Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Pameran Asean High Level, Produk Disabilitas RI Curi Perhatian

Pameran Asean High Level, Produk Disabilitas RI Curi Perhatian

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, MSINews.com – Pameran Asean High Level Forum (AHLF) memberikan penghargaan kepada penyandang disabilitas seluruh Republik Indonesia (RI). Acara yang diadakan di Sentra Wirajaya Makassar ini menampilkan keberagaman karya seni dan produk-produk inovatif yang menginspirasi.

Pameran Asean High ini telah mencuri perhatian para pengunjung dengan menampilkan produk-produk yang tidak hanya memukau dari segi desain, tetapi juga mencerminkan semangat dan ketekunan para penyandang disabilitas.

“Kami ingin menunjukkan kepada delegasi ASEAN High Level Forum (AHLF) berbagai karya penyandang disabilitas dari seluruh Indonesia,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Wirajaya di Makassar, Kamis 12/10/2023.

Baca Juga : Kemendag dan Kemenkeu Terbitkan Aturan untuk Lindungi UMKM

Risma mengatakan pameran AHLF merupakan wujud apresiasi terhadap bakat dan kreativitas penyandang disabilitas Indonesia. AHLF kata Risma menyajikan platform bagi mereka untuk memamerkan produk-produk mereka kepada masyarakat, sekaligus mempromosikan inklusivitas dan kesetaraan dalam dunia industri..

“Usai melihat upaya pemberdaayaan yang Indonesia lakukan terhadap penyandang disabilitas.  Kemarin itu, ada delegasi dari Kamboja  yang meminta kepada kami untuk memberikan training pemberdayaan dan melatih tari, ” ungkapnya.

Dalam pameran ini, para pengunjung dapat melihat dan membeli berbagai produk, mulai dari kerajinan tangan, karya seni, produk-produk fashion, hingga barang-barang rumah tangga yang semuanya dirancang dan diproduksi oleh penyandang disabilitas.

Masih tempat sama Lim Puay Tiak, Ketua ASEAN Disability Forum (ADF) menilai kebijakan Indonesia untuk upaya membantu mobilitas penyandang disabilitas seperti kursi roda, tongkat penuntun adaptif dan GRUWI/GRITA adalah sebuah inovasi produk yang sangat menarik yang memadukan dengan teknologi.

“Kontribusi dengan mengalokasikan anggaran untuk pemenuhan disabilitas patut diapresiasi. Tentu saja, sangat bangga pada Indonesia dan saya hadir di sini untuk belajar kepada negara-negara ASEAN dan saling bertukar pengalaman dalam membantu penyandang disabilitas, ” ucap Lim.

Baca Juga : Inspirasi Suara Emas Zizi: Perjuangan Mengembangkan Karya

Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang peduli terhadap masalah disabilitas. Para peserta pameran diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung, menjelaskan inspirasi di balik karya-karya mereka, serta berbagi cerita tentang perjalanan mereka dalam menciptakan produk-produk tersebut.

Selain mendukung para penyandang disabilitas secara ekonomi, pameran ini juga memberikan pelajaran berharga kepada masyarakat tentang pentingnya inklusi dan pengakuan terhadap kemampuan individu, terlepas dari latar belakang disabilitas mereka. Hal ini sejalan dengan misi AHLF untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan di tingkat regional.

Pameran Asean High Level Forum (AHLF) di Sentra Wirajaya Makassar ini telah memberikan kontribusi positif terhadap penyandang disabilitas di Indonesia, menciptakan peluang dan meningkatkan kesadaran akan potensi yang dimiliki oleh kelompok ini. Semoga pameran ini menjadi awal yang baik untuk lebih banyak acara serupa di masa depan, sehingga para penyandang disabilitas dapat terus diakui, dihargai, dan diberdayakan dalam berbagai bidang.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APHTN-HAN Soroti Fenomena Kejar Tayang Legislasi DPR

    APHTN-HAN Soroti Fenomena Kejar Tayang Legislasi DPR

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Menjelang berakhirnya masa jabatan DPR sejumlah RUU sedang dibahas di DPR seperti RUU MK, RUU TNI, RUU Polri, RUU Dewan Pertimbangan Agung (DPA), dan RUU Kementerian Negara. Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) menyoroti fenomena kejar tayang legislasi di DPR. Guru besar HTN Universitas Jambi, Prof.Dr.Elita Rahmi.,SH,M.HUM,mengatakan praktik kejar tayang […]

  • Kemendagri Dukung Penguatan BAZNAS

    Kemendagri Dukung Penguatan BAZNAS di Daerah, Apa Saja :

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta – Kemendagri RI mendukung kesiapannya untuk menfasilitasi penguatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) khususnya yang berada di daerah. Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Menteri Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Balombo pada plenary session Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023 yang diselenggarakan di Jakarta, 20-22/9/2023. “Kalau membutuhkan instrumen untuk […]

  • K-MAKI Mewaspadai Ada Dugaan Kuat Selamatkan Mantan Gubernur dari Jeratan Kasus Bank SumselBabel

    K-MAKI Mewaspadai Ada Dugaan Kuat Selamatkan Mantan Gubernur dari Jeratan Kasus Bank SumselBabel

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Berawal dari P.16 (Jaksa peneliti menerima berkas perkara dari penyidik dan melakukan telaah terkait dokumen dan keterangan saksi). Bila berkas dan BAP dianggap belum lengkap Jaksa peneliti akan membuat surat pengembalian berkas (P-18) dan disertai petunjuk dengan surat (P-19) kepada penyidik. Isi P. 19 adalah permintaan agar berkas segera dilengkapi dan diberi waktu […]

  • Indonesia Walk Out di KTT MSG, Bentuk Ketegasan Negara Berdaulat

    Indonesia Walk Out di KTT MSG, Bentuk Ketegasan Negara Berdaulat

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.org-Delegasi Indonesia walk out (WO) di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milanesian Spearhead Group (MSG) Leaders Summit ke-22 Tahun 2023. Hal demikian merupakan langkah tegas pada sikap politik luar negeri pemerintah. Aksi WO tersebut dilakukan karena forum internasional MSG disisipi oleh gerakan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal […]

  • Cegah Kebocoran,Pemerintah Perkuat Sinergisitas Penyelundupan

    Cegah Kebocoran,Pemerintah Perkuat Sinergisitas Penyelundupan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Surabaya, msinews.com– Untuk memperkuat arahan Presiden Prabowo Subianto mencegah kebocoran dan penyelundupan, pemerintah terus memperkuat sinergi dan resource sharing dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyelundupan. Hal tersebut disampaikan Menkopolkam, Budi Gunawan saat konferensi pers usai Rapat Koordinasi tingkat Menteri Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan yang digelar di Surabaya pada Rabu, (5/2/2025). Rapat ini dihadiri oleh […]

  • Mensos  Pastikan Pengadaan Laptop Siswa Sekolah Rakyat Transparan dan Akuntabel

    Mensos  Pastikan Pengadaan Laptop Siswa Sekolah Rakyat Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bandung,msinews.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan pengadaan lebih dari 15.000 laptop untuk siswa Sekolah Rakyat akan  dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Saya sudah minta kepada penanggung jawab pengadaan untuk melakukan pengadaan dengan transparan, dengan terbuka, tidak kongkalikong, tidak ada lagi praktek-praktek yang melanggar aturan,” kata Gus Ipul saat mengajak Wakil Menteri Pekerjaan […]

expand_less