Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosbud » Memanusiakan Penyintas Gempa Bandung: Kemensos Hadir

Memanusiakan Penyintas Gempa Bandung: Kemensos Hadir

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,msinews.com– Awan kelabu perlahan menjauh usai menyesaki langit di atas Lapangan Bola Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, pagi itu. Mentari mengambil alih peran, memenuhi cakrawala berhiaskan gumpalan awan putih di sekelilingnya, khas panorama langit di sebuah dataran tinggi.

Dari kejauhan terdengar sorak-sorai sekelompok anak sedang memperebutkan bola sepak. Di sudut lain lapangan, sebagian anak berlomba-lomba melambungkan bola menyeberangi jaring pembatas, seolah tak mengizinkan benda bundar itu menyentuh bumi yang mereka pijak. Di sisi lapangan tampak tenda berwarna-warni membentuk koloni. Tenda itu bukan tenda panitia lomba sepak bola maupun bola voli yang mereka mainkan, akan tetapi tenda pengungsian yang sudah sepekan ini mereka tempati untuk bertahan dari dinginnya udara malam dan panasnya terik di siang hari.

Sudah sepekan lamanya sekelompok anak dan ratusan pengungsi lain menetap di tenda pengungsian korban gempa Bandung yang berlokasi di lapangan bola Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Dari sekian banyak tenda, ada satu blok tenda berwarna merah yang cukup menarik perhatian sekelompok anak. Tenda merah bertuliskan “Kemensos RI” itu tampak berbeda dengan tenda lainnya. Bagaimana tidak karena tepat di depan area tenda Kementerian Sosial itu terbentang kabel sling baja beserta katrol yang menjadi media luncur beberapa orang yang asyik bermain flying fox atau luncur gantung.

“Ini (flying fox) khusus untuk anak-anak, sebagai layanan dukungan psikososial penyintas bencana,” kata Ropi Saepa AG (21), salah satu tim Rappelling Education Indonesia (RED) yang membangun wahana flying fox tersebut di lokasi sekitar tenda pengungsian milik Kemensos. RED merupakan organisasi yang menyelenggarakan program-program edukasi terkait keterampilan memanjat dan menuruni tebing. Salah satu program yang digagas adalah program seribu flying fox untuk anak negeri.

Wahana flying fox itu telah beroperasi sejak hari Senin (23/9/2024). Wahana tersebut dikhususkan untuk anak-anak dan mampu menopang beban maksimal 100 kilogram. Terdapat instruktur terlatih yang mendampingi para pemain dan sudah dilengkapi dengan fitur keamaan sesuai standar seperti helm, fullbody harness, dan tali pengaman.

Terlihat puluhan anak sangat antusias mengikuti permainan ini karena keberadaan flying fox tentu sangat jarang ditemui oleh mereka di sana.

“Gratis, ini program kami,” sambung Ropi seraya mengatakan wahana tersebut diperuntukan bagi anak-anak di pedalaman dan anak dalam situasi kebencanaan sebagai media trauma healing.

Kemensos memfasilitasi berdirinya wahana flying fox tersebut dan sudah tiga hari terakhir beroperasi menemani puluhan anak yang antusias mengikuti permainan. Kegiatan ini merupakan salah satu aktivitas layanan dukungan psikososial (LDP) yang diberikan kepada para penyintas gempa Bandung, terutama bagi anak-anak yang sangat rentan mengalami trauma berkepanjangan.

Layanan Terapi Pijat Hingga Bekam di Tenda Pengungsian Kemensos

Sementara itu, masih di dalam area tenda milik Kemensos, terdapat puluhan orang yang sedang duduk lesehan menunggu giliran. Mereka mengantre bukan untuk mengambil makanan di dapur umum, melainkan mengantre untuk mendapatkan layanan terapi pijat dan bekam dari Indonesia Gerak Sireum (IGS) yang difasilitasi aktivitasnya oleh Kemensos.

“Tadi disangkanya kalau di tempat pengungsian gini yaudah mengungsi aja, tapi di sini alhamdulillah ada pengobatan,” kata Isye Hermawati (36), salah satu penyintas yang berada di tenda milik Kemensos. Dirinya mengaku tidak pernah membayangkan di tempat pengungsian ada layanan terapi seperti itu.

Menurut Isye, fasilitas layanan yang telah disediakan oleh Kemensos sudah cukup bagus dan sangat membantu. Isye mencoba layanan terapi bekam pada bagian lengannya dan setelah mendapatkan terapi, dirinya merasakan kondisi yang lebih nyaman pada tubuhnya.

“alhamdulillah terapi bekam itu bermanfaat banget,” sambung Isye.

Sebelumnya, Kemensos memberikan layanan terapi refleksi dan bekam bekerja sama dengan perkumpulan Indonesia Gerak Sireum (IGS). Layanan tersebut telah berjalan sejak hari Sabtu (21/9/2024). Kemensos menyediakan satu buah tenda khusus untuk pelayanan terapi dan bekam yang dilakukan oleh IGS.

