Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Otomatif » Pembahasan RPJPN 2025-2045 Harus Beranjak dari Evaluasi dan Data Terkini

Pembahasan RPJPN 2025-2045 Harus Beranjak dari Evaluasi dan Data Terkini

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Rancangan Undang-Undang tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025-2045. Terkait itu, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan sejumlah pakar untuk menghimpun masukan terkait pembahasan tersebut.

Adapun, para pakar yang diundang tersebut, di antaranya adalah Prof. Bambang Brodjonegoro, Prof Fasli Jalal, dan Lukita Dinarsyah Tuwo.

Dalam Kesempatan itu, para pakar menguraikan visi, misi dan sasaran utama pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 dalam Rancangan RPJPN 2025-2045. Visi Indonesia Emas 2045 adalah Negara Nusantara Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan. Visi ini nanti akan tercermin dalam atau oleh pencapaian sasaran utama pencapaian visi tersebut.

Adapun, sasaran utama Pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 mencakup, yaitu Pendapatan per kapita setara negara maju; Kemiskinan menuju nol persen dan ketimpangan berkurang; Kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional meningkat; Daya saing sumber daya manusia meningkat; dan Intensitas emisi GRK menurun menuju emisi nol netto (net zero emission).

Dalamm kesempatan itu, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ledia Hanifah Amaliah mengatakan dalam menyusun RUU RPJPN pentingnya para pakar menyampaikan hasil evaluasi terhadap pembangunan Inonesia yang telah berjalan selama ini.

“Ketika kita membuat rencana jangka panjang tentu evaluasi atas pembangunan yang telah berlangsung menjadi landasan yang krusial dalam merancang RPJPN,” kata Ledia di dalam Rapat Kerja Baleg DPR RI, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Selain itu, Ledia juga menyoroti tentang peningkatan sumber daya manusia. Diketahui, Indonesia mengalami bonus demografi yang salah satu sasaran utama RPJPN 2025 – 2045 adalah peningkatan daya saing SDM secara merata melalui pendidikan, pelatihan, pengembangan, sikap dan etos kerja, penguasaan teknologi inovasi dan kreativitas untuk mewujudkan visi Indoneisa Emas 2045.

“Saya merasa bonus demografi ini seperti sesuatu yang lewat begitu saja. Maka dari itu penting membuat rencana (pembangunan) dengan merujuk pada data yang ada saat ini”ujarnya.

“Namun berkaca dari hasil indeks literasi digital Indonesia yang masih rendah hingga saat ini, saya merasa bonus demografi ini seperti sesuatu yang lewat begitu saja. Maka dari itu penting membuat rencana (pembangunan) dengan merujuk pada data yang ada saat ini,” kata Politisi Fraksi PKS ini.

Baleg DPR RI ini juga menyoroti UU Nomor 11 tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dalam UU yang telah disepakati DPR bersama Pemerintah itu, dirancang agar rencana induk riset sebagai kebutuhan pembangunan Indonesia. Tapi nyatanya saat ini semua lembaga riset dilebur, akhirnya pada sibuk administrasi bukannya menjalankan recana awal.

“Ah sudahlah gak jelas. Makanya saya tanya tentang evaluasi, karena belum nyambung antara evaluasi dengan recana pembangunan. Kita harus merencanakan sesuatu berbasis evaluasi. Agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama. Naudubiliah minzalik jangan sampai. Saya rasa kita perlu perbaiki agar kedepannya lebih baik,” ungkapnya.** dom.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harno Trimadi CS Segera Dhadapkan Sidang Perdana pada 30 Agustus 2023 Ini

    Harno Trimadi CS Segera Dhadapkan Sidang Perdana pada 30 Agustus 2023 Ini

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jakarta, Exs Mantan Direktur Prasarana Perkeretaapian DJKA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Harno Trimadi segera dihadapkan sidang perdana pada 30 Agustus 2023. “Sesuai dengan penetapan hari sidang dari Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, dijadwalkan persidangan perdana Terdakwa Harno Trimadi dan Fadliansyah di tanggal 30 Agustus 2023 dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh tim jaksa KPK,” kata […]

  • Di Musrenbang Provinsi Jawa Timur, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Hindari Acara Seremonial yang Boroskan Anggaran

    Di Musrenbang Provinsi Jawa Timur, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Hindari Acara Seremonial yang Boroskan Anggaran

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Surabaya – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk menghindari kegiatan seremonial yang mengakibatkan pemborosan anggaran. Menurutnya, acara seremonial tersebut tanpa disadari cukup mengganggu fokus pencapaian dari anggaran yang telah dialokasikan. Hal itu disampaikan Tomsi dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi […]

  • JARI dan Cagub Sumsel, Eddy Santana Putra, MT ‘Teken’ Kontrak Politik: Cerdaskan Kehidupan Politik Santun dan Bermartabat

    JARI dan Cagub Sumsel, Eddy Santana Putra, MT ‘Teken’ Kontrak Politik: Cerdaskan Kehidupan Politik Santun dan Bermartabat

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Palembang, msinew.com − Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Selatan, Ir. H. Eddy Santana Putra, MT dan Dr Riezky Aprilia meyakinkan nawaitu mereka maju sebagai kontestasi Pilkada Sumatra Selatan 2024. Dari tiga pasangan calon (paslon), hanya pasangan Ir. H. Eddy Santana Putra, MT dan Dr Riezky Aprilia berani menandatangani kontrak politik di hadapan masyarakat […]

  • Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia KWI: Terima Kasih kepada Semua Pihak

    Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia KWI: Terima Kasih kepada Semua Pihak

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta Panitia Kunjungan Apostolik Paus Fransiskus di Indonesia, berterima kasih kepada semua pihak yang menghadirkan Bapa Suci di negara ini pada 3-6 September lalu. Selain itu, juga memohon maaf kepada semua pihak, khususnya warga Jakarta yang aktivitas terganggu, dan atas sesuatu yang kurang berkenan selama kunjungan Paus. Kunjungan Paus Fransiskus […]

  • Pimpinan Komisi IX DPR RI ; Moratorium SPPG Baru Dorong Transformasi MBG Basis Dapur Sekolah

    Pimpinan Komisi IX DPR RI ; Moratorium SPPG Baru Dorong Transformasi MBG Basis Dapur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyambut baik keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara (moratorium) pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru. Pun, dirinya sepakat agar pelaksanaan MBG disalurkan berbasis dapur di sekolah. “Kami menyambut baik berbagai langkah pembenahan yang diumumkan Kepala BGN, khususnya kebijakan […]

  • Kepala Daerah Diminta Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Harga

    Kepala Daerah Diminta Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Harga

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta seluruh kepala daerah segera menggalakkan gerakan menanam cabai di wilayah masing-masing sebagai langkah konkret mengendalikan harga. Menurutnya, tingginya harga cabai saat ini tidak dapat terus diatasi hanya dengan mengandalkan distribusi pasokan dari daerah lain, tetapi perlu dibarengi peningkatan produksi di tingkat lokal. “Kalau […]

expand_less