Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Reshuffle Tak Cukup Ganti Menkeu, Raja Juli Antoni Ikut Didorong Masuk Radar Prabowo

Reshuffle Tak Cukup Ganti Menkeu, Raja Juli Antoni Ikut Didorong Masuk Radar Prabowo

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM – Reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak boleh berhenti pada pergantian Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Analysis Center (IPAC) Dahlan Watihellu mendorong Prabowo mengevaluasi menteri yang dinilai bermasalah dalam kinerja, etika, hukum, maupun komunikasi publik, termasuk Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

“Reshuffle jangan hanya tambal sulam. Presiden harus melihat siapa yang gagal bekerja, siapa yang bermasalah secara etika, siapa yang mengganggu kredibilitas pemerintah, dan siapa yang komunikasinya justru menjadi beban Presiden,” kata Dahlan saat dihubungi Owrite, Selasa, 15 September 2026.

Menurutnya, reshuffle semestinya dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas kabinet secara menyeluruh, bukan sekadar mengganti satu atau dua posisi untuk memenuhi kebutuhan politik. Evaluasi, kata dia, harus didasarkan pada kemampuan setiap menteri dalam mencapai target pemerintahan.

Salah satu yang patut menjadi perhatian, kata dia, adalah kinerja Raja Juli dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Persoalan tersebut dinilai bukan kejadian yang sepenuhnya datang tiba-tiba karena wilayah rawan dan periode risiko kebakaran dapat dipetakan sejak awal.

“Karhutla bukan masalah yang tiba-tiba muncul. Pemerintah sudah tahu daerah rawan dan periode risikonya. Kalau kebakaran tetap terjadi dalam skala besar, Presiden harus mengevaluasi apakah strategi mitigasi dan pencegahan yang dijalankan Raja Juli benar-benar efektif,” ucapnya.

Dahlan mengakui pengendalian karhutla tidak sepenuhnya berada di tangan Menteri Kehutanan. Faktor cuaca, pemerintah daerah, perusahaan, masyarakat, hingga kondisi di lapangan turut memengaruhi terjadinya kebakaran.

Namun, menurut dia, posisi menteri tetap membawa tanggung jawab politik terhadap kebijakan dan kapasitas kementerian yang dipimpinnya. Karena itu, evaluasi tidak semestinya hanya mengukur keberhasilan memadamkan api setelah kebakaran terjadi.

“Presiden tidak bisa hanya menghitung berapa banyak api yang berhasil dipadamkan. Yang harus dilihat adalah apakah kementerian mampu mencegah kebakaran, memperkuat pengawasan, menyiapkan peralatan dan personel, serta mengurangi risiko sejak awal. Kalau targetnya tidak tercapai, menterinya harus bertanggung jawab,” jelasnya.

Selain persoalan kinerja, Dahlan menilai isu hukum yang bersinggungan dengan Raja Juli juga dapat menjadi pertimbangan Presiden dari sisi kredibilitas dan etika.

Meski demikian, ia menegaskan persoalan tersebut tidak serta-merta dapat dianggap sebagai bukti keterlibatan pidana.

“Presiden tidak harus menunggu seorang menteri menjadi tersangka untuk melakukan evaluasi. Ada standar hukum, tetapi ada juga standar etik dan kepantasan pejabat publik. Kalau persoalan hukum dan kontroversi terus mengganggu kredibilitas kementerian, Presiden berhak mempertimbangkan apakah menteri tersebut masih layak dipertahankan,” tuturnya.

Tak hanya itu, komunikasi publik Raja Juli juga menjadi sorotan. Dahlan menilai seorang menteri tidak cukup hanya mampu menjalankan program, tetapi juga harus bisa menjaga kepercayaan publik dan memastikan pernyataannya tidak justru menambah beban politik pemerintah.

“Seorang menteri adalah wajah pemerintah. Kalau komunikasi menteri berulang kali menimbulkan kontroversi dan akhirnya Presiden atau pemerintah harus memberikan klarifikasi, itu harus masuk dalam evaluasi. Komunikasi yang buruk bisa berubah menjadi beban politik bagi Presiden,” ungkapnya.

Lebih jauh, Dahlan meminta Prabowo tidak hanya melihat apakah seorang menteri pernah melakukan kesalahan. Presiden juga perlu membandingkan kapasitas pejabat yang ada dengan figur lain yang dinilai lebih mampu menjalankan agenda pemerintah.

“Kalau ada pejabat lain yang lebih kompeten, lebih kuat secara integritas, mampu menangani persoalan kehutanan dan lebih baik berkomunikasi dengan publik, Presiden tidak boleh ragu mengganti. Jabatan menteri bukan hak politik permanen, tetapi amanah untuk mencapai target pemerintahan,” lanjutnya.

Lebih jauh Dahlan, mempertahankan seorang menteri semata-mata karena pertimbangan politik justru berpotensi menambah beban pemerintahan.

Karena itu, ia mendorong evaluasi dilakukan terhadap seluruh anggota kabinet dengan menjadikan kinerja sebagai ukuran utama.

“Presiden harus berani memilih antara kenyamanan politik dan efektivitas pemerintahan. Kalau Raja Juli dinilai gagal menjalankan tugas, kredibilitasnya terganggu dan ada figur yang lebih mampu, maka reshuffle terhadap dirinya merupakan keputusan yang rasional,” pungkas Dahlan.** (tim redaksi).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampanye Akbar Anies-Muhaimin, Antusiasme Tinggi Meski Diguyur Hujan

    Kampanye Akbar Anies-Muhaimin, Antusiasme Tinggi Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan, memulai serangkaian kampanye akbar perdana di Lapangan Pinang Selection, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (21/1). Acara tersebut, yang dipadukan dengan kegiatan senam massal, dihadiri oleh Anies Baswedan dan mantan Gubernur Banten, Wahidin Halim. Relawan dan simpatisan pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) sudah memadati arena kampanye sejak pira […]

  • Presiden Prabowo Targetkan Perbaikan Jembatan di Aceh 2 Minggu

    Presiden Prabowo Targetkan Perbaikan Jembatan di Aceh 2 Minggu

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 236
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh jembatan yang rusak terdampak bencana alam di Aceh dapat diselesaikan dalam waktu 1-2 minggu. “Ini kita lihat salah satu Jembatan Bailey, mereka kerja terus, diharapkan satu minggu sudah bisa buka. Dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi ya. Yang menuju Bener Meriah dan Takengon ke atas,” kata […]

  • Penyitaan Uang Rp11,8 Triliun Perkembangan Perkara CPO Minyak Goreng Terdakwa Korporasi

    Penyitaan Uang Rp11,8 Triliun Perkembangan Perkara CPO Minyak Goreng Terdakwa Korporasi

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Tim Penuntut Umum dari Direktorat Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah melakukan penyitaan pada tingkat penuntutan terhadap uang senilai Rp11.880.351.802.619 (sebelas triliun delapan ratus delapan puluh miliar tiga ratus lima puluh juta delapan ratus dua ribu enam ratus sembilan belas rupiah) terkait perkara tindak pidana korupsi fasilitas ekspor Crude […]

  • Sri Mulyani Dukung Penuh Belanja APBN Dipertukarkan Produk UMKM Tembus Rp.250 T

    Sri Mulyani Dukung Penuh Belanja APBN Dipertukarkan Produk UMKM Tembus Rp.250 T

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mendukung penuh realisasi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk produk Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp.250 triliun. Sri Mulyani mengatakan bentuk dukungan bagi usaha-usaha kecil tersebut dikarenakan banyak ekonomi masyarakat belum pulih dari pandemi covid-19. “Kami terus mendukung berbagai aktivitas dalam rangka untuk menggunakan APBN […]

  • Kemendagri: Inflasi Indonesia Mendapat Apresiasi Internasional

    Kemendagri: Inflasi Indonesia Mendapat Apresiasi Internasional

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro, memuji upaya pengendalian inflasi di Indonesia yang sukses, dengan angka inflasi 2,86% pada November 2023. Data dari tradingeconomics.com menunjukkan Indonesia berada di peringkat 56 terendah dari 186 negara, menonjol di tingkat dunia. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Suhajar menyatakan, kerja keras kita membuahkan prestasi internasional. […]

  • Mensos Gus Ipul Sambut Positif Dukungan DPD RI untuk Sekolah Rakyat

    Mensos Gus Ipul Sambut Positif Dukungan DPD RI untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Msinews.com – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyambut positif dukungan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terhadap program prioritas nasional Sekolah Rakyat. Gus Ipul juga mempersilakan kepada para anggota DPD RI untuk meninjau secara langsung Sekolah Rakyat dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan. “Kalau mau menengok ke sana, silahkan. Nanti akan kami […]

expand_less