“Kami memberikan layanan terapi untuk para penyintas dan relawan,” kata Dadan Dermawan, ketua IGS. IGS adalah akronim yang berasal dari Bahasa Sunda yang berarti “silaturahmi teu pareum” atau silaturahmi tidak terputus. IGS telah berdiri sejak tiga tahun lalu.

“Kami mengumpulkan para terapis-terapis dari latar belakang keahlian berbeda,” jelas Dadan. Terdapat 20 personil IGS yang bertugas dengan keahlian masing-masing seperti totok punggung, pijat refleksi, bekam, terapi SEP, hingga hipnoterapi.

Ketika ditanya mengenai motivasinya, Dadan mengatakan mereka bergerak atas dasar nilai “sireum”, yaitu silaturahmi teu pareum atau silaturahmi jangan terputus dengan melakukan kegiatan bermanfaat, salah satunya pemberian layanan pijat yang dilakukan olehnya bersama tim. Menurut Dadan, saat ini relawan IGS tersebar di beberapa wilayah di Jawa Barat, seperti di Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur. Mereka akan selalu siap sedia diturunkan ketika dibutuhkan saat terjadi bencana.

*Memanusiakan Para Penyintas*

Gempa Bandung menyisakan sesak dan sedih bagi para penyintasnya. Namun kejadian itu pula menunjukan betapa banyaknya tangan yang saling merangkul, serta banyak hati yang masih peduli.

Kemensos hadir menyingkap kelabu yang meliputi Kertasari seminggu lalu, memanusiakan para penyintas lewat pelayanan maksimal dengan bersinergi bersama berbagai pihak.

Seluruh tangan yang bergerak, dan kaki yang melangkah kompak di sana seolah ingin menitipkan pesan di benak setiap penyintas, bahwa gempa Bandung bukan hanya masalah retakan bumi saja. Lebih jauh dari itu melibatkan banyak hati yang masih peduli. Negara mencoba memberikan warna bermakna atas hadirnya Kemensos di tengah mereka.* tim/ek.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyelenggaraan Haji 2025 Lebih Tertib, Namun Perlu Evaluasi di Armuzna

    Penyelenggaraan Haji 2025 Lebih Tertib, Namun Perlu Evaluasi di Armuzna

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Mekkah,msinews.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 yang dinilai lebih tertib dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dievaluasi, khususnya pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). “Alhamdulillah, secara umum penyelenggaraan haji tahun […]

  • Kasus CSR BI: Misteri Keseriusan KPK di Balik Dalih “Sulitnya Bukti”

    Kasus CSR BI: Misteri Keseriusan KPK di Balik Dalih “Sulitnya Bukti”

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali merilis narasi usang “tidak ada intervensi” dalam penyidikan dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta pada Kamis, 10 Juli 2025, berkelit bahwa “kompleksitas” kasus menjadi alasan lambannya pengungkapan. Dalih klasik ini tak lagi mempan menutupi fakta berbulan-bulan […]

  • BNPB dan Satgas PRR Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Jelang Ramadan

    BNPB dan Satgas PRR Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Jelang Ramadan

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kepala Posko Wilayah (Kaposwil) Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menggelar rapat komando teknis untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/1/2026). Rapat tersebut digelar usai Safrizal ZA mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah […]

  • Pesan Idulfitri 1446 H dari Masjid Istiqlal,Ingatkan Solidaritas dan Kebersamaan

    Pesan Idulfitri 1446 H dari Masjid Istiqlal,Ingatkan Solidaritas dan Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Prof. Dr. KH. Ahmad Tholabi, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta selaku Khatib pada Salat Ied Idul Fitri 1446 H, di Masjid Istiqlal , Senin (31/3/2025), mengingatkan kembali soal “solidaritas dan kebersamaan”. Salat Ied di Masjid Istiqlal kali ini juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Dalam khutbahnya, Prof Tholabi […]

  • Mensos Berkunjung ke Ternate Bantu Ratusan Warga Ternate Operasi Katarak

    Mensos Berkunjung ke Ternate Bantu Ratusan Warga Ternate Operasi Katarak

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berkunjung kedua kalinya ke Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Rabu 15 Agustus 2023. Menteri Sosial (Mensos) saat tiba menyapa warga penerima layanan operasi katarak, dari hasil seleksi terhadap 428 pasien yang mendaftar, sebanyak 277 orang dinyatakan dapat dioperasi. Mensos mengatakan adapun pasien-pasien tersebut berasal dari Kota Ternate, Tidore Kepulauan, […]

  • Dede Yusuf Desak, Pelaku Dugaan Perundungan Siswa SMA Binus Simprug Diperiksa dan Disanksi

    Dede Yusuf Desak, Pelaku Dugaan Perundungan Siswa SMA Binus Simprug Diperiksa dan Disanksi

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Pihak sekolah harus bertanggung jawab atas dugaan kasus perundungan siswa di SMA Binus Simprug, Jakarta. Penegasan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf. Ia menyatakan harus ada pemeriksaan dan sanksi bagi sekolah-sekolah yang terbukti melakukan pembiaran perundungan di lingkungan sekolah. “Menurut saya, Binus sebagai sekolah harus diperiksa juga dan harus […]

expand_less