Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Menelusuri Geneologis ESP: Mengangkat Benang Terendam

Menelusuri Geneologis ESP: Mengangkat Benang Terendam

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Dalam diri H. Ir. Eddy Santana Putra, M.T. mengalir empat darah keturunan suku asli Batanghari Sembilan, yaitu Sungai Pinang, Palembang, Komering, dan Muarakuang.

Kolonel H. Animan bin H. Achyat ayah kandung ESP berasal dari Sungai Pinang, Ogan Ilir. H. Achyat merupakan satu-satunya anak dari pernikahan Pangeran Liting dengan perempuan asal Lembak. H. Achyat bin Liting kakek ESP menikahi perempuan bangsawan (berdarah biru) asal Palembang, bernama Raden Ayu Lazimah.

Dari pernikahan H. Achyat bin Liting dan R. Ayu Lazimah lahir lima putra-putri, salah seorang di antaranya Kol. Animan bin Achyat ayah ESP.

Dari Cholidjah binti Depati Aziz ibu kandung berasal dari Rasuan, Ogan Komering Ulu. Depati Aziz menikah mempersunting Hj. Kordiah binti Pangeran H. Holik asal Muarokuang, Ogan Ilir. Pernikahan antara Depati Aziz dan Hj. Kordiah lahirlah Cholidjah ibu kandung ESP.

ESP lahir di Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung pada 20 Januari 1957. Ketika ESP lahir ayahnya alm. Kolonel H. Animan bin Achyat bertugas sebagai Komandan Batalyon E.RI 6.TT.II.SWD.

Selain ESP, pernikahan antara Kol. H. Animan bin Achyat dan Cholidjah juga dikaruniai tujuh anak lain. Tujuh saudara kandung dari ESP, yaitu H. Adji Dharma Wijaya, Sri Karinda, Hj. Rosmini, Sri Endang Istiati, Benny Wirawan Sentosa, Wijaya Kesuma, dan Eka Novianti.

H. Taufik Kiemas (alm) suami mantan Presiden R.I. Megawati Soekarno Putri dalam suatu kesempatan ketika ke Palembang, pernah berucap tentang ESP. “Eddy memang ada jurai menjadi pemimpin,” kata H. Taufik Kiemas.

Ucapan alm. Taufik Kiemas tidak dapat dianggap “asbun” alias asal bunyi. Ucapan tersebut bertolak dari fakta empiris dan fakta eksperimental. ESP muda sebelum terjun ke panggung politik telah lebih dikenal khalayak luas sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumsel. Secara mental-spiritual, wawasan, jiwa, dan talenta/bakat leadership (kepemimpinan) ESP sudah tertempa dan terasah secara baik.

Kecerdasan intelektual, emosial, dan spiritual ESP telah teruji, baik secara birokrasi pemerintahan maupun secara politik praktis. Sebagai pegawai pemerintah atau aparat sipil negara (ASN), kaliber bukan anak bawang. ESP layak menduduki jabatan lebih tinggi dari kepala dinas.

Bahkan, bukan untuk tujuan mengherankan diri, Kota Palembang mengalami kemajuan pesat dan berhasil memboyong piala Adipura ketika ESP menjabat walikota hingga dua kali berturut-turut, yaitu periode 2003-2008 dan periode 2008-2013). ESP kali pertama dilantik sebagai Walikotamadia Palembang pada 21 Juli 2003.

*Keranjang dan Sapu*

Menjelang Pilkada Sumsel Serentak 27 November mendatang, ada dua peribahasa Inggris yang kontekstual dengan sikon (situasi dan kondisi) aktual ekosospolbud Sumsel.

Peribahasa pertama berbunyi, “Don’t put your eggs on one basket.” (Jangan tempatkan telur-telur [ayam milikmu] dalam satu keranjang). Wilayah pemaknaan (hermeneutika) peribahasa ini lebih cenderung menunjukan pada nilai egaliterian (kebersamaan di dalam keberagaman). Inggris memaknai peribahasa itu secara politis untuk kepentingan ekspansif hingga Inggris berhasil mewujudkan koloninya ke seluruh.

Cara Inggris membentuk koloni relatif berbeda dengan Perancis, Belanda, Spanyol, dan Portugis. Boleh dibilang Inggris adalah kolonialis budiman. Terbukti negara-negara koloni jauh lebih maju dibandingkan dengan negara-negara koloni Perancis, Spanyol, Portugis. Seperti apa negara bekas koloni Belanda, tengoklah Indonesia. Kolonial Belanda merampok sumber daya alam, mengadu domba sumber daya manusia Nusantara, membodohi dan menjadikan mayoritas pribumi Nusantara sebagai penduduk terkebelakang dan bodoh.

Peribahasa kedua berbunyi, “A dirty broom can still clean.” (Sapu kotor [sekali pun] masih dapat membersihkan).

Hermeneutika peribahasa kedua ini menunjuk pada substansi tentang sesuatu yang mesti dikembalikan pada esensinya. Substansi sapu bisa jadi beragam namun esensi sapu tetap satu, yaitu membersihkan atau mengubah keadaan kotor menjadi bersih, diumpamakan dengan sapu.

Ibarat kata, tidak ada sapu bersih, pilih dan ambil yang tidak terlampau kotor, kemudian gunakan sapu yang kotor itu buat mengumpulkan kotoran berserakan menjadi satu untuk diangkut dan dibuang. Begitulah perumpamaan yang tersurat dalam peribahasa kedua tersebut.

