Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » SBJ Mandiri Suarakan Ketidakadilan Desil DTSEN: Pekerja Rumah Tangga Jadi Korban, Bantuan Kesehatan dan Pendidikan Terputus

SBJ Mandiri Suarakan Ketidakadilan Desil DTSEN: Pekerja Rumah Tangga Jadi Korban, Bantuan Kesehatan dan Pendidikan Terputus

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSIMEWS.COM — Kebijakan pemeringkatan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) terus menuai protes keras dari berbagai elemen masyarakat sipil. Serikat Buruh Jakarta Mandiri (SBJ Mandiri) secara lantang menuding sistem pemeringkatan ini tidak adil, tidak konstitusional, serta bias gender karena sangat merugikan kelompok perempuan, khususnya para pekerja rumah tangga (PRT).

Ketua SBJ Mandiri, Tuti Haerani, mengungkapkan bahwa persoalan desil ini telah memicu keresahan massal yang meluas, tidak hanya di wilayah Jakarta tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, penetapan desil yang tidak akurat ini secara langsung telah merenggut hak-hak dasar warga miskin atas jaminan sosial dari pemerintah.

“Ada warga yang sedang sakit dan menjalani berobat jalan tiba-tiba bulan berikutnya tidak bisa lagi berobat karena kepesertaan BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran) mereka diputus sepihak. Mereka juga tidak bisa mendaftarkan anggota keluarga yang lain karena statusnya dinaikkan menjadi desil 6,” ujar Tuti dalam keterangannya pasca-mengikuti Zoom meeting Konferensi Pers Jaringan Advokasi Perlindungan Sosial yang bertajuk “Menggugat Desil DTSEN: Anti Orang Miskin dan Tidak Konstitusional”.

Dampak buruk dari salah sasaran data ini juga merembet ke sektor pendidikan. Banyak anak dari keluarga miskin di Jakarta dan daerah yang sebelumnya menerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kini harus kehilangan haknya akibat status ekonomi keluarga mereka mendadak dikategorikan ke dalam desil 6 ke atas.

Tuti menyoroti adanya anomali data di lapangan yang mencederai rasa keadilan. Berdasarkan temuan SBJ Mandiri, banyak pekerja informal perempuan yang berprofesi sebagai ART justru mendapatkan status desil 6 (kategori mampu). Sebaliknya, majikan yang memberikan mereka upah justru tercatat berada di desil 2 atau 3 (kategori miskin/rentan).

“Di mana letak keadilan di negara ini? Si pemberi pekerjaan mendapat desil 3, sementara si penerima gaji mendapat desil 6. Lagi-lagi perempuan yang menjadi korban ketidakadilan pemerintah dalam pemberian bantuan sosial, baik itu bantuan kesehatan, pendidikan, maupun pangan,” tegas Tuti.

Merespons ketimpangan ini, SBJ Mandiri telah bergerak aktif membangun posko-posko pengaduan persoalan desil di kawasan pemukiman padat penduduk, tempat di mana mayoritas pekerja rumah tangga tinggal. Langkah ini diambil untuk mengonsolidasikan data warga terdampak sekaligus mengawal perlawanan terhadap kebijakan perlindungan sosial yang dinilai zholim bagi rakyat miskin.

SBJ Mandiri pun menyerukan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan dan terus menyuarakan protes atas ketidakadilan ini agar pemerintah segera melakukan evaluasi total terhadap sistem pendataan DTSEN.** sipress.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi BSPS, Mendagri Tito: Program Mulia Bantu Masyarakat Kurang Mampu

    Apresiasi BSPS, Mendagri Tito: Program Mulia Bantu Masyarakat Kurang Mampu

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi berbagai program perumahan yang diimplementasikan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), termasuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Menurutnya, program tersebut sangat mulia lantaran bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk kalangan kurang mampu. Hal itu disampaikan Mendagri saat menghadiri acara Peluncuran Program BSPS secara Nasional […]

  • Jokowi

    Jokowi: Debat Ketiga Harus Edukatif dan Fokus pada Kebijakan

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya terhadap debat ketiga Pilpres 2024, menganggapnya kurang edukatif karena banyak serangan yang bersifat personal. Menurut Jokowi, serangan dalam debat seharusnya berfokus pada kebijakan dan visi, bukan aspek personal. “Saling menyerang enggak apa-apa tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang. Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira […]

  • Kembali Terima KWP Award, Ketua DPD RI Sultan: Wartawan Sahabat Seperjuangan

    Kembali Terima KWP Award, Ketua DPD RI Sultan: Wartawan Sahabat Seperjuangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

      Msinews.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin kembali dianugerahi Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) award 2026 kategori Pimpinan Parlemen Penggagas Demokrasi Hijau (green Democracy). Sultan mengatakan, KWP award tahun 2026 memiliki makna penting bagi kolaborasi lembaga Parlemen bersama rekan-rekan Pers sebagai pilar utama demokrasi. “Kami harus menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan […]

  • Gugatan Praperadilan

    Gugatan Praperadilan Harun Masiku Ditolok, MAKI Siap Ajukan Gugatan Baru.

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyatakan kekecewaan setelah gugatan praperadilan mereka terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengadili Harun Masiku secara in absentia ditolak. Meski demikian, MAKI menghormati keputusan tersebut. Menurut Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (21/2/2024), mereka menghormati putusan hakim meskipun kecewa atas […]

  • Rakor Inflasi Minggu IV Juli, Sekjen Kemendagri Minta Pemda dengan Inflasi Tinggi Segera Lakukan Pengendalian

    Rakor Inflasi Minggu IV Juli, Sekjen Kemendagri Minta Pemda dengan Inflasi Tinggi Segera Lakukan Pengendalian

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) yang mencatat tingkat inflasi tinggi agar segera mengambil langkah nyata untuk menekan laju inflasi, terutama bagi daerah yang realisasi inflasinya melebihi rata-rata nasional sebesar 1,87 persen secara year-on-year (YoY) pada Juni 2025. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Pengendalian Inflasi yang […]

  • Perdamaian Antara Denny dan MK, Terkait Bocoran Sistem Pemilu

    Perdamaian Antara Denny dan MK, Terkait Bocoran Sistem Pemilu

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Denny Indrayana, ahli hukum tata negara, telah mencapai perdamaian dengan Mahkamah Konstitusi (MK) setelah dilaporkan secara etik oleh MK ke Kongres Advokat Indonesia (KAI). “Memang tadi sudah sidang pengucapan putusan perjanjian perdamaian,” kata Fajar Laksono saat dikutip CNNIndonesia.com, Senin (4/12). Baca juga : Pemerintah Tak Setujui Revisi UU MK: Alasan dan Tindakan […]

expand_less