Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Pengembangan Program MBG Diprioritaskan pada Wilayah dengan Risiko Gizi Tinggi

Pengembangan Program MBG Diprioritaskan pada Wilayah dengan Risiko Gizi Tinggi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-– Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa pengembangan dan operasionalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan akan semakin berbasis pada data risiko gizi. Langkah tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan sebagai bagian dari upaya memastikan intervensi gizi pemerintah lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar dan juga merupakan anak petani dari Grobogan, menjelaskan bahwa dalam Rakortas, Kementerian Kesehatan memaparkan data terbaru mengenai wilayah-wilayah dengan prevalensi stunting dan kerawanan gizi yang masih tinggi. Data tersebut akan menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan prioritas pengembangan layanan Program MBG.

“Dalam rapat ini kami mendapatkan pemaparan dari Kementerian Kesehatan mengenai daerah-daerah yang memang memerlukan sentuhan gizi segera, termasuk wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi. Data tersebut akan menjadi acuan kami dalam menentukan prioritas operasional Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Mas Dar di Jakarta, Rabu (29/7).

Menurut Mas Dar, BGN akan terlebih dahulu memetakan keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah-wilayah prioritas. Apabila infrastruktur SPPG telah tersedia, operasional akan segera dioptimalkan. Sementara itu, pada wilayah yang belum memiliki layanan, BGN akan mempersiapkan pengembangannya secara bertahap sesuai kebutuhan.

“Kalau di wilayah tersebut sudah ada dapur yang siap beroperasi, tentu akan segera kami optimalkan. Namun apabila belum tersedia, maka akan menjadi prioritas pengembangan berikutnya. Prinsip kami adalah memastikan masyarakat yang paling membutuhkan mendapatkan intervensi gizi lebih dahulu,” kata Mas Dar.

Ia menambahkan bahwa penajaman sasaran tersebut dilakukan seiring dengan pembenahan tata kelola Program MBG yang saat ini terus berlangsung. BGN memastikan bahwa penyempurnaan sistem operasional berjalan beriringan dengan perluasan layanan kepada kelompok masyarakat yang memiliki risiko gizi lebih tinggi.

“Yang sudah berjalan akan terus kami benahi agar semakin baik, sementara pengembangan berikutnya akan difokuskan pada wilayah-wilayah yang memang membutuhkan intervensi gizi secara lebih mendesak,” ujar Mas Dar.

Melalui pendekatan berbasis data, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mampu memperluas jangkauan layanan, tetapi juga meningkatkan efektivitas intervensi pemerintah dalam menurunkan stunting, mengatasi kerawanan gizi, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.** [Biro Hukum dan Humas].

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi Sri Mulyani

    Sri Mulyani Minta Kementerian Blokir Anggaran Senilai Rp 50,14 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah meminta semua kementerian dan lembaga untuk memblokir anggaran mereka pada tahun ini melalui mekanisme automatic adjustment sebesar Rp 50,14 triliun. Pemberitahuan mengenai automatic adjustment ini telah disampaikan oleh Sri Mulyani sejak 29 Desember 2023, sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Dilangsir dari halaman tempo, tidak semua program […]

  • Sambut Lebaran Idulfitri, Dishub Rembang Jemput Ratusan Pemudik di Jakarta

    Sambut Lebaran Idulfitri, Dishub Rembang Jemput Ratusan Pemudik di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Rembang,msinews.com-Luar biasa pelayanan Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang yang benar-benar memperhatikan warganya di perantauan. Bentuk kepedulian itu ditunjukkan dengan Menjemput warga di daerahnya untuk Pulang Kampung atau Mudik di Hari Raya Idul Fitri 1445 Hiriah/2024. Adapun program penjemputan pulang kampung itu mulai direalisasikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang mulai […]

  • Ini Tiga Opsi Atasi PPDB di Tahunn Ajaran Baru dari Komsi X DPR 

    Ini Tiga Opsi Atasi PPDB di Tahunn Ajaran Baru dari Komsi X DPR 

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan, menyampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf pun memberikan masukan perubahan mendasar untuk mengatasi persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)setiap tahgunnya. Ia menawarkan tiga opsi untuk mengatasi persoalan peserta didik baru bagi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengatasi persoalan PPDB. “Tujuh […]

  • Enam Personel Satgas Kopasus di Distrik Elelim Papua Pegunungan Berhasil Dievakuasi Tim TNI-Polri

    Enam Personel Satgas Kopasus di Distrik Elelim Papua Pegunungan Berhasil Dievakuasi Tim TNI-Polri

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    ELELIM, PAPUA PEGUNUNGAN,MSINEWS.COM-Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi enam personel Satgas Maleo Kopassus yang terkepung di belakang Pos Maleo, Distrik Elelim, Yalimo, Papua Pegunungan, Selasa (16/9/2025). Evakuasi dipimpin oleh Ipda Abdul Azis dari Satbrimob Polda Papua dengan dukungan kendaraan taktis. Meski sempat diserang massa, seluruh personel berhasil diselamatkan. Adapun, tiga di antaranya, mengalami luka berat dan […]

  • Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

    Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta, ReforMiner Institute melaporkan hingga 2050 mendatang jumlah kebutuhan energi akan mengalami lonjakan. Outlook Energy BPPT dalam skenario Business As Usual (BAU), memperkirakan kebutuhan minyak bumi mencapai 1.171 juta barel. Padahal jumlah pasokan minyak bumi hanya mencapai 70 juta barel. Sementara itu Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno, menyampaikan guna meminimalisir neraca migas Indonesia dapat […]

  • Musrenbang Provinsi Sulbar: Kemendagri Dorong Penanganan Kemiskinan Ekstrem hingga Tata Kelola Kewilayahan

    Musrenbang Provinsi Sulbar: Kemendagri Dorong Penanganan Kemiskinan Ekstrem hingga Tata Kelola Kewilayahan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) untuk memfokuskan program pembangunan tahun 2026 pada sejumlah isu strategis. Di antaranya meliputi pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, pencegahan tengkes, serta penguatan tata kelola kewilayahan melalui penyempurnaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Langkah ini dinilai penting, mengingat pencapaian pembangunan nasional memerlukan sinergisitas […]

expand_less