ESP sebagai Cagub berdampingan dengan Cawagub Dr Riezky Aprilia, S.H., M.H. (akrab dengan panggilan Kikie) pada Pilkada Sumsel 2024, dalam konteks dua peribahasa asing tersebut menemukan ruang pemaknaan ideal masing-masing secara lugas, jelas, dan tuntas.

Dengan mengusung visioneristik E-RA Baru, Semangat Baru, Harapan Baru, dan Pemimpin Baru. ESP dan Kikie dalam banyak kesempatan di hadapan publik secara lantang meneriakkan Sumsel CERAH (Cerdas, Sehat, Sejahtera) sebagai misi utama dari tak kurang dari 13 program andalan mereka.

Sumsel dikiaskan memiliki banyak telur dan E-RA lewat konsep baru mereka akan meletakkan telur-telur itu secara proporsional dan merata di tidak kurang 17 keranjang. Keranjang itu diksi untuk menyebut kita/kabupaten di Sumsel.

Agar telur-telur terdistribusi secara aman, adil, dan merata, E-RA telah menyiapkan sapu untuk merawat kebersihan 17 keranjang. Jik tak dijumpai sapu bersih, tak kenapa dipakai saja lebih dulu sapu kotor sambil menunggu proses pembersihan.

Seperti publik luas kehendaki, sapu sekadar untuk membersihkan. Sapu bukan tujuan. Di dalam sapu itu ada Semangat Baru, Harapan Baru, dan Pemimpin Baru yang bersih, kapabel, dan transparan.

E-RA dapat diibaratkan sebagai segulungan benang yang terendam. Melalui Pilkada Sumsel 2024, jika rakyat menghendaki perubahan lebih baik ke depan, E-RA mengajak mayoritas agar segera Mengangkat Benang Terendam. (SN/Biro SumselBabel)**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemulihan Pascabanjir Sumatra, Mentan Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun

    Pemulihan Pascabanjir Sumatra, Mentan Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyatakan pemerintah telah menyiapkan langkah awal pemulihan sektor pertanian pascabanjir di wilayah Sumatra dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia pada tahun 2026 ini. Langkah tersebut ditempuh menyusul besarnya dampak banjir yang merusak lahan sawah seluas 107,4 ribu hektare dan menyebabkan kematian sekitar 820 ribu ekor ternak. Amran mengakui, dengan […]

  • Dr.Lestari : Pengembangan Produk Pariwisata Berkelanjutan Harus Konsisten

    Dr.Lestari : Pengembangan Produk Pariwisata Berkelanjutan Harus Konsisten

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua MPR RI,Dr. Lestari Moerdijati, mengatakan, pengembangan produk pariwisata berkelanjutan  berbasis masyarakat yang inklusif harus menjadi perhatian bersama agar konsisten direalisasikan. “Sektor pariwisata yang mulai menggeliat dan menarik perhatian investor harus diarahkan ke sejumlah pengembangan produk pariwisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat yang inklusif dalam proses pembangunan pariwisata nasional yang lebih baik,” kata Lestari Moerdijat […]

  • Media Asing Soroti Khofifah Diklaim Penentu Kemenangan Pilpres 2024

    Media Asing Soroti Khofifah Diklaim Penentu Kemenangan Pilpres 2024

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jawa Timur, MSINews.com – Sebuah laporan eksklusif, kantor berita terkemuka atau media asing asal Amerika Serikat, Bloomberg, menyoroti peran krusial Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam menentukan hasil Pilpres 2024. Artikel berjudul ‘One Woman Holds Sway In Indonesia’s All-Men Presidential Race’ menyebut Khofifah sebagai kunci bagi kemenangan calon presiden dan wakil presiden yang didukungnya. […]

  • Akibat Kebakaran di Kemayoran 1.520 Warga Terdampak

    Akibat Kebakaran di Kemayoran 1.520 Warga Terdampak

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com-Sedikitnya 1.520 warga terkena dampak akibat musibah kebakaran di pemukiman padat Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024). Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Rabu (11/12/2024), kebakaran tersebut mengakibatkan 594 keluarga atau 1.520 jiwa terdampak. BPBD Jakarta mencatat kebakaran Kemayoran membuat sebanyak 15 warga mengalami luka-luka. Adapun, musibah kebakaran […]

  • Terkait RUU Pengelolaan Ruang Udara

    Terkait RUU Pengelolaan Ruang Udara

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Wakil Ketua Pansus pengelolaan ruang udar, Amelia Anggraini mengatakan, pembahasan Rancangan Undang-Undang  (RUU) Tentang pengelolaan ruang udara terus menunjukkan profesian positif . RUU tersebut sedang dalam tahapan sinkronisasi. Ia menyebut, sejumlah norma strategis antara lain penegasan tentang kedaulatan keluar udara kemudian juga sinkronisasi kewenangan sipil dan militer dalam pengelolaan serta aspek keamanan dan keselamatan perdagangan […]

  • Urgensi Matra Siber dan Rapuhnya Insfrastruktur Keamanan Siber

    Urgensi Matra Siber dan Rapuhnya Insfrastruktur Keamanan Siber

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Oleh : Bambang Soesatyo ERA digitalisasi yang perkembangannya demikian pesat menumbuhkan desakan kepada negara untuk sungguh-sungguh peduli pada aspek keamanan siber (cyber security). Aspek keamanan siber sudah menjadi pilar yang fundamental. Ketika Tentara Nasional Indonesia (TNI) sudah memrogramkan penguatan satuan siber, infrastruktur keamanan siber di dalam negeri pun harus dibuat tangguh untuk mendukung dan memperkuat aspek […]

expand_less