata air, merusak ekosistem, dan berdampak negatif pada kelangsungan hidup ribuan masyarakat yang bergantung pada lahan tersebut.

“Kami mati hati karena hilangnya tanah kami, dan menghidupkan orang lain di atas tanah kami,” tegas KMFTG dalam salah satu poin yang disuarakan saat gelar aksi Kamis 31 Juli 2025 di Jakarta.

Selain itu, KMFTG juga menyoroti kasus proyek geothermal Daratei Mataloko yang, menurut mereka, telah merusak sumber mata air dan menimbulkan masalah sosial/masyarakat, termasuk hilangnya keanekaragaman hayati. Mereka mendesak pemerintah untuk mendalami soal pilihan kebutuhan hidup masyarakat Flores secara komprehensif.

Roy Watu Pati Ketua Koalisi Masyrakat Flores Tolak Geothermal/foto;domi dese lewuk

Dikatakan bahwa, proyek pembangunan geothermal di Flores ini bahkan telah menarik perhatian HAM (Hak Asasi Manusia) PBB, dan dilaporkan oleh VIVAT International, sebuah LSM Internasional yang mendapat status ECOSOCC dan berafiliasi dengan Departemen of Global Communications (DGC). Hal ini menunjukkan keprihatinan serius terhadap dampak lingkungan dan sosial dari proyek tersebut.

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya yakni dalam aksi 25 Mei 2025, masyarakat dan Gereja Katolik di Mataloko, Ngada, Flores, yang memperjuangkan hak masyarakat terdampak proyek geothermal, telah menghadap Diana Arango, Koordinator Sektor Utama di Sektor Energi dan Keuangan Kantor KFW Jakarta.

Selain itu, pada 22 Juli 2025, Aliansi Terlibat Bersama Korban Geothermal Flores (ALTER AKER) juga telah menyampaikan surat kepada Gubernur NTT perihal menolak laporan Tim Satgas Pnas Bumi Flores dan Lembata.

Mendesak pemerintah dan German Development Corp KFW Jakarta, Koalisi Masyarakat Flores Tolak Geothermal menuntut agar hak-hak ekosob masyarakat dihormati.

Mereka menegaskan bahwa pembangunan proyek geothermal harus dipastikan tidak akan mengorbankan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya, serta memastikan tidak adanya masalah apapun di masa depan.

KMFTG mengindikasikan bahwa tanpa jaminan tersebut, masyarakat akan kehilangan mata pencarian dan terancam hak hidupnya.
Bahwa, Proyek geothermal dipandang hanya akan menguntungkan sebagian pihak tanpa mempertimbangkan keberlanjutan hidup masyarakat lokal.//

Editor ; Tim Red/Domi Dese Lewuk

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi XI DPR RI Soroti Usaha Ilegal Milik WNA dan Penggunaan Kripto di Bali

    Komisi XI DPR RI Soroti Usaha Ilegal Milik WNA dan Penggunaan Kripto di Bali

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Badung,Bali,msinews.com-Anggota Komisi XI DPR RI, Eriko Sotarduga menilai, kembalinya gairah pariwisata di Bali pasca Pandemi Covid-19 membawa banyak dampak. Tak hanya dari sisi positif seperti pembangunan dan peningkatan ekonomi, tetapi ada juga efek samping yang berpotensi mengganggu keberlangsungan ekonomi di pulau tersebut. Eriko Sotarduga pun menyoroti usaha milik Warga Negara Asing. Usaha ilegal yang umumnya […]

  • Komisi V DPR  Apresiasi Kebijakan Buffer Zone di Pelabuhan Merak

    Komisi V DPR Apresiasi Kebijakan Buffer Zone di Pelabuhan Merak

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Banten,msinews.com-Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti mengapresiasi atas strategi kebijakan menerapkan sistem zona penyangga (buffer zone) dengan menggunakan beberapa Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) atau rest area. Politisi Partai Gerindra itu menyarankan untuk mengurai antrian panjang kendaraan menuju pelabuhan merak, maka pihak terkait harus menyiasati dengan buffer zone atau zona penyangga. “Rest area bagaimana bisa menjadi […]

  • BGN Tanggung Biaya Korban Keracunan Program MBG Diklaim Lewat BPJS

    BGN Tanggung Biaya Korban Keracunan Program MBG Diklaim Lewat BPJS

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Msinews.com– Biaya pengobatan korban keracunan akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan ditanggung pemerintah. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut ada dua skema pembiayaan yang sudah disiapkan. Dadan menjelaskan, bagi daerah yang sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB), pembiayaan bisa diklaim melalui BPJS Kesehatan. “Jadi ada dua daerah yang sudah menetapkan KLB […]

  • Yaqut Cholil

    Yaqut Cholil Sindir Agama Jagan Jadi Alat Politik, Sipa yang Dimaksud?

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, Jelang tahun politik 2024, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengimbau masyarakat agar tidak memilih pemimpin yang memecah belah umat. “Harus dicek betul. Pernah nggak calon pemimpin kita, calon presiden kita ini, memecah-belah umat. Kalau pernah, jangan dipilih,” ujar Menag Yaqut di Garut, Minggu (3/9/2023). Ia juga meminta masyarakat tidak memilih calon pemimpin yang menggunakan […]

  • Kasatgas PRR Fokus Percepat Pemulihan di Wilayah Prioritas Pascabencana

    Kasatgas PRR Fokus Percepat Pemulihan di Wilayah Prioritas Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Msinews.com – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, mengungkapkan, progres terkini pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).   Tito mengatakan kendati masih terdapat sejumlah kabupaten yang membutuhkan atensi penanganan lanjutan, kondisi di sebagian besar wilayah terdampak bencana kini telah berangsur normal. […]

  • Cak Imin Kecewa dengan Teman-teman, Akibat Terbeli Partai Lain

    Cak Imin Kecewa dengan Teman-teman, Akibat Terbeli Partai Lain

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, atau Cak Imin mengungkapkan rasa kecewa karena merasa dilupakan oleh sejumlah temannya menjelang Pemilihan Presiden 2024 yang tinggal 17 hari lagi. Hal tersebut diungkapkan Cak Imin Pada acara deklarasi Relawan Kawula Muda Nusantara (Rekan) AMIN di Jakarta, Minggu (28/1/2024). Dia menyatakan bahwa beberapa […]

expand